Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Kepanikan Gita ketahuan temannya


__ADS_3

Mereka sampai diwarung bubur ayam dan sop ayam, Vian pesan bubur tanpa ayam dan Gita,mamah Liana dan Pak Gilbran memesan sop ayam kumplit dengan nasi dan sambal. Mereka menyantapnya dengan lahap apa lagi Gita yang sedang hamil.


"Yaang aq mau lagi nasi sama sop ayamnya.."Gita masih merasa belum kenyang yanh udah habis satu mangkuk plus nasi


"Iya aq pesenin lagi yah.. "Vian mengangguk


"Bang tolong satu lagi sop ayam plus nasi dan sambalnya.. "Minta Vian pada tukang bubur dan sop


"Iya mas.. "jawabnya


"Gita kamu makannya lahap banget..?"Mamahnya tersenyum


"Masih lapar mah.. "Gita sambil menyruput kuah sop


"Pelan-pelan makannya Gita.. "minta papahnya yang liat anaknya gak sabar nyantap sop yang datang lagi


"Enak pah besok kesini lagi yah pah..? "Minta Gita dan buay Vian tersenyum


"Dedek suka yah makan disini..? "Vian mengusap perut istrinya yang jadi kebiasaan baru Vian


"Iya suka yaang, kamu kok tau disini enak?"Tanya Gita sambil makan


"Ibu kalo sakit minta beli bubur ayam disini"Vian yang sering membelikan ibunya bubur


"Oh pantas ibu suka disini enak yaang.. "Gita masih makan


"Pelan-pelan sayaang, besok kesini lagi yah"Vian dan Gita mengangguk


"Vian kamu habisin bubur kamu masih banyak itu..? "Papah mertunya yang udah habis makan sop dan nasinya


"Iya Vi, kamu paksa makan aja jangan dibiarin perutmu kosong makanan disini enak mamah jadi suka disini.. "mamah mertuanya juga suka


"Sini yaang aq suapin.. "Gita sambil nyuapin paksa makan suaminya


"Ayo buka mulutnya yaang.. "Gita memaksa


"Udah kenyang yaang.. "Vian terpaksa membuka mulutnya


"Kenyang apanya masih setengah gini.. "Gita tetap memaksa


"Udah yaang nanti keluar lagi malah.. "Vian menggelengkan kepalanya


"Udah gak mau, ya udah buat aq aja.. "Gita memakan sisa suaminya dan buat suaminya tersenyum


"Iya sayaang habisin.. "Vian mengusap punggung istrinya


"Astaga Gita udah dua mangkuk sup dan dua nasi masih juga ngabisin bubur.. "Papahnya


"Sayaang pah nanti mubazir kan"Alasan Gita


"Pah Gita kan lagi hamil jadi porsi makannya berlipat pah apa lagi bukan Gita yang mengalami mual dan nyidam"mamah Gita


"Iya pah ini cucumu yang minta makan terus"Gita tersenyum


"Iya tapi pipimu udah kaya bapao"papahnya menggelengkan kepalanya


"Gak pa2 pah bikin gemes.."Vian mencubit pipi istrinya


"Hah udah kenyang yaang.. "Gita habisin bubur

__ADS_1


"Iya minum dulu yaang.. "Vian membantu istrinya minum.


Mereka selesai makan dan membayarnya dan kemudian masuk mobil mereka dan melaju kemall sesuai permintaan Gita untuk berbelanja kebutuhan Gita yang sedang hamil muda saat ini. Gita diikuti suami masuk dan memilih varian susu hamil.


"Yaang semua rasa aja biar gizinya kumplit?"Vian yang mendorong keranjang belanjaan


"Ya boleh jadi aq gak bosen yaang.. "Gita mengambil semua varian susu hamil


"Hai Git,Vi kalian sedang belanja juga..? "Salah satu teman kelas mereka yang mengejutkan Gita dan Vian


"Iya Ka he.. he.. "Gita terbata dan Vian hanya mengangguk


"Loh kok kalian beli susu hamil sebanyak ini buat siapa? atau kamu..? "Ika mengambil satu dus kotak susu hamil


"Bu.. bukan gi.. tu"Gita terbata dan panik


"Gita udah selesai yang mamah pesan?"Mamah Liana menutupi anaknya yang kebingungan


"I.. iya mah.. "jawab Gita


"Gita Vian ini teman kalian nak..? "Mamah Liana tersenyum


"Iya tan aq Ika teman sekelas mereka"Jawab Ika mencium tangan mamah Liana


"Aq kaget aja tan mereka belanja susu hamil sebanyak ini"Ika menunjukan susu hamilnya


"Iya ini tante yang minta mereka ngambilin susu hamil untuk keponakan tante yang saat ini hamil dan buat kado karna hari ini juga hari ultahnya,tante bingung mau beliin apa jadi susu hamil aja karna dia juga sedang hamil muda.. "Mamah Liana bohong


"Oh gitu tan.."Ika mengangguk


"Vian asik dapat restu bisa nemenin belanja mereka.. "Goda Ika pada Vian dan Gita


"Iya tapi mamah yang nama orang tua harus tetap mantau anak muda cinta-cintaan"mamahnya buat Ika tersenyum


"Kamu sama sapa Ka kesini? "Tanya Gita


"Oh aq juga sama pacar itu didepan,kita lagi muter-muter aja dan mau beli minuman disini"Ika menunjuk pacarnya


"Ya udah Git,Vi.. tante aq duluan.."Ika pamit


"Yah Ka hati-hati.."Gita pada Ika.


