Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Mengurus kepindahaan Vian


__ADS_3

Setelah pertemuan kerluarga antara keluarga Vian dengan keluarga Gita untuk membahas kedekatan anak2 mereka yang saling memcintai dan gak bisa dipisahin membuat kedua keluarga memutuskan mereka untuk secepatnya segera menikah setelah kenaikan kelas mereka yang sebelumnya Vian dipindahkan sekolah dan jadi satu sekolah dengan Gita dan sama2 kelasnya.


"Vian kamu kerumah papah dulu kita berangkat bersama kesekolah kamu,.."pak Gilbran menghubungi Vian


"Yah pah. "Vian menjawabnya dan pk Gilbran mematikan Hpnya


"Ada apa Vi..?"tanya ayahnya


"Papah minta aq datang kerumah,mau antar kesekolah sekalian aq pidah sekolah"Vian sambil makan


"De kamu beruntung begitu nikah terus jadi kaya.. berkecimpung di perusahaan besar lagi.. hebatkan"Eva yang sekarang setuju dan mengalah adiknya menikah


"Mba gak penting dengan kekayaan mereka aq bisa bekerja keras untuk istriku nantinya"Vian yang tak ingin berubah


"Ya benar Vian meski kamu akan jadi lebih baik, kamu tetap harus hidup sederhana jangan sombong dan meski perusahaan mertuamu kamu gak boleh seenaknya,berkerja keraslah untuk rumah tanggamu sendiri" Ibunya Nilam


"Ya bu, ayah antar aq yah kerumah Gita?"minta Vian


"Yah.. "Ayah


Vian tiba didepan gerbang rumah Gita diantar ayahnya, dan dia langsung pulang dan Vian masuk kedalam rumah.


"Sayang lama banget sih.. "Gita membuka pintu dan langsung memeluk Vian.


"Yah maaf yaang.. "Vian mengusap rambut Gita


"Ehkemm kalian gak usah mesra2an didepan papah, bikin gerah.. "papahnya yang masih kesal dengan kelukuan mereka


"Papah minum jus dingin saja biar dingin"Gita membalas papahnya


"Udah gak usah ribut,papah dan anak sama saja gak ada bedanya.. "Mamahnya menghampiri Vian


"Nak kamu udah sarapan pa belum, apa mau sarapan disini? "Mamah Liana menawarkan


"Udah mah.. "Vian menjawabnya


"Kita berangkat.."Papahnya berjalan duluan.


Pak Gilbran jalan kegarasi mobil dan memanasi beberapa menit dan masuk mobilnya keluar garasi dan berhenti dihadapan Vian dan Gita.


"Vian kamu duduk depan sama papah..?"minta papah mertuanya


"Gak boleh, Vian kan suamiku jadi duduk sama aq dibelakang yah yaang"Gita masuk

__ADS_1


"Maaf pah aq duduk sama Gita.. "Vian gak bisa nolak dan papahnya menghembuskan nafas


"Kalian akan satu sekolah jangan aneh2 dan jangan buat malu Git.. "Papahnya menyalakan mobil dan melajukan mobilnya kesekolah Vian.


"Tergantung pah, kalo ada yang berani mendekati suamiku aq akan menghabisinya"Gita duduk dipangkuan Vian


"Vian kamu didik istrimu dan kamu besok belajar mobil istrimu karna papah gak mau jadi supir dan jadi penonton kegilaan kalian"Pak Gilbran menggelengkan kepalanya.


"Baik pah.."Vian menurut saja.


Mereka sampai didepan sekolah Vian dan pak Gilbran turun dari mobil diikuti Vian dan Gita yang selalu menempel pada Vian.


"Gita lepasin Vian ini sekolah kamu jalan sendiri.."Minta papahnya


"Pah disini banyak mantannya Vian, aq gak mau lepasin Vian.. papah aja yang jalan sendiri.. "Gita tetap merangkul lengan Vian


"Vian kamu nurut aja sama anak genit ini bikin malu.. "Papahnya mencubit lengan Gita


"Akh sakit pah..yaang sakit nih"Gita berhenti dan Vian mengusap lembut lengan Gita dan meniupnya


"Astaga drama"papahnya meninggalkan merek


"Gini2 juga anak papah kan? "Vian tersenyum dan menggandeng Gita


"Papah juga lebih parah kata mamah yaang"Gita berbisik pada Vian tapi papahnya dengar


"Yang bawa kabur mamah siapa kalo bukan papah.. masa orang lain? "Gita buat papahnya malu


"Diam kamu,dulu karna orangtua mamah gak setuju.. "Papahnya


"Sama kaya papah yang awalnya juga gak setuju, kita kabur aja yah yaang"Gita merangkul lengan Vian erat dan Vian tersenyum mendengar pertengkaran Gita dan papahnya yang satu sifat yang sama.


