
Anton menghampiri sepasang mesum itu lalu melayangkan tinjunya ke arah Doni.
"dasar asisten sialan kau bisa bisanya kau menusuk ku dari belakang"ucap Anton sambil membabi-buta melayangkan tinjunya ke arah Doni,Doni pun terkulai lemah tak berdaya dengan tanpa baju.
sementara Alya yang menyaksikan itu begitu terkejut,ia tak menyangka Anton bisa sebrutal itu
Alya beringsut sambil menarik selimut dan menutupi tubuh polosnya.
setelah Anton puas menghajar Doni ia melihat ke arah Alya yang ketakutan.
Anton pun menghampiri Alya dengan sorot mata yang tajam dan memancarkan aura kebencian
"a....anton"ucap Alya terbata
Anton langsung saja mencekik leher Alya sampai wajah itu membentur dinding kamar Alya begitu kesakitan.
"bisa bisanya kamu membodohi ku Alya,kurang apa aku memenuhi kebutuhan mu hah,aku juga sudah berkhianat terhadap Nadira demi siapa lagi kalau bukan demi kamu,dasar wanita ******"ucap Anton sambil melepaskan cengkraman nya pada leher Alya,karena Anton melihat Alya yang kekurangan pasokan oksigen,
alya terbatuk-batuk lalu ia tak kalah tajam menatap Anton
"ya dan kau adalah pria bodoh yang telah ku tipu
dan malangnya nasib Nadira karena kekasihnya ini sudah berhasil ku rayu"entah dari mna Alya berani membalas perkataan Anton,padahal dalam hatinya ia merasa gelisah.
__ADS_1
setelah mendengar kata kata itu Anton memecahkan pigura Poto saat ia dan Alya bersama,lalu kembali ia menampar Alya sampai wajah itu menghadap kearah samping karena tamparan kerasnya.
dasar ****** jangan nampakan wajahmu lagi di hadapanku"ucap Anton dengan emosi
lalu Anton berlalu pergi ia tak mau berbuat jauh lagi terhadap alya,
...****************...
setelah dari apartemen,sini lah Anton sedang duduk sambil banyak meminum alcohol ia setengah sadar dan meracau tak jelas,ia datang 1 jam yang lalu.
dasar Alya sialan bisa bisanya dia membodohi ku selama ini,dia merayu ku dan aku pun terlena hingga mengkhianati Nadira akhhhh bodohnya aku.
Nadira maafkan aku aku sungguh menyesal,aku ingin bersama mu kembali"lalu Anton kembali minum.
...****************...
Arya sedang berada di mansion rumahnya karena momy nya menelpon untuk segera datang untuk makan bersama,tak lupa ia membawa Bram,untuk makan karena ia bisa beralasan tak menginap karenanya.
tetapi hasilnya nihil momy nya mempunyai segala banyak cara untuk membodohi anaknya.
pukul 8 malam
"Bram kamu boleh pulang,dan jemput aku esok nanti"
__ADS_1
"baiklah tuan"lalu Bram meninggalkan mansion.
lalu Arya duduk di ruang keluarga begitu pun rose dan beni.
"sayang"
iya mom ada apa"Alya menoleh dari memainkan ponselnya.
lalu rose memperlihatkan banyak Poto wanita kepada Arya.
"apakah dia cantik"tanya rose sambil menunjuk salah satu Poto wanita seksi di dalam ponselnya.
"apa maksudnya mom"Arya menelisik rose dengan mata menyipit.
"tidak apa apa momy hanya bertanya saja,Momy ingin tau saja menurut pandangan laki laki seperti apa"
tidak dia sangat jelek,di mataku,mataku sampai panas melihatnya"
"lagian kan di sini ada dua pria tanyakan saja padanya"lalu Arya menatap beni yang sedari tadi hanya diam menonton tv padahal kupingnya ia tanamkan untuk mendengarkan percakapan antara ibu dan anak itu.
bersambung...
jangan lupa klik like vote dan komen yah supaya author lebih semangat lagi ☺️
__ADS_1