Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Ke dokter bersama Vian


__ADS_3

Vian selalu mengikuti istrinya karna untuk menjaga keselamatan istri dan anaknya yang masih belum tau kalo dirinya sedang hamil. Gita kembali kerumah setelah lelah bekerja seharian dan menemui anaknya Gion setelah dia membersihkan dirinya.


"Gita kamu sebaiknya ke


dokter.. "minta Mamah Liana


"Cape dan lagian ngapain kedokter aq sehat, atau mamah sakit..?"Gita masih belum sadar dengan menggendong anaknya


"Bukan mamah atau kamu yang sakit ,kita akan kedokter kandungan karna kamu hamil anak kedua.."Mamah buat Gita tercengang


"Aq hamil anak kedua..? "tanya mengulang kata mamahnya


"Yah, suamimu Vian yang beritahu mamah karna dia mual mutah sama seperti kamu hamil anak pertamamu.. "jawab Mamah Liana


"Gak mah, aq gak mungkin hamil lagi ? aq dan Vian akan bercerai dan jika aq hamil bagaimana aq bisa bercerai.. ?"Gita bingung


"Ini mungkin udah jalan Tuhan agar kalian tidak berpisah dengan kehamilan kamu yang sangat diinginkan suamimu dengan anak lebih dari satu dan Vian pun dia gak salah kamu aja yang cemburu buta hingga ketutup mata bathinmu dan menceraikan suami yang sangat sayang padamu.."Mamah yang tak ingin mereka berpisah


"Mamah udah hubungin Vian, dia yang akan antar kamu kedokter kandungan karna bagaimanapun dia ayah kandung anakmu"mamah maksa


"Mah aq bisa sendiri ngapain harus sama Vian..? "Gita cemberut


"Mamah gak mau ambil resiko, Vian bisa menjaga kamu dan bayimu dari kecerobohanmu yang keras kepala itu.."mamah masih kesal sama keras kepala Gita


"Mah, sayaang apa kamu udah siap..? "Vian yang tiba-tiba masuk


"Sudah siap Gita Vi, kamu apa kabar nak..?"Mamah Liana menyambut uluran tangan Vian


"Baik mah alhamdulillah, dimana anakku mah..? "Tanya Gion


"Tiduran disofa dengan istrimu itu.."jawab mamah Liana


"Sayaang apa kabarmu dan anak kita? "tanya Vian pada istrinya


"Sangat buruk karna aq hamil anakmu disaat kita akan bercerai.. "jawab Gita ketus


"Hamil anak itu kabar gembira sayang, bukan hal buruk dan bagaimanapun diperutmu ada hasil buah cinta kita yang kedua adik Gion jadi kamu kalo ngomong hati-hati kasian anak kedua kita.. "Vian mendekati istrinya dan mengusap perut istrinya


"Jangan sentuh.. "Bentak Gita


"Aq ingin memberikan kasih sayangku pada anak kedua kita.. "Vian jongkok dan mencium perut istrinya


"Sayaang maafin papah yah, gak bisa selalu bersamamu dan memperhatikanmu, kamu jangan salahin papahmu ini tapi mamahmu yang tak ingin papah disampingmu.."Bisik Vian diperut Gita


"Salahin aja terus, aq emang gak ada benarnya dimatamu.. "Gita cemberut


"Tentu saja ada, kamu istriku dan ibu dari kedua anakku yang sangat aq cinta.."Vian bangun dan memeluk istrinya


"Lepas apa sih kamu main peluk cium aja, aq bukan lagi istrimu tau.. "Gita berusaha melepaskan dari pelukan suaminya


"Kamu selamanya akan jadi istriku kita gaka akan pernah berpisah karna lebih baik kamu bunuh aq daripada kita harus berpisah sayaang.. "Vian mengecup bibir istrinya dan buat mamah mertuanya tersenyum dengan kedekatan kedua anaknya yang buat malu dirinya

__ADS_1


"Mamah gak malu liat anak mamah gila seperti itu.. "pak Gilbran yang turun menghampiri mereka


"Malu sih pah, tapi lebih banyak bahagianya liat mereka kembali bersama.. "mmah tersenyum


"Siapa bilang aq kembali bersama, dia aja yang gak tau malu.. "Gita mendengarnya


"Kenapa harus malu sama istri sendiri dan biasanya juga kamu yang minta duluan.."Vian buat Gita malu


"Apaan sih, gak perlu dibahas.. "Gita memerah wajahnya malu dan buat kedua orangtua tersenyum


"Yah sekarang tapi awas yah kalo nanti kamu minta.. sok jual mahal.. "Vian mencubit hidung istrinya


"Jangan kepedean, jadi kedokter apa ga?"bentak Gita berjalan menjauh dan keluar


"Tentu saja jadi tanggung jawabku sebagia ayah untuk anak kita.. "Vian mengikuti istrinya.


Vian mengambil alih kemudinya dan Gita duduk disampinnya. Vian selalu melirik dan tersenyum buat Gita makin kesal dan memalingkan wajahnya buat Vian geli dan tertawa.


"Ha.. ha.. ha.. yaang kamu gak berubah masih sama seperti kita masih diSMP dulu.. "Vian merasa istrinya lucu


"Gak berubah apanya maksudmu..? "Gita masih ketus


"Kamu akan bersikap seperti ini saat kamu cemburu dulu dan ini pun sama bikin gemes"Vian mencubit pipi istrinya


"Aq gak cemburu.. "Gita mengelak


"Yah gak cemburu tapi sedang menguji kesabaranku seperti biasa.. "Vian masih tertawa


"Jangan tertawa terus kamu sengaja mengejekku kan, karna kamu jatuh hatu sama perempuan gila itu.. "Gita cemberut dan kesal


"Jangan sebut namanya didepanku.. "bentak Gita terluka hatinya


"Yah dia memang cantik, sexy dan kaya,bisa saja aq bersamanya dia sediri dan kamu juga akan menceraikanku jadi apa salahnya kan, aq gak lama lagi duda dan bagus kedua anakku akan mendapat ibu baru.. "Vian mengoda istrinya


"Kedua anakku akan bersamaku jangan pernah mimpi untuk dia bersamamu dan wanita iblis itu.. "Gita makin kesal


"Hemm, tapi tetap akan jadi ibu sambung kedua anak kita kan..? "Goda Vian lagi


"Gak akan pernah.. "Jawab Gita


"Kalo gitu kamu gak jadi dong ceraikan aq, karna kamu aja gak ijinin kedua anakku punya ibu baru.. "Vian menatap istrinya


"Gimana bisa aq bercerai saat aq hamil anakmu ini.. "teriak Gita kesal


"Anak atau mamah dari anak kita..? "Vian makin menggoda istrinya yang kesal


"Terserah.. "Gita memalingkan wajahnya


"Apapun alasannya yaang tapi aq sangat bahagia dan berterima kasih karna kamu akan selalu jadi milikku dan kita bersama"Viab menggenggam tangan Istrinya


"Jangan selalu marah, ingatlah anak kita yang saat ini tumbuh dirahimu yaang, aq sangat mencintai kamu dan kedua anak kita, kalian lag hidupku.. "Vian mencium tangan istrinya

__ADS_1


"Aq tidak menceraikanmu bukan berarti kita akan bersama, karna aq gak mau kita satu rumah dan satu kamar.. "Gita masih terniang suaminya medekap Anastasya


"Yah kita liat aja nanti.. "Vian tersenyum jahil.


"Ayo turun sayaang udah sampai.. "Vian menghentikan mobilnya dan membuka pintu istrinya.


Vian berjalan mendampingi istrinya dan masuk mengambil antrian dan cukup penuh membuat Gita kesal karna dia sangat letih dan cape. Vian paham akan kelelahan istrinya dan membelikan minuman dan makanan kecil buat istrinya agar dia tidak cemberut dan kesal.


"Sayaang sambil nunggu kamu makan cemilan ini, kamu pasti suka karna ini rasa coklat.. "Vian membuka snak dan memberikan pada istrinya


"Kamu gak beli es cream? "tanya Gita ingin yang dingin


"Beli dong, karna ini kan kesukaan istriku yang sangat cantik.. "Goda Vian dan Gita tersenyum liat es cream


"Makasih.. "Gita langsung melahapnya


"Sama-sama sayaang, dedek sabar yah nanti kita cek dokter.. "Vian mengusap perut istrinya


"Apa kalian pasangan muda baru menikah..?"tanya salah satu ibu yang juga mengantri


"Kami udah dua tahun menikah bu, dan dalam perut istriku ini anak kedua kami.. "jawab Vian tersenyum


"Tapi kalian seperti pasangan baru menikah sangat romantis dan kamu sangat perhatian mas sama istrimu.. "Kata ibu yang lain dan Gita cuek


"Makasih bu, kalo bukan aq meperhatikan istri sendiri masa orang lain bu ? aq yang membuat istriku hamil.. "canda Vian buat para ibu tertawa malu


"Jorok mesum.. "umpat Gita lirih malu


"Mesum juga kamu suka dan minta tambah yaang buktinya hamil anak kedua kan.. "Vian makin buat Gita malu dan mereka tertawa lagi


"Benar mas, kalo gak suka mana mungkin anaknya tambah.. "jawab ibu didekat GiTa


"Ya tambah dikelonin.. "Jawab Gita dan buat Vian tertawa


"Sayaang kamu gemesin.. "Vian mencium pipi istrinya


"Aq kenyang ngantuk.. "Gita meletakan sisa makanan


"Yah, sini sayaang tidurlah dulu masih lama.."Gita berulang kali menguap.


Vian mengangkat istrinya dan medudukan istrinya dipangkuannya dan merangkulnya dan Gita yang udah ngantuk menurut saja dan bersandar di dada suaminya dan terlelap.


"Mas istrimu langsung terlelap tidur dipangkuanmu bikin iri ibu aja, dulu muda gak pernah gitu..? "kata salah satu ibu


"Untuk menghemat tempat aja bu, kalo dipangku gini istriku akan nyaman tidur dan gak makan tempat bayak kan.. "Canda Vian


"Iya benar, kamu sangat sayang istrimu mas tapi istrimu kelihatan cuek aja.. "kata salah satu ibu


"Istriku lagi cape dan kesal bu jadi bawaanya cemberut.. "Vian menutupi masalahnya


"Oh juga hamil muda biasanya emosinya gitu.. "jawab ibu itu

__ADS_1


"Apa kamu gak cape mas memangku istrimu yang gak kecil badannya..?"tanya sebelah ibu yang duduk


"Gak bu, udah biasa..lebih berat seorang ibu kan yang membawa anaknya diperut kemana-mana sampai sembilan bulan sedangkan aq memangku istriku hanya satu dua jam saja dan aq lebih tenang kalo istriku dalam pangkuanku karna istriku ceroboh.. "Vian buat mereka kagum.


__ADS_2