CINTA SANG CEO

CINTA SANG CEO
part 11


__ADS_3

mansion Winata


pagi yang sejuk,hari ini adalah hari weekend dimana hari para pekerja berlibur dan bersantai setelah setiap hari bekerja,begitu pun dengan Nadira ia masih bergulung didalam selimut tebalnya,ia saat ini sedang malas malasan karna hari weekend,iya tertidur dengan nyamannya,tapi kenyamanan itu seketika hilang tatkala mendengar teriakan cempreng yang sangat ia kenali siapa lagi kalau bukan Cika sahabatnya.


Cika nyelonong masuk ke kamar Nadira dengan berteriak teriak karna kebetulan kamarnya tidak di kunci.


Nadira yang mendengar itu langsung menutup telinganya dengan bantal dan langsung ingin kembali tidur.


Cika yang duduk di sebelah Nadira merasa geram langsung saja menggoyang goyangkan tubuh Nadira,tapi Nadira tetap saja tidur,ia langsung menarik bantal yang menutupi telinga Nadira lalu mendekatkan wajahnya ke arah telinga Nadira sambil berteriak.


"banguuuuuuuuun"teriak Cika


Nadira pun langsung membuka matanya karna kaget dengan teriakan Cika di telinganya.


"ish apa apaan sih kamu"ucap Nadira sambil mengerjap ngerjapkan matanya.


"lihat tuh ini sudah jam berapa,ini sudah jam 08:00 nad"


"lalu kenapa emangnya aku masih tidur jam segini ini kan hari weekend jadi suka suka aku mau tdur jam berapa pun juga"


"kamu tuh lupa atau apa sih hah"


"emanya mau kemana"tanya Nadira balik


"ih kamu ini astaga,hari ini kan kamu udah janji kita akan main ke pantai hah lupa kamu"ucap Cika dengan sedikit emosi karna Nadira telah melupakan janjinya.


memang Cika lah yang memaksa ingin main ke pantai bersama Nadira,awalnya Nadira tidak mau karna ia lebih senang bersantai di rumah ketimbang berlibur keluar,tapi Cika menggunakan segala cara untuk membujuk Nadira dan Nadira pun berjanji weekend akan mengajak Cika berlibur ke pantai.


Nadira berpikir sejenak lalu ia pun menyengir,ia baru teringat akan janjinya tempo hari lalu.


"huh baru ingat kau"ucap Cika cemberut


"baiklah aku akan mandi dulu,tunggulah aku di bawah"


"awas kalo lama bisa bisa kita gk jadi ke pantai"ucap Cika sambil meninggalkan kamar tak lupa ia menutup pintu kembali.


Nadira menghembuskan napasnya dengan perlahan lalu ia beranjak dari kasur dan menuju wc untuk mandi.


dibawah Cika yang baru saja turun dari tangga langsung menuju dapur untuk melihat Tante Maya sedang membuat kue


"sayang sini nak"ucap Maya saat melihat Cika di ambang dapur

__ADS_1


Tante lagi bikin apa"tanya cika penasaran


"ini Tante lagi bikin kue,apa kamu mau tuh ambil kue buatan Tante yang sudah jadi"tunjuk Maya kearah meja,di sana sudah tertata kue bikinan Maya.


Cika menghampiri meja itu dan mengambil sepotong kue yang di atas piring dan memakannya sambil mendekati Maya


"em Tante enak banget kuenya"


Maya menyayangi Cika seperti putrinya sendiri,Cika yang umurnya berbeda 1 tahun dengan Nadira ia sangat menyukai Cika karna sifatnya yang bar bar dan periang padahal ia sudah tidak memiliki ibu,ibunya sudah meninggal karna penyakit dan ayahnya menikah lagi,Cika juga hanya dari keluarga sederhana,Maya serasa mempunyai dua anak


"gimana apakah Nadira bangun cik"tanya Maya


"hmmm,bangun sih bangun tapi dia tuh kebo susah kalo bangunin dia"ucap Cika


Maya pun langsung tertawa"dia memang seperti itu sejak dulu kalo lagi weekend tapi kalo lagi mode kerja ih dia paling pagi bangun"


Maya pun melanjutkan membuat kuenya,ditemani Cika.


30 menit berlalu


Nadira yang baru saja turun,memakai baju santai ia memakai celana Levis sepaha berwarna hitam yang menampilkan kaki putihnya dengan baju pendek dan memakai cardigan rawis rawis sebatas lutut untuk luarannya,membuat badannya yang bak gitar spanyol terlihat sangat hot.


Cika yang melihat itu langsung berdecak kagum atas kecantikan sahabatnya Nadira


"kamu sudah siap sayang,kasian nih Cika sudah berakar menunggu kamu"ucap Maya


"sudah mom"jawab Nadira sambil mengambil kue yang berada di atas meja dan memakannya.


mereka pun pamit untuk pergi ke pantai


Nadira memakai mobil Lamborghini berwarna merah terang,menyusuri jalanan.


\*\*\*\*\*


Nadira dan Cika baru saja sampai ke pantai,ia sampai dengan perjalanan hanya dua jam


dan langsung memarkirkan mobilnya,ia tak di antar oleh supir karna keinginannya yang tak mau di kawal saat berlibur.


Nadira mengajak Cika ke dalam tak lupa ia membayar dulu karcis untuk masuk menikmati indahnya suasana pantai.


suasana di pantai sangat ramai karna hari weekend,berbagai orang datang ke sana dari mulai warga lokal sampai bule pun ada di sana,dan pantainya pun sangat indah jadi tak ayal banyak pengunjung yang datang ke sana untuk menikmati pemandangan pantai.

__ADS_1


wow pantainya sangat indah deh nad dan lihat pengunjungnya sangat ramai sekali"ucap Cika ia sangat antusias sekali.


Cika mengajak Nadira untuk berkeliling dulu melihat dagangan suvenir yang terlihat menarik di matanya Cika memilih milih dan membeli yang ia sukai lain halnya dengan Nadira,Nadira hanya menunggu Cika sambil melipat kedua tangannya di dada ia tak berminat membeli karna tidak terlalu menyukai hal hal yang seperti itu tapi ada satu yang menarik perhatiannya yaitu topi pantai berwarna putih,ia pun membeli topi itu untuk ia pakai saat nanti matahari sangat terik.


Nadira dan Cika sedang duduk dan bersandar di atas kursi pantai dengan kacamata yang bertengger,sambil sesekali menyeruput es kelapa muda.


enak sekali Suasananya yah nad"ucap Cika.


"hmmm iya"jawab Nadira sambil memejamkan matanya


"nad Ayo kita ke tepi pantai,untuk bermain air"ajak Cika


"kamu saja cik,aku malas"


"ayolah bestie,yah yah yah mau yah"ucap Cika sambil mengedip ngedipkan matanya,Nadira yang melihat itu mau tak mau Nadira mengiyakan permintaan Cika,mereka pun pergi ke tepi pantai.


"ayo nad kita berpoto di sini cissss"mereka pun berpoto berbagai banyak gaya.


"apa kamu tak ingin berenang"tanya cika


"tidak"


"sungguh"


"tidak"


"yakin"


Nadira lalu memelototkan matanya ke arah cika


Cika pun cengengesan.


"mari kita ke sana lagi sudah kenyangkan main di tepi pantai begini"


"baiklah" ucap cika


mereka pun menghabiskan waktu sampai sore berada di pantai.


Nadira dan Cika memutuskan untuk pulang ke rumah karna hari sudah sore,tapi Nadira mendadak ingin ke wc ia menyuruh Cika untuk menunggunya di parkiran,saat di jalan menuju parkiran Cika tak sengaja menyenggol seorang wanita, bersama kekasihnya.


bersambung.....

__ADS_1


jangan lupa like komen dan vote supaya author lebih semangat lagiiiii.


__ADS_2