Pak Gilbran udah sampai di depan ruang guru dan bertemu dengan wali kelas Vian dan kepala sekolah untuk membicarakan kepindahan Vian disekolah yang sama dengan Gita. Vian dan Gita menunggu didepan kelas Vian yang dulu dan berbicara pada Felik, Ari dan Noval.


"Kamu akan pindah Vian..? "Tanya Felik yang berat


"Kenapa pindah Vi, kita sekolah kesini karna mau sama kamu.. "Noval yang tak mengerti


"Nanti aja aq ceritakan setelah pulang sekolah kita ketemu dirumah Gita yah.. "Vian pada ketiga temannya


"Kamu udah dikasih ijin sama papahnya Gita?"tanya Ari


"Tentu saja kami direstui.. "Gita merangkulkan tanganya dipinggang sampai perut

__ADS_1


"Papahku yang mengurus kepindahan dan sayangku akan satu kelas denganku.. "Gita dengan senang


"Apa.. kamu naik satu tinggkat? "Ari kaget dan kedua temannya melongo


"Iya,aq sama dengan Gita.. "Vian mengangguk


"Apa kamu gak akan jelaskan apapun padaku Vian? "tanya seorang gadis dari belakang yang sedih dan kecewa


"Salsa..? "Noval yang kaget melihat Salsa


"Gak ada yang perlu dijelaskan Vian padamu?"Gita kesal melihat Salsa


"Sayang ijinkan aq bicara sama dia sebentar yah, aq janji gak melakukan apapun.. "Vian meminta ijin sama Gita


"Gak, disini saja kalo mau ngomong aq gak ijinin.. kamu lihat ini kami udah tunangan kamu jangan coba2 mendekati calon suamiku"Gita menunjukan cincinnya dan cincin Vian.


"Sayaang janga begitu.. "Vian pada Gita


"Maaf Sal, sebelumnya aq udah bilang kalo aq tidak bisa mencintai siapapun karna aq mencintainya, Gita Amelia"Vian mengenalkan Gita


"Sebelumny aq juga bilang gak bisa menerimamu tapi kamu maksa, aq hanya mengikutimu dan ketiga temanku juga tau kita berteman.. "Vian yang merasa tidak salah


"Tapi kamu bilang udah putus dan mau belajar mencintaiku.. "Salsa menangis


"Aq gak bisa lupain gadis ini, dan gak bisa mencintai kamu, aq harap kamu mengerti"Vian jujur membuat Gita kagum dengan kejujuran Vian


"Ada apa ini Vian?"tanya Papah yang melihat Salsa menangis


"Aq kan udah bilang pah, calon mantumu ini banyak cewe yang suka jadi bikin aq gak mau jauh dari calon suamiku"Gita memeluk Vian


"Mba Vian calon suami anakku,maaf jika dia anaku dan menantuku membuatmu sakit hati"Papahnya yang tau anaknya yang merusaknya hubungan baru Vian


"Vian udah selesai ayo kesekolah Gita.. "ajak papahnya yang jalan duluan.


"Maaf yah kami jalan duluan, belajar yang baik bro.. aq tinggal"Vian pada ketiga temannya


"Yaang gendong aq cape naik turun tangga"Gita sengaja manja


"Iya cepet yaang, papah udah jauh"Vian jongkok dan menggedong Gita dan Gita tertawa dan menjulurkan lidahnya pada Salsa dan ketiga temannya yang kaget dengan kata menantu dan calon suami.


"Felik apa aq gak salah dengar, papahnya Gita bilang menantu sama Vian? "Noval masih belum percaya


"Iya aq juga masih belum percaya,dulu gak pernah diijinin"Ari pada Felik

__ADS_1


"Apa lagi aq bro.. kita nanti janjian saja"Felik menatap Vian menggendong Gita


"Salsa kamu gak usah sedih, dari awal Vian udah jujur..kamu saja yang ngotot, mereka pacaran dari kelas satu awal"Noval ada Salsa.


__ADS_2