Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Ijin Vian


__ADS_3

Gita setelah menangis semalaman dia bangun dan bersiap sangat cantik dan rapih. Gita dengan sepatu heel dan tas Brandednya turun kebawah menghampiri kedua orangtuanya dan suaminya yang udah lama menunggu dimeja makan. Dan anaknya yang dalam gendongan bibi yang kerja dirumah Gita sejak Gita kecil.


"Saayang kamu sangat cantik sekali, sini duduk aq suapi makan yah.. "Vian merayu istrinya


"Gak perlu sok baik sama aq ataupun anakku.."jawab Gita masih marah dan sakit hati


"Aq udah beresin semua baju dan barang-barangmu,kamu pergi dari rumahku dan tunggu surat cerai dari aq dan kamu gak berhak atas Gion atau apapun dari milik kami"Gita tegas buat Vian tertegun sedih dan orangtaunya juga sedih


"Gita bukan seperti itu cara menyelesaikan masalah,kamu bisa bicarakan dengan suamimu baik-baik.."papah sedih karna dia juga udah sayang sama Vian


"Vian bisa jelaskan sama kamu, karna mamah juga udah tau dan suamimu tidak ada hubungan dengan wanita itu, dia hanya cinta sama kamu.. "mamah Liana menasehati Gita


"Mah pah, aq gak peduli dia ada hubungan apa dan apa yang mereka lakukan, yang aq tau sekarang aq tidak mau jadi istrinya lagi udah cukup aq percaya dan sakit hati karna dia dan mulai sekarang dan seterusnya kamu jangan pernah lagi kerumah ini dan kamu juga gak akan lagi kerja diperusahaan papah karna aq yang akan ambil alih semua kerjaan kamu dan jangan pernah kamu ganggu aq dan Gion...!"Gita keras


"Aq sangat mencintai kamu, dan kamu istri dan Gion anakku gak mungkin aq gak dekat sama kalian..? "Vian gak ingin berpisah


"Saat ini kamu memang masih suamiku tapi gak perlu khawatir aq sudah menghubungi pengacara untuk mengurus perceraian kita jadi kamu bebas melanjurkn hubunganmu dengan siapapun juga tanpa larangan.."Gita masih belum bisa nrima


"Dan untuk anak kita, kamu bukanya udah jadi papah dari anak wanita itu dan kamu juga lebih sayang dan mementingkan dia daripada anak kita bahkan anakmu udah bisa apa dan sakit kamupun gak peduli dan asyik dengan wanita itu dan anaknya kan jadi kamu gak perlu komplen jika gak bisa bertemu anakmu lagi karna kamu juga udah biasa..?"Gita menahan Emosinya


"Gak sayang, aq gak mau cerai dan kita akan selalu sama-sama aq gak mau pisah denganmu dan anak kita aq sangat mencintai kalian..."Vian memohon


"Iya aq salah aq bohong tapi aq gak pernah berhubungan dengan Anastasya seperti yang kamu tuduhkan, aq mencintai kamu sampai kapanpun dan hanya bersama aq hidup.."Vian memeluk paksa Gita


"Lepas, kamu jangan pernah lagi sentuh aq dan cepat pergi dari sini karna aq gak mau melihat wajahmu lagi..! "bentak Gita menghempaskan pelukan Vian

__ADS_1


"Kamu gak mau cerai karna udah hidup enak denganku dan menikmati yang kami miliki tapi kamu gak perlu sedih karna perempuan itu juga cukup kaya dan memiliki segala hal untuk kamu bersenang-senang.. "Gita mengejek Vian karna Vian dari keluarga biasa


"Gita jangan berbicara seperti itu pada suamimu, dia gak ngambil dan gak bersenang-senang dengan harta kita, dia bertanggung jawab sebagai suami dan mantu papah..! "bentak Pak Gilbran karna Gita kerterlaluan


"Gak pa2 pah, jika itu pemikiran istriku.."Vian sangat sedih dan terkejut dengan perkataan Gita


"Saayang ambillah semua yang kamu miliki aq gak perlu itu, aq hanya membutuhkan istri yang mau menerimaku apa adanya dan mencintai dan percaya padaku.."Vian menatap istrinya dan memberikan kunci mobil dan beserta dompetnya


"Aq sangat mencintaimu, dan akan menunggumu dan anak kita dirumah ibuku.."Vian mendekati istrinya dan Gita mundur langkahnya


"Jagalah dirimu dan anak kita, aq percaya padamu dan aq akan pergi sesaui keinginanmu sayang.. "Vian memeluk paksa istrinya dan mencium kening dan kedua pipi Gita meski Gita menolaknya dan melepaskannnya dan menghampiri anaknya


"Gion putraku sayaang, maafin papah yah bohong dan gak perhatian sama kamu, papah menyesal dan percayalah kamu anak papah yang papah sangat cintai dan mamahmu.."Vian mencium kening anaknya dan berjalan menjauh


"Vian kamu jangan pergi, istrimu hanya sedang kesal.. "minta papah Gilbran mengejar menantunya


"Nak ini jugq rumahmu, kamu jangan tersinggung dengan kata-kata istrimu, kamu paham betul sifat istrimu.. "mamah Liana menangis


"Mamah jangan nagis, dan tolong jaga istri dan anakku mah pah.. aq akan baik-baik saja"Vian membalas pelukan mamah mertuanya


"Tentu saja kami akan menjaga dan merawat anakmu, dan sampai kau kembali nanti kami akan selalu menjaga mereka.. "papah juga memeluk Vian


"Papah antar dan bantu kamu jelasan pada orangtuamu Vi.. "papah merasa tidak enak


"Gak pah, aq udah chat grab dan aq akan tinggal dibenggel saja dan sambil ngurus bengkel.. "Vian kembali membawa kopernya dan keluar dari rumah Gita dan masuk mobil Grab.

__ADS_1


Gita yang sebenarnya sedih dan menyesala dengan kata-katanya yang menyakitkan suaminya dan dia juga sebenarnya tak ingin berpisah tapi karna rasa sakit kecewa dan kecemburuan menguasai dirinya terlebih terbayang suaminya memeluk Anatasya dan teringat kata cinta Anastasya dan kepedulian Vian pada anaknya dan mengabaikan anak sendiri.


"Gita apa kamu sekarang udah puas dengan kepergian suamimu dan kata2mu yang keterlaluan itu, bahkan suamimu tidak mengambil apapun dan pergi tanpa apapun dan dompet dan isinya sama kamu, dan dia tak mengambil sedikitpun dari hasil kerja diperusahaan papahmu..! "bentak mamah Liana


"Kamu pikir dengan kamu menceraikan suamimu kamu dengan mudah mendapat pria yang sebaik Vian? Asal kamu tau Vian itu gak ada tandingan dan kesamaanya kamu itu beruntung dapat suami sesabar Vian bahkan papahmu jauh dari sifat Vian dan kamu akan menyesal karna kamu udah menyakiti suamimu.."mamah marah


"Mah bukan hanya Vian yang sakit tapi aq anak mamak jauh lebih sakit dengan kebohongannya dan dia mengabaikanku dan anaknya sendiri demi oranglain dan bersenang-senang dengan wanita itu.. "Gita kesal


"Suami orang yang baik dan penyanyang,dia gak tega melihat anak kecil sekarat dan kamu salah karna Vian tidak berhubungan dengan ibu anak itu dan ibu anak itu gak salah kalo dia cinta sama suamimu karna memang suamimu sempurna justru kamu yang bodoh karna kamu melepaskan dia dan memberikan kesempatan pada wanita itu.. "Mamah Liana buat Gita makin kesal dan pergi dengan mobilnya.


Dalam mobil Gita teringat suaminya bahkan ngasih tumpangan pada wanita itu yang buat Gita makin kesal dan juga terniang kata mamah Liana karna Vian memang lelaki sempurna tampan penyanyang sabar dan penuh perhatian dan gak tegaan. Gita masuk sorum mobil dan membeli satu mobil dari kartu suaminya dan ada tanda notifikasi dari Hp Vian karna atas namanya dan dari pihak sorum juga menghubunginya karna Gita juga memberikan no Hp suaminya karna dengan ijinnya dia bisa membeli dan membayar mobil yanh dia inginkan.


"Maaf mas, ini no kartu anda dan saat ini istrimu sedang memilih mobil dan ingin membelinya dengan kartu anda apa anda mengijinkan karna pembayaran dengan kartu anda..? "tanya salesnya


"Yah aq mengijinkan, apa yang aq punya dan miliki juga hak istriku.. "Jawab Vian yang berbisik dalam hatinya


"Sayaang aq kerja keras untuk kebahagianmu dan belilah apa yang buat kamu senang san bahagia.. "Vian tersenyum.


"Kamu udah bicara dengan suamiku kan?dia ijinkan?"tanya Gita pada sales


"Iya dia bilang apa yang suami anda miliki juga hak mu mba..."Jawabnya dan Gita tersenyum karna dia ingin rasanya menguras habis yang dimiliku Vian karna rasa sakitnya.


"Ya udah aq mau mobil putih itu.. "Gita menunjuk mobil itu.


"Dan tolong antar mobil yang aq pake tadi pada suamiku karna ini mobilnya dan ini alamatnya.."Gita memberikan alamat bengkel Vian karna dia dengar Vian akan tinggal dibengkel.

__ADS_1


"Baik mba.. "jawab salah satu sales cowo.


Setelah pembayaran dan atas ijin Vian,Gita melajukan mobilnya kekantor yang sebelumnya udah dihubingi Oleh Vian kalo yang akan mengurus perceraianku perusahaan adalah istrinya.


__ADS_2