CINTA SANG CEO

CINTA SANG CEO
part 27


__ADS_3

jarak mereka cukup dekat sehingga hembusan napas dari keduanya terasa.


Bram yang melihat tuannya sedang berusaha mendekati Nadira,Bram mengajak Cika untuk mengantarnya mencari makan dengan alasan ia belum makan dan tidak tahu daerah itu,dan para pekerja pun tidak ada karena Nadira memberikan libur untuk mereka kecuali Cika untuk menemani dirinya membuka butik.


Nadira saat akan mengukur pundak Arya dari depan Arya replek memegang pinggang Nadira.


Arya menatap Nadira dengan tatapan memujanya lalu Nadira memalingkan mukanya ke samping dan Arya membisikan kata pas di telinga Nadira.


"apakah kamu suka dengan bunga yang aku kirim"


"aku sudah menduga itu bunga kiriman mu"Jawab Nadira.


"aku akan mengirimnya setiap hari sampai kamu menerima cintaku"


Nadira hanya terdiam saja mendengar ucapan Arya,lalu tangan kokoh Arya memeluk pinggang Nadira begitu erat


"apa yang kamu lakukan Arya lepasin,jangan kurang ajar kepadaku"Nadira meronta ingin terlepas dari pelukan Arya tetapi hasilnya nihil tubuh Arya lebih kuat dari Nadira


lalu Arya memutar tubuh Nadira sehingga Nadira memunggungi Arya tetapi pelukannya tidak Arya lepaskan.


"biarkan seperti ini nad,aku mencintai mu sungguh,apakah trauma mu sudah mulai sembuh dengan kehadiranku"Nadira yang tadinya meronta diam mendengar ucapan Arya.


lalu Arya mencium aroma tubuh Nadira,sungguh membuat ia mabuk kepayang,dan memejamkan matanya,pundak Nadira sebagai tumpuan dagu Arya yang sedang memejamkan matanya.

__ADS_1


...****************...


tak jauh dari mereka berdiri di luar di depan kaca Anton melihat interaksi Arya dan Nadira,maklum saja butik Nadira dipenuhi dengan kaca jadi dari luar masih nampak,


Anton mengepalkan tangannya ia sungguh kesal melihat Nadira ada yang memeluk,Anton tidak melihat jelas siapa laki laki yang memeluk Nadira karena posisi mereka sedang membelakangi.


"Nadira adalah milik ku" gumam Anton


melihat akan ada yang masuk ke dalam butik buru buru Anton meninggalkan area butik ia tak mau ketahuan,sebenarnya Anton sering memantau pergerakan Nadira,ia juga sering datang melihat dari jauh hanya untuk melihat wajah sang mantan kekasihnya.


...****************...


10 menit mereka masih berada di posisi yang tadi


Nadira merasa kakinya pegal lalu ia melihat wajah Arya lewat kaca yang tak jauh di depan mereka,Nadira melihat wajah Arya yang sedang memejamkan matanya cukup damai.


"lebih baik aku tertidur sambil memeluk mu seperti ini karena dalam mimpiku kamu membalas cintai ku"


deg.....Nadira terdiam lagi mencerna kata kata Arya


Nadira masih saja belum sembuh dari traumanya,ini saja jantungnya berdegup kencang


krek pintu terbuka Bram sudah kembali bersama Cika,Cika melihat Nadira sedang di peluk oleh Arya merasa kaget kapan sahabatnya itu dekat lagi dengan seorang laki laki,sungguh ini kejutan.

__ADS_1


ekhem Bram berdehem


arya dan Nadira menoleh lalu mereka replek menjauh,bukan Arya tetapi Nadira yang menjauh dari Arya.


Cika tersenyum malu melihat tingkah sahabatnya.


"eh kalian sudah pulang"


"iya kami sudah pulang dari tadi nad"jawab Cika bohong padahal ia baru saja sampai.


Nadira memelototkan matanya ia sungguh malu kepergok sedang dalam posisi seperti itu.


"santai saja nad itu hal wajar dan aku berhutang penjelasan dari mu"


"ini tidak seperti yang kalian pikirkan"ucap Nadira sedikit gugup dan Arya hanya diam saja tidak membuat membela diri.


bersambung......


jangan lupa klik like vote dan komen yang sayang


πŸ€—β˜ΊοΈ


hai guys aku mau ngenalin novel kedua aku nih judulnya"TAKDIR CINTA"jangan lupa mampir yah

__ADS_1


salam sayang dari author 😁



__ADS_2