
Setelah pertengkaran Salsa dan Gita digerbang sekolah dimana Salsa mendorong Gita hingga jatuh dan kesakitan diperutnya buat Vian dan Pak Gilbran cemas dan khawatir akan bayi yang ada didalam perut Gita saat ini.
"Pah kenapa lama sekali dokter memeriksa istrinku.. "Vian yang berjalan mondar mandir
"Iya papah juga khawatir kenapa bisa terjadi seperti ini.. "Pak Gilbran yang juga hatinya gak karuan
"Dia yang dulu satu sekolah sama aq pah, istri Noval.. "Vian menceritakan
"Gadis yang suka sama kamu kan..? "pak Gilbran mengingatnya dan Vian mengangguk
"Papah hubungi mamah kamu dulu.. "Pak Gibran meraih ponsel dan menghubingi istrinya
"Kreek"pintu terbukan
"Dokter gimana istri dan baby kami dok.. "Vian gak sabar
"Istri anda mengalami kram karna istri anda jatuh tapi untungnya gak terlalu keras jadi bayi anda masih kuat diperut istri anda dan karna pertumbuhannya juga sangat sehat"Kata dokter
"Syukurlah istri dan anakku baik-baik saja.."Vian merasa lega
"Aq mau masuk dok.. ?"Vian ingin bertemu istrinya
"Iya silahkan.. "Dokter pergi
"Vi gimana Gita..? "Pak Gilbran lari menghampiri Vian yang akan masuk
"Alhamdulillah istri dan anakku baik-baik saja pah.. "Vian membuka pintu dan masuk diikuti papah mertuanya.
Gita terbaring lemas dan menangis karna bukan hanya terkejut didorong Salsa tapi juga terkuaknya rahasia yang pernikahan dab kehamilannya yang ditutup rapat kini jadi bahan perbincangan disekolah yang buat Gita sedih dan bingung memikirkan.
"Sayaang jangan menangis baby kita baik-baik aja sayaang.. I love U.. "Vian mencium dab mengusap air mata Gita
"Yaang Salsa udah ungkap semua pernikahan kita dan kehamilanku disekolah hik. hik "Gita duduk dan memeluk suaminya sambil menangis dan buat Pak Gilbran kaget
"Gak pa2 sayaang memang kenyataanya kita udah menikah dan kamu hamil buah cinta kita, mungkin udah saatnya untuk mereka tau dan kasian baby yang selalu dirahasiakan dan kamu tutupi.. "Vian sabar dan menenangkan istrinya
"Tapi kita akan dikeluarkan dan mereka pasti bergunjing tetang kita dan bergosip.. "Gita masih menangis
__ADS_1
"Biarin aja yaang, yang penting kita masih bersama dan kamu baby kita sehat.."Vian sangat sabar mengusap air mata istrinya
"Gak masalah kita dikeluarkan, bagus malah mereka tau kita udah nikah dan tau kamu hamil karna aq sejujurnya juga gak bisa menyimpan rahasia kalo kamu istriku yang cantik yang sedang hamil anakku, anak kita juga ingin diakui kita dan yang lain yaang..dengan begini kamu gak harus bilang bohong lagi dosa kan? "Vian yang sebenarnya merasa terbebani karna merahasiakan pernikahan dan babynya karna dia ingin semua orang tau.
"Kamu gak nyesel yaang..? "Gita takut suaminya menyesalinya
"Gak yaang, aq malah senang jadi semua
orang tau kamu istriku yang cantik dan aq kamu akan buya baby.. "Vian memeluk istrinya erat
"Papah aq gak mau sekolah lagi, mereka pasti bergosip tetang kami.. "Gita pada papahnya yang duduk diranjang mendengarkan mantu dan anaknya
"Yah kalian dirumah aja biar papag yang akan urus besok.. "Pak Gilbran yang udah dapat panggilan dari kepala sekolah karna udah ramai jadi bahan perbincangan sekolah.
"Pah aq juga akan jelaskan pada mereka, aq bukan pengecut yang lari dari masalah.."Vian gak ingin mereka mengira Vian gak masuk karna malu
"Aq akan mengakui semua dan meminta maaf karna udah bohong dan merahasiakan setatusku pah.. "Vian yang selaly jujur
"Ya besok kita hadapi bersama.."pak Gilbran mengusap bahu Vian
"Mamah ibu...hik.. hik.. "Gita menangis lagi dalam pelukan mamahnya
"Disekolah udah pada tau aq dan Vian suami istri dan aq hamil.. "Gita masih mencemaskan hal tersebut
"Gita yang penting kehamilanmu dan kesehatanmu dulu gimana..? "Ibu Nilam ibu Vian
"Sehat semua alhamdulillah bu.. "Vian menjawabnya
"Alhamdulillah kalo gitu, ibu khawatir sekali saat, mamahmu kerumah menceritakan istrimu didorong.. "Ibu Nilam mengusap punggung mantunya
"Jangan nangis lagi sayaang yang penting kamu dan cucu ibu baik, jangan pikirin sekolah lagi kasian anak kamu biarin mereka tau gak masalah kamu udah nikah sebelum kamu hamil dan kamu hamil anak suamimu Vian, Vian bersamamu kamu jangan bingung lagi mikirin hal itu.. "mamahnya menenangkan Anaknya yang masih menangis
"Gak pa2 gak usah sekolah, kamu udah jadi istri dan ibu anak kamu, dirumah aja kamu sangat rentan keluar rumah dengan kehamilan yang masih sangat muda.. "ibu mertuanya
"Iya bu.. "Gita mengusap air matanya
"Kalian udah berumah tangga yang penting rumah tangga kalian baik dan jaga bayi kalian itu yang terpenting.. "ayah Vian pak Iqbal
__ADS_1
"Papah akan tetap usahakan kalian ikut ujian dan lulus dapat ijazah karna satu bulan lagi ujian, dan penting buat Vian dapat ijazah untuk kuliah kedepannya.. "Pak Gilbran yang kekeh akan menguliahkan Vian
"Pak Gilbran tapi mereka kenyataannya udah menikah dan saat ini mereka baik dan berpenghasilan apa lagi bengkel udah mau beres tinggal isinya jadi kalo mereka gak sekolah gak pa2.."Pak IQbal yang tak menyadari pendidikan penting
"Iya tapi penting pendidikan dan ijazah buat Vian yang nantinya akan mengurus perusahaanku pak Iqbal.. "Pak Gilbran ingin Vian tetap sekolah
"Tapi jika kami dikelaurkan pah..? "Vian yang sebenarnya bingung
"Itu gak akan terjadi karna waktu satu bulan lagi ujian, papah akan usahakan pada kepala sekolah atau papah akan cabut semua yang papah tanam disekolah itu karna papah punya hak penuh atas sekolah kalian.. "pak Gilbran yang kaya dan berkuasa
"Kalian jangan mikirin hal-hal yang buat anak kalian strees, kalian jaga cucu papah aja biar sisanya papah yang urus.. "Pak Gilbran tak ingin kehilangan bayinya
"Tapi Gita gak mau sekolah lagi, malu mereka pasti bergosip dan aq juga lagi hamil.. "Gita mukanya ditekuk sedih
"Kamu malu punya suami sepertiku dan hamil anakku yaang? "Vian justru senang mereka tau
"Bukan itu yaang, hanya saja jadi pusat perhatian dan gosip.. "Gita pada suaminya
"Kamu harusnya senang mereka tau jadi kita gak perlu lagi bohong dan kamu bisa bilang aq suamimu dimanapun dan kamu hamil anakku..kita udah resmi nikah lama dari sebelum kamu hamil.. "Vian kecewa karn istrinya merasa malu
"Yaang jangan sedih gitu, aq bangga jadi istrimu dan senang hamil anakmu hanya saja aq gak suka jadi pusat perhatian mereka dan berbicara negatif pada kita dan anak kita.."Gita paham suaminya sedih dengan perkataannya
"Bagus mereka tau yang sebenarnya karna aq juga lelah harus bohong dan berpura-pura gak jelas "Vian pria yang jujur
"Iya yaang maaf.. "Gita menyesal
"Kalian harus saling dukung agar rumah tangga kalian tetap harmonis dan langgeng,jangan pedulikan orang lain bicara dan menghancurkan rumah tangga kalian."Ibu Nilam menasehati anak mantunya
"Iya bu, kadang Gita yang mudah terhasut dan makan omongan orang.. "Vian yang paham istrinya labil
"Siapa yang gak marah coba sama wanita yang selalu mengejarmu,aq kan istrimu wajar kan gak terima.. "Gita ngambek
"Iya tapi kamu tau dan paham aq suamimu yang mencintai kamu dan gak mungkin aq selingkuh.. "Vian yang kadang cape dengan kecemburuan Gita
"Vian wanita memang gitu sukanya pake pemikiran mereka bukan hati, tapi kita yang jadi laki-laki yang kuat iman dan hati mengerti kecemburuan istri itu juga karna sayang dan cinta sama kita Vi,ibumu juga gitu Vi?"Ayahnya menasehati Vian yang masih sangat muda
"Iya yah.. "Vian mengangguk.
__ADS_1