CINTA SANG CEO

CINTA SANG CEO
part 18


__ADS_3

ada apa momy datang ke sini"tanya Arya


apa momy tidak boleh menjenguk putra momy"


aku tau momy pasti ada maunya datang ke sini kan"rose hanya tersenyum.


bagus boys kamu memang pintar ,nanti malam momy ingin di antar menemui sahabat lama momy,kamu mau yah"pinta rose


"Arya tidak mau mom"


"ayolah Arya momy pengen di anterin km yahhhh"rose memasang wajah sedihnya,Arya yang memang tak tega jika melihat sang momy bersedih meng iya kan saja permintaan momy nya itu,rose tersenyum senang aktingnya berhasil.


baiklah momy mau pulang dulu,tar kamu jemput momy ke rumah yah"ucap rose sambil meninggalkan Arya di ruangannya.


Bram yang sedang duduk di meja kerjanya langsung di hadang rose.


"nyonya ada perlu apa nyonya menghadap saya"

__ADS_1


rose tersenyum"kenapa kamu sekarang tidak pernah memberi tahu ku tentang Arya"tanya rose dengan tegas.


"maaf nyonya saya akhir akhir ini sibuk"jawab Bram.


selama ini rose sering memperhatikan Arya lewat Bram,Bram sering di rundung pertanyaan oleh rose, ketika rose sedang kepo tentang masalah percintaan anaknya,kadang kadang Bram sering menceritakan tentang Arya,karena tidak ada yang berubah pada Arya jadi Bram tidak dalam mode terancam oleh rose.


\*\*\*\*\*\*


di perjalanan


sehabis dari perusahaan Nadira yang sedang mengemudi sambil menyetel musik kesukaannya,iya hanya pokus pada jalanan,pikirannya teralihkan pada kejadian tadi di mana ibunya Arya menyangka ia sebagai pacarnya,Nadira menghela napas lalu menoleh ke samping ia melihat cafe di pinggir jalan,ia lalu memarkirkan mobilnya di parkiran dan menyempatkan untuk mampir ke dalam cafe.


Nadira memesan coklat panas kesukaannya,lalu duduk di kursi dekat jendela cafe,tak lama pesanannya pun datang lalu ia menikmati secangkir coklat panas sambil melihat ke luar jendela....


tak lama setelah itu,ada yang menepuk pundaknya,lalu Nadira menoleh, Nadira terdiam melihat siapa yang menepuk bahunya...


"hai nad"sapanya

__ADS_1


"Anton"ucap Nadira sambil melihat Anton


ya itu adalah Anton, Anton juga sedang berada di cafe itu ,ia mampir ingin memesan minum karena ia habis bertemu kelien di luar kantor,dan ia


lalu tak sengaja melihat Nadira yang menikmati secangkir coklat di dekat jendela,lalu Anton mendekati Nadira dan menyapanya.


bagi Anton itu adalah kesempatan untuk meminta maaf kepada Nadira dan menginginkan untuk kembali bersamanya


setelah melihat Anton Nadira bangkit dari duduknya ia tak ingin berurusan dengan laki laki itu lagi,dan hendak inginpergi tetapi Anton mencekal pergelangan tangannya.


"nad bisa kita bicara"tanya Anton


"tidak bisa"ucap nadira singkat dan mencoba melepaskan tangannya dari genggaman Anton.


"ayolah nad kali ini saja"Nadira menghela napas lalu melihat ke arah Anton


"baiklah,km ingin membicarakan apa" Nadira langsung duduk kembali di mejanya,Anton pun sama langsung mendudukan bokongnya di kursi di hadapan Nadira.

__ADS_1


bersambung....


jangan lupa vote like and komen supaya author semangat bikin kelanjutan ceritanya.


__ADS_2