
Acara pernikahan Kakak Izanna dan Isabella yang jadi satu membuat acara jadi padat para tamu dan dari undangan dua pasangan mempelasi dan membuat kalang kabut yang bantu dalam acara. Gita yang sangat cantik menjadi pusat para tetangga dan sodara Vian yang lain karna mereka bertanya-tanya siapa wanita yang ada disamping Vian yang ikut menyambut tamu.
"Bu Nilam ini siapa gadis cantik..? "tanya salah satu tetangga
"Menantuku bu, Gita istri Vian.."Ibu Nilam membalasnya
"Loh jadi Vian udah nikah kok kami gak diundang..?"tanya tamu yang dibelakang
"Acara dirumah besan saya bu.. "Jawabnya lagi dan Gita tersenyum
"Nak kamu sangat cantik.. "Puji salah satu tamu
"Makasih bu.. "Gita membalasnya
"Duduk aja yaang jangan berdiri terus kamu cape.. "Vian yang satu tangannya merangkul istrinya dan satu tangan lagi menyambut tamu
"Nanti kan masih banyak tamu yaang.. "Bisik Gita buat Vian menghela nafas karna istrinya keras kepala
"Sayaang anak mamah kamu cantik sekali sayang.. "mamahnya dan papahnya datang
"Kenapa baru datang de..? "tanya ibu Nilam
"Iya maaf ini papah Gita sibuk karna Vian gak masuk kerja jadi ambil alih kerjaan Vian.."Mamah Liana menyalami Bu Nilam
"Duduk sini aja de sekalian aq kenalin karna banyak tamu yang menayakan Gita.. "Ibu Nilam yang cape menjawabnya
"Iya mba.. "Mamah Liana dan suaminya berdiri disamping Vian dan Gita ikut menyambut tamu yang padat
"Vi ini siapa cantik sekalia..? "tanya tetangganya
"Istri saya bu, dan ini kedua mertua saya..."Vian memperkenalkan
"Kami gak diundang sih Vi...?"Tanyanya
"He.. he.. iya maaf.. "Vian
"Oh ini orangtua Gita?pantas Gita sangat cantik ternyata mamahnya juga cantik dan papahnya tampan.. "sodara Vian
"Makasih pujian bu, kami orangtua Gita.."Mamah Liana menyambut tangan sodara Vian
"Ini kakak ibu mah, budhe Niar dan keluarganya yang baru datang dari kota.."Vian mengenalkan
"Iya senang bisa mengenal kalian semua, saya Liana dan dan ini Gilbran suami saya papah Gita istri Vian.. "mamah Liana mengenalkan dirinya
"Kapan mau dibuat acara buat Vian dan Gita mba, kita mau datang loh.. "Salah satu tante Vian
"Anak saya udah sedang hamil muda mba.."mamah Liana bingung menjawabnya
"Oh udah hamil berapa bulan sayang..? "tanya tantenya lagi
"Mereka menikah udah lebih dari enam bulan mau ketujuh tapi baru hamil tiga bulan.."jawab mamahnya
__ADS_1
"Sehat-sehat yah calon cucuku.. "Tante mengusap perut Gita
"Iya tan makasih.. "Gita tersenyum
"Sayaang ayo istirahat kamu lapar kan, kamu belum minum susu..? "Vian masih ribut karna istrinya lama berdiri
"Gak mau nanti aja.. "Gita menolak
"Sayaang kamu makan dulu sama kedua orangtuamu dan minum susunya kamu udah lama berdiri nanti kakimu bengkat kamu lagi hamil.. "ibu Vian pada menantunya karna dari tadi Vian cemberut istrinya keras kepala
"Iya bu.."Gita nurut dan mengangguk
"Ayo mah, pah kita makan dulu sama-sama.."ajak Vian
"Iya papah udah lapar mah.. "Pak Gilbrran mengikuti Vian dan Gita
"Mah ayo ambilin.. "Minta suaminya
"Iyq pah.. "mamah Liana mengahampiri meja makanan dan membawakan nasi sayur dan ayam buat suaminya.
Vian dimeja mundar bersama istri dan kedua orang tau Gita duduk bersama dan makan makanan yang udah disediakan dan Vian tak lupa membuatkan susu untuk Gita. Gita disuapi Vian yang jadi pusat perhatian para tamu dan keluarganya kebersamaan Vian bersama istri dan kedua mertuanya.
"Mamah udah bawa yang Gita pesan buat kedua kakakku. ?"tanya Vian
"Udah sayaang, ini dalam tas mamah.."mamah Liana menunjuk tas yang berisi dua kotak berisi perhiasan
"Apa yaang..? "tanya Vian sambil menyuapinya
"Kado yaang buat kedua kakak kita.. "Gita tersenyum dan Vian mengangguk.
"Kalian pulang sama mamah dan papah, biar supir yang bawa mobil Vian.. "papahnya yang tinggal baru dua hari udah kesepian
"Pah kita mau tinggal disini seminguan.. "Gita membalasnya
"Gak boleh, Vi kamu beresin pakian kalian kita pulang bersama,kerjaan kamu udah numpuk papah pusing.. ."papah pura2 agar anaknya ikut pulang
"Iya pah, besok aq berangkat ngantor.. "Vian mengangguk
"Pah gak enak sama besan, mereka disini juga rumahnya dan anak kita betah disini.."mamah Liana gak enak sama besanya
"Mereka udah tinggal dua hari kan, dan setelah ini acara selesai dan papah gak mau tau kalian harus pulang sama papah.. "papah kekeh
"Papah gak asik, nyebelin.."Gita ngambek
"Biarin papah sepi gak ada ocehanmu.."Papahnya buat Gita makin kesal
"Udah yaang papah benar, nanti kerjaanku numpuk gak selesai kalo aq banyak libur.."Vian gak ingin ada perdebatan
"Yaang kamu mau aja dikerjain papah.. "Gita tau papahnya hanya pura-pura
"Siapa yang ngerjain, suamimu punya tanggung jawab penuh diperusahaan karna suami juga direktur kedua setelah papah dan bukan hanya buat papah hasilnya karna sebagian juga masuk rekening suamimu jadi jangan banyak bolos atau perusahaan kita akan ada masalah.. "papah mengancam
__ADS_1
"Bilang aja papah butuh bantuan suamiku dan gak mau kesepian dirumah. "dengus Gita cemberut
"Emang iya kan tadi papah udah bilang.."Papahnya buat Gita sebal
"Udah jangan berdebat lagi, kalian ini gak dirumah dan dimanapun selaly berdebat.."bentak lirih mamah Liana
"Papah mah selalu bikin gara-gara sama Gita"Gita kesal dan cemberut
"Sama sepertimu, udah diam makan aja"Mamah Liana kesal
"Sayaang cantik istriku buka mulutnya, ini tinggal dikit habisin yah.. "Vian merayu istrinya yang ngambek
"Yaang kita pulag ini..? "Tanya Gita
"Iya sayaang kerjaanku numpuk dari aq sakit kan gak masuk.. "Vian menyuapi lagi
"Dibuang aja yaang gak usah dikerjain.. "balas Gita kesal
"Sembarangan itu masa depanmu suamimu dan anak-anakmu nanti, papah sama mamah usaha buat kalian.. "papahnya yang ingin terbaik untuk anaknya
"Iya pah.. "Vian yang menjawab dan meremas tangan istrinya agar tidak membantah.
"Vi acaranya sangat ramai dan mewah bagus.. "mamah Liana melihat keseliling
"Tentu saja gak kaya papah pelit, pake alasan acara tertutup usia kalian masih sangat muda dan masih sekolah..bilang aja gak mau keluar uang.. "balas Gita buat suaminya gak enak sama orangtua Gita
"Papah gak pelit, kalo kalian sabar setelah lulus baru nikah dan kalian gak main bikin anak duluan pasti papah bikin pesta mewah lebih dari ini.. "papah Gita buat Vian cengingisan
"Mana tahan godaan anak papah yang genit"Canda Vian
"Siapa yang genit ? yang ada kamu duluan yang minta dan menyerangku.. "balas Gita
"iya iya yaang,apa kamu mau acara seperti ini? "tanya Vian yang saling pandang sama papah mertuanya yang udah merencanakan bahkan udah setengah jalan rencananya
"Udah terlambat, aq udah hamil...udah gak penting lagi.. "Gita memalingkan mukanya dari suami dan kedua orangtuanya
"Maaf yah sayaang, bukannya mamah egois tapi saat itu kan mendadag sayang.. "mmah Liana juga gak tau
"Sayaang jangan ngambek gitu, nanti cantiknya berkurang loh.., "Vian menggoda istrinya
"Bilang aja aq gak cantik gendut dan perutnya buncit kan..? "Gita kesal
"Siapa bilang? istriku sangat cantik bahkan tadi jadi pusat perhatian dan istriku tidak gendut hanya seksi dan makin montok bikin gemes dan penginnya makan kamu terus yaang.. "Vian merangkul dan gemas mencium istrinya bahkan didepan umum dan mereka melihatnya buat Orangtua Gita malu
"Kalian ini kalo bermesraan gak liat tempat, lihat bayak tamu yang liat kalian.. "Mamah Liana malu dan suaminya hanya senyum-senyum saja
"Maaf mah, anak mamah bikin aq hilaf.. "Vian tersenyum dan bangkit menghampiri ketiga temannya yang bantu.
Vian dan ketiga temannya maju keatas panggung dan buat Gita terkejuta karna Vian mempersembahkan lagu dan memperkanalkan dirinya secara umum. Gita terharu senang dan bahagia akan kasih sayang suaminya.
"Maaf mengganggu sebentar disini saya dan teman-teman saya akan menyanyikan lagu untuk istri saya Gita Amelia yang sangat cantik yang sedang duduk bersama kedua mertua saya.."Vian pada semua tamu dan mereka bertepuk tangan
__ADS_1
"Lagu Cinta sejati untuk istri tercinta Ilove u sayaang.. "Vian mengedipkan mata pada Gita.
Vian memainkan gitarnya dab menyanyikan lagu untuk istrinya dua buah lagu yang buat kagum para tamu dan keluarganya dengan suara merdu dan lihai memainkan gitar. Orangtua Gita merasa bahagia karna anaknya sangat dicintai dan disayang suaminya.