
Gita dirumah sakit ditemani mamah dan ibu mertunya sedangkan Vian bersama ayahnya Pak IQbal dan pak Gilbran datang kesekolah menyelesaikan masalah yang jadi perbincangan disekolah bahkan banyak dari orangtua siswa dan wali sisw menuntut sekolah untuk mengeluarkan Vian dan Gita yang udah kumpul diruang guru gak terima dengan alasan akan berpengaruh pada anak mereka dan siswa lain disekolah.
"Tenang semua,pak Gilbran orangtua mereka ada disini yang akan menjelaskan pada kalian disini.. "Kata kepala sekolah
"Maaf semua, saya ayah dari Gita Amelia dan ini menantu saya Vian yang juga murid disini dan ayahnya pak Iqbal.. "Pak Gilbran maju diantara mereka
"Kami akan menjelaskan kenapa kami menutupi dan kenapa kami menikahkan anak-anak kami lebih awal.. "Pak Gilbran
"Bilang aja anak bapak gak punya moral dan hamil duluan.. "kata salah satu ibu wali murid
"Anda gak tau apapun jadi jangan bilang anak kami gak punya morah atau kalo anda keberatan anda bisa bawa anak anda keluar dari sekolah saya.. "pak Gilbran buat mereka diam karna bilang sekolahnya karna memang iya sekolahnya dan punya pengaruh besar disekolah.
"Saya minta kalian tenang, bukan malah mengecam anak dan mantu saya.. saya akan jelaskan disini.. !"Pak Golbran keras dan emosi
"Anak saya dan mantu saya kenal dan menjalin kasih dari mereka SMP dan orang tua mana yang gak khawatir melihat kedekatan anaknya dengan lawan jenisnya, kami orang tua yang normal pastilah khawatir anak kami berbuat yang seperti anda-anda tuduhkan diluar nikah karna itu kami selaku orangtuanya mencegah agar tidak terjadi diluarnikah dan kami menikahkan lebih awal lima bulan lalu resmi secara hukum kami menikahkan anak saya Gita Amelia dan mantu saya Vian Setiadi anak pak Iqbal dan anak saya baru hamil setelah mereka menikah dan saat ini hamil dua bulan, kami baw bukti buku nikah mereka dan surat dokter bahwa anak saya baru saja hamil dan itu baru dua bulan jadi pemikiran kalian salah terhadap anak kami yang katanya gak punya morah bejat dan sebagainya, kami orangtua yang tanggung jawab gak ingin anak kami berbuat dosa.. !"pak Gilbran keras
"Lalu kenapa mereka masih disekolahkan disini mereka sudah menikah dan aturan disini yang tidak menikah.. ?"tanya salah satu sekolah
"Yah memang kami melanggar aturan tersebut karna kami pertimbangkan sebelumya bahwa pendidikan tidak mengenal usia atau dia menikah atau kaya dan miskin, semua berhak mendapat pendidikan termasuk anak kami yang apalagi tinggal sisa satu bulan mereka ujian, dan anak-anak kami bukan anak yang bodoh bahkan anak saya yang paling berprestasi dan banyak mendapat piagam kejuaraan dan menantu saya jug berprestasi dalam olahraga disini, kalian bisa menanyakan ada pihak guru atau sekolah ini.. "Pak Gilbran bangga pada anak dan menantunya
"Pah ijinkan saya bicara.. "Vian yang tau papah mertuanya emosi
__ADS_1
"Maaf sebelumnya saya Vian murid disini dan suami Gita juga murid disini dan kami satu kelas tapi kami sama seperti murid yang lain mengikuti pelajaran seperti yang lain dan patuh pada sekolah ini.. "Vian berdiri bicara pada mereka yang ditonton banyak siswa juga
"Saya sangat mencintai istri saya dan kami saling mencintai dari kami kecil bahkan kami gak mau pisah satu sama lain, karna itu orang tua kami menikahkan kami,dan aq bersama istriku sangat senang dan tak keberatan karna baik awal atau kapan kami inginnya jadi pasangan suami istri dan meski kami masih sekolah tapi kami tidak mengganggu atau menontonkan hal buruk pada murid yang lain, kami bersikap sama dan bertingkah biasa sama seperti yang lain.. "Vian menjelaskan
"Kami menikah lebih awal bukan karna saya menghamili istri saya duluan tapi karna orangtua kami gak ingin kami berbuat dosa dan istri saya barulah hamil anak saya baru dua bulan, dan kami merahasiakan karna gak lama lagi kami lulus dan kami juga masih ingin mendapat pendidikan dan sekolah seperti anak dan murid yang lain.. "Vian melanjutkan penjelasanya
"Dan saya harap agar kalian tidak mempermasalahkan kami yang sisa satu bulan lagi kami berusaha untuk mendapat ijasah SMA, dan saya minta kalian mengijinkan kami untuk tetap mengikuti ujian disekolah ini dan jangan biarkan kami putus sekolah.."Vian yang masih ingin mendapat ijazah
"Ini gak bisa akan bawa pengaruh buruk buat anak kami.. "Wali murid yang lain
"Baik kalo memang gak bisa, anak kami tidak sekolah lagi tapi kami minta anak kami tetap mengikuti ujian karna secara hukum tidak ada larangan anak kami mendapat pendidikan dan tidak ada larangan pemerintah untuk menghentikan anak kami mendapat pendidikna..!"Pak Gilbran keras
"Baik keputusan kalian, saya terima tapi jika ada hal yang menimpa pada anak anda dan putri anda yang melanggar aturan sekolah ini, saya tidak akan segan mengeluarkan anak anda dari sekolah ini sama seperti anda tidak memberi kesempatan pada anak kami "Pak Gilbran emosi
"Sudah diputuskan kan sekaran baik Vian dan Gita gak akan mengikuti pelajaran disekolah ini sekaliam kalian bubar dan semua murid kembali kekelas kalian.. "minta pak kepala sekolah.
Para orangtua murid keluar dari sekolah dan para siswa juga sudah masuk kekelas mereka dan mengikuti pelajaran seperti biasanya. Sedangkan Vian bersama ayah Iqbal dam pak Gilbran masih berada diruang guru dan rapat bersama kepala sekolah dan beberapa guru yang mengajar Gita dan Vian.
"Gimana selanjutnya pak kepala sekolah, aq gak mau anakku tidak mendapat ijazah atau saya akan menutup sekolah ini seperti sekolah ini yang memutuskan anak kami tidak mendapat pendidikan..? 'ancaman pak Gilbran yang membuat Vian dan ayahnya menatap kearah pak Gilbran
"Tenang dulu pak Gilbran kita bicarakan hal ini dengan baik.. "minta kepala sekolah
__ADS_1
"Kita bisa kasih pendidikan anak-anak bapak secara onlain dan mereka juga masih bisaengikuti ujian untuk mendapatkan ijazah"kepala sekolah
"Iya pak dan kita bisa datang kerumah bapak untuk memberikan pendidikan pada mereka karna mereka murid yang cerdas,sayang jika harus putus sekolah karna mereka masih sangat muda dan masih semangat sekolah"Wali kelas Gita dan Vian
"Yah itu akan bagus dan saya juga gak akan sembarangan begitu saja, jadi usahakan anak kami memdapat pendidikan yang sama dengan murid yang lain dan ikut ujian.. "Pak Gilbran tegas buat Vian kagum
"Yah pak Gilbran anda gak perlu khawatir mereka pasti ikut ujian dan dapat ijazah.."kepala sekolah menyakinkan pak Gilban
"Yah kalian urus aja, saya gak punya banyak waktu untuk hal sekecil ini yang mudah bagi kalian mengurusnya, kami permisi.. "Pak Gilban pamit
"Maaf ya pak, kami pulang dulu. "Vian merasa tidak enak
"Vi gimana Gita dan kehamilannya, ibu dengar Gita didorong jatuh.. ?"tanya wali kelas yang dekat dengan Gita
"Istri dan baby kami sehat bu makasih.. "Vian tersenyum
"Alhamdulillah, jaga istri dab baby kamu Vi masih sangat muda kehamilan Gita. "Wali kelas mengantar kedepan pintu
"Iya bu pasti.. " Vian mencium tangan wali kelas dan mereka pergi meninggalkan sekolah.
Vian yang mengendarai mobilnya dan mengatar pak Gilbran kekantor dan dia bersama ayahnya balik kerumah sakit menemani Gita.
__ADS_1