CINTA SANG CEO

CINTA SANG CEO
part 14


__ADS_3

di butik


Nadira baru saja datang ke dalam butik ia langsung saja masuk menuju ruangannya


lalu bersiap siap menyelesaikan pekerjaannya karna kemarin ia mendapatkan pesanan rancangan


Cika pun masuk ke dalam ruangan Nadira.


"nad kamu mendapat tawaran kerja sama dari perusahaan AS COMPANY perusahaan besar itu loh"ucap Cika


"yang benar"tanya Nadira penasaran


ia tau bagaimana perusahaan AS COMPANY itu, perusahaan besar yang cabangnya berada di mana mana


"iya tadi aku dapat komfirmasi dari asistennya ia ingin bertemu dengan pemilik butiknya langsung untuk menceritakan tentang kerja sama katanya"


"wah itu sangat bagus aku tidak akan menyia nyiakan kesempatan itu"jawab Nadira gembira.


"iya dan kamu di suruh bertemu di restoran x x untuk kelanjutannya"


"baik lah aku setuju"jawab Nadira


lalu Cika memberitahukan kepada sang asisten perusahaan bahwa Nadira bersedia bertemu.


\*\*\*\*\*


Nadira memakai stelan jas warna maroon dan memakai high heel 3 cm rambut yang di kuncir kuda dan riasan tipis yang menambah kecantikannya,


setelah Nadira sampai ia langsung saja menuju ruang FIV restoran karna sudah di beritahu sejak awal,disana sudah berada bram yang sudah menunggu sejak tadi,lalu Bram berdiri dan langsung berjabat tangan.


"saya Anya Nadira"


"saya Bram"


"maaf saya datang terlambat"ucap Nadira tidak enak


"tidak papah nona,mari silahkan duduk"titah Bram lalu mereka pun duduk lalu Bram memesan minuman tak lupa dengan Nadira.

__ADS_1


"langsung saja ke intinya perusahaan bos saya sedang membutuhkan desainer untuk bekerja sama,dan saya melihat butik anda termasuk dalam kriteria,butik anda berjalan 1 tahun tapi sudah berkembang dan saya lihat anda mempunyai bakat yang sangat baik,di lihat dari hasil karya karya anda,apakah anda mau bekerja sama dengan perusahaan bos saya ?."jelas Bram dengan panjang lebar


ini lampiran berkas kerjasamanya bisa dilihat lihat dulu


"baik lah setelah saya pikir pikir saya bersedia bekerja sama dengan perusahaan AS COMPANY jika saling menguntungkan kenapa tidak iya kan"jawab Nadira


"baiklah jika anda setuju,anda bisa datang ke perusahaan untuk menanda tangani surat kerjasamanya dan bisa lebih di bicarakan lagi dengan bos saya"


"baik lah,saya permisi dulu jika ada sesuatu konfirmasi saja kepada asisten saya"Nadira pun pamit undur diri meninggalkan restoran.


"dia cantik tapi sayang judes"ucap Bram dalam hati,melihat Nadira meninggalkan cafe.


\*\*\*\*\*


keesokan harinya Nadira pergi ke perusahaan AS COMPANY untuk menandatangani surat kontrak dan membahas kelanjutannya.


ia berjalan di koridor perusahaan memakai baju dres hitam selutut dan di padukan dengan blejer warna navi dan sepatu high heel tak lupa rambut yang di gerai membuat ia tampil modis.


Nadira mendekati meja resepsionis untuk bertanya,


"apa anda sudah membuat janji"


"tolong katakan saja saya pemilik butik AN colections


"baiklah tunggu saja nona di kursi tunggu"


Nadira pun duduk menunggu resepsionis itu datang kembali lalu setelah itu datang lah resepsionis tadi


mari silahkan nona anda sudah di tunggu oleh pak Bram"Nadira pun mengikuti si wanita tadi


mereka memasuki lif dan menuju bangunan paling tinggi.


saat sampai di sana sudah ada Bram yang sedang menunggu.


"ini nona pak Bram saya hanya bertugas mengantar anda sampai di sini"


"baiklah terima kasih"

__ADS_1


begitu sampai di dalam Nadira begitu terpesona melihat ruangan yang begitu megah dan elegan.


di tengah tengah ruangan terdapat meja kerja dan seorang laki laki yang sedang memunggungi nyah


Bram pun berdehem"ehemmm maaf tuan"ucap Bram.


lalu Arya langsung membalikan kursinya,dan memadang bram dan seorang wanita tapi siapakah wanita itu pikir Arya.


"silahkan nona anda boleh memperkenalkan diri"


"perkenalkan saya Anya Nadira pemilik butik AN colections


"baik duduk lah"


lalu Nadira pun duduk,lalu mereka membahas tentang kerjasama setelah mereka sepakat Nadira langsung menandatangani surat kerjasama itu.


Arya memperhatikan Nadira,seakan akan ia pernah melihat wanita itu tapi di mna,ia sedang berpikir dengan memandangi wajah Nadira,dan Arya pun seakan terpesona melihat wajah Nadira.


"kalau begitu saya pamit undur diri"ucap Nadira dengan sedikit senyum dan wajah datar,ia sedikit risih di antara para pria jika bukan karna saling menguntungkan ia enggan untuk kerjasama dengan seorang pria


Arya langsung berdiri di ikuti Nadira lalu mereka berjabat tangan


"senang bisa bekerjasama dengan anda"ucap Arya


"saya juga"


lalu Nadira pergi meninggalkan ruangan itu menyisakan Arya dan Bram,


"Bram apa kau sudah menyelidiki tentang butik itu,aku tak ingin nantinya membuat saya rugi"


"sudah tuan dia mendirikan butiknya sendiri dalam waktu 1 tahun dan sudah berkembang ia memiliki 3 cabang dan rancangannya sangat bagus bagus orang orang konglomerat juga sering membeli. aku di butiknya"jelas bram.


"baik lah jika kau sudah menyelidikinya"


bersambung.....


jangan lupa vote,like,komen☺️

__ADS_1


__ADS_2