
Acara pemberian nama buat anak pertama Vian dan Gita yang lahir laki-laki tampan dan sehat. Dirumah Gita sibuk mempersiapkan syukuran untuk anaknya yang udah memasuki dua minggu dirumah mereka yang mereka sengaja pilih hari yang semua bisa berkumpul.
Orangtua dan kedua kakak Vian dan kedua kakak iparnya ikut membantu dirumah pak Gilbran yang acaranya dibuat istimewa oleh pak Gilbran dan istrinya Liana untuk cucu pertamanya yang melengkapi kebahagiaan mereka.
Acara berlangsung dengan baik dan nama anak Vian dan Gita diumumkan oleh Pak Gilran pada tamu yang diundang untuk ikut syukuran.
"Sengaja kami pilih hari minggu ini agar kalian bisa bergabung diacara pemberian nama dan Aqiqah cucu pertama kami yang saya beri nama Gion Putra Vian anak dari putriku Gita Amelia dan Vian Setiadi. "Pak Gilbran mengumumkan
"Terima kasih atas kedatangannya dan doanya untuk cucuku Gion dan semoga kalian sehat selalu.."Katanya lagi sebelum menyudahinya
"Silahkan nikmati yang udah kami sediakan"mamah Liana.
Acara berjalan lancar dan semua tamu undangan menikmati dari keluarga, dan tentangga dekat dan dari anak panti asuhan yang sengaja diundang pak Gilbran. Ibu mertua Vian menyiapkan bingkisan dan Vian amplop yanh berisi sedikit uang untuk panti asuhan yang dibagikan tiap anak-anak.
Setelah satu bulan Gion semakin lucu dan kedua pipinya semakin gembul dan badanya semakin berisi yang membuat keluar ingin selalu menggendongnya. Vian yang sedari kemarin cemberut karna belum dikasih jatah oleh istrinya yang menaati 40 hati tidak mau disentuh.
"Yaang ini udah 38 hari pasti udah bersih apa gak bisa ditawar?"Aska yang duduk disofa memandangi istrinya keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit didadanya
"Tunggu sampai aq KB dulu yaang.."Gita tersenyum
"Nunggu kamu KB lama, kamu aja malas keluar rumah.. "Vian mendekati istrinya dan memeluknya mencium bahu dan leher istrinya
"Yaang sabar dong, awas ah minggir.. "Gita berusaha melepas tangan suaminya yang melingkari perutnya
"Yaang jangan gini besok aq KB dulu.. "Gita memutar dan kini berhadapan.
"Tapi aq udah gak kuat nahan lagi yaang.."Vian meraih tengkuk istrinya dan mecium bibir istrinya dan tangnya meremas bagian kembar
"Aaakh yaang, sakit tau.. "Vian makin erat dan mencium istrinya lagi.
Vian semakin menekan mencium bibir istrinya dan memeluknya erat dan melepaskan lilitan handuk ditubuh istrinya dan kini telanjang. Vian mengangkat istrinya dan merebahkan istrinya dan diatanya mencengkram kedua tangan istrinya yang meronta.
"Jangan sekarang yaang, sabar.."keluh Gita dalam kungkungan suaminya yang nafasnya kian memburu
"Kesabaranku udah habis, kamu mau nyiksa aq berapa lama lagi.. "Vian meraba istrinya dan menghujani cium dan sentuhan lembut yang membuat Gita lama-lama pasrah dan medesah sama-sama berhasyrat.
Vian tidak melepaskan Gita sampai dia membalasnya dan ikut menikmatinya. Vian tersenyum karna kini istrinya tak melawan dan dia ikut mengimbanginya dengan desahan merdu yang buat Vian makin bergairah dan juniornya meronta. Dia melepaskan dan menelanjangi dirinya.
"Aaaakh yaaang.. "Gita yang setelah satu bukan baru disentuh lagi sumainya
__ADS_1
"Terus yaang, mendesalahlah aq menyukainya... "Vian memejamkan matanya dengan juniornya yang udah masuk berkerja di Vi istrinya.
"Yaang.. "Gita menikmatinya karna sejujurnya dia juga menginginkannya.
Vian makin kencang dan menekanya masuk dan bergerak membuat ombak dia atas istrinya yang meremas selimut menikmati sentuhan suaminya hingga sama-sama terhanyut berkeringan dan kelelahan.
"Aaakh yaang ssst.. "Vian makin keceng dan mengeluarkan cairannya dan terkulai lemas disamping istrinya
"Yaang kamu jahat, aq bahkan belum KB "Gita memukul dada suaminya
"Kamu juga merindukanku dan menginginkannya.."Vian mencubit hidung istrinya.
"Tidur yaang, besok aq ada rapat..."Vian setelah puas memenuhi hasyratnya
"Iya yaang.. "Gita dipelukan suaminya.
Mereka tertidur pulas setelah tidur olahraga malam yang sangat dirindukan Vian yang telah lama ditahannya karna Gita baru saja melahirkan nunggu 40 hari. meski Vian gak sabar ingin segera memakan istrinya yang masih enggan karna belum KB dan takut hamil lagi.
Setelah malam panjang yang dinanti Vian mereka bangun kesiangan karna Vian yang seolah tak ada puasnya minta jatah lagi dan lagi hingga membuat mereka kelelahan dan gak tau cahaya masuk melalui celah cedela.
"Gita bangun ini udah siang, suamimu mau kekantor.. "panggil mamah Liana membangunkan
"Heeem ya mah.. "Vian mengerjapkan matanya
"Sayaang bangun,.."Vian mengusap lembut pipi kiri istrinya
"Yaang udah siang, aq telat yaang.. "Vian mencium dan mencubit hidung istrinya
"Yaaang sakit.. "Gita dicubit hidunga
"udah jam 7 yaang, aq ada rapat.. "Vian membuka selimutnya yang menutupi mereka berdua dan turun
"Salahnya sendiri ngotot minta tambah.. "Gita duduk melihat suaminya tergesa-gesa
"Enak yaang, nanti mau lagi.. "Vian tersenyum
"Yaang siapin bajuku.. "Vian masuk dalam kamar mandi.
"Iya.. "Gita menghela nafas.
__ADS_1
Gita meraih baju kimononya dan menghampiri lemari mengambil baju kemeja jas dan celananya Vian menaruh diatas sandaran sofa. Vian keluar dari kamar mandi dan mengeringakan badanya dengan handuk dan meraih celananya.
"Jangan gugup gini yaang, kamu kan bosnya.."Gita membantu memakaikan kemejanya
"Bosnya bukan berarti seenaknya sendiri yaang, kita jadi contoh untuk karyawan yang lain.. "Vian
"Iya tapi kamu jangan ngebut kekantornya dan kita sarapan dulu.. "Gita mengancing kemeja dan memakaikan jas
"Gak sempat yaang udah 8 lebih, aq pesen sarapan aja dikantor.. "Vian menyisir rambutnya
"Tas ku yaang, ambilin.. "minta Vian
"Aq antar yaang... "Gita membawa tas kerja suaminya dan mereka turun.
Vian menghampiri kedua mamah mertuanya yang sedang menggendong anaknya dan matanya mencari keberadaan papah mertuanya yang gak ada dimeja makan.
"Mah mana papah..? "tanya Vian akan berpamitan
"Papah udah berangkat karna kamu kesiangan ini udah mau jam 9 kan..? 'mamah Liana mengayun2 cucunya
"Jadi papah kekantor mah.. "Gita tersenyu senang
"iya tapi kamu jangan senang dulu karna papah minta suamimu segera menyusul.."amamah Liana. buat kecewa Gita
"Kenapa gak libur aja, kan udah ada papah..?"'Gira ngambek
"Yaang ini rapatku, papah hanya sedang bantu aq mengulur waktu, aq berangkat.."Vian mencium kening istrinya
"Vi ini mamah udah siapin bekal makan pagi kamu, jadi bisa sarapan dikantor.. "Mmah Liana tau Vian akan tergesa-gesa
"iya mah, makasih..Vian berangakat dulu.."Vian mencium tangan mamah mertuanya
"Putraku Gion kamu jangan nakal sama omah dan mamah ya.. "Vian mencium kening putranya
"Gion gak nakal, tapi papahnya yang jangan nakal dan genit..? 'Gita masih ngambek
"Sayang kita udah punya anak, jangan berfikir yang gak-gak.. "Vian berjalan menjauhi mereka.
Vian melaju dengan mobilnya yang udah ditunggu sama papah mertuanya yang udah bersusah payah mengulur waktu karna rapat sangat penting dan butuh kehadiran Vian.
__ADS_1