Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Gita mengusir Vian


__ADS_3

Vian selalu menasehati istrinya yang mudah emosi keras kepala dan pencemburu. Vian dengan sabar menghadapi Gita yang terkadang kekanak-kanakkan dan maunya menang sendiri.Vian tak sedikitpun marah sama istrinya yang saat ini sedang mengandung anaknya.


"Yaang lain kali jangan terbawa emosi, tadi kamu lari-lari kalo baby kita kenapa-kenapa gimana? "Vian memeluk dan mengusap perut istrinya diranjang karna mereka akan tidur malam setelah pergi ketaman.


"Baby kita semua sehat dan kuat, kalo tadi aq gak menghampiri kamu pasti kamu udah kena rayuan Salsa kan..? "Gita mulai cemburu lagi


"Kamu ini yaang cemburunya gak habis-habis, aq udah bilang aq cinta dan sayangnya sama kamu dan baby kita, kalo aq mau sama Salsa udah dari dulu saat aq dan dia satu kelas tapi aq gak peduli sama dia karna dihatiku masih ada kamu meski kamu yang selingkuh sama Bian kan? "Vian mengingatkan bukan dirinya yang selingkuh tapi istrinya


"Kok kamu ngungkit itu lagi, aq sama dia kan karna papah yang bujuk dan papah gak setuju aq sama kamu tapi aq nerusin itu karna aq sayang sama kamu, dan maksa kamu untuk dan bohong sama semua orang kalo kita udah gituan agar kita bisa bersama.. "aGita emosi


"Justru kamu yang gak ada niatan untuk bersamaku bahkan saat aq kesekolah dan minta kita balikan kamu asyik sama adik kelas dan ngusir aq kan, kamu gak ingin sama aq, kamu gak usaha untuk mendekati aq dan gak usaha untuk meluluhkan hati papahku, andai waktu itu aq gak nekat mana mungkin saat ini kita bersama dan aq mengandung anakmu ini"Gita mengibaskan tangan suaminya kesal


"Gak gitu yaang, karna aq menyadari keadaanku yang jauh berbeda dengan keluargamu dan papahnmu saat itu benci sama aq, aq gak ingin kamu kena marah atau papahmu menghukummu karna itu aq yang mengalah tapi aq percaya kalo kamu memang jodoh kita akan sama-sama dan saat itu kamh bohong makanya aq juga menutupi karna aq juga ingin bersamamu tapi benar aq memang awalnya takut yaang dengan kondisiku yang dibawah umurmu dan bukan orang kaya sepertimu.. "Vian jujur dan meraih tangan Gita tapi Gita menolak


"Gak mau lepas, awas.."Gita menangis lagi karna sekarang dia jadi cengeng


"Sayaang maaf, aq gak akan ungkit lagi karna aq yang salah..."Vian menenangkan istrinya


"Aq pengecut, harusnya aq gak biarin kamu dipaksa papahmu dan aq mengejarmu dan kembali padamu..maaf yaang aq sangat sayang sama kamu sungguh yaang.."Vian tetap merayu tapi Gita udah terlanjur terluka mengingat Vian gak mau usaha dan mengusir Gita


"Gak mau aq sebal sama kamu,kamu mengusirku dan kamu ga usaha mendapatkan aq dan menyakinkan papah.."Gita menangis lagi dan menarik tangan Vian turun


"Aq gak mau tidur denganmu sana kamu keluar..!"Gita yang mudah emosi kecewa dan mengusir Vian.


Gita menarik Vian dan mendorongnya keluar kamar dan mengunci pintunya dan menangis diranjangnya. Vian berteriak meminta maaf dan terdengar sampai kekamar kedua mertuannya yang juga baru saja masuk kamarnya.


