
Disekolah Vian dan Gita mengikuti pelajaran seperti biasa dan Vian istirahat makan dikelas dengan bekal buak dan roti yang dibawakan Mamah mertuanya dan Gita kekantin ditemani Rina dan Deas pesan makanan yang berkuah panas dan bau daging khas yang dapat menggugah selera makn Gita yang nafsu makannya bertambah.
"Gita apa gak sebaiknya kita bawa makanan ini kelas aja, Vian makan sendirian..? "Deas merasa tidak enak
"Kalo dibawa kekelas dan Vian cium baunya bisa mutah dikelas.. "Gita tersenyum sambil makan soto
"Kenapa suamimu Git aneh sekali..? "Tanya Rita buat Gita tersedak
"Uhuk.. uhuk.. "Gita batuk tersedak
"Pelan-pelan lo Git, lagian udah makan satu mangkuk full masih tambah lagi.. "Deas
"Kalian berdua kok aneh yah..?"Rina merasakan perubahan
"Dari kemarin kamu nafsu makannya tambah kalo pesan dua mangkuk tapi Vian gak mau makan tapi malah mutah tapi sukanya makan buah yang asam.. "Rita tak mengerti
"Kamu sekarang agak gendutan tau gak Git liat kedua pipi kamu? "Deas
"Gak pa2 kata Vian makan yang bangak buat bayi kita.. "Gita lirih dan buat Rina dan Deas kaget
"Uhuk.. uhuk.. uhuk.. "Rina dan Deas
"Git kamu..? "Rina dan ditutup mulutnya sama Gita
"Ssessseet jangan keras-keras nanti ada yang dengar.."bisik Gita dan mengangguk dan mereka mengerti
"Berapa bulan..?" bisik Rina dan Gita mengacungkan jarinya 2bulan
"Pantas kalian aneh tapi kok Vian yang mual dan muta gak mau makan? "Deas tak mengerti
"Aq sih dengar katanya kalo istri hamil dan suami yang nyidam tandanya suami sangat mencintai istrinya.." Rina buat Gita bahagia
"Bener Rin..?"Gita tersenyum lebar
"Yah gitu kata tanteku.. "Rina mengingatnya
"Ayah mertuaku juga pas hamil suamiku gitu nyidam dan sekarang suamiku yang nyidam"Gita lirih dan tertawa
"Kamu gak takut Git ketahuan dan dikeluarin?" Deas
"Takut tapi kata Vian gak boleh malu, kita udah resmi secara hukum dan hamil aq dengan suami jadi sah saja, kalo dikeluarin ya terima aja kita keluar sama-sama kata Vian gitu.. "Gita lirih
"Aq iri denganmu Git, kamu beruntung banget dapat Vian udah ganteng baik pengertian dan cinta mati sama lo.. "Rina kagum pada Vian
"Bagiku Vian bukan hanya suami tapi teman kakak dan kadang musuh.. "Gita lirih dan tersenyum tersenyum
"Iya jangan buat iri aq udah selasai makan mau kekelas kasian Vian sendiri lagian nunggu bumil makan gak ada habisnya.."Deas lirih dan bangun dari bangkunya.
"Kamu harus hati-hati Git, kita dua bulan lagi tes dan lulus jangan sampai ada yang tau biar kita sama-sama lulus.. "Rita menjaga rahasia Gita
__ADS_1
"Iya samoga saja.. "Gita masih makan.
Deas masuk kekelas dan melihat Vian sedang ngemil mangga dan anggur yang agak asam yang jadi kegemaran Vian sekarang. Deas menghampiri Vian dan duduk memperhatikan Vian makan buah dan roti.
"Kamu mau Deas..? "Vian menawarkan
"Gak itu sangat asam nanti gigi dan perutku sakit.."Deas menggelengkan kepalanya
"Vi kamu gila, Gita masih sekolah dan dua bulan lagi juga lulus kamu bikin buntung duluan.. "Deas pelan agar tida kedengaran
"Jaga jangan sampai kedengaran teman lain"Vian melirik sekeliling
"Iya aq juga tau disini sepi karna itu aq tanya kamu? "Deas masih gak percaya
"Yah gimana lagi aq lelaki normal, Gita istriku tiap hari kami bersama menggugah juniorku ya embat aja..gak bisa nahan"Vian tertawa
"Gila lo Vi harusnya pake pengaman Vi, kalo ketahuan sekolah kalian bisa dikeluarkan"Deas tak ingin Vian dikeluarkan
"Tadinya Gita KB tapi lupa dan dia sengaja gak KB lagi dan gak ngomong ya udah hajar aja eh jadi.."Vian sambil makan
"Tapi aq sayang sama calon bayiku, aq gak peduli dengan apapun dan jika kami dikeluarin ya gak pa2 udah jadi resiko kami yang penting bayiku sehat.. "Vian lirih
"Tapi aq gak mau kamu dikeluarin Vi, yang mau berteman denganku cuma kamu karna aq miskin dan bodoh, kalo gak dibantu kamu dan Gita juga aq gak bisa apa-apa"Deas sedih
"Kita jaga rahasian ini bersama sampai kita lulus dan kita harus jaga bicara kita jangan sampai ada yang dengar.. "Vian pada Deas.
"Kalian ngobrol apa yaang? "Gita dan Rina masuk
"Kamu tadi ngobrol apa sama mereka..? "Vian tanya balik
"He..he.. mereka kan teman kita yaang.. "Gita merangkul Vian
"Yaang kamu udah sikat gigi, pake parfum..?"Vian yang tau istrinya habis makan daging
"Udah makan permen udah pake parfum"Gita melepas kedua tangannya takut suaminya mutah
"Gimana rasanya Vi..? "tanya Deas
"Mau.. kamu kawinin kucing dulu sana"?"Vian buat mereka tertawa
"Anj-ng lo..gua tau gak ada pacar tapi gak segitunya.. "Deas ngambek
"Kamu gak aq kenalin sama temanku SMP dia baik cantik juga sama kaya kamu berkaca mata.. "Gita mau ngenalin Dila teman dekat kelasny duli
"Boleh minta kontaknya..? "Deas mengangguk
"Yah bener yaang kenalin sapa tau jodoh.."Vian tertawa
"Kalian suka sekali ngejek gua.. "Deas sambil catat no Wa Dila
__ADS_1
"Hemm cantik juga imut mau gak yah jadi pacar gua.. "Deas berhayal melihat fotonya
"Kenalan aja dulu karna dia juga belum punya pacar nanti biar kita yang atur kalian ketemu.."Gita
"Yaang jangan pergi jauh-jauh apalagi tanpa aq mereka ketemu dirumah kita aja, sekalian kita kenalin sama ketiga temanku jadi kita bisa jadi akrab.. "Ide Vian
"Ya boleh yaang, Rin kamu bawa tunangan kamu yah nanti sore aja kita kumpul bersama dirumah kami.. "Gita setuju
"Yah boleh.. pulang sekolah aja gimana? "Rina
"Kaliam pulang sama kami maksudnya gitu apa? "Gita
"Iya biar nanti tunangan gua datang langsung kerumah lo Git, toh dia juga udah tau rumahmu jemput aq kan?"Rina yang sering main
"Gimana yaang teman-teman kamu setuju pa gak..? "Tanya Gita
"Aq chat mereka dulu.. "Vian mengambil Hpnya
"Aq chat Dila, Tia sama Amara sapa tau bisa datang juga.. "Gita juga meraih Hp nya.
Gita dan Vian sibuk menghibungi teman dan mereka semua setuju kumpul.Jam sekolah berakhir mereka pulang bersama kerumah Gita dan Vian sengaja mampir membeli makanan cemilan dan minuman soda kesukaan para cowo.
"Yaang kita mampir beli rujak yah, itu ada rujak seger bikin ngiler.. "Vian gak tahan melihat rujak tumbuk dijalan
"Kalian mau ga..? "Vian menawarkan
"Gak suka.. asam dan pedas"Rita dan Deas menggelengkan kepelanya
"Yaang mau..? "Gita pada Istrinya
"Yaang kami udah banyak makan yang asam kan, nanti kalo sakit perut gimana..? "Gita khawatir
"Ya gak lah yaang, rujak bikin aq semangat yaang..matap"Vian tersenyum dan turun dari mobil
"Sabar Git, mungkin bawaan bayi apa lagi masih sangat muda.. "Rita mengusap bahu Gita
"Aq khawatir Rin, dari paki cuma makan nasi dikit tadi aja rotinya utuh cuma makan buah aja apa kenyang..? 'Gita khawatir
"Mungkin bagi orang nyidam gitu Git.."Deas juga merasa Vian aneh.
"Yaang kamu beli banyak banget buat siapa?"Tanya Gita yang melihat suaminya masuk bawa satu kantung penuh rujak dan satu kantung cemilan dan minuman
"Sapa tau ada yang mau yaang kita kan undang bayak teman masa cuma satu aq yang makan.. "Vian menaruhnya dipangkuan Gita
"Tapi gak ada yang suka asam yaang.. "Gita menarik nafas dan bersandar dikursinya
"Ditaruh Friser yaang besok bawa kesekolah kan seger siang-siang makan rujak"Vian tersenyum
"Ya seger buat kamu yaang,yang lain ngeliatnya ngilu.. "Gita bersandar disofa.
__ADS_1