CINTA SANG CEO

CINTA SANG CEO
part 24


__ADS_3

Arya mengetuk pintu dan Bram berada di belakangnya.


lalu ibu panti membukakan pintu


"eh nak Arya,tumben ke sini,biasanya juga nak Bram yang selalu mewakili"ucap si ibu panti


Arya juga adalah donatur tetap di panti asuhan ini


tetapi yang lebih sering mewakili ke sini adalah Bram,Arya hanya sesekali ia datang karena kesibukannya yang cukup padat,ia selalu ke sini setiap ingat sang kakak.


lalu Arya dan Bram duduk di atas kursi ia berbincang dengan Bu panti sekitaran kelangsungan panti asuhan dan juga anak anak


lalu tak lama terdengar riuh gelak tawa dari taman belakang,Bram pun melihat ke arah ibu panti pertanda bertanya tanya.


"ouh itu anak anak mungkin sedang bermain bersama kakaknya,maklum sudah lama tidak bertemu jadi mereka rindu"


"ouh begitu"


"mari kita lihat mereka pasti sangat bahagia"Arya dan Bu panti serta Bram pergi menuju taman belakang,


saat akan menuju taman Bram tertegun melihat tawa lebar wanita yang selama ini pujaannya,ia sedang bercerita di bawah pohon besar sambil menggelar tikar lalu di Riung anak anak panti,sesekali ia tertawa dan menggelitik satu persatu anak anak.


Bu panti mendekati Nadira dan anak anak lalu memperkenalkan Arya,Nadira cukup terkejut melihat Arya ada di sana untuk apa lelaki itu berada di panti asuhan.

__ADS_1


neng Nadira perkenalkan ini nak Arya dia juga donatur tetap di panti asuhan ini.


"Hai semuanya"ucap Arya.


mereka pun mengucapkan hello kepada Arya kecuali Nadira yang masih diam.


lalu Nadira menatap Arya"kami sudah saling kenal Bu,dia bekerja sama dengan butik aku"


"Oalah kalian udah saling kenal toh,yasudah ibu mau ke rumah dulu"


lalu di sana Arya masih saja berdiri,ia membisikan sesuatu kepada Arya,Bram pun pamit untuk pulang.


Arya segera bergabung bersama Nadira dan anak anak di atas tikar.


"tentu silahkan"jawab Nadira sambil tersenyum.


lalu mereka memulai bercerita lagi tetapi Arya yang memulai


...****************...


di parkiran panti,Bram baru saja masuk sambil bergrutu.


"huh dasar,dia tadi yang nyuruh buat dampingi sampe selesai,eh liat pujaan hatinya,langsung nyuruh pergi,huh untung saja dia boss ku"

__ADS_1


tak lama ponsel Bram berdering,ia membaca pesan yang masuk,lalu menghela napas.


"tidak bos tidak emaknya selalu merepotkan"


selama ini rose selalu meneror Bram terus menerus menanyakan seputar apakah Arya menyukai perempuan atau tidak,apa sudah punya pacar atau tidak,Bram di larang Arya untuk memberi tahu rose tentang semuanya,


lalu Bram menyimpan ponselnya kembali dan mengemudikan mobil meninggalkan panti.


...****************...


Nadira memperhatikan Arya yang sedang bercerita kepada anak anak,Nadira pun tersenyum melihat tingkah Arya yang seperti bocah memperagakan ceritanya,ia baru melihat sisi lain Arya,kadang laki laki itu terlihat dingin,kadang kadang lemah lembut dan kadang kadang terlihat mengesalkan.


"aku tampan yah,kamu lihatnya sampe kaya gituh"


"eh enggak,kata siapa aku lihatin kamu"Nadira gelagapan menjawab pertanyaan Arya.


"jujur saja"


"tidak"jawab Nadira singkat


"lalu sekarang giliran Nadira bercerita,Arya memandang Nadira dengan senyumannya,ia sungguh bahagia bisa sedekat ini dengan wanita pujaannya.


bersambung......

__ADS_1


jangan lupa klik,like,vote dan komen.


__ADS_2