Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Ucapan selamat dan Doa untuk Gita


__ADS_3

Sepulang sekolah didalam kamarnya Gita memandangi dua kotak hadiahnya yang sama-sama memberikan kalung yang emas putih yang harganya berbeda karna Bian memberikan emas putih alsi dan Bian hanya imitasi.


"Aq sangat memcintai Vian tapi aq juga gak bisa nolak Bian.. mereka pria yang sama-sama buat aq bahagia.. "Gita lirih dalam kamarnya


"Apa aq terima Bian saja lagian Vian gak akan tau, dan aq juga gak bisa bertemu dengannya"Gita tersenyum


"Tapi kalo Vian tau dan mutusin aq, aq sayang dan cinta sama dia.. "Gita bicara sendiri


"Tapi kalo Bian ditolak kan sayaang.. secara pria tertampan dan dikejar bayak cewe tapi dia suka padaku"Gita tersenyum.


Gita yang sibuk dalam pikirannya memilih antara Vian dan Bian,keduanya pria tampan yang telah membuatnya jatuh hati sedangkan Vian dengan hati kecewa sedih menyelumiti diirinya dan penuh dengan kecurigaan karna perubahan sikap Gita padanya. Vian berulang kali mengecek HP nya berharap Gita menghunginya namu dia tak menghubungi Vian dan Vian pun mengalah menghunginya.


"Nomor yang anda tuju dalam panggilan lain"Berulang kali Vian menghubunginya namun Hp Gita sibuk dengan sambungan lain buat hati Vian makin kesal dan sakit hati.


"Yaang kamu lagi ngomong sama siapa sih..?"Vian mondar- mandir dikamarnya


"Siapa sih yang telfon kamu.. lama sekali.."Vian membaringkan dirinya


"Yaang kamu sangat berubah, dulu aja kamu gak mau jauh dan selalu memaksa memintaku menciummu tapi kini kamu untuk menghubungiku pun tidak.."Vian sedih


"Kamu malu memiliki pacar sepertiku dan gak mau mengakui aq pacarmu, sakit sekali rasanya yaang"Vian meneteskan airmatanya di layar foto Gita.


Gita mematikan telfonya dari Bian dan terkejut melihat panggilan telfon dari Vian berulang kali tak dianggkatnya. Gita gelisah dan takut,dia hendak menghubungi Vian tapi bingung membuat alasan dan dia mematikan Hpnya dan berbaring diranjangnya. Sedangkan Vian gak bisa tidur menunggu Gita menelfonya dan menghubunginya dan Hp nya gak aktif.


"Semoga kamu bahagia sayang dengan kekasih barumu, aq tau kamu pasti sedang ada cowo lain yang lebih baik dariku.. "Vian menebaknya karna dia putus asa


"Salah apa aq yaang sama kamu, apa karna aq masih di SMP dan dibawahmu jadi kamu malu pada teman2mu dan gak mau sama aq lagi.. tega sekali kamu yaang"Vian sangat sedih.


Disekolah Gita,Bian menunggu didepan kelasnya untuk tau jawaban dari ungkapan cintanya pada Gita. Gita diantar supir sampai didepan sekolah dan dia berjalan masuk di kekelasnya dan melihat Bian udah didepan kelasnya.


"Cantik lama sekali baru datang, aq nunggu lama disini.. "Bian menghampiri Gita dan melihat leher Gita memakai kalung yang dia kasih.


"Kalung itu.. kamu.. "Bian sangat bahagia dan Gita mengangguk.

__ADS_1


"Kita sekarang pacaran.. makasih cantik"Bian mencium tangan Gita,dan Gita merasa aneh dengan sentuhan Bian.


"Istrirahat kita ketemu dikantin yah kita berdua.. "Bian berbisik ditelinga Gita yang mukanya merah


"Iyah.. "Gita mengangguk.


Gita makin dekat dengan Bian hampir setiap hari mereka berduaan baik didalam kelas setelah istirahat ataupun diluar kelas dan bahkan Gita sering diantar Bian dengan motor gede dan mobil Bian yanga disetujui oleh orangtua Gita.


"Makasih ya Bi.. "Tangan Gita turun dari mobil dan Bian ikut turun


"Cantik tunggu.. "Bian menghampirinya dan menggengam tangannya


"Cantik nanti sore kita nonton yah aq jemput?"Bian ajak nonton


"Yah baiklah.. cepatlah pulang "minta Gita dan Bian mencium tangan dan kening Gita.


"Aq pulang yah..? "Bian berpamitan dengan menyamar mobilnya.


