
Pak Gilbran satu mobil dengan mobil Vian dan Gita dengan mamahnya memakai mobil suaminya. Gita yang ngambek karna Hpnya gak ketemu hanya nurut mamahnya untuk ikut kebutik. Gita melihat keseliling baju-baju yang dirancang oleh mamahnya yang suka sekali menggambar desain baju.
"Ini semua mamah yang rancang mah..? "Gita kagum
"Ya dan ada juga dari kreatifitas karyawan mamah karna mamah kan gak masuk lama karna itu mamah ajak kamu mau sekalian ngecek.."Mamahnya yang meneliti baju-bajunya
"Sayaang apa kamu ada yang suka kamu boleh ambil, dan bisa buat acara empat bulanan atau tujuh bulanan kamu butuh loh baju mamah.. "mamahnya menujukan ke khusus baju putih baju pengantin mewah
"Emang mau ngadain gituan..? "tanya Gita gak paham
"Iya,, ini kan cucu pertama mamah.."Mamah Liana mengusap perut anaknya
"Ayo mamah bantu pilih,biar dicoba kalo ada sempit atau rusak kan besok kesini dan betulij lagi dan kamu bisa buat foto dengan baju mamah.. "mamahnya bohong
"Sayang kalo mamah mau jadiin kamu model mamah gimana dari pada mamah pusing carinya dan anak mamah kan cantik jadi banyak yang beli dan pesan baju mamah setelah melihat modelnya secantik ini"mamah merayu Gita
"Gita dapat bayaran apa gak..? "Gita tersenyum
"Kamu ini sama mamah minta bayaran"Mamah mencubit pipi anaknya yang gembul
"Iya dong kan cape.. "Gita tertawa
"Iya mamah kasih gratis baju yang kamu suka gak perlu bayar.. "balasa mamahnya juga terawa
"Sama aja bohong.. "dengus Gita
"Ayo pilih dan coba besok kita pemotretan yah.. "minta mamahnya
"Tapi kan belum bilang Vian mah, dia kan protektif banget semenjak aq hamil "Gita meski keras kepala tapi dia selalu nurut suami
"Mamah telfon suamimu."Mamah Liana meraih telfonnya.
Mamah Liana menghubungi Vian hingga tiga kali karna dia sibuk dan baru tersambung untuk melancarkan rencananya juga, tapi sebelumnya mamah Gita udah chat menjelaskan pada Vian.
"Maaf mah, tadi sedang rapat.. "Vian mengangkat Telfonya
__ADS_1
"Yah gak pa2,mamah cuma mau minta ijin untuk istrimu jadi model mamah karna Gita ingin kamu tau jadi mamah telfon kamu gimana boleh pa ga nak? "tanya mamahnya yang speaskernya dikerasin
"Yah mah boleh yang penting jangan buat istriku cape mah dan bajunya jangan terlalu ketat istriku kan hamil mah kasian babyku.."Vian yang mengisyaratkan bajunya agak longar
"Iya sayaang mamah usahkan baju yang nyaman buat istrimu, kamu kerja lagi mamah matiin dulu Hpnya.. "Mamah Liana mematikan Hp nya
"Tumben boleh padahal aq gak boleh ngapa-ngapain loh mah.. "Gita heran
"Iya dong kan mamah yang minta.."mamahnya senang
"Udah cepet kamu pilih yang mana buat foto besok karna apapun yang dipake anak mamah pasti cantik dan akan laris manis dibutik mamah ini akan dipajang yang besar biar pengunjung tau dan iri jadi pesan juga"mamah ingin memajang foto pengantin anaknya
"Bilang aja buat promo ribet banget.. "Dengus Gita
"Yah maksud mamah gitu sayang.. "Mmah tertawa.
Gita memilih gaun yang ditunjukan mamahnya yang serba putih dan semua bagus dan dengan variasi mute dan hiasan. Gita tertuju pada satu gaun yang menurutnya cocok dibandanya sekarang yang simple tapi elegan. Gaun putih dengan lengannya hanya sedikit dibahu dan menjuntai sampai kebawah dengan hiasan mute yang senada warnanya jadi tidak terlalu ramai.
"Ini mah bagus banget,aq mau pake ini aja mah buat foto.. "Gita menunjukan gaunnya
"Yah boleh bagus, kamu coba dulu mamah bantu.. "Mamah Liana membawa gaunnya keruang ganti mengikuti Gita.
"Cantik sekali kamu nak.. "mamah memeluk Gita
"Mah andai dulu pas Gita nikah ada acara besar yah mah, Gita akan pake baju ini.. "Gita membuat mamahnya meneteskan air mata
"Iya sayaang kamu bisa kok pake ini foto sama suamimu jadi ada foto mewah.."Mamah Liana merasa bersalah
"Vian gak akan mau mah,.."Gita masih bercermin
"Kita liat aja besok, mamah akan jadiin Vian pasangan fotomu karna mamah juga cowo untuk jadi pasanganmu,lagian kalo cari yang lain suamimu nanti cemburu"Mamah merapikan
"Iya mah boleh mamah bujuk Vian aja besok jadi aq sama Vian jadi sepasang pengantin kan mah.. "Gita buat ibunya terharu karna Gita sangat bahagia dan dia merekamnya kata-kata Gita dan mengirimnya ke suaminya dan Vian yang juga merasa bersalah karna keinginan Gita dulu gak terwujud.
"Sayang apa ada yang sempit atau apa biar mamah benerin.. ?"tanya mamahnya menyeka air matanya
__ADS_1
"Gak usah mah ini udah cocok hanya saja ini perut Gita menonjol.. "Gita mengusap perutnya
"Gak pa2 sayang belum terlalu terlihat dan nanti kan kamu pegang bunga juga.. "mamah memeluk putrinya yang kini akan jadi ibu
"Sayaang mamah gak nyaka kamu udah segede ini dan udah jadi istri dan bentar lagi jadi ibu.. "Mamah terharu
"Iya mah, maaf yah Gita gak bisa buat mamah bangga karna Gita udah nikah duluan? "Gita sedih mengecewakan mamah
"Kamu beruntung dapat suami Vian dan kamu jaga dan jangan sampai kamu lepasin suamimu atau kamu akan menyesal nantinya karna mamah bangga dengan kamu dan Vian yang selalu bikin mamah bahagia.. "mamah mengingatkan
"Iya mah, aq kan cinta sama Vian jadi gak akan aq biarin wanita lain mendekati suamiku"Gita tertawa
"Iya sini mamah bantu lepas besok pake lagi dan besok kamu juga akan dirias cantik.. "mmahnya membuka retslingnya.
"Iya mah.. "Gita mengangguk.
Untuk hari ini rencana masih aman dan berjalan lancar untuk baju pengantin yang membuat Gita senang. Mamah Liana dan setelah Gita udah mencoba gaunnya dan mengecek gaun dan baju yang lainya, mamah mengajak Gita pulang kerumah karna waktunya Gita makan dan tidur siang istirahat.
"Loh yaang kamu kok udah dirumah tumben banget sih..? "Gita kaget melihat suaminya yang buka pintunya
"Iya kan tadi malam kamu ngambek katanya aq udah mengabaikanmu dan gak peduli lagi sama kamu, jadi hari ini aq pulang cepat agar aq bisa bersama dan memanjakan istriku.." Vian setelah mencium tangan mamahnya dan dia berjalan merangkul istrinya
"Hemm baunya enak sekali yaang, apa kamu masak untukku.. "Gita yang mudah sekali lapar dengan mencium aroma masakan
"Iya aq masak kesukaanmu sayaang, ayam dimasak pake santan dan udang krispy juga"Vian mengerti kesukaan istrinya
"Pasti enak aq jadi lapar, ayo makan sekarang.. "rengek Gita
"Mamah boleh ikut gabung gak nih. ?"mamah yang sedari tadi dicuekin
"Papah aja sedang makan mah, gak sabar nunggu kalian.. "papah yang lahap makanya
"Oh papah juga pulang cepat.. "Tanya istrinya
"Yah dan bukan hanya pulang cepat karna mantu mamah ini papah jadi ikut belanja bahan makanan ini dan bantu Vian juga masak jadi papah lapar banget.. "Papah tersenyum
__ADS_1
"Wah mamah jadi ucapin makasih sama mantu kita dong karna papah udah berubah sekarang dan mau belanja lagi. "mamah buat mereka tertawa dimeja makan.
Semenjak ada Vian rumah jadi ramai dan hangat. Vian yang juga seperti anak sendiri dan mereka gak canggung lagi untuk saling bercanda.