
Saat sore hari menjelang malam, masih di kediaman David. Mereka pun sudah berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama. Namun masih dengan suasana yang begitu dingin.
Mereka makan malam tanpa ada yang bersuara, hanya ada suara dalam pikiran mereka masing masing dan suara garpu sendok dan piring yang saling bersinggungan.
Hingga saat papa nya David selesai makan dan meletakkan sendok dan garpu nya di atas piring, melap mulut nya dengan tissue dan mulai berbicara.
"Papa ada cara supaya kamu keluar dari masalah ini.", ucap papa nya David sambil mengelap bibir nya dengan tissue.
Ketiga orang yang lain pun langsung menengok ke arah papa dengan penuh tanda tanya.
"Kamu bisa keluar dari masalah ini, dan keluar dari negara ini dengan satu syarat.", ucap papa nya David
David menatap mata papa nya itu dalam seperti mencari jawaban
"Syarat apa pa?", tanya David
"Papa sudah bicara dengan rekan bisnis papa yang ada di Singapura yang memegang hampir seluruh bisnis di Singapura, Malaysia dan Indonesia. Ia mau membebaskan mu dan mengeluarkan mu dari negara ini. Tapi kamu harus menikah dengan anak nya Pak Sean, Shellina.", ucap papa nya David
Deg.....
Jantung David rasa nya berhenti untuk beberapa saat mendengar apa yang di ucapkan oleh papa nya.
Shellina, wanita yang terkenal di Singapura sebagai artis ternama disana. Bertubuh sexy, tinggi, putih, sempurna rasa nya. Namun sayang, sudah banyak yang tau kalau Shellina adalah seorang lesbi.
"Pa, itu tidak mungkin. Shellina adalah seorang Les.....", ucap David terhenti karena yang mengetahui Hal itu tidak lah banyak.
"Les... Les apa sayang??", tanya mama nya David
"Tidak maa.", ucap David
"Lalu bagaimana? Kamu mau atau tidak? Kamu menikah dengan nya, dan kamu juga tidak boleh kembali lagi ke Indonesia, karena nama mu sudah di blacklist disini.", ucap papa nya David
Pikiran David kemana mana, ia bingung harus bagaimana, disatu sisi ia tidak mau di penjara di negara orang, tapi ia juga tidak mau menikah dengan seorang lesbian.
"Apa tidak ada cara lain pa untuk membebaskan ku??", tanya David yang masih mau menolak untuk menikah dengan Shellina.
"Apa susah nya kamu hanya menikah dengan Shellina? Dia anak yang cantik, pintar dan terkenal. Kurang apa lagi dengan nya?", ucap papa nya David
"Beri David waktu 3 hari untuk memikirkan nya pa.", ucap David menunduk
"Baik, papa beri waktu 3 hari. Karena persidangan mu akan di gelar seminggu lagi.", ucap papa nya David
"Iya pa.", ucap David.
Setelah makan malam selesai, mereka pun kembali ke kamar mereka masing masing.
David duduk di kursi yang ada di balkon kamar nya. Ia sangat bingung dengan apa yang harus ia ambil. Di satu sisi ia ingin bebas, tapi ia juga tidak mau menikah dengan seorang lesbian.
Mungkin di mata orang hubungan David dan Shellina akan baik baik saja. Mungkin juga David bisa mencari wanita simpanan yang benar mencintai nya. Tapi bagaimana dengan hubungan nya dengan Shellina.
David juga sampai berpikir, apakah nanti nya Shellina mau untuk menikah dengan David. Karena David adalah laki laki normal yang bisa berbuat apapun pada wanita, apalagi nanti yang kelak akan menjadi istri nya. Tapi apakah Shellina mau???
Dalam benak David, sudah pasti rumah tangga nya akan hancur dengan Shellina. Apalagi Shellina yang menyukai sesama jenis. Bisa saja David menggunakan Shellina hanya untuk membebaskan nya dari Indonesia. Setelah menikah, tak lama ia bisa menceraikan nya. Tapi apa semudah itu????
Karena hari sudah semakin larut dan pikiran David sudah kalut, ia pun memutuskan untuk tidur. Karena ia sudah terlalu pusing memikirkan masalah nya.
