
Pukul sembilan mereka keluar dari dokter kandungan dan meraka masuk mobilnya dan pergi. Gita yang udah gak ngantuk tak ingin cepat-cepat pulang apalagi Vian yang sibuk dan Gita yang gak boleh keluar rumah buat dia bosan.
"Yaang gak mau pulang, kita ketaman dulu dan duduk disana beli jagung bakar yah..?"Minta Gita yang senang keluar rumah
"Yah tapi sampai jam 10 saja karna angin malam gak bagus yang buat kamu yang sedang hamil.."Vian menurut dan melajukan mobilnya ketaman.
Sesampainya ditaman mereka duduk dan Vian memesan dua jagung bakar dan jahe susu untuk dirinya dan teh hangat untuk istrinya. Mereka yang masih sangat muda seperti sepasang kekasih yang sedang pacaran.
"Sayaang kita pacaran yuk.. "Gita menggoda suaminya
"Boleh saat kita pacaran aq sangat suka sekali ******* bibirmu dan bahkan sekarang, ayo kita lakukan dan cari tempat yang sepi, atau didalam mobil saja.. "balas canda Vian
"Mikirnya selalu mesum, maksudku tuh seperti itu tiap malam minggu keluar jalan-jalan dan duduk berdua berbincang sambil makan dan melihat keseliling romantis.. "Gita tersenyum
"Apa yang romantis, mereka bodoh mana enak pacaran gitu harusnya seperti kita diam-diam diUKS bercumbu mesra baru romantis ha. ha. ha. "Vian selelua menggoda buat istrinya cemberut
"Yaang malu-maluin ih kalo dengar yang lain gimana..? "Gita melihat keseliling
"Yaang kita bukan berdua tapi bertiga karna ada baby kita jangan lupakan itu.. bertiga"Vian menujukan tiga jarinya
"Iya yaang maaf kita kencan bertiga he.. he."Gita lupa dirinya hamil
"Bagus, karna baby kalo bisa bicara dia gak akan terima jika kamu melupakan keberadaannya.. "Vian mengingatkan Istrinya
"Yah maafkan cantik mudamu ini ya sayaang.. "Gita mengusap perutnya dan buat Vian menatapnya
"Apq tadi coba katakan lagi yaang..? "Vian yang sebenarnya dengar
"Cantik muda.. "Gita tertawa
"Kenapa cantik muda bukannya mamah muda itu bagus yaang.. "Vian pada istrinya
"Gak mau ah, aq kan masih muda anaku akan manggil aq cantik saja atau cantik muda itu jauh lebih bagus.. "Gita tersenyum
"Gak bisa gitu yaang kita ini orangtua baby kita jadi baby akan panggil kita mamah dan papah yang seharusnya gitu jadi kamu jangan malu meski kita masih muda yaang gak baik kita harusnya bersyukur kita diberi turunan secepat ini karna banyak pasangan suami istri yang tidak memiliki anak yaang.. "Vian menasehati istrinya lagi dan mengusap perut istrinya
"Iya yah yaang aq bercanda kok yaang.. "Gita cengingisan
"Mau makan apa lagi yaang..? "Vian bertanya
__ADS_1
"Hemm apa yah yang enak..? "Gita melihat keseliling
"Yaang enak makan kamu yaang ha.. ha.."Vian tertawa
"Masih belum puas kamu yaang..?"Gita mencubit perut suaminya
"Gak akan pernah puas yaang, kamu gak bisa habis jadi bikin tegang terus.. "Canda Vian
"Kalo aq bisa habis kamu akan nikah lagi hah? "Gita menggelitik suaminya
"Ha..ha.. yaang ampun geli"Vian gak bisa nahan
"Kamu ini nakal yah sayaang nanti gak aq lepasin kamu yaang.. "Vian mecubit hidung istrinya.
"Yaang papah telfon nih.. "Vian yang HPnya bergetar
"Halo pah..? "Vian menganggkat telfonya
"Dimana kalian ini udah malam, istrimu lagi hamil muda gak baik kemalaman..? "Papah dan mamahnya cemas
"Sini yaang aq yang ngomong.."Gita mengambil HPnya
"Ada apa sih pah?aq kan bosan dirumah terus .."Gita menjawabnya
"Iya bentar lagi pah lagi beli makanan ditaman"Gita mematikan Hpnya
"Ayo kita pulang yaang, dan pake jaketku ini yaang..?"Vian mengajak pulang dan memakaikan jaket pada istrinya
"Nanti yaang, kita bentar lagi aja yah.. "Gita masih gak ingin pulang
"Yaang kasian baby kita,kita pulang yah besok minggu kita jalan-jalan lagi.. ?"Vian merayu istrinya
"Beli itu dulu yaang, empek-empek enak tuh yaang.. "Gita berjalan mendekati gerobak empek2 dan Vian menepuk jidadnya dan mengikuti istinya.
Vian mengantri untuk istrinya yang banyak juga yang beli dan Gita duduk dikursi dekat penjual sate ayam dan memesannya.Gita yang tak pernah kenyang dan suaminya yang memakluminya dan memenuhi keinginan istrinya.
"Udah habisin dulu yaang makan satenya,ini aq udah bawa empek-empeknya kita makan dirumah yah.. "Vian ikut duduk disamping istrinya
"Sayaang mamah dan papah berulang kali chat nih, mereka khawatir sama kita.. "Vian memeriksa ponselnya
__ADS_1
"Biarin aja, aq kan gak pa2.."Gita udah selesai makan
"Kita pulang aja yah yaang ini udah lewat jam 10 yaang, dan kamu janji gak lebih dan ini udah lewat dan aq juga udah beli ini.. "Vian berdiri dan meraih tangan istrinya
"iya iya kita pulang yaang.. "Gita merangkul lengan suaminya.
Mereka kembali dengan membawa empek-empek yang diminta Gita, dan orangtua Gita yang cemas dan khawatir akan anak dan menantunya.
"Kalian ini kemana saja, mamah telfon tante kalian udah pulang dari jam 9 tapi ini sampai jam 11 malam, kamu ini lagi hamil Gita dan usia kandunganmu masih sangat rentan apa kamu tau itu..?!"Bentak mamahnya yang buat Vian menyesalinya
"Maaf mah, aq yang salah.. "Vian gak ingin istrinya dimarahi
"Kamu harusnya mengingatkan istrimu Vi, kamu sangat menyanyangi anakmu tapi kamu gak bisa menolak keinginan istrimu yang keras kepala dan manja.. "Mamah Liana yang cemas dan marah karna nunggu mereka lama
"Mamah jangan memarahi suamiku, kita kan cuma jalan-jalan saja ditaman, lagian aq bosan dirumah terus dan kandunganku juga sehat gak pa2 gak ada masalah, aq juga udah pake gunting kecil ini seperti ibu mertuaku yang ajarin.. "Gita tak terima
"Mamah kayak gini karna mamah khawatir dan sayaang sama kalian, gak ingin apapun terjadi.."Mamahnya sedih dan menangis karna khawatir berlebihan
"Maaf mah, kami gak akan mengulangi lagi mah.. "Vian jongkok dan memegang tangan mamah mertuanya yang duduk bersama suaminya dan menangis
"Mamah jangan sedih dan nagis lagi, kita gak akan buat mamah khawatir lagi mah, maafih kami mah.. "Vian meminta maaf
"Iya mah maaf, tadi aq yang minta ketaman dan beli makanan lapar mah, aq juga gak tau selalu lapar dan lapar lagi.. "Gita yang selalu lapar
"Mamah kan bisa buatin kamu makanan gak perlu keluar rumah pamali malam-malam hamil muda keluyuran.. "Mamahnya masih sedih
"Iya mah, Gita cape mau tidur.. "Gita meraih tangan suaminya
"Yaang ayo tidur aq ngantuk.."Gita berulang kali menguap
"Yah sana kalian tidur, mamah udah maafin kalian dan jangan ulangin lagi.."Mamah Liana memaafkan mereka
"Makasih mah, kami janji gak keluyuran sampai malam gini.. "Vian sengan karna udah dimaafkan
"Yaang gendong ngantuk. "Gita merengek
"Iya sayaang aq gendong.. "Vian mengangkat istrinya dan Gita bersandar dan memejamkan matanya
"Pelan-pelan saja Vi, istrimu ada2 aja udah segemuk itu masih saja minta gendong.."Pak Gilbran menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Vi makanannya gimana itu..? "mamahnya melihat kantung kresek
"Mamah dan papah aja yang makan daripada mubazir, istriku udah tidur... "Gita yang mencium bau dada suaminya langsung terlelap tidur.