Cinta Pria Biasa

Cinta Pria Biasa
Bulan madu kedua


__ADS_3

Setelah hampir dua bulan mereka berpisah membuat Vian tak ingin melepaskan istrinya untuk menyalurkan hasratnya. Gita yang lelahpun mengikuti kemauan suamainya, meski kata-katanya menolak tapi tidak dengan tubuhnya yang merespon sentuhan suaminya.


"Udah yaang, aq gak kuat lagi kasian anak kita.. "Gita merintih dibawah kungkungan suaminya yang masih mamacu gerakan panggulnya naik turun


"Aq masih kangen yaang, belum mau keluar.."Vian masih terbawa hasyratnya dan memejamkan matanya


"Aaaakh yaang ini udah siang.."Gita yang keluar ****** ***** lebih dulu karna sentuhan cinta suaminya yang lembut dan dirindukan


"Tahaan sebentar lagi yaaang... aakh heemm" Vian mendesah dan membuat ombak makin kencang


"Yaaang.. "Keluar ****** ***** suaminya untuk kedua kalinya dan membuat Gita tak berdaya dan lemas banjir keringat.


"Istirahatlah yaang sebentar lagi baru kita mandi dan pulang.. "Vian mengesuap peluh istrinya


"Aq lelah sekali yaang.. "Gita meski lapar tapi rasa kantuknya tak ter bendung


"Tidurlah.. "Vian memeluk dan mencium pipi istrinya dan mereka kembali tidur.


Kesibukan Liana mengurus cucunya yang ditinggal bulan madu Gita dan Vian, dan suaminya yang mau tak mau harus pergi kekantor karna baik Gita dan Vian pastinya hari ini tak pergi kekantor karna masih dihotel.


"Mah, papah pergi dulu kekantor..."Suaminya berpamitan


"Ya pah hati-hati.. "istrinya sambil menyuapi cucunya Gion yang baru Empat bulan


"Yah mah jaga cucu kita.. "Suaminya berjalan keluar rumah.


"Gion sayaang cucu omah yang tampan, kebangetan sekali mamah papahmu sampai jam segini belum pulang..asyik sendiri"Mamah Liana lirih.


Setelah hari makin siang dan cahaya masuk makin menusuk keruangan dan cacing diperut makin lama berdemo makin kencang, Gita mengerjapkan matanya dan mengusap perutnya yang tak bisa menahan lapar lagi.


"Yaang bangun, aq lapar sekali.. "Gita membangunkan suaminya


"Yah yaang kita mandi dulu yah.. "Vian bangun dan duduk sambil menguap


"Laper yaang, anak kita minta makan.. "Gita dengan muka memelas

__ADS_1


"Iya aq mandiin kalian dulu ya sayaang, gak mungkin kita cari makan dengan keadaan begini.. "Vian mengangkat istrinya dan membawanya kekamar mandi.


Vian perlahan menurunkan istrinya dan meletakan dibathroom dan membasuh dengan lembut tubuh istriya dengan sabun mandi. Gita hanya memperhatikan suaminya yang masih memandikannya.


"Kenapa menatapku seperti itu yaang..? "tanya Vian sambil menguyur membersihkan sisa sabun


"Apa kita akan seperti ini selamanya..? "Gita balik tanya


"Tentu saja, kita akan seperti ini meski kita udah menua bersama.. "jawab Vian tersenyum


"Benarkah..? apa kamu tak bosan denganku..?"tanyanya lagi


"Bukan aq tapi kamu yaang, apa kamu akan selalu curiga dan tak percaya dan akan bosan padaku karna kamu tau suamimu ini tak punya apapun hanya pria miskin dari kalangan rendah..."Vian sengaja karna mengingat dia telah diusir dan dihina istrinya waktu itu dan Gita menunduk dan sedih


"Hai.. kenapa kamu sedih sayaang ? kalo buat kamu sedih dan nangis gini lupakan saja jangan dibahas lagi, karna aq tak mungkin bosan denganmu dan akan selalu mencintai kamu dan setia sampai akhir hayatku.. "Vian mengangkat dagu dan membasuh air mata istrinya


"Aq berdosa, aq wanita yang kejam dan aq.."Gita tak bisa meneruskan kata-katanya karna Vian mengecup bibir istrinya


"Udah jangan bicara lagi, kamu udah lama berendam nanti kamu masuk angin dan babyku marah karna lapar.. "Vian mengangkat istrinya


"Yah sayaang aq gak bisa marah ataupun jauh darimu, aq selalu maafin kamu.."Vian menurunkan istrinya dan mengeringkan tubuh istrinya dengan handuk


"Yaang kamu pulang kerumah kita yah, kita hidup sama-sama lagi dan aq janji tak akan mengulangi kata-kata yang buat kamu terluka dan sedih, aq minta maaf buat kamu terluka dan kecewa.. aq menyesal.. aq sangat cemburu dan tak bisa menahan diriku.. "Gita memeluk suaminya sambil nangis


"Yah sayaang kalo kamu yang minta, aq akan kembali dan kita akan selalu dan selamanya bersama untuk anak-anak kita..aq sangat mencintai kamu.. "Vian memeluk erat istrinya


"Aq lelah yaang, aq gak mau lagi kerja.. aq akan jadi istri yang baik dan dirumah menunggumu pulang.. "Gita terisak


"Benar kamu gak mau lagi kekantor? karna itu perusahaan papahmu dan jatuh ditanganmu bukan aq...?"Vian menyakinkan istrinya karna dia hanya menantu dan yang berhak istrinya


"Jangan bicara begitu, kamu masih marah dan sakit hati karna aq merendahkanmu..?"Gita sedih dan terisak kembali sambil dipakaikan baju oleh Vian


"Gak sayaang, aq gak marah atau sakit hati tapi itu kenyataannya yaang.. "Vian memakaikan baju istrinya


"Perusahaanpun bukan milikku karna aq istrimu dan tanggung jawabmu karna kata papah untuk masa depan anak-anak kita nantinya dan kamu yang bertanggung jawab mengurusnya untuk anak-anak kita nantinya.."Gita tak mempermasalahkan harta

__ADS_1


"Iya sayaang, kita hidup untuk anak-anak kita dan kita akan selalu bersama untuk membesarkan dan melihat perkembangan dan dimasa depan merekapun kita akan selalu disamping mereka.. "Vian menyisir rambut istrinya


"Iya jangan ungkit lagi masalah itu, karna bagiku kamu segalanya lebih dari apapun yang.. "Gita menatap suaminya


"Iya sayaang, kamu tunggu dulu yah duduk ..aq pakai baju dulu.. "Vian mengeringkan rambutnya dengan handuk dan memakai bajunya.


Gita memperhatikan suaminya memakai baju dan tersenyum malu melihat tanda cinta didada suaminya dan dileher suaminya karna melepas kerinduanya sampai lepas kendali dan bahkan ditubuh Gita pun sama penuh tanda cinta dari Vian.


"Kamu kenapa tersenyum gitu yaang, dan wajahmu seperti kepiting rebus.. ?"Vian sambil menyisir rambutnya


"Yaang aq malu, tadi malam dan tadi kelepasan.."Gita tersipu malu


"Kelepasan apanya...? "Goda Vian yang sebenarnya paham dengan rasa malu istrinya


"Itu dileher dan dadamu banyak tato karna ulahku dan kalo dilihat orang... "Gita menunduk malu


"Istriku sangat ganas dan hebat.. ha.. ha.."Goda Vian yang telah lama tak menggodanya


"Yaang ditutupi aq malu.."Gita bangun dan memeluk suaminya


"Tapi aq gak malu, biarin aja semua orang tau karna ini tanda cinta istriku yaang... "Vian menggoda istrinya lagi


"Yaang pake jaketmu.. "Gita memukul kecil dada suaminya


"Iya.. iya.. yaang, ayo turun aq juga lapar.."Viab meraih jaketnya dan memakainya


"Mau makan dimana dan makan apa sayang, hari ini aq akan mengantar kemanapun istriku mau dan melayani istri cantikku.. "Vian menggandeng istrinya keluar kamar


"Aq mau makan sup ayam dan setelah makan kita belanja buat anak kita Gion yang makin besar dan baju-bajunya udah kesempitan yaang.. "Gita sambil menuruni tangga


"Siap nyonyah... "Vian hormat dan tersenyum


"Ha.. ha.. yaang aq mencintaimu.. "Gita sambil tertawa dan berbisik ditelinga suaminya


"Aq lebih mencintaimu sayang.. "Vian mencium kening istrinya.

__ADS_1


__ADS_2