Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Ancaman Vian


__ADS_3

Setelah keluar hotel Vian dan Gita mampir kerumah makan yang biasa mereka kunjungi saat Gita hamil pertama karna Vian yang merasakan nyidam dan pilih-pilih makanan tapi kini dia sama-sama suka sup ayam dengan sambal seperti yang Gita pilih.


"Yaang kamu benar pesan sup yang sama denganku karna ini rasa ayam loh..? "Gita cemas suaminya akan mual-mual


"Yah sayaang, rasa nyidamku untuk kehamilanmu kedua gak terlalu susah yang penting tidak yang bau mencolok seperti ikan laut daging kambing dan bau-bau yang berat.."Vian tersenyum


"Oh.. bagus deh yaang jadi kita bisa pilih dan pesan makanan yang sama.. "Gita terlihat bahagia


"Iya dan aq rasa anak kita cewe yaang, karna gak terlalu sulit bagiku masih bisa kompromi" mengusap lembut perut istrinya


"Benarkah? tapi kalo cowo lagi gimana yaang..? "Gita menatap suaminya


"Kita bikin lagi sampai lahir anak kita cewe biar kumplit dan cantik sepertimu.. "Goda Vian


"Yaang ini aja baru dua bulan.. "Gita mencubit dada suaminya


"Iya.. cowo cewe sama saja kita harus bersyukur karna diberi kepercayaan lagi sayaang.. "Vian mencium kening istrinya


"Iya yaang alhamdulillah..."Gita bersandar dibahu suaminya


"Maaf mba mas ini pesenannya.. "Pelayan membawa makanan dan menaruhnya dimeja


"Apa kalian pengantin baru..? "tanya pelayan tersebut


"Kami udah hampir dua tahun bu, dan istrimu sedang hamil anak kedua kami.. "jawab Vian tersenyum dan menyuapi Gita


"Oh.. tapi seperti pasangan yang baru menikah, dan kalian masih muda tapi masih bisa menjaga keromantisan..semoga langgeng selamanya... "pelayan tersebut kagum dan mendoakan


"Terima kasih bu, ini hadiah dari kami untuk anak-anak ibu dirumah.. "Vian memberikan tiga lembar uang seratusan


"Makasih mas tapi ini berlebihan, saya sungguh kagum dan mendoakan kalian ikhlas" pelayan tersebut menolak


"Suamiku juga ikhlas bu, jangan ditolak ini rejeki anak-anak ibu dirumah.. "Gita tersenyum

__ADS_1


"Yah.. mba makasih banyak semoga kalian selalu bahagia.. "Doa pelayan itu lagi


"Yah amin.. makasih.. "Gita dan Vian bersamaan.


Tak lama makanan dimejapun habis dan Vian membawa Gita ke mall yang diinginkan untuk berbelanja. Vian selalu mendampingi istrinya berbelanja dan setia menunggu istrinya memilih barang yang dia suka sampai tak sadar diperhatikan oleh sepasang mata penuh kebencian pada Gita yang tersenyum bahagia.


"Apa kabar bu Gita, anda makin gemuk dan gak berbentuk aja.. ?"tanya Anastasya sinis


"Istriku sangat cantik dan tak ada bandingannya.. "Jawab Vian yang berjalan mendekati istrinya karna takut istrinya dilukai Anastasya yang tergila-gila padanya


"Itu menurutmu saja yang buta.. "Katanya lagi tersenyum sinis


"Aq sedang hamil anak kedua kami, tentu saja badanku makin berisi.. "Gita sengaja memanasi Anastasya


"Kamu hamil lagi..? "Anastasya kaget


"Yah kenapa kamu sekaget itu ? Istriku hamil anakku karna aq yang menginginkanya dan selalu menyentuhnya jadi gak masalah kalo hamil kedua ketiga dan bahkan lebih.."Vian sambil mengusap perut istrinya


"Kalian gak tinggal bersama dan kamu masih percaya istrimu hamil anakmu..? "Anastasya berusaha memprofokasi Vian


"Jangan sembarangan bicara..dan kamu gak perlu senyakin itu, dia hamil anakmu.. "bentak Anastasya lebih tinggi dan Gita hanya diam karna Vian merangkul dirinya


"Kami tak satu rumah bukan berarti aq tak bisa paksa istriku melayaniku, dan aq hanya keluar rumah selama dua bulan tapi kandungan istriku dua bulan lebih karna aq sengaja menyetuhnya saat istriku belum KB, apa kamu kurang jelas dan otakmu bermasalah atau kamu perlu bukti hubunga sek mu dengan lelaki yang kamu beli.. "kata Vian kasar dan Gita menatap istrinya


"Brengsek kamu, kamu jangan menyebar hal negatif tentangku.."kata Anastasya celingusan dan kesal


"Aq tidak menyebar gosip karna aq bukan wanita tapi aq punya bukti dan kalo kamu berani menyakiti istriku dan keluargaku, aq akan buat kamu tak ingin lagi menatap dunia karna bukan hanya bukti sek mu tapi semua permainan licikmu dalam mengolah perusahaan yang buat namamu besar dan kaya tapi penuh dosa dan kelicikan.. "Vian mengancam dan menekan nadanya dan buat Anastasya keringat dingin


"Lihat bukti ini.. "Viaan menunjukan Hpnya dengan tangannya dan buat Anastasya terhuyung lemas dan bersandar dilemari pakaian


"Ingat semua yang aq katakan atau aq akan buat kamu lebih buruk dari penghuni neraka.."Vian tegas


"Ayo sayaang kita pulang, kamu udah lelah dan harus istirahat kasian baby kita.. "Vian merangkul dan berjalan bersama meninggalkan Anastasya.

__ADS_1


Gita hanya diam dan menatap suaminya sedari dimall suaminya mengancam Anastasya yang membuat rumah tangga mereka sempat merenggang dan Gita membuka mulutnya saat mereka ada didalam mobil sambil melaju pulang.


"Yaang kok kamu bisa punya bukti tentang Anastasya dan untuk apa kamu simpan..?"Gita bingung karna setahu Gita suaminya hanya dibengkel selama mereka berpisah


"Sayaang bukti-bukti Anastasya untuk jaga-jaga saja buat melindungi kamu,keluarga kita dan perusahaan kita karna dia wanita gila yang sanggup melakukan apapub demi yang dia inginkan.. "Vian terseyum


"Lalu bagaimana kamu bisa mendapatkan bukti-bukti itu..?"tanya Gita masih ingin tau


"Sama seperti papahmu punya orang kepercayaan dan anak buah, aq pun sama sayang dan dibantu mereka aq bisa mendapatkan bukti-bukti ini dan juga bisa menjaga kamu diperusahaan dan membantu kamu.."Vian yang minta anak buahnya untuk selalu berjaga dari kejauhan


"Kamu memata-mataiku melalui anak buahmu yaang...? "tanya Gita mulai paham


"Tidak juga karna untuk bagian mengikuti istriku itu tugasku dan bagian mengawasi dari dalam perusahaan orang kepercayaanku dan menjaga keselamatan yang mengacam istri dan keluargaku aq minta anak buahku untuk selalu mengawasi dan mengambil bukti yang mencurigai dari musuh dan melapor padaku.. "Vian mengusap rambut istrinya yang melonggo karna gak menyangka suaminya melakukan itu siapa semua


"Kok aq gak tau semua itu dan kamu punya orang kepercayaan dan anak buah..? "Gita yang tak melihat ada orang disekita suaminya


"Ha.. ha.. ha.. kamu hanya perlu tau melayaniku dan menjaga anak-anak kita sayang.. "Vian tertawa karna kebingungan Gita


"Sayang tapi aq ingin tau..? "Gita memaksa


"Sayang ada ketiga teman kita, dan kamu tau teman kita juga punya teman dan aq juga kenal geng mavia dilingkungan kita dan mereka berhubungan baik dengan papah dan aq yang kini saling bantu.. "jawaban Vian


"Oh.. "Gita mengangguk masih agak bingung karna papahnya pun terlibat


"Papah juga tau hal ini..? "tanyanya lagi


"Tentu saja, karna informasi yang aq dapatkan orang pertama yang akan dengar adalah papah.. "Vian mencubit pipi istrinya


"Sakit yaang.. "Gita meringis


"Makanya jangan banyak tanya, kamu tenang saja aq akan melindungi kamu dan anak-anak kita sayaang.."Vian sambil fokus mengendarai mobilnya


"Aq percaya padamu yaang, karna suamiku yang paling hebat.. "Gita menyandarkan kepalanya dibahu suaminya

__ADS_1


"Tentu saja, udah ada hasilnya ada dua jagoan dalam hidup kita.. "goda Vian


"Yaang ih mesum.. "Gita memukul bahu suaminya yang tertawa puas menggoda istrinya.


__ADS_2