Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Takut Ketahuan


__ADS_3

Setelah mendengar istrinya hamil, Vian sangat memanjakan dan memperhatikan Gita dari apapun, Vian sangat hati-hati dengan anak yang dikandung istrinya yang kata dokter kandungan baru memasuki tujuh minggu masih sangat muda.


"Yaang bangun,cepat aq mau mandiin kamu"Vian membangunkan istrinya


"Nanti 5 menint lagi, aq mandi sendiri aja.."Gita masih memejamkan matanya


"Jangan mandi sendiri,kamu ini ceroboh kalo kepleset gimana disini ada anakku.. "Vian mengusap perut istrinya yang masih rata


"Ayo bangun aq mandiin sekalian, udah mau siang kita sekolah.. "Vian mencubit hidunga istrinya


"Iya.. iya.. masih ngantuk.. "Gita masih ogah-ogahan


"Sini aq bantu turun.. "Vian mengangkat istrinya kekamar mandi


"Aq bisa sendiri yaang..."Gita cemberut


"Udah diam,sekarang apa yang ingin kamu lakukan jadi tugasku, kamu ngomong aja yang kamu butuhin gak usah kemana-mana.."Vian mebuka baju istrinya dikamar mandi.


Vian mulai mengguyur istrinya dengan air perlahan dan menggosok badannya dengan sabun dan membersihkannya,barulah kemudian dirinya, dan setelah Gita menggosok giginya,Vian membersihkan sisa air dibadan istrinya dan melilitkan handuk pada istrinya dan dirinnya sendiri keluar dari kamar mandi.


"Pake dulu yaang dan kita turun awah makan"Vian memakaikan baju seragam sekolah


"Yaang aq takut ini akan ketahuan..? "Gita cemas


"Jangan pikirkan apapun dengar kata dokter, kalo emang harus ketahuan memengnya kenapa kita suami istri sah dan kamu hamil anakku,aq suamimu gak ada yang bisa melarang atau menghinamu yaang aq ada disisimu selalu.. "Vian memakaikan rok pada istrinya


"Tapi kita akan dikeluarkan kan yaang, kalo aq aja gak pa2 karna perutku ada bayinya dan aq wanita tapi kamu yaang laki-laki dan papah ingin kamu lulus dan bisa kuliah meneruskan perusahaan papah kan meski aq cemas nantinya kamu akan digoda disekolah sama para cewe centil karna gak ada aq disekolah..? "Gita mengkhawatirkan suaminya


"Udah aq bilang jangan pikirin itu, kalo keluar kita sama-sama dan aq gak peduli aq bisa lulus atau tidak kalo tanpa kamu, dan kita tanpa ijazah bisa buka bengkel jadi aq bisa mencukupi kebutuhanmu dan anak kita"Vian menyakinkan istrinya agar gak mikir aneh-aneh sambil memakai bajunya sediri


"Yaang tapi kalo pas olahraga gimana? dengan anak kita yang masih sangat kecil diperutku ini.. ?"Gita bingung


"Kamu atau aq yang akan buat alasan agar kamu gak ikut yang berat yang bisa membahayakan anak kita, aq gak ijinin kamu ikut yaang, aq gak mau kamu dan buah cinta kita kenapa-kenapa, aq sayang kamu dan anak kita.."Vian mencium kening istrinya


"Iya yaang.. "Gita memeluk suaminya


"Kita turun udah ditunggu mamah dan papah yaang.. "Vian menggandeng istrinya


"Yaang aq bawain bekel buah aja yah yaang, aq gak suka bau makannan kantin.. "Vian minta istrinya nyiapin potongan buah

__ADS_1


"Iyah yaang sama roti yah.. "Gita tersenyum karna suaminya yang mengalami mual dan mutah.


Mereka menuruni tangga dengan perlahan dan menghampiri meja makan dan duduk berhadapan dengan orangtua Gita yang udah menunggu mereka tuk sarapan bersama.