************
Di sisi lain, Steven dan Celine yang sedang makan siang di sebuah restaurant pun mengajak Fanny dan ka Axel untuk makan bersama.
Kebetulan ka Axel sedang berada di Jakarta, jadi bisa ikut makan siang bersama. Karena dari senin sampai jumat, pasti ka Axel ada di Bali karena urusan pekerjaan.
"Ka, Fan, mau makan apa?", tanya Celine sambil membolak balik buku menu
"Sayang, kamu mau makan apa?", tanya Celine pada Steven
"Aku makan nasi goreng special aja Cel.", ucap Fanny
"Kakak mau kwetiau siram.", ucap ka Axel
__ADS_1
"Ehmm.... aku makan apa ya. Aku bingung. Kamu makan apa sayang?", ucap Celine
"Aku makan kwetiau goreng seafood aja.", jawab Steven
"Aduh aku mau makan apa ya...", ucap Celine yang masih membolak balik buku menu
"Kamu tuh sedang mau makan apa dek??? Dari tadi cuma bolak balik buku menu aja.", ucap Ka Axel
"Aku juga gatau ka. Aku tidak tau mau makan apa.", ucap Celine
"Mbak.", panggil Steven pada pelayan
"Iya ka, mau pesan apa?", tanya pelayan
"Nasi goreng special 1, kwetiau siram 1, kwetiau goreng seafood 1, sama ifumie nya 1 mbak.", ucap Steven..
"Ifumie? Buat siapa sayang?", tanya Celine
"Buat kamu lah. Buat siapa lagi. Kamu kan semalam bilang mau makan ifumie. Maka nya sekarang aku pesenin ifumie.", jelas Steven
"Oh iya ya, semalam kan aku mau makan itu. Yauda mbak ifumie nya 1 yaa.", ucap Celine tersenyum
Sedangkan ketiga orang yang lain hanya geleng geleng kepala.
"Untuk minuman nya mau pesan apa?", tanya pelayan
"Es jeruk 1 mbak.", ucap Celine
"Sama mbak.", ucap Fanny
"Ice lemon tea nya 1 mbak.", ucap Ka Axel
"Sama mbak.", ucap Steven
"Jadi es jeruk nya 2, ice lemon tea nya 2 ya?", ucap pelayan sambil mencatat
"Ada lagi pesenan nya?", tanya pelayan
"Udah cukup itu aja mbak. Terima kasih.", ucap Steven
"Oh ya mbak, yang nasi goreng special, jangan pakai udang ya.", ucap Ka Axel
"Oke ka.", ucap pelayan sambil memberi note pada catatan nya.
Biar terlihat kaku dan dingin, sebenarnya ka Axel adalah orang yang sangat pengertian dan pemerhati pada orang terdekat nya.
Setelah menunggu kurang lebih lima belas menit, akhirnya makan siang mereka pun datang.
"Permisi ka, ini makanan nya.", ucap pelayan sambil menghidangkan makanan ke atas meja beserta minuman nya
"Makan dan minuman nya sudah lengkap semua ya ka.", ucap pelayan
"Iya terima kasih mbak.", ucap Celine
Mereka pun langsung memakan makan siang mereka dengan di selingi obrolan ringan di antara mereka.
Selesai makan siang, mereka pun memutuskan untuk berpisah, karena ka Axel masih harus menemui rekan kerja nya yang lain hari itu yang kebetulan hari sabtu. Dan Fanny akan menemani nya.
Sedangkan Celine dan Steven yang memang sudah tidak mempunyai acara lain memilih untuk berkeliling sebentar di mall, sembari mencari sesuatu yang mungkin bisa mereka beli.
Tak jauh dari sana, terlihat ada sebuah toko es krim. Celine yang memang menyukai es krim pun mengajak Steven untuk membeli es krim.