Gita mengela nafas panjang Ika udah pergi jadi gak banyak pertanyaan dan gak buat ditambah bingung lagi untuk menjawab. Dan dia merasa lega tertolong oleh mamahnya yang datang membohongi Ika untuk menutupi kehamilan Gita karna mereka masih sekolah.


"Untung mamah datang mah, aq udah panik dan bingung tadi.."Gita setelah minum air mineral


"Yah mamah liat kalian bingung makannya mamah tau pasti teman kalian akan tanya liat keranjang full susu hamil gini"mamahnya yang liay keranjang full susu hamil


"ini lagi kamu yaang diam aja gak bantu aq.."Gita mencubit perut suaminya


"Bingung mau ngomong apa, kalo ngomong pun aq gak mungkin bohong diperutmu ada anakku, kasian kan dedek gak diakui..maafin mamahmu dan omahmu ya sayaang"Vian mengusap perut istrinya dan buat mamah mertuanya menghela nafas


"Yaang kita bohong kan untuk kebaikan kita agar tidak dikeluarkan dari sekolah.. "Gita mengingatkan suaminya akan sekolah


"Iya dedek udah maafin kalian.. "Vian masih mengusap perut istrinya


"Darimana kamu tau anak kita maafin kita?"tanya Gita merasa suaminya aneh


"Tentu saja tau aq papahnya.. "Vian tersenyum

__ADS_1


"Udah jangan bercanda terus kita bayar ini,nanti keburu ada teman kalian lagi?"minta mamahnya


"Iya mah.."Vian menjawabnya


"Mamah panggil papah suruh bayar belanjaan kalian.. "Mamah hendak memanggil suaminya


"Jangan mah, ini biar Vian yang bayar untuk babyku aq kan papahnya udah kewajibanku"Vian mendorongnya kekasir


"iya mah suamiku aja biar dia gak ngambek dan ngomel.. "Gita mengikuti suaminya kekasir


"Ya udah mamah tunggi diluar sama papah yah"mamahnya pergi


"Yah mah.. "Gita mengangguk


"Yaang kita beli itu tuh..? "Gita berbisik menunjuk pengaman sek


"Buat apa pake itu, gak mau.. "Vian gak suka


"Yaang kita kan gak pernah pake.. "Bisiknya lagi


"Gak..aq menyentuh istriku sendiri bukan orang lain ngapain pake gituan.. "Vian tetap nolak


"Hemm.. "Gita tersenyum


"Kamu kangen yaang pengin aq sentuh.."Bisik Vian lirih ditelinga istrinya dan tersenyum


"Gak juga hanya ingin tau rasanya aja.. "Gita menahan malu


"Jangan bohong kita udah seminggu dari kamu tau hamil loh yaang..? "Bisiknya lagi


"Hemm.. "Gita melihat arah lain


"Aq minta setalah kita sampai pulang nanti, ingin jenguk anakku.. "Bisik Vian mengusap perut istrinya dan tersenyum


"Yaang ih nanti kedengaran orang.."jawab Gita malu


"Gak peduli udah lama kamu hukum,malam ini gak lagi"Vian meniup telinga istrinya


"Aq lupa suamku mesum gini, aq malah buat dia bangun.. "Gita menghela nafas dan melirik suaminya yang tertawa


"Udah mas totalnya sekian...? "Pelanyan toko selesai menghitung


"Ya mba pake kartu ini.. "Vian memberikan kartunya


"Pin nya mas tolong masukin.. "Minta pelayan toko yang merasa mereka masih sangat muda


"Apa ini untuk dia mas.. ?"tenya pelanyan toko lirih yang menujuk Gita sedang melihat produk lain


"Iya dia istriku sedang hamil anakku.. "Vian memencet pinnya


"Oh pasangan ibu dan ayah muda.. "Pelayan toko tersenyum dan memberikan kartunya


"Iya makasih.. "Vian mengambil kartu dan belanjaannya


"Sayaang mau apa lagi mumpung kita belum keluar..? "Vian yang masih didepan kasir mengambil dua kantung besar isi susu hamil semua


"Gak yaang udah, ayo kemamah dan papah"Gita menghampiri suaminya


"Yaang tertanya banyak yah,kamu masukin mobil dulu yaang.. "Gita melihat dua kantung penuh

__ADS_1


"Iya nanti kamu nunggu sama mamah dan papah, aq naruh ini dulu"Vian sambil jalan.


__ADS_2