
Setelah menghabiskan malam dengan penyatuan mereka, Vian bangun lebih awal mandi dan memakai baju santai.Vian turun dan masuk kedapur untuk memasak buat istrinya dengan memakai masker karna Vian masil mual dengan bau amis.
Semua udah matang dan disajikan dimeja makan.Vian kembali kekamar dan membangunkan istrinya yang masih terlelap dan telanjang ditutupi selimut. Vian medekati istrinya dan mengusap lembut istrinya dan meniup kedua mata Aqilla. "Huff.. bangun sayaang"Vian mengangkata istrinya dan masuk kekamar mandi.
Gita mengerjapkan matanya dan duduk dikloset duduk, dan Vian memandikan istrinya dengan air hangat dan memberihkan tubuh istrinya dengan sabun mandi.Vian mengusap lembut dan membersihkan busa ditubuh istrinya.Gita hanya mengikuti suaminya dan sambil tersenyum geli.
."Sayaang geli.. "Gita tertawa
"Sekarang pakai baju dan kita sarapan.."Vian mengakat kembali istrinya yang udah kering dan dililit handuk
"Tapi aq kan baru bangun belum masak yaang? "Gita dipakekan baju hamilnya karna perutnya udah agaj terlihat karna nau masuk empat bulan
"Aq udah masak sayang.. "Vian mencium istrinya yang udah wangi
"Waw pasti enak masakanmu yaang.. "Gita senang
"Cantiknya dan bikin gemes.. "Vian mengecup bibir istrinya
"Lapar yaang ayo kita turun.. "Gita gak tahan dengan rasa lapar
"Iya turunnya pelan-pelan saja yaang..? "Vian menggandeng istrinya.
Vian melayani istrinya dengan baik penuh sayang dan Gita yang seperti anak kecil minta ini itu dan Vian pun sangat sabar dan menuruti istrinya. Vian gak pernah mengekuh karna dia udah paham sifat dan kemauan istrinya.
"Yaang suapi pake ayamnya yang banyak.."minta Gita
"Iya sayaang ayamnya semua buat kamu.."Viab menyuapi istrinya dengan dirinya tak lupa pakai masker
"Sayaang ayam kan enak, kenapa kamu gak suka..? "Gita merasa suaminya aneh karna semua suka ayam
"Mungkin setelah kamu lahiran aq akan terbiasa makan ayam lagi yaang.. "jawaban Vian
"Yaang nanti sore aq mau nasi goreng yah"Gita ingin dibuatkan nasi goreng
"Iya sayaang sekarang minum susunya yah.."Vian membuat kan susu hamil
"Iya yaang.. "Gita meminumnya sampai habis dan dia duduk menemani suaminya makan pake sayur bening saja.
"Yaang kok bosa sih, udah ada bahan makanan kumplit disini.. ?"tanya Gita sambil makan jeruh
__ADS_1
"Aq minta penjaga disini untuk belanja sayang dan minta dia istirahat dirumah selama kita disini.. "Vian menjawabnya sambil makan
"Kita yang lama yah yaang tinggal disini jadi kita bisa berduaan dan kamu gak perlu kerja yaang.. "Gita tersenyum
"Dua hari sayaang, aq kan harus ngurus perusahaan dan bengkel juga akan dibuka"Vian buat Gita cemberut
"Jangan cemberut kita kan udah sama-sama terus baik disini maupun dirumah yaang.. ?"Vian merasa udah memperhatikan istrinya
"Kamu akan sibuk dengan kerjaan,mata pelajaran dan belum lagi bengekel.."Gita ngeluh
"Tapi prioritasku kamu sayang dan baby kita"Vian mengusap lembut tangan istrinya
"Yaang aq mau sama kamu terus.. "Gita masih cemberut
"Iya sayaang aq kan memang sama kamu terus.. "Vian tersenyum
"Habis ini kita jalan-jalan yah, dekat pantai didekat sini.. "Vian tak ingin istrinya sedih
"Iya yaang nanti beli es kelapa muda yah?"Gita senang
"Iya sayaang.."Vian mengangguk dan sudah habis makannya.
"Sayaang nanti kita akan seperti itu,kamu menggedong anak kita dan menggandengan tanganku dan kita jalan-jalan seperti ini"Gita merangkul lengan suaminya
"Iya dan kamu hamil lagi sama seperti itu.."Vian yang ingin punya anak sama seperti ibunya
"Sayaang ini aja belum lahir.. "Gita mencubit lengan suaminya dan Vian tertawa.
Mereka sangat menikmati udara pagi dan duduk dibibir pantai dengan menikmati kelapa muda yang dia pesan. Ada anak kecil yang menghampiri Vian dan memintanya untuk bermain dan Vian menurut saja dan bermain didepan istrinya.
