CINTA SANG CEO

CINTA SANG CEO
part 21


__ADS_3

tak terasa Nadira sudah bekerja sama dengan Arya sudah satu tahun lamanya.


dan kerjasama itu sungguh sangat menguntungkan untuk kedua belah pihak.


tak lupa Nadira juga sudah mulai dekat dengan Arya dari mulai bertegur sapa atau hanya dengan minum kopi bersama.


\*\*\*\*\*


dan sore ini Nadira sedang bersiap siap untuk pergi ke acara tahunan yang sering di adakan oleh para perusahaan perusahaan ,dan ia pun di undang ke acara itu.


pukul 7 malam Nadira datang sendirian dan di antar sopir,sopirnya hanya menunggu di luar sampai acara selesai.


Nadira memakai baju berwarna maroon,yang panjangnya semata kaki dan bagian depannya dibelah selutut,yang menampilkan kaki mulusnya,bagian belakangnya sedikit terbuka,rambut yang di cerly di biarkan tergerai indah tak lupa ia memakai kalung berlian melekat di lehernya membuat ia tampil elegan dan cantik.


saat kakinya melangkah memasuki ruangan,Nadira menjadi pusat perhatian banyak tamu yang melihat ke arahnya,ia awalnya gugup di perhatikan seperti itu,tetapi ia harus tenang dan santai,karena dari tahun ke tahun ia pasti akan selalu datang ke acara seperti ini.

__ADS_1


begitu juga dengan Arya yang melihat dari kejauhan ia sungguh terpesona akan kecantikan Nadira.


lalu Nadira datang menghampiri pebisnis fashion yang ia kenal,tak lupa mereka berbincang hangat,banyak sekali para pebisnis muda yang mendekati Nadira,hanya ingin bertegur sapa atau ingin merayunya.


Arya melihat itu geram,dan mengepalkan tangannya ia sungguh cemburu melihat Nadira banyak di dekati para laki laki,hanya saja ia tak kuasa apa apa karena ia bukan siapa siapa bagi Nadira,bila ia suaminya Nadira ia akan menggandeng mesra secara posesif supaya tidak ada yang mendekatinya.


dari kejauhan sepasang mata sedang memperhatikan dengan tatapan tidak sukanya kepada Nadira,siapa lagi jika bukan Alya.


Alya ikut menghadiri acara bersama Anton kekasihnya,tadinya Anton tidak ingin membawa Alya tetapi Alya melakukan segala cara untuk membujuk Anton supaya membawanya,dan di sinilah Alya.


Nadira yang hendak melangkahkan kakinya ke arah lain lalu Alya langsung saja menabrakan dirinya kepada Nadira lalu pura pura tidak sengaja,lalu jus nya tertumpah pada baju alya sendiri,tadinya ia ingin jus itu tumpah ke baju Nadira,Nadira yang tidak tau itu langsung saja kaget dan menoleh.


"loe liat gak sih,kalo jalan tuh pake mata"ucap Alya


"gue juga jalan pake mata"jawab Nadira

__ADS_1


Halah gue gk percaya sama loe"


Alya dan Nadira jadi pusat perhatian karena perdebatan itu yang mulai memanas dan Alya memakai nada tinggi.


"pasti loe itu syirik sama gue,iya kan,dan lihat nih baju gue sampe terkena jus karena ulah loe yang gk lihat lihat,baju gue itu mahal,meskipun loe anak orang kaya tapi loe gak bakalan bisa ganti baju ini karena kemahalan nya"tutur Alya sambil melap baju yang terkena jus dengan tisu.


Nadira hanya tersenyum.


Alya menjadi sedikit bingung kenapa Nadira hanya membalasnya dengan senyuman.


"aku adalah wanita yang tidak pernah syirik dengan siapa pun,hidupku dari dulu sudah berkecukupan,mungkin loe yang syirik sama gue"sambil tersenyum.


\*\*\*\*\*


bersambung......

__ADS_1


jangan lupa klik like vote dan komen.


__ADS_2