
Setelah beberpa hari mereka tenang dan tak lagi dapat ancaman atau masalah yang dibaut Dina yang sekarang diam dan tak lagi mengoda Vian atau buat Gita marah dan kesal. Gita dan Vian sekolah dengan rutin dan biasa bersama canda tawa bersama.
"Yaang mau pesen apa.. jangan bakso terus aq bosen yaang..? "Vian pada istrinya dikantin
"Kok bosen yaang?sama makanan aja kamu bosen apa lagi aq klo udah gak cantik? "Gita cemberut
"Yaang aq bilang bakso kita hampir tiap hari makan bakso sedangkan dikantin menunya banyak?"Vian melihat keseliling
"Gak mau yang lain aq bakso aja setia sama seperti aq sama kamu yaang, kamu mau ganti terserah kamu.. "Gita bangun ketukang bakso
"Sayaang aq bicara makanan kenapa bawa-bawa kesetiaan?kamu makin hari makin sensitif aq bingung hadapi kamu yaang?"Vian mengikuti istrinya
"Bingung hadapi aq tinggal pergi aja sana kamu cari yang lain,aq gak papa kok"Gita membawa baksonya dan es teh
"Yaang ngomongnya jangan ngawur jangan aneh-aneh,kita bicara makanan kok jadi kemana-mana? "Vian menatap istrinya yang makan bakso dengan lahapnya
"Yaang pelan-pelan makannya..? "Vian yang liat Gita makan bakso
"Yaang perutku aneeh yaang, aq mual dengan baunya.. "Vian berlari kekamar mandi.
Vian lari kekamar mandi dan mutah-mutah diikuti Gita yang memijat tengkuk suaminya dan mengecek dahi dan leher suaminya yang gak panas.
"Kamu sakit yaang? "tanya Gita
"Gak tau perutku rasanya aneh akhir-akhir ini,klo pagi jadi pengin mutah apa lagi tadi bau baksonya yaang gak kuat..? 'Vian bersandar dibahu Gita
"Kita ke UKS yaang aq mintain obat mual biat kamu mungkin maag atau lambung yaang.."Gita menggandeng suaminya
"Aq makan tepat waktu kan yaang sama kamu,aq cuma mual aja dan rasanya lemas gak bergairah yaang.."Vian sambil sajalan dengan Gita
"Gak bergairah tapi diranjang gairah terus.."Gita melirik suaminya
"Yaang jangan goda ini sekolah, aq bingung nyerang kamu dimana..? "Balas Vian tersenyum
"Tuh kan lagi sakit aja masih berfikir mesum"Gita mencubit perut suaminya
"Yaang kamu belum makan, aq beliin makanan yah? "Gita berhenti dan berhadapan dengan Vian
"Gak usah yaang aq pengin makan, penginnya makan kamu aja yaang.."Vian tertawa
"Mesum banget kamu yaang.. "Gita memukuli kecil dada suaminya.
"Sakit yaaang.. "Vian manja
"idih suamiku manja banget.. "Gita merangkul lengan Vian dan masuk Ke UKS.
__ADS_1
Vian tiduran diranjang UKS ditemani Gita dengan mengusap minyak kayuputih diperut dan leher suaminya agar gak merasa mual dan mengambil obat untuk perutnya.
"Yaang minum obat ini,aq takut kamu maaf?"Gita memberikan obat
"Yaang kamu sini aja jangan kemana-mana aq ngantuk.. "Vian setelah minum obat
"Yaang tapi kan bentar lagi masuk yaang..?"Gita bingung karna suaminya manja menggemgam tangannya dan menahannya
"Yaang aq minta papah jemput kamu yah, kamu pucat sekali, biar nanti aq pulang bawa mobil sendiri? "minta Gita
"Aq sini aja, aq gak mau kamu disekolah sendiri kalo nanti Dina dan lainya jahat sama kamu gimana..? "Vian khawatir ninggalin istrinya sendiri disekolah
"Dia udah gak ganggu kita yaang,dia udah sadar kok yaang.. "Gita menyakinkan suaminya
"Aq mau tidur disini aja, kamu masuk saja sana..nanti pulang bangunin aq yaang? "Minta Vian memejamkan matanya
"Bener gak papa yaang..? "Gita mencium kening suaminya
"Gak papa aq disini aja tidur nunggu kamu akan lebih tenang aq yaang.. "Vian mencium tangan istrinya yang digengamnya
"Yah yaang tidurlah.. disini banyak siswa lain diruang sebelah lagi praktek, kalo kamu butuh apa2 minta tolong mereka manggil aq yah yaang? "Gita cemas
"Iyah aq gak papa sana masuk kelas yaang.."Vian
"Iya yaang tidurlah.. "Gita berjalan keluar ruang UKS.
"Gita dari tadi kamu sangat gelisah..? "Tanya Rina
"Aq khawatir sama suamiku Rin.. "Gita lirih
"Dia kenapa Gita..? " tanya Rina lagi
"Gak tau belum kedokter paling nanti pulang sekolah aq minta dokter papah kerumah.."Gita bersandar dikursinya
"Yah aq lihat Vian lemas lesu gak bergairah"Rina
"Iya kalo pagi mual dan mutah-mutah makannya aja gak doyan Rin,aq jadi bingung"Gita menghela nafas
"Mungkin cape apa Git, soalnya sekolah pulang sekolah kerja dikantir papahmu kan Git..?"Rina
"Mungkin iya Rin cape, soalnya Vian gak mau nyusahin orangtua, dia kerja buat biaya sekolahku dan Vian terus kebutuhan kami.."Gita yang suaminya sangat bertanggung jawab.
Setelah jam berakhir Gita dengan segera memberskan buku dalam tasnya dan membawakan tas suaminya menghampiri Vian yang tertidur lelap di Ruang UKS.
"Yaang... sayaang... yaang bangun.. "Gita membangunkan suaminya
__ADS_1
"Yaang.. kita pulang..? "Ajak Gita mencium pipi suaminya
"Heemm udah selasai yaang..? "Vian membuka matanya
"Iya ayo kita pulang yaang.. "Gita duduk disamping suaminya yang menggeliat
"Apa udah enakan yaang? "tanya Gita
"Udah gak pa2 yaang, ayo kita pulang.."Vian turun dari ranjang
"Bener yaang gak pa2..biar aq yang nyetir?"Gita memegang dahi suaminya
"Gak pa2 yaang biar aq aja.. ayo kita pulang"Vian meraih tangan istrinya didahinya dan mencium tangannya dan menggandengnya
"Yaang apa karna kamu kecapean, sekolah kerja hampir tiap hari.. ?"Gita dan Vian sambil jalan
"Gak yaang aq dikantor cuma duduk aja nyiapin berkas kantor gak bikin cape
"Tapi kamu lemas gini yaang? "Gita mengusap wajah suaminya
"Udah gak pa2 yaang.. "Vian tersenyum.
Mereka menghampiri mobilnya dan Vian membukakan pintu untuk istrinya dan masuk mengendari mobilnya dengan cepat dan sampai kerumah mereka.
"Vian katanya kamu sakit,papah sedang panggil dokter bentar lagi akan datang..?"mamah mertuanya Liana
"Udah gak pa2 mah,Gita aja yang berlebihan cerita sama mamah.. "Vian menaruh tasnya dan duduk disofa
"Berlebihan apanya?hampir tiap pagi udah hampir seminggu mual mutah,makannya juga gak pernah habis kadang gak makan, lesu dan sukanya tidur tak bergairah.."Gita neroscos khawatir
"Yah nak beberapa hari ini mamah perhatikan wajahmu sangat pucat dan selera makanmu hilang...?"Liana memperhatikan Vian
"Yang kamu nurut aja, dokter bentar lagi datang sama papah..? "Gita khawatir
"Iya yaang aq mau diperiksa dokter..? "Vian lemas
"Mah dikulkas ada buah segar pa ga? "tanya Vian
"Buah segar minta papah aja mampir Git beli sebelum papah sampe rumah..? "Liana pada Gita
"Kamu mau buah apa yaang..? "Gita menghubungi papahnya
"Kedondong sama mangga muda yaang buat rujak enak yaang seger.. ?"Vian pengin segar2
"Iyah.. papah bawain kedondong sama mangga muda yah, suamiku lagi pengin makan buah pah.. "Gita dan menutup Hpnya
__ADS_1
"Kamu lagi sakit, gak boleh makan yang asam dan pedas kita belum tau kamu kenapa loh Vi? "mamah Liana bingung
"Gak masalah mah, kayaknya enak dan segar"Vian tersenyum.