
tak terasa sudah jam 1 siang mereka bercerita lalu para anak anak panti di suruh untuk istirahat karena ini waktunya mereka istirahat.
lalu Nadira pun pamitan untuk pergi pulang,Arya juga ijin untuk pulang,
saat di parkiran panti Nadira hendak memasuki mobilnya tapi ia urungkan karena ada suara yang memanggilnya.
"ada apa Arya"
"apakah aku boleh ikut pulang mobilku sedang ada perbaikan dan Bram pun sedang ada pekerjaan penting"ucap Bram bohong sebenarnya Bram sedang di perjalanan untuk menjemput bosnya tetapi ia suruh putar balik untuk tidak menjemputnya ia ingin berlama lama di dekat Nadira saja.
"baik lah kamu yang menyetir,masa perempuan bawa mobil sedangkan kamu laki laki duduk saja"ungkap Nadira.
mereka pun pergi meninggalkan panti.
...****************...
saat di perjalanan mendadak cuaca mendung dan turunlah hujan cukup besar,
mobil yang di tumpangi Nadira dan Arya mendadak berhenti melihat ada bapak bapak memakai jas hujan dan payung yang memberhentikan mereka.
lalu Arya membuka kaca mobil dan sedikit menyembulkan kepalanya.
"ada apa pak"tanya Arya
"maaf pak di depan sana ada pohon besar tumbang"dan tidak bisa dilewati,sekarang juga sedang di urus"
__ADS_1
"apakah ada jalan yang lain"tanya Nadira ikut menimpali
"tidak ada nona,jalan ini jalan satu satunya,sebentar lagi pasti sudah selesai dulu urus kalian menepi saja dulu nanti saya balik lagi untuk memberi tahu.
"terimakasih untuk informasinya"
lalu Arya memberhentikan mobil di pinggir jalan yang areanya cukup luas.
"bagaimana ini"
"kita tunggu saja"jawab Arya,lalu mereka saling hening.
tak lama Arya memandang Nadira dengan tatapan berbeda,tak ada Arya yang muka datar di sana,Arya tersenyum dengan hangat.
"kamu kenapa"tanya Nadira aneh.
Nadira hanya tertegun mendengar ungkapan perasaan Arya,ini yang selalu ia takutkan jika dekat dengan pria,ia belum siap dengan suatu hubungan lagi ia sungguh trauma.
Nadira memandang Arya,
"maaf aku tidak bisa menerima cintamu,aku trauma dengan hubungan,jadi aku belum siap akan hal itu"jujur Nadira.
Arya terlihat kecewa akan penolakan Nadira,
"kamu trauma kenapa"
__ADS_1
"tidak aku hanya trauma saja dan butuh waktu untuk memulai hubungan"
"tapi aku sungguh mencintaimu nad sungguh"
"maaf aku tak bisa"
"tapi bisakah aku berjuang sekali saja untuk mendapatkan hatimu,aku berjanji untuk selalu membahagiakanmu"
Nadira hanya diam saja mendengar permintaan Arya,Arya melihat itu sedikit kecewa dan mengalihkan tatapannya ke depan melihat hujan yang turun cukup lebat
hening pun tercipta,Nadira terus saja menatap ke arah Arya yang sedang meluruskan pandangannya ke arah depan.
"berjuang lah"ucap Nadira sambil tersenyum.
Arya langsung menoleh mendengar ucapan Nadira dan seketika ia tersenyum sumringah
"benarkah nad"
Nadira pun mengangguk dan tersenyum
"berjuanglah untuk menyembuhkan traumaku dan memenangkan hatiku.
"iya aku pasti akan sungguh sungguh akan hal itu,aku kan berjuang nad, terimakasih untuk kesempatannya.
lalu tak lama kaca mobil di ketuk dari luar,ternyata itu bapak bapak tadi menyampaikan bahwa jalanan sudah bisa di lalui, lalu Arya memberi uang kepada bapak bapak itu untuk sekedar berterimakasih dan ia melajukan mobil dengan kecepatan sedang untung saja hujan juga mulai reda.
__ADS_1
bersambung......
jangan lupa klik like vote dan komen ☺️