Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2

Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2
Eps 1. Kecelakaan


__ADS_3

**Hai guys, ini kelanjutan dari season pertama ya, harap bagi yang belum membaca, boleh mampir dulu di judul pertama nya "Cinta yang Hilang & Kembali" . Barulah kalian bisa melanjutkan cerita di season ini. Happy Reading


🦩🦩🦩🦩🦩🦩🦩🦩**


Hari berganti hari, Celine dan kedua sahabat nya merencanakan untuk pergi jalan jalan ke mall


Pada hari itu, Celine Sally dan juga Fanny sedang berjalan jalan di sebuah mall. Ketiga gadis itu semakin akrab sudah seperti saudara yang tak terpisahkan.


Apalagi sekarang Sally juga sudah berkuliah di tempat yang sama. Di kampus pun mereka selalu bersama bila ada waktu kosong di kampus.


"Ka Celine ka Fanny, kita nonton yuk. Aku sudah lama tidak nonton bioskop.", ajak Sally


"Boleh, mau nonton apa?", tanya Celine


"Ehmm... Bagaimana kalau film horor ka? Aku lihat tadi ada film bagus tuh.", ucap Sally


Seketika Celine dan Fanny saling menatap seperti mengingat kejadian waktu dulu saat menonton film horor bersama ka Axel


"Bagaimana ka? Kenapa kalian diam?", tanya Sally lagi


Celine pun tersenyum getir.


"Ehmm... Sally, lebih baik kita nonton film yang romantis saja atau komedi.", ucap Celine


"Ahh kakak takut ya??? Payah.", ucap Sally enteng


"Bukan, bukan begitu Sally.", ucap Celine lagi


"Lalu kenapa ?", tanya Sally


"Aku sedang ingin nonton film komedi, karena aku sedang pusing mengurus skripsi ku, butuh hiburan.", ucap Celine ngeles


"Iya Sally benar, biar otak kita ga stress. Kalau nonton horor makin pusing otak kita.", tambah Fanny


"Ahh, kalian sungguh tidak asik. Bilang saja kalian takut. Baiklah kita nonton film komedi saja ", ucap Sally


Celine dan Fanny bisa bernapas lega karena tidak jadi nonton film horor yang mengingatkan Fanny pada hal hal mistis yang menyeramkan untuk nya.


Ketiga gadis itu menuju bioskop dan segera membeli tiket untuk film yang sudah di tentukan ketiga nya.


Jam sudah menunjukkan pukul dimana mereka akan memasuki theater. Mereka membeli popcorn dan minuman, lalu mereka mampir sebentar ke toilet sebelum film di mulai.


Sepanjang menonton, mereka tak henti nya tertawa. Sungguh hiburan di antara padat nya jadwal kuliah yang membuat kepala pusing.


Setelah satu setengah jam, film pun selesai, ketiga gadis itu berhambur keluar theater dan segera mencari toilet karena mereka sudah menahan nya sejak film sudah mau selesai.


Selesai dari toilet, ketiga gadis itu menuju restaurant cepat saji untuk makan malam. Mereka memesan tiga porsi makanan dan minuman yang sama.


Sambil menunggu makanan mereka datang, mereka pun saling berbincang bincang.


"Fanny, bagaimana hubungan mu dengan ka Axel?", tanya Celine


"Entah lah, aku bingung. Ka Axel memang baik, tapi seperti nya dia hanya menganggapku sebagai adik, sama seperti mu Cel.", ucap Fanny lesu


"Jangan pernah menyerah ka Fanny, kalau untuk ku, justru itu tantangan. Semakin sulit untuk aku dapatkan, semakin giat aku berusaha.", ucap Sally


"Iya aku tau, tapi bagaimana kalau memang benar ka Axel hanya menganggap ku sebagai adik?", tanya Fanny lagi


"Ka Axel memang begitu Fan, kamu kenal ka Axel bukan baru sebulan dua bulan. Tapi kamu sudah mengenal ka Axel lama. Selama aku bersahabat dengan mu.", ucap Celine.


"Iya sih Cel, aku mengerti. Tapi aku tidak berani melangkah lebih jauh bila ka Axel memang tidak membuka hati nya untuk ku.", ucap Fanny


"Yang penting kamu tetap berusaha. Aku selalu mendukung mu.", ucap Celine tersenyum


"Aku juga, aku selalu mendukung kakak.", ucap Sally tersenyum


Tak berapa lama makanan mereka pun sampai, mereka pun memakan makanan mereka sampai habis dengan tetap di iringi obrolan ringan.


Selesai makan, mereka masih mengitari mall sebentar sampai waktu nya mereka pulang.


Saat itu Celine membawa mobil nya sendiri, Fanny ikut dengan nya. Sedangkan Sally di jemput oleh supir pribadi nya.


Celine mengajak Fanny untuk ikut menginap di rumah nya, namun Fanny menolak, karena tidak enak bila sering menginap di rumah Celine.


Dengan berat hati Celine pun mengantarkan Fanny pulang ke rumah nya.


Setelah mengantarkan Fanny pulang, Celine pun segera pamit untuk pulang karena hari pun sudah cukup malam sekitar jam delapan malam.


Di sepanjang jalan Celine mendengarkan musik di dalam mobil nya sambil menghilangkan kantuk nya.


Saat di pertengahan jalan, tiba tiba ada mobil yang menyalip mobil Celine dengan kecepatan yang sangat tinggi.

__ADS_1


Celine yang melihat mobil menyalip mobil nya langsung membanting stir dan menabrak pembatas jalan. Celine begitu shock. Kepala nya membentur stir nya dengan sangat keras.


Celine sempat pingsan beberapa saat, karena jam sudah cukup malam kondisi jalan pun tak seramai biasa nya. Namun ada beberapa orang yang menghampiri mobil Celine yang sudah menabrak pembatas jalan.


Sedangkan mobil yang menyalip nya saat itu sudah hilang entah kemana.


Celine pun di panggil panggil oleh beberapa orang di luar mobil nya. Namun ia belum juga sadar.


Saat seorang lelaki memecahkan jendela mobil nya, baru lah Celine bisa di keluarkan.


Terlihat darah segar mengalir dari ujung pelipis nya karena benturan yang cukup keras.


Para warga pun segera mengeluarkan Celine dan meletakkan nya di pinggir jalan. Ada ibu ibu yang memberikan minyak angin ke hidung Celine supaya ia segera sadar. Ada juga yang menyiapkan minuman untuk Celine ketika ia sadar nanti.


Setelah sepuluh menit akhir nya Celine terbangun, ia memegang kepala nya yang sangat pusing.


"Mbak, mbak udah sadar.", ucap salah seorang ibu


"Dimana aku?", tanya Celine yang kebingungan melihat banyak orang dengan kepala yang sakit


"Mbak kecelakaan tadi.", ucap ibu A


"Nama mbak siapa?", tanya ibu B


Celine seketika berpikir sangat keras. Namun kepala nya tambah sakit. Ia pun meringis kesakitan dan memegang kepala nya.


"Mbak sudah mbak jangan di paksa, mbak istirahat dulu saja sebentar.", ucap ibu A


Celine pun di beri minum untuk menenangkan diri nya.


"Mbak bawa handphone ga? Coba telepon keluarga mbak.", ucap ibu B


"Aku bawa, ada di dalam tas ku.", ucap Celine menahan rasa sakit kepala nya


Ibu B masuk ke dalam mobil dan segera mengambil tas Celine.


Celine mencari ponsel nya dan menemukan nya. Namun naas ponsel nya mati karena kehabisan daya.


"Ponsel ku mati bu.", ucap Celine


Seketika warga di sana kebingungan bagaimana menghubungi keluarga nya, sementara ia belum mengingat siapa nama nya.


Karena hari sudah malam, warga pun membawa Celine ke rumah sakit terdekat karena ada luka di kepala nya.


Untung saja Celine membawa dompet, warga yang tadi membawa tas Celine memberikan nya kepada bagian administrasi.


Tertulis nama nya Celine Xaviera Permana.


"Apa sudah di hubungi keluarga nya bu?", tanya suster


"Belum sus, tadi saja dia lupa nama nya siapa dan ponsel nya habis daya sehingga tidak bisa menelepon keluarga nya sus.", jelas ibu A


"Ehm... boleh saya pinjam ponsel nya bu? Biar saya isi daya nya dulu, setelah itu kita hubungi keluarga nya.", ucap suster


"Boleh sus. Ini ponsel nya.", ucap ibu A memberikan ponsel Celine


Beruntung yang menolong Celine adalah orang orang baik, sehingga dalam keadaan nya yang tidak ingat siapa diri nya sendiri ia masih di tolong orang dan tidak ada yang berniat jahat pada nya.


Suster pun menyambungkan ponsel Celine dengan charger yang ada di tempat itu.


Tak berapa lama ponsel pun menyala, kebetulan ponsel Celine tidak menggunakan password sehingga bisa di buka oleh suster.


"Bu ponsel nya sudah menyala.", ucap suster


"Coba buka panggilan terakhir nya atau contact nya sus.", ucap ibu A sambil menghampiri suster


"Kita cari saja contact dengan nama mama atau papa. Karena menghubungi orang tua nya lebih penting.", ucap suster


"Iya sus.", ucap ibu A


Mereka mencari contact bernama "Mama" atau "Papa", dan ketemu. Suster itu langsung menghubungi "Mama".


Telepon nya tersambung dan tak berapa lama ada yang menjawab dari ujung sana.


"Hallo Celine. Kamu dimana nak?"


"Hallo ibu, ini saya Ani dari rumah sakit A ingin menginformasikan bahwa gadis bernama Celine Xaviera Permana sedang berada di rumah sakit ini bu karena ada nya kecelakaan. Mohon ibu dan keluarga secepatnya datang kemari.", ucap suster


"APA?!? Celine kecelakaan???", teriak mama Gladys yang tiba tiba tubuh nya terasa lemas dan ponsel nya terlepas dari genggaman nya.


"Ma, kenapa ma?", tanya papa Thomas panik dan segera menopang tubuh mama Gladys ke sofa

__ADS_1


"Celine pa.", lirih mama Gladys


Papa Thomas pun segera mengambil ponsel tersebut.


"Hallo bu"


"Bu hallo? apa ibu baik baik saja? Hallo ibu.", ucap suster di ujung sana.


"Hallo ini siapa?", tanya papa Thomas mengambil alih ponsel tersebut


"Ini saya Ani dari rumah sakit A pak. Anak bapak bernama Celine Xaviera Permana kecelakaan dan sekarang berada di ruang UGD. Harap segera datang kesini pak.", ucap suster lagi


"Apa? Anak ku kecelakaan??? Baik sus saya akan segera kesana.", ucap papa Thomas dan menutup panggilan tersebut.


Sedangkan mama Gladys masih duduk lemas di samping papa Thomas


"Celine. Anak ku sayang.", lirih mama Gladys dengan air mata yang jatuh membasahi pipi


"Ma, Ayo sebaiknya kita cepat ke rumah sakit ma. Ayo.", ucap papa Thomas sambil membopong mama Gladys yang lemas


Saat keluar kamar, papa Thomas memanggil asisten rumah tangga nya.


"Bii, bibi. Tolong bi.", teriak papa Thomas


"Iya tuan ada apa tuan?? Ibu kenapa tuan?", tanya bibi panik


"Sekarang kamu panggilkan Axel untuk segera mempersiapkan mobil. Cepat!", ucap papa Thomas tegas


"I...Iya tuan.", jawab bibi


Bibi pun langsung naik ke lantai atas dan mengetuk pintu kamar Axel


tok...tok...tok...


"Tuan muda...", panggil bibi panik dengan terus mengetuk pintu kamar Axel


tok...tok...tok...


"Tuan muda, tuan.", ucap bibi lagi


Tak berapa lama pintu pun terbuka, terlihat ka Axel sedang mengeringkan rambut nya yang basah seperti habis mandi.


"Ada apa bi?", tanya Ka Axel bingung


"Tuan, cepat lah turun tuan dan siapkan mobil. Nyonya sedang lemas di bawah.", ucap bibi takut


"Apa??? Mama kenapa bi?", tanya Axel panik


"Tidak tau tuan, lebih baik tuan muda segera ke bawah.", ucap bibi lagi


"Yah sudah tunggu sebentar bi.", ucap Axel yang masuk ke dalam kamar nya


Axel melempar handuk nya sembarangan dan segera mengambil kunci mobil nya dan segera berlari ke bawah. Kebetulan saat itu ka Axel memakai baju santai rumahan.


Saat sampai di bawah, Axel pun kaget dengan keadaan mama nya.


"Mama.... Mama kenapa pa????", tanya Axel panik menghampiri mama nya yang lemas


"Cepat kamu ambil mobil, Kita akan ke rumah sakit A.", ucap papa Thomas


Tanpa banyak bertanya lagi, ka Axel langsung menuju parkiran mobil nya dan membawa mobil nya ke depan pintu rumah nya.


Bibi membantu papa Thomas membawa mama Gladys ke dalam mobil.


Axel pun langsung melajukan mobil nya ke rumah sakit A sesuai dengan yang di beri tau papa Thomas tadi.


Lima belas menit mobil itu sampai di lobby rumah sakit karena letak nya memang tidak jauh dari rumah mereka.


🦩🍀🦩🍀🦩


.


.


.


Hai guys, jangan lupa LIKE , VOTE and COMMENT nya ya. Bagi yang belum membaca season 1 nya di harap baca season 1 terlebih dahulu, karena ini kelanjutan dari season 1 "Cinta yang Hilang & Kembali" . Thankyou and happy reading guys 😁😁😁


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2