Gita masih berdiri melihat mobil Bian berlalu pergi hingga dia gak sadar kalo Vian yang sedari tadi sembunyi dibalik pohon melihat Gita dan Bian kini berdiri disebalahnya dan membuatnya kaget.


"Vi.. vian..? "Gita terbata terjekut


"Bahkan kamu memanggilku Vian bukan sayang lagi.. "Vian tenang dan tersenyum


"Bicaralah padaku kalo kamu sudah bosan dan tidak mencintaiku lagi, kamu sudah punya yang baru jadi aq gak gelisah dan cemas memikirkan kamu dan menunggumu"Vian mengusap lembut rambut Gita dengan senyum sedih dan sakit


"Dia sangat cocok denganmu, aq doakan semoga kalian bahagia dan bisa langgeng,belajarlaj setia jangan menyakiti hati pria lagi.."Vian menasehati Gita dengan hati yang terluka


"Kenapa nangis bukanya kamu bahagia dengan cintamu yang baru dan ciumannya?"Vian yang melihat Bian mencium tangan dan kening Gita.


"Jangan nagis aq gak pa2,asal kamu bahagia aq juga ikut bahagia untukmu.."Vian menghapus air mata Gita


"Berbahagialah kamu sama dia.. dan jangan pikirkan aq, aq bukanlah pacar dan orang yang kamu cintai lagi.. masuklah aq akan pulang"Vian mengundurkan langkahnya dan naik motornya dan pulang.

__ADS_1


Gita diam dan air matanya makin berlinang melihat kepergian Vian yang sabar meski Gita sudah menyakiti hatinya dan meduakannya. Dia menangis dan menjerit setelah tak melihat lagi bayangan Vian yang mengencangkan laju motornya.


"Saayang Vian maafkan aq.. aq sayang dan cinta sama kamu.. hik.. hik.. "Gita menjerit dan duduk didepan gerbang


"Aq gak pernah lupain kamu, aq cinta sama kamu.."Gita menangis dan dilihat satpam dan melapor pada mamahnya Gita yaitu Liana.


Liana berlari keluar menghampiri anaknya yang menangis dan berteriak menyebut nama Vian yang udah tak terlihat lagi.Liana khawatir dan membantu Gita berdiri dan memapahnya masuk dalam kamarnya.


"Sayaang kamu kenapa..?"Liana khawatir pada anaknya


"Vian mah, aq sayang sama Vian mah.. "Gita menangis dalam pelukan mamahnya


"Loh bukanya kamu udah putus sama Vian dan kamu sekarang pacaran sama Bian.."Mamahnya tak mengerti


"Aq belum putus mah, dan tadi Vian mengikuti kami dan melihat Bian.. "Gita masih menangis


"Jadi maksudmu kamu dan Vian masih pacaran tapi kamu pacaran lagi sama Bian?"mamahnya yang kaget


"Iya mah dan tadi Vian ngasih aq selamat dan mendoakan aq bahagia sama Bian..hatiku sakit mah.. aq gak mau putus dari Vian aq sayang dan cinta sama dia.. "Gita yang hatinya baru merasakan sakit setah ucapan dan kepergianya


"Dia gak marah cuma memberimu selamat dan mendoakan kalian.."Tanya mamahnya heran


"Iya dia gak pernah marah sama Gita mah, dia selalu perhatian dan sayang sama Gita.. tapi Gita udah membuat dia sakit hati dan Gita baru sadar kalo Gita sayang dan cintanya sama Vian.. hati Gita sakit melihat Vian pergi dari Gita.. "Gita menangis lagi


"Mamah kagum pada Vian meskit hatinya terluka dia gak marah dan memberimu selamat dan mendoakan kamu dan Bian, dia ternyata anak yang baik dan tanggung jawab diumurnya yang masih muda darimu"Mamahnya kagum dengan sikap dewasanya Vian


"Mamah bukannya gak suka tapi dia gak cocok buat kamu, dan papahmu juga gak akan setuju kamu pacaran sama Vian, papahmu setuju kamu pacaran sama Bian"Mamahnya


"Aq gak peduli papah dan mamah gak suka sama Vian tapi aq cintanya sama Vian mah"Gita marah


"Vian udah kamu sakiti dia gak mungkin mau menerima kamu kembali.. "mamahnya


"Aq mau telfon Vian, aq akan mutusin Bian"Gita mengambil Hpnya

__ADS_1


"Thut. mthut"Gita berulang kali menghubungi Vian tapi gak diangkat ataupun dibales dan Vian memblokir no Gita.


"Aq gak bisa menghubungi Vian mah.. "Gita menangis makin kenceng.


__ADS_2