"Menunya sayuran semua mah..? "Gita melihat meja makan


"Iya suami kamu kan gak suka bau amis dan bau lainnya, jadi mamah dan bibi masak sayur dan goreng tahu tempe.. "Mamah Liana gak mau buat Vian mual dan muntah


"Mamah lain kali masaka aja mah aq gak pa2,kasian papah dan Gita pengin lauk.. "Vian merasa gak enak


"Kita makan aja yang mamah udah siapin, mamah udah cape masak Gita.."Pak Gilbran sambil makan


"Kamu mau lauk yaang, aq gorengin yah mau ikan laut atau ayam..? "Vian yang melihat Gita masih menatap sayur karna dia jarang makan sayur


"Gita kamu sedang hamil muda banyak makan sayur akan baik buat anakmu, coba dulu makan ini sangat enak.. "Mamah Liana mengambilkan nasi dan sayur


"Tapi Gita suka makan ayam mah, ayam kan ga bau.. "Gita masih enggan


"Dari kecil kamu jarang makan sayur tiap hari telur dan ayam ikan itu gak bagus, makan harus seimbang, lagian apa kamu gak bosen ?"mamah Liana


"Aq gorengin aja mah.. "Vian buka kulkas da mencium bau amis dan berlari kekamar mandi agar mereka gak dengar dia mutah


"Mamah ambil minyak kayu putih dulu, nanti kamu bawa kesekolah..mamah udah potongin buah dan roti nanti kamu bawa buat suamimu kasian dia nanti lemas perutnya kosong"Mamah Liana berdiri dan berjalan kekamarnya


"Gita kamu belajar makan sayur dari sekarang kasian suamimu dan sayurnya yang mamah kamu masak enak.. "pak Gilbran nambah sayur


"Iya pah.. "Gita memcoba sayur dan tempe


"Gimana enak kan..? "pak Gilbram tersenyum melihat anaknya mencobanya perlahan


"Masih enak ayam gorengnya.."Gita cemberut


"Maaf yah saayang kamu jadi gak bisa makan makanan favoritmu..? "Vian kembali duduk


"Tapi suapin yaang.. "Gita masih cemberut


"Vian ini usap leher dan perutmu pake ini biar bisa ngurangi mualmu.. "Mamah Liana memberikan minyak kayu putih.


"Nanti siang mamah siapin ayam goreng buat kamu, kamu makan itu dulu Gita.. "Mamah duduk kembali

__ADS_1


"Yaang kamu makan juga ini kan kebanyakan mamah ngambilnya..?"Gita juga menyuapi suaminya


"Yaang potongan mangganya..? "Vian minta potongan mangga dikotak bekal


"Tapi ini nanti buat bekal kamu yaang..? "Gita sambil memberikan


"Nasinya gak bisa masuk yaang tanpa ini..?"Vian setelah disuapi istrinya langsung makan mangg mudanya


"Yaang kamu aneh sekali masa mangga muda buat lauk sih..? "Gita menggelengkan kepalanya melihat suaminya makan pake pendamping mangga muda


"Enak banget yaang, kamu mau..? "Vian menyuapi istrinya


"Ini asam sekali aq ga mau lagi.."Gita minum


"Kamu beruntung suamimu yaang mengalami ini bukan kamu,laki-laki fisiknya lebih kuat masih bisa nuruti kamu, kalo kamu pasti udah malas dan tiduran aja dan teriak-teriak nangis minta ini itu.."Mamah Liana


"Kalo anak kita yang nyidam kita yang akan repot mah.. "Pak Gilbran


"Mamah dulu gimana..? "Tanya Gita


"Hamil kamu mamah yang sama kaya Vian, mual mutah gak enak makan bawaanya lemas lesu gak enak badanya rasanya pegal kakinya, pinggang dan punggung senut-senut kepala pusing gak karuan.. "Mamahnya menceritakan


"Sayaang kamu gitu..? "Gita menatap suaminya


"Iyah.. "sambil makan mangga mudanya


"Sayaang maaf yah..? "Gita dengan muka memelas


"Ini bawaan bayi kita yaang kamu gak usah minta maaf, biar aq aja yang ngalami ini aq gak tega sampai kamu kaya gini aq gak pa2 yaang, kamu makan lagi yah untuk anak kita?"Vian menyuapi istrinya lagi


"Kamu yaang nyuapin enak yaang, bayimu suka pake tangan aja yaang.. "Gita minta disuapi pake tangan


"Aq cuci tangan dulu.. "Vian berjalan dan mencuci tanganya


"Iyah.. "Gita tersenyum


"Buka mulutnya yaang makan lagi aq suapi pake tangan.."Vian penuh kasih sayang


"Hemm enak berasa ayam yaang tempenya.."Gita tersenyum

__ADS_1


"Yah makan yaang banyak untuk anak kita.."Vian memyuapi lagi dan lagi.


__ADS_2