
Vian yang tak lagi sekolah karna hanya beberapa kali pertemuan saja dengan guru, buat dia lebih banyak waktu kerja diperusahaan papah mertuanya karna Gita sudah bersama mamahnya yang tak lagi ngurus butik karna udah ada yang ngurus. Kehamilan Gita buat bahagia suami dan kedua orangtuanya yang sekarang lebih menjaga Gita karna Gita anak yang aktif bergerak kesana kemari biat khawatir suami dan kedua orangtuanya.
"Mah aq bosan dirumah terus kita main yuh mah..? "ajak Gita
"Main kemana..? "Mamahnya tak mengerti
"Ya main kemall atau kemana gitu mah.."Gita merasa jenuh
"Yah nanti mamah ijin suami kamu dulu karna mamah udah janji jagain kamu dan gak ijinin kamu pergi kemanapun.."Mamahnya mengambil telfonnya.
Mamah menghubungi suaminya karna pasti suaminya bersama mantunya Vian karna ruangan mereka berdekatan dan satu perusahaan.
"Ada apa mah, Gita baik kan mah..? "suaminya yang juga menanti cucunya
"Baik pah, ini anakmu bosan dirumah minta pergi tapi mamah mau tanya dulu sama Vian mengijinkan apa tidak..? "Istrinya
"Mau pergi kemana, dokter kan bilang gak boleh banyak gerak masih rentan dikehamilan Gita yang masih dua bulan mah.. ?'"Suaminya tak ingin Gita dan kehamilannya kenapa2
"Mamah juga udah ngomong tapi papah tau anak papah kan.."istrinya
"Papah kasih dulu Hp nya sama Vian..? "Minta istrinya
"Yah bentar.. "Suaminya sambil jalan keruangan Vian
"Ada apa pah..? "tanya Vian
"Ini mamah mau bicara sama kamu.."Pak Gilbran duduk dihadapan meja kerja Vian
"Yah mah ada apa, Gita gak pa2 kan mah..?"Vian khawatir
"Yah Gita gak pa2 tapi ini Gita minta pergi main katanya bosen dirumah teruh, mamah ijin kamu dulu.. "mamah Liana gak mau kesalahan meski Gita anaknya
"Aq gak ijinin mah, dokter bilang Gita gak boleh banyak gerak, aq gak mau babyku dan istriku kenapa2 mah, biarin aja merengek nanti juga cape sendiri dan tidur...mamah kasih susu aja dan cemilan aja buat Gita kenyang nanti akan ngantuk sendiri mah, biasanya gitu.."Vian yang biasa menghadapi Gita
"Ya nanti mamah coba, karna kamu tau istrimu seperti apa.. "mamahnya
"Ya mah aq gak ijinin,biar Gita dirumah aja"Vian memberikan pada papah mertuanya
"Gimana mah?"tanya suaminya
"Mamah akan coba merayu anak papah.."Istrinya
"Yah mah,mamah buatin Gita makanan aja atau kalian buat kue, Gita kan suka coklat mah, kalo bahan-bahannya habis mamah tulis aja nanti papah minta karyawan sini beli dan supir yang antar.. "Suaminya masih duduk dihadapan Vian
"Pah tanya dokter dulu boleh gak makan coklar karna Gita kalo makan coklat gak mau habis.. "Vian pada suaminya
"Oh ya juga.."papah mertuanya
"Mamah tanya dokter dulu, Gita boleh makan coklat pa ga, Gita kalo makan coklat mana mau sedikit.. "Papahnya yang ikut bingung
__ADS_1
"Yah mamah tutup dulu, Gitanya udah ngambek duluan.. "Mamah memantikan Hpnya
"Istrimu sangat susah dibalangin kata mamah istrimu langsung ngambek.."Papah menggelengkan kepalanya
"Istriku ya anak papah juga.. "Vian tersenyum
"Pah kita buat kejutaan aja pah, aq ada rencana buat pesta pernikahan kami karna Gita sangat ingin pah kasian pengin sam seperti yang lain..?"Vian yang tau Gita menginginkanya
"Tapi kedua kakakmu mau nikah dan kalian juga mau ujian..? "Papahnya bingung
"Setelah lulus pah dan acara kedua kakaku selesai.. "Vian yang udah berencana
"Ya papah setuju dan papah akan undang semua sodara teman bisnis dan karyawan disini tetangga dan yang lainya karna papah juga dulu penginnya gitu tapi kalian aja yang ngebet bikin anak.. "Papahnya buat Vian terkekeh
"Kan papah yang senang dapat cucu, kita udang aja semua pah tapi ini rahasia loh pah jangan sampai Gita tau.. "Vian ingin buat kejutan
"Mau dimana? kalo dirumah pasti istrimu gak mungkin gak tau..? "Papahnya juga ikut memikirkan
"Diaula kantor aja pah, kan luas dan depan perusahaan kita juga luas bisa buat parkir dan bisa buat panggung juga dan lagian Gita gak pernah mau kesini kan jadi aman.. "Ide Vian
"Tapi tidak saat hari kerja papah gak setuju karna semua ruangan akan dikunci bahaya banyak aset papah.. "Papah mertuanya khawatir
"Iya juga kalo gitu kita sewa gedunga aja pah jadi gak perlu repot bersihinnya cari yang luas untuk pestanya.. "Vian minta papah carikan tempat
"Nanti papah tanya teman papah kayaknya ada yang punya tempat luas dan biasa disewakan.."Papahnya berdiri dan meninggalkan ruangan Vian.
"Sayaang kok dari tadi aq telfon gak diangkat, masih ngambek..? "Vian bicara lewat Vidiocall
"Hemm.. "Gita menjawabnya dan masih fokus dengan TV
"Sayaang kok gitu sih? maaf yah besok minggu aq janji ajak kamu jalan-jalan.."Vian merayu istrinya
"Beneran..? "Gita menatap suaminya
"Iya masa bohong.."Vian tersenyum
"Coba yaang kasih suamimu senyum, biar semangat kerjanya jangan manyun gitu bibirnya jadi bikin tegang yaang..? "Vian mengoda istrinya yang masih kesal
"Jorok mesum "Gita tersenyum
"Tapi kamu suka kan yaang..?"Goda Vian
"Gak malu tuh ada yang dengar karyawan yang lain..? "Gita sambil makan kacang
"Ngapain malu sama istri sendiri yaang.."Vian tertawa
"Yaang nanti malam jangan lupa aq udah lama gak dikasih jatah, udah meronta-ronta terus ini minta masuk.. "Vian mesum
"Masukin kloset aja sana..? "Gita tertawa
__ADS_1
"Kok gitu, ya masuh sarangnya dong.. "Vian buat Gita makin terkekeh
"Baru tiga hari udah kegatelan gitu, nanti kalo lahiran kamu puasa dua bulan baru tau rasa kamu yaang.."Gita buat Vian manyun
"Lama banget yaang, gak bisa dikurangi apa?"Vian menawar
"Empat puluh hari yaang, kamu puasa.. "Gita menunjukkan tangannya
"Gak mau aq itu kelamaan.. "Vian menggelengkan kepalanya dan buat Gita terkekeh
"Makanya jangan minta anak banyak, puasa aja gak mau..?"Gita balik menggoda suaminya
"Yaang kan kasian baby gak ada temannya.."Vian tetap kekeh ingin anak lebih dari satu
"Ini aja belum brojol udah mikirin adik baby kita.. "Gita menghela nafasnya.
"Enak yaang bikinnya mau lagi dan lagi, kamu bikin tegang.. "Vian terkekeh
"Udah ah sana kerja, lama-lama kamu makin parah yaang "Gita mematikan HPnya karna dia tau suaminya akan makin menggodanya.
Mamah Liana masuk dan memberikan kue rasa coklat untuk Gita dan dengan segelas susu hamil. Gita yang merasa lapar langsung tergiur dengan kue yang dibuat mamahnya dan mamah Liana tersenyum karna anaknya gak ngambek lagi.
"Gimana kue mamah sayaang..? "Tanya mamagnya duduk didekat anaknya
"Enak mah, rasa coklat kesukaan Gita kan"Gita tersenyum sambil makan dan mulutnya penuh dan mamahnya mengambil gambar dan dikirim sama suami dan mantunya yang buat mereka tertawa.
"Mamah lagi ngapain kok gak makan kue nya enak loh mah..? "Gita merasa curiga
"Iya buat kamu semua sayaang, biar cucu mamah kuat.. "Mamah Liana menyuapi Gita
"Minum susunya dulu.. "Mamah Liana menyodorkan susu hamil
"Iya mah.. "Gita meminum susunya
"Mah menurut mamah bayi Gita laki-laki pa cewe..? "Gita ingin tau
"Kalo menurut mamah sih cowo karna kamu suka sekali makan daging dan kucel gini gak suka dandan.."Mamahnya menebaknya
"Tapi cowo atau cewe yang penting sehat sayaang.. "Mamahnya mengusap perut Gita
"Mah, suami Gita juga sukanya ngusap dan bicara sama perut Gita tapi kok perut Gita gak gede-gede yah mah..? "tanyanya
"Ya dulu mamah juga gitu, penasaran kok gak gede-gede kecil dan rata terus tapi begitu perut membesar mamah mudah cape karna bawa kamu berat.. "Mereka tertawa
"Iya Gita pengin cepet gede perutnya.. "Gita menusap perutnya sendiri.
"Sabar sayaang, kamu makan yang banyak sehat dan babynya juga sehat dan ingat minggu depan kamu udah ujian kan?"Mamahnya mengingatkan
"Iya mah, aq juga udah ajarin Vian materinya dia kan sibuk gak sempat ikut onlain.."Gita yang selalu ngerjain tugas suaminya tapi sebelum tidur Gita mengajari suaminya mata pelajaran yang dibahas guru.
__ADS_1