"Evan.. ?"ibu muda memanggil anaknya yang sedang bermain dengan Vian
"Sayaang kok gak bilang main disini, mamah nyarin kamu kan..? "ibu muda itu menghampiri anaknya yang sedang bersama Vian
"Makasih yah mas udah ajak anakku main"ibu muda itu mengulurkan tangan karna Vian sangat tampan muda dan berbadan bagus, dia kira masih sendiri
"Yah sama-sama.. "Vian menyambut tangan ibu muda itu dan tersenyum karna dia pikir hal wajar tapi buat Gita itu masalah yang buat dia cemburu marah dan kesal.
Gita menghampiri suaminya dan menghempaskan tangan ibu muda itu dan menarik tangan Vian dan mencucinya dengan air mineral dengan rasa cemburu dan marah yang buat Vian tidak hati pada ibu muda itu yang sedari tadi melihatnya.
__ADS_1
"Lepas tangan suamiku gak usah genit-genit pada suamiku.. "Gita menghempaskan tangan ibu muda
"Sini ikut aq.. "Gita menarik tangan suaminya dan mengambil air dan mencuci tangan suaminya karna bersentuhan dengan tangan ibu muda
"Sayaang jangan seperti ini, dia hanya bilang terimakasih aja gak lebih.. "Vian yang nurut tangannya dicuci dangan kasar oleh istrinya yang marah
"Gak enak sayaang dia melihat kesini.. "Vian melirik ke ibu muda dan menatap istrinya
"Gak enak lagi aq melihat dia nyentuh tangan suamiku, menjijikan..! "bentak Gita sama suaminya dengan marah
"Kalo kamu sedih melihat dia sedih sana kamu bisa pergi sama dia.. "Gita menghempaskan tangan suaminya dan pergi dan jalan cepat dan setengah berlari dan menangis buat Vian cemas akan bayinya.
Vian mengejar istrinya yang marah dan cemburu yang berlari kecil gak sadar sedang hamil dan itu kecerobohan Gita yang selalu buat Vian cemas akan bayinya.
"Sayaang iya maaf, kamu jangan lari lagi kasian baby kita.."Vian meraih tangan istrinya
"Lepas sana kamu sama dia aja jangan pedulikan aq dan anak kita..! "bentak Gita sambil nangis
"Jangan marah dan cemburu gini, aq sayang dan cinta sama kamu gak mungkin aq gak peduli sama kamu yaang,.. "Vian menghapus air mata istrinya
"Kamu peduli sama dia kan, kamu takut dia sedih.. kamu gak peduli dengan perasaanku dan anak kita.. !"bentaknya lagi
"Aq gak peduli sama dia,yang aq pedulikan istri dan baby kita, kamu jangan lari-lari seperti tadi ingat kata dokter kamu gak boleh ceroboh lagi.."Vian menasehati istrinya dan memeluknya
"Aq gak suka kamu nyentuh wanita lain, kamu bilang mencintaiku kan ?"Gita masih maarah
"Iya gak akan aq ulangi lagi.."Vian mengalah
"Mamah kan udah bilang jangan menanggapi wanita yang akan buat rumah tangga kita hancur, bilang makasih bisa diucapkan saja dan gak perlu pakai berjabat tangan dan kenalan, terus lanjut minta no dan ini itu dan akhirnya kamu sam dia dan rumah tangga kita hancur, apa itu yang kamu inginkan..?"Gita mengingatkan
"Kalo itu yang kamu inginkan untuk saat ini ataupu nanti aq akan terima dan kita berpisah, jangan harap kamu bisa melihat dan merawat anak kita karna gak akan aq ijinkan, dan akan aq buat kamu menderita bersama wanita yang buat aq hancur.. "Gita masih kelal dan diliihat bayak orang
"Jangan mikir terlalu jauh, kita akan selalu bersama, iya aq salah aq gak akan menerima uluran tangan wanita lain lagi.. "Vian memeluk istrinya lagi karna istrinya keras kepala
"Kita pulang ke vila yaah, kamu udah cape dan kita istrirahat.."Vian menatap istrinya
"Iya tapi gendong aq cape jalan terus.. "Gita cemberut dan buat yang melihat menggelengkan kepala karna mengira pasangan muda yang aneh
"Iya naik lah.. "Vian jongkok didepan istrinya dan Gita mengalungkan kedua tangan nya dileher suaminya.
__ADS_1
Vian menggendong istrinya yang tertidur dan sampai ke vila Vian menurunkan keranjang perlahan karna istrinya tertidur. Dan dia ikut merebahkan dirinya dan ikut tertidru lelap.