"Sayaang jangan begini, aq minta maaf sayaang.. aq sayang dan cinta sama kamu"teriak Vian mengetuk pintunya dan mendorongnya yang ternyata terkunci


"Ada apa ini Vian, kamu kenapa kamu diluar kamar malam gini.. ?"papah Gita menghampiri Vian dan diikuti istrinya


"Gita marah pah dan gak mau tidur denganku karna tadi kami berdebat.. "Vian menyesal

__ADS_1


"Kamu udah tau istrimu sedang hamil dan persaanya sensitif kamu cari masalah.."mamahnya yang juga menghampiri Vian


"Gita nak, sayaang buka pintunya.. kasian suamimu diluar dingin.."Mamahnya ikut bantu meluluhkan hati anaknya


"Biarin aja, sana suruh dia menikahi Salsa saja aq gak peduli.. "Gita masih emosi dan keras kepala


"Sayaang kok gitu sih ngomongnya, ya aq salah aq minta maaf.. buka pintunya..?"Vian berusaha lagi.


Vian dan kedua orangtuanya berulang kali mengetuk pintu tapi gak ada jawaban dari Gita karna dia sudah tertidur lelap habis nangis.Orang tua Gita lelah dan sedih melihat anaknya bertengkar dan masuk kamarnya.


"Vi kamu tidur dikamar tamu aja, besok pagi kalian bicarakan lagi.. "minta papah mertuanya


"Mamah sama papah mau istirahat tidur, kamu juga tidur Vi istrimu keras kepala besok lagi kita bahas.. "Mamah mertuanya dan pergi masuk kamarnya diikuti suaminya


"Iya mah.. "Vian sedih.


Vian yang udah terbiasa tidur memeluk Gita dan mencium istrinya buat dia gak bisa tidur dan bolak balik dari kamar tamu kekamarnya sendiri dan akhirnya tertidur didepan pintu kamarnya sedangkan Gita masih terlelap tertidur hingga pagi.


"Pah bangunkan mantu kita kasian,dia tidur didepan kamar Gita..? "istrinya membangunkan suaminya


"Kita kan udah suruh tidur dikamar tamu mah,."suaminya bangun


"Ya mungkin gak bisa tidur, sama kaya papah kalo mamah lagi marah papah juga gelisah gak tenang kepikiran kan..? "istrinya menarik selimutnya


"Iya mah.."suaminya bangun dan keluar mendekati Vian.


"Vi.. Vian bangun badanmu panas sekali nak"papah Gita Membangunkan Vian


"Gita bangun, suamimu sakit buka pintunya" mamah Liana jadi emosi setelah mengecek Vian panas.


Gita langsung bangun mendengar suaminya sakit dan turun dari ranjang dan berlari menghampiri pintu dan membukanya. Gita melihat suminya lemah dirangkul papahnya dan dipapah masuk kamar anaknya.

__ADS_1


"Kamu lihat karna ulahmu dan keras kepalamu, suamimu tidur dilantai didepan pintumu..! "bentak mamahnya yang khawatir


"Gita gak tau mah Vian tidur dilantai, aq kita dia akan tidur dikamar tamu kan banyak.."Gita menyesal dan menangis bingung melihat suaminya yang pucat lemas dan badannya panas


"Papah pangil dokter dulu.."Pak Gilbran juga panik dan bingung karna Vian memejamkan matany terus


"Mamah ambil kompres dulu.. "mmahnya turun


"Sayang, sayaang bangun.. "Gita memeluk mencium dan menangis


"Maafin aq yaang, bangun.. sayang bangun"Gita menyesal.


"Papah suruh Om Bram cepat datang periksa suamiku.. "Gita manangis


"Sayaang aq gak pa2.."Vian membuka matanya


"Sini mamah kompres dulu Vi kamu panas sekali.. "Mamah Gita duduk diranjang bersma Gita yang duduk disamping suaminya


"Kamu kenapa tidur dilantai, kamar tamu kan banyak..!"7Bentak Gita sambil nangis panik dan cemas


"Aq gak bisa tidur yaang tanpa kamu disampingku.. "Vian lirih karna sakit


"Kamu yang salah, buat suamimu kaya gini.."mamhnya menyalahkan Gita


"Vian myebelin mah.."Gita masih sedih


"Suami yang mencintai istrinya gak akan tenang jika istrinya marah dan cuek,seperti suamimu ini.. "bentak mamahnya


"Iya maaf yaang.. "Gita memeluk suaminya yang panas.


Mamah Gita masih mengompres Vian yang sakit karna dokter Bram belum juga datang dan Gita menggengham tangan suaminya cemas. Sedangkan Vian menutup matanya karna pusing berat dan lemas.

__ADS_1


__ADS_2