
Setelah libur semester mereka masuk seperti biasa,kedekatan Vian dan Gita dengan kemanjaanya dan sikap Vian yang selalu menyambut dan perhatian sama istrinya membuat teman-temannya iri dan menaruh kecurigaan pada mereka dan bergosip.
"Gak mungkin mereka gak ada apa-apa,sedang mereka sangat sedekat itu?"wanita yang jatuh hati dengan ketampanan Vian
"Aq benci banget sama Gita manja dan selalu nempel sama Vian"katanya lagi
"Mereka pacaran wajar selalu bersama Din"teman Dina
"Baru pacaran belagu seperti suami istri"Dina sewot
"Kamu aja yang sirik, mending kamu lupain Vian, kelihatannya dia juga gak keberatan malah juga perhatian sama Gita"Teman Dita
"Baru pacar masih bisa bubar, aq masih ada kesempatan "Dina
"Gimana kamu deketin Vian, Gita selalu nempel seperti perangko? "Temanany
"Kita lihat saja nanti"Dina punya rencana.
Dina anak satu kelas dengan Gita dan Vian yang jatuh hati pada Vian sejak pertama masuk sekolah melihat ketampanan dan dewasanya Vian.
"Git kamu dipanggil guru ke UKS..?"Dina pada Gita yanh sedang duduk bersama suaminya yang masih ngerjain tugas
"Ya Din makasih.. "Gita tersenyum
"Yaang aq ke UKS dulu yah.. kamu kerjain dulu aja"ijin Gita
"Aq temani yaang.. "Vian perhatian
"Gak usah aq sendiri aja, kamu kerjain dulu aja.. aq gak lama"Gita meninggalkan kelasnya.
Gita berlari ke UKS dan Dina mengikuti dari belakang. Gita masuk dalam ruang UKS dan tak lama Dina mengunci pintunya dari luar dan kembali kekelas. Gita gak tau pintunya dikunci dia masuk dan mencari keseliling tidak ada seorangpun, dia lalu sadar berlari kepintu yang ternyata dikunci dari luar,Gita berteriak takut diruang sendirian tapi gak ada yang dengar dan Hp sama suaminya. Dia menangis dan duduk dengan kaki ditekuk dipojok ruangan.
"Vi lagi apa..? "tanya Dina mendekati Vian dan duduk didekatnya
"Ngerjain tugas yang tadi dikasih guru.."jawabnya tak menoleh
"Kamu gak kekantin gak lapar,ini kan jam istirahat? "Dina melanjutkan bicaranya
"Gak nanti Gita yang bawain makanan kesini?"kata Vian masih sibuk
"Loh Gita kan tadi ikut acara PMR kemana gitu tadi kayaknya sama yang lain"Dina bohong karna rencananya
"Masa sih?Gita gak ngomong Hp nya juga sama aq"Vian sekilas menatap Dina
"Iyah tadi temanku yang liat rombongan anak PMR.. "Dina
"Kita kekantin yuh Vi.. "Dina berdiri dan meraih tangan Vian
"Gak makasih Din.. "Vian menarik tangannya karna dia gak mau Gita dan teman baik Gita melihatnya, karna istrinya sangat pencemburu
"Kamu kenapa sih Vi, hanya mau dekat dengan Gita?kita semua disini juga teman kamu kan dan kita satu kelas? "kata Dina
"Gak gitu kami udah lama bersama setelah sejak SMP jadi kami dekat dan terbiasa saja"Vian menutupi hubungannya
"Oh jadi kalian dulu juga satu sekolah dan satu kelas juga.. pantas kalian sangat dekat tapi kok kalian romantis banget dan Gita selalu nempel? "Dina ingin tau
"Masa sih.. biasa aja kok, dia memang pacarku"Vian mengaku pacar Gita
__ADS_1
"Jadi kalian pacaran..?"Dina sakit hati
"Dia sangat manja kekanak-kanakkan dan keras kepala kok kamu mau sama Gita kenapa gak kamu putusin, wanita yang cantik dan lebih baik dari dia banyak Vi? "Dian dengan duduk dan menempel pada Vian
"Maaf aq pergi dulu.. "Vian merasa risih apa lagi Rina teman baik Gita masuk dan melihatnya
"Mau kemana Vi ? "tanya Dina
"Kekamar mandi.. "Vian sambil jalan.
Vian dari jauh menatap UKS yang pintu dan tirainya tertutup rapat hingga dia urungkan untuk menghampiri UKS, dia kekantin dan memesan bakso dan es teh tapi merekas ada yang kurang karna sudah terbiasa makan bersama istri. Pesenan makanan sampai tapi gak enak dia makan, dia merasa hatinya gelisah.
"Woy dingin tuh bakso gak kamu makan?"Deas dan Rina menghampiri Vian
"Kamu makan aja Yas aq gak selera makan gak ada Gita.. "Vian menyodorkan baksonya
"Emang kemana Gita dan kenapa tadi aq liat kamu sama Dina,kamu mau Gita teriak2 dan mencambak mereka berkelahi secara Gita pencemburu banget? "Rina gak suka
"Gita pergi sedang ada tugas PMR dengan teman PMRnya dan bukan aq yang deketin tapi Dina yang tiba-tiba duduk disampingku.."Vian
"PMR kok Gita gak ngomong yah, dari tadi dikelan gak bahas ada tugas PMR..? "Rina merasa aneh karna biasa Gita ngomong
"Yah aq juga gak tau.. "Vian merasa tidak tenang
"Terus kamu kenapa gak tenang gini? "tanya Deas
"Gak tau aq merasa gelisah kepikiran Gita, Hp nya sama aq."Vian melihat keseliling
"Theet.. theet"Bunyi jam masuk.
"Aq kekelas dulu.. "Vian berjalan dan menatap UKS berharap pintu UKS terbuka tapi masih tertutup dan Gita belum pulang dalam pikiran Vian istrinya pergi dengan rombongan karna kata teman Dina.
Vian masuk kelas diikuti Rina dan Deas,dia duduk bersama Deas satu bangku dan mengikuti pelajaran dengan hati tak tenang dan melihat meja dan bangku Gita yang biasanya duduk bersama Rina didepannya.
Rina dimana Gita kok gak masuk..? "tanya bu guru
"Gita katanya ada tugas PMR bu.. "jawab Rina dan Dina tersenyum.
"Masa sih, kok ibu gak tau yah.. "buguru juga merasa tidak ada pemberitahuan
"Yah bu tadi ada yang minta Gita kumpul"Rina bersadarkan cerita Vian.
"Yah udah lanjutkan tugas kalian."Minta buguru.
Mereka mengikuti pelajanran hingga jam sekolah berakhir dan jam pulang. Vian masih menunggu duduk didepan kelasnya,melihat keseliling berharap Gita kembali dan pulang bersamanya.
"Vian kita pulan bareng?"Dina yang sekolah sudah bawa mobil sendiri
"Gak makasih, kamu duluan aja aq bawa motor sendiri"Vian dengan berwajah sedih dan cemas
"Gita belum pulang Vi? "tanyanya pura2
"Belum mungkin sebentar lagi"Vian masih duduk menghadap depan
"Kamu pulang aja, Gita temannya banyak dari pada nunggu, dan mungkin udah pulang"Dina
"Yah makasih"Vian masih cuek.
__ADS_1
"Aq pulang dulu Vi.. "Dina dan temannya menahan diri ingin tertawa.
Dina berjalan menjauh dan berjalan menatap UKS dan tertawa dengan teman-temannya yang ngerjain Gita. Dia gak tau kalo Rina dibelakang mereka dan mendengar perbincangan mereka.
"Mampus biar tau rasa dia, enak saja selalu menempel Vian"Dina tertawa
"Kita buka kuncinya kasian,ini udah jam pulang Din nanti dia dicari orang tuanya? "Temanya merasa takut
"Nanti sebentar lagi, aq masih menikmatinya dan kita buka setelah Vian pulang saja jadi gak ada yang tau kita mengunci Gita diUKS"Dina mengejutkan Rina.
Rina berjalan mundur agar tidak ketahuan Dina karna dia terkenal kasar dan suka marah dan ngerjain siswa yang lain. Rina berjalan menjauhi Dina dan rombongan dan dia melihat Vian diatas motornya hendak pergi. Rina panik dan mengambil ponselnya menghubungi Hp Gita yang ditangan Vian.Vian melihat Rina memanggil dan dia mematikan motornya.
"Ada apa Rin apa Gita udah balik kamu liat dimana? "Vian cemas
"Jangan keras2 aq takut ketahuan"Rina berbisik yang berada diluar agak jauh dari Vian dan Dina rombongan
"Ada apa kamu aneh banget? "Vian memelankan suaranya
"Gita dikunci diUKS sama Dina dan rombongan cepat tolong dia"Rina memberitahu dan secepatnya berjalan menghampiri teman yang lain keluar agar tidak ketahuan Dina.
Vian mematikan Hp nya dan berlari cepat melewati Dina dan rombongan yang mengawasi UKS. Vian sampe didepan UKS dan berteriak-teriak memanggil istrinya dengan nada khawatir.
"Yaang.. Gita.. Gita..! "teriak Vian buat Dina dan rombongan kaget karna Vian tau
"Gita sayaang.. yaang.. "teriaknya gak ada jawaban dan Vian mendobrak pintunya
"Brak.. brak.. "pintu terbuka
"Yaang.. yaang.. "Vian masuk dan melihat keseliling,melihat Gita pingsan di pojong ruangan karna hampir tiga jam lebih terkurung dan tidak makan siang dan takut diruang sendiri.
"Sayaang..Gita.. bangun"Vian memeluk panik dan memanggil-manggi Gita.
"Yaang bangun yaang ini aq udah ada disini."Vian berteriak panggil istrinya buat yang melewati masuk dan melihatnya.
Vian mengangkat Gita dan membaringkan Gita diruang UKS dan menepuk-nepuk kedua pipi Gita,mengusap tangannya yang dingin dengan sangat panik.
"Yaang bangun.. "Vian menepuk pipi Gita dan menempelkan bibirnya menyetuh bibir istrinya dan memberikan nafas buatan
"Huk.. huk.. "Gita terbatuk dan tersadar
"Yaang Alhamdulillah kamu sadar"Vian mencium tangan Gita dan kedua pipinya buat yang menonton melongo
"Yaang hik.. hik.. "Gita menangis dalam pelukan Vian
"Aq takut pintunya dikunci,aq udah berteriak-teriak panggil kamu yaang.. aq takut"Gita masih menangis
"Kenapa dengan Gita Vi? "tanya salah satu teman yang kenal Vian
"Ada yang sengaja mengunci Gita disini"Vian mengangkat Gita dan membawanya keluar
"Kita pulang yaang"bisik Gita mengangkat istrinya yang masih menangis
"Kok bisa yah kamu Git dikunci didari luar?"tanya teman yang lain
"Aq juga gak tau.. "Gita sambil nangis.
Dina melihat kedekatan dan kekhawatiran Vian yang memberi nafas buatan mencium Gita dan dua pipinya dicium yang Dina makin kesal dan cemburu.
__ADS_1