
Sesampainya di bioskop, mereka berdua langsung membeli tiket untuk menonton film dan membeli minuman beserta cemilan untuk menemani mereka menonton film.
Dalam hati Celine ia masih sangat kