CINTA SANG CEO

CINTA SANG CEO
part 16


__ADS_3

Setelah di tinggalkan Nadira Arya pun menghela napas,lalu pergi menuju ruangannya,Bram yang melihat itu terheran heran bosnya mengajak makan malam pada nona nadira,ia berpikir mungkin bosnya mulai jatuh cinta lagi setelah kejadian 5 tahun yang lalu pikirnya.


Saat menjelang sore


Arya bersiap siap ingin pulang karna ia ingin pergi ke suatu tempat,saat memasuki mobil Bram pun bertanya


"Tuan kita mau pergi ke mana"tanyanya


"Kita pergi ke tempat biasa"jawab Arya,Bram pun hanya mengangguk lalu menjalankan mobil dengan kecepatan sedang.


Sampailah mereka di tempat yang agak jauh dari kota,tempat sunyi,dan tempat peristirahatan terakhir manusia,yaitu pemakaman


Arya berjalan di tengah rerumputan hijau menyusuri arahnya jalan,ia hanya jalan sendiri karna setiap ke sana ia tidak mau di temani Bram hanya cukup menunggunya di mobil sampailah ia di depan makam sang kakak yaitu Arjun


Arya berjongkok di samping kuburan sang kaka


Dan menaburkan bunga yang ia bawa


"Hai,kak apa kabar,maaf yah Arya akhir akhir ini jarang datang ke sini,kak Arya kangen banget sama kakak"ucap sang adik dengan mengusap batu nisan sang kakak.


Ia terlihat tegas dan datar di luar padahal hati ya sangat rapuh jika banyak orang yang tau.


"Kak apa kakak tau setelah kejadian itu hatiku tertutup kepada siapa pun hati ini seolah olah beku,tapi apa Kakak tahu akhir akhir ini hatiku selalu bergetar di dekat seorang wanita,aku seolah olah tersihir olehnya,apakah aku jatuh cinta lagi "ucap Arya lagi,dan masih banyak lagi yang Arya ceritakan,termasuk dengan keluarga mereka.

__ADS_1


Arya selalu datang setiap ia mempunyai masalah dan selalu mencurahkan semua isi hatinya di depan batu nisan sang kakak,ia selalu lega jika sudah bercerita,maklum saja setelah momy nya menikah lagi Arya menjauh dari momy nya,ia marah karna momy nya menikah lagi dan sejak saat itu ia lebih dekat dengan sang kakak,tetapi di saat sang kakak meninggal ia tidak ada tempat cerita lagi kecuali selalu datang ke pemakaman sang kakak dan menumpahkan semua yang mengganjal di hatinya.


"Kak mungkin Arya akan membuka hati Arya kembali Arya akan memperjuangkan wanita itu


Arya pamit dulu yah,kapan kapan Arya ke sini lagi"ucap Arya,Arya pun meninggalkan pemakaman sebelum pergi ia menemui pengurus makan


"Terimakasih karna anda sudah merawat makam kakak saya"ucap Arya


"Sama sama tuan itu sudah kewajiban saya"ucap si pengurus makam,lalu Arya pergi tak lupa ia memberikan uang untuk pengurus makam.


Arya langsung memasuki mobil lalu mobil pun meninggalkan area pemakaman.


*****


Setelah Nadira selesai meating ia langsung pulang ke butiknya,,dan di sinilah sekarang ia sedang berkutat dengan rancangan rancangan nyatetapi tiba tiba ia terhenti ia memikirkan saat tadi di perusahaan,ia memikirkan kenapa tuan arya mengajak ia makan siang,Nadira melamun sambil berpangku tangan.


"Ya ampun Cika kamu kebiasaan banget sih"ucap nadira sambil mengusap usap jantungnya yang berdetak kencang karna kaget


"Habisnya aku ketuk pintu juga kamu gak nyahut ya sudah aku masuk eh ternyata sang nona sedang melamun,kamu lagi ngelamunin apa sih"tanya Alya tetapi Nadira hanya menggeleng gelengkan kepala pertanda ia tidak melamunkan apa pun


"Hmmmm gimana tadi lancar,apa rancangan kamu di terima oleh perusahaan besar itu"


"Yah di terima hasilnya memuaskan,dan mereka menginginkan produksi desain yang ini cukup banyak jadi kita bakal kerja kerja dan kerja"

__ADS_1


"Ya elah kan di pikiran sahabatku ini hanya kerja bisanya"Nadira hanya menyengir kuda mendengar ucapan Cika.


*****


di lain tempat


Anton sedang berbincang melalui telpon bersama orang suruhannya untuk memata Matai Nadira


๐Ÿ“ž bagaimana apa kau mendapatkan informasi"?


๐Ÿ“ž.........


๐Ÿ“ž jadi dia pemilik butik AN colections yang terkenal melejit itu


๐Ÿ“ž.......


๐Ÿ“žbaik lah kerja an mu bagus untuk memata Matainya


"kamu memata matai siapa beb"ucap Alya yang baru saja datang ia langsung duduk di kursi panjang menghadap ke arah Anton yang sedang berdiri di sana.


"tidak sayang aku hanya memata matai saingan di perusahaanku"Alya hanya diam saja


Alya hanya datang untuk mengajak Anton makan,dan Anton pun menyetujuinya,mereka pun pergi menuju restaurant.

__ADS_1


bersambung.....


jangan lupa like,vote,komenโ˜บ๏ธ


__ADS_2