"Sayang, aku mau es krim.", ucap Celine manja sambil memeluk lengan Steven
"Yauda ayo kita beli es krim.", ucap Steven
"Ayo kita kesana.", ajak Celine
"Hallo Selamat siang ka. Mau pesan es krim rasa apa?", tanya pelayan
__ADS_1
"Kamu mau rasa apa?", tanya Steven
"Ehm... aku lagi mau rasa cookies and cream.", jawab Celine
"Cookies and cream nya 1 mbak, sama ferrero rocher nya 1 ya mbak. Sama air mineral nya 1.", ucap Steven
"Ada lagi ka?", tanya pelayan
"Udah itu aja mbak.", ucap Steven
"Total nya jadi 110 ribu.", ucap pelayan
Steven pun memberikan uang pada pelayan dengan jumlah yang pas.
"Uang nya pas ya ka. Di tunggu sebentar.", ucap pelayan
"Ini ka es krim dan air mineral nya.", ucap pelayan sambil memberikan es krim beserta air mineral.
"Terima kasih mbak.", ucap Steven
Mereka berdua pun mencari tempat duduk yang kosong dan makan es krim disana. Celine terlihat begitu senang hanya dengan memakan es krim kesukaan nya.
Ketika mereka sedang memakan es krim, tiba tiba Steven melihat suatu toko pakaian dalam wanita. Steven yang melihat ada baju tidur sexy yang tergantung di patung pun mulai berpikir untuk membelikan nya untuk Celine.
"Sayang, kamu tunggu disini sebentar ya. Aku mau pergi sebentar. Kamu tunggu saja disini.", ucap Steven
"Memang nya kamu mau kemana?", tanya Celine
"Aku mau membelikan mu sesuatu. Sudah kamu tunggu saja disini.", ucap Steven dan segera pergi sedangkan Celine masih fokus dengan memakan es krim nya.
Steven pun segera pergi dari toko es krim tersebut dan menuju toko pakaian dalam wanita. Saat masuk ke dalam toko pakaian dalam itu pun Steven di buat bingung sekaligus malu, karena yang masuk ke dalam toko tersebut hanyalah para wanita.
"Permisi tuan, tuan mencari apa?", tanya seorang pelayan
"Saya mencari pakaian tidur untuk istriku.", ucap Steven
"Mau mencari model yang seperti apa tuan?", tanya pelayan lagi
"Coba kamu keluarkan semua nya.", ucap Steven santai walaupun ia sebenarnya sangat lah malu.
Apalagi disana ada beberapa wanita lain disana yang melihat ke arah nya. Namun karena memang Steven orang yang cukup terkenal, apalagi keluarga pembisnis ternama di Indonesia, maka tidak ada yang berani menegur nya.
Sedangkan pelayan yang melayani Steven tadi langsung masuk ke dalam dan membawa beberapa model baju tidur sexy atau biasa disebut lingerie itu ke hadapan Steven.
Steven yang kebingungan untuk memilih pun sekaligus sudah menahan rasa malu nya yang teramat, ia pun memilih untuk membeli semua model lingerie yang ada di toko itu dengan ukuran seperti tubuh istri nya tersebut.
Setelah membayar semua tagihan nya, Steven pun keluar dari toko tersebut dengan rasa malu. Ia sangat yakin, setelah ia keluar dari toko tersebut, pasti para pelayan dan wanita yang ada disana akan membicarakan nya.
Dan benar saja, para pelayan beserta para wanita yang ada disana langsung tertawa, namun tidak sampai terdengar Steven. Karena mereka begitu lucu melihat Steven yang masuk ke toko pakaian dalam wanita hanya seorang diri tanpa di temani istri nya.
Tapi mereka pun juga salut dengan Steven yang berani melakukan hal itu untuk istri nya, mereka pun maklum akan hal itu karena mereka termasuk pengantin baru. Ya mereka tau karena pernikahan mereka sangat heboh dan tersebar ke seluruh penjuru Indonesia.
Mereka pun juga sangat senang bisa melihat seorang Steven, seorang anak konglomerat sekaligus anak dari pembisnis ternama di negara mereka.
🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩
.
.
.
Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nya yaaa. Jangan lupa dukung author terus biar giat up new eps nya. Follow ig author yaa di @cathleen_josephine & @scenndle.co . Thankyou semua and happy reading 😊😊😊
.
.
.
__ADS_1