
Vian pulang sekolah membicarakan undangan papah Gita Amelia yaitu pak Gilbran untuk datang kerumahnya bersama orang tuanya.
"Apa yang kamu lakukan Vian sampe ibu dan bapak diminta kerumah mereka? "Ibunya ikut berfikit negatif
"Apa kamu menghamili Gita.. kamu saja masih kelas satu SMA, kedua kakamu aja yang cewe belum menika baru tungan kakamu Eva.. !"papahnya marah dan Vian hanya diam saja
"Kamu tidak menjawab berarti kamu melakukan kesalahan,dasar anak kurang ajar!sudah kubilang kalo pacaran jangan sampe kamu merusak wanita.. "ibunya memukul Vian.
Vian lebih memilih diam karna dia gak ingin Gita disalahkan atas kebohongannya dan dibenci orangtuanya, karna baginya dia yang lebih memilh untuk menangung semua kamarahan orangtuanya.
"Nikah saja mereka bu, pacaran udah main bikin anak..masih kecil juga udah kebablasan, udah diingat berulang kali jangan deket2 ngeyel"Eva ikut marah karna merasa dilangkahi
"Ibu nikahkan kalian bersama-sama saja biar ibu tenang udah gak mikirin kalian yang susah diatur..!" ibunya kecewa dan nangis
"Ibu sama ayah udah ribut duluan belum juga tau kesana mau apa,mereka ngomong apa udah berfikir negatif.. "Evi kaka kedua Vian
"Kamu gak sadar Vi, Vian sangat dekat dengan Gita, dan mereka sering berdua disekolah dirumah dan dimanapun..?"kakanya Eva
"Ya tunggu aja nanti mereka ngomong apa baru kita tau kan..? "Efi masih belum percaya adiknya. melakukan hal kotor karna masih kecil
"Bu kamu beli makana sekalian beli cincin,aq yakin mereka minta Vian untuk tanggung jawab karna kurang ajarnya Vian.. "Ayahnya yang pergi meninggalkan mereka
"Bu pake tabunganku saja.. "Vian mengambil celengannya yang diberikan ibunya untuk menyisihkan uang sakunya dan Vian anak yang rajin sering bantu sodaranya yyang lain dari ibu dan ayah dan mendapat upah.
"Ini bu.. "Vian meletakan celengannya dan kemudian pergi kekamarnya
"Liat Vi, dia saja mengakuinya.. "Eva pada Evi yang masih tercengang dengan adiknya Vian
"Jadi kita akan punya keponakan mba..dari Vian? "Evi yang tersenyum karna merasa lucu
"Apa yang kamu senyumin Vi..?"Tanya ibunya
"Gak bu lucu aja..mba Vian akan punya anak dan mendahului kita yang perempuan.. "Evi menjawabnya
"Gak ada yang lucu.. ini masalah aib yang bikin malu tau kamu.."bentak ibunya.
__ADS_1
Sedangkan dirumah Gita sejak kembali kerumahnya. Papahnya pulang dengan muka yang marah dan duduk dimeja makan didepan istrinya.
"Pah ada apa kok balik lagi, apa ada yang ketinggalan?"istrinya Liana
"Anakmu itu bikin malu, dia sudah berhubungan badan dengan Vian dan mengakuinya disekolah Vian.."Papahnya menunjuk Gita yang baru saja masuk dan membuat istrinya terkejut
"Anakmu yang cinta mati sama Vian selalu merengek mendekati Vian.."Papahnya dengan keras
"Sayang apa benar dikatakan papahmu?"mamah Gita mendekati Gita
"Maafin Gita, Gita gak bisa hidup tanpa Vian mah..Gita sayang dan Cinta sama Vian saja"Gita memeluk mamahnya dan menangis
"Jangan pisahin Gita sama Vian mah.. "Minta Gita buat mamahnya bingung
"Tapi bagaimana dengan Vian apa dia mau denganmu? kamu udah menyakiti dia kan?"Mamahnya tak mengerti
"Papah udah bilang Vian untuk datang bersama keluarganya kesini, mamah siapin makanan buat mereka"papahnya duduk disofa
"Papah setuju Gita dengan Vian,bukanya papah benci sama Vian? "istrinya yang tau suaminya tidak merestuinya
"Kan pah, Vianku pria sangat baik dan sayang sama Gita, karna itu Gita sayang dan cinta mati sama dia.. dia kan calon mantu papah dan mamah, jadi kalian harus baik2 dan sayang sama calon suamiku.. "Gita sangat bahagia
"Sayang kamu belum cukup umur untuk menikah kamu baru 17 tahun dan Vian baru 19 tahun, gimana kalian akan menikah?"Mamahnya bingung
"Mah kalo gak dinikahin secepatnya mamah mau punya cucu diluar pernikahan dan jadi omangan lebih besar lagi.. "Papahnya tak ingin Gita hamil diluar nikah.
"Mamah belanja buat siapin buat nanti sore jangan bikin malu, papah pusing mau istirahat dan mamah undah kakamu mah karna papah juga bingung mau ngomong apa"papah Gita naik tangga kekamarnya.
Gita masuk kamarnya dan bersiap untuk menemani mamahnya belanja dan Hp nya berbunyi telfon dari Vian yang pusing memikirkan kejutaan yang dibuat Gita.
"Gita apa yang kamu pikirkan dengan kebohongan seperti ini buat kecewa orangtua kita.. ?"Vian menghubingi Gita yang no nya masih sama dan diingat Vian
"Baru aja yaang aq mau tanya no Hp mu pada temanmu..jadi ini no baru kamu yaang? "Gita balik bertanya
"Jangan mengalihkan pertanyaanku..? "Vian mendesak Gita
__ADS_1
"Yaang kenapa sih kamu tanya itu lagi aq udah jelasin kan aq gak mau pisah sama kamu dengan begini kita kan bisa sama2 terus yaang, lagian aq udah minta maaf dan minta kamu kembali kamu berbelit-belit dan marah2 sama aq kan? "Gita yang lugu dan gak memikirkan dampaknya
"Kebonganmu ini buat orangtua kita kecewa dan mungkin orangtuamu akan minta aq dan orangtuaku untuk cepat2 menikahimu."Vian menjelaskan
"Bagus dong yaang kita bisa satu rumah dan aq bisa tidur denganmu jadi kita gak akan pisah lagi kan? "Gita sangat senang dan tersenyum dilayar
"Ini jadi masalah buat keluarga kita malah kamu bahagia.. aq heran dengan jalan pikiranmu yang terlalu polos,kamu ini pintar berfikirlah dewasa yaang"minta Aska
"Buat aq berfikir keras jadi dewasa kan udah ada kamu yaang, kamu mendampingiku"Gita dengan penuh kebahagian buat Vian ikut tersenyum
"Percuma saja aq ngomong yaang gak masuk dalam otakmu..yang kotor itu"Vian menyerah
"Kalo udah kaya gini kamu jangan sampe menyesal yah ini keputusanmu dan aq hanya mengikutimu saja karna aq.."Vian menghentikan kata2nya
"Aq cinta sama kamu dan ingin selamanya sama kamu yaang.. aq gak akan menyesal"Gita dengan senyum manis
"Yaang Kok berhenti karna aq apa yaang?"Gita penasaran
"Aq ngantuk mau tidur.. "Vian menjawabnya
"Yaang kamu belum bilang bikin aq penasaran kan? "Gita merengek
"Rasain penasaran kamu juga bikin masalah, aq tidur dulu..matikan Hpnya"Vian memejamkan matanya lelah dengan pikiran2nya.
"Sayaang kamu nyebelin banget.. awas nanti kamu.. "Gita mematikan Hpnya karna Vian tertidur lelap.
"Gita sayaang cepat turun temani mamah belanja.. "teriak mamahnya
"Iya mah.. "Gita membuka pintu dan turun menghampiri mamahnya
"Ayo mah.. "Gita menggandeng mamahnya denga penuh senyum
"Sayang kamu bahagia banget, mamah sama papah pusing mikirin kamu loh?"Mamahnya heran dengan anaknya
"Mamah aq kan udah bilang aq hanya mau Vian.. dan nanti Vian kesini da menikahi Gita"Gita tersenyum
__ADS_1
"Mamah aja masih terkejut mendengarnya kamu malah bahagia gini.. "Mamahnya menggelengkan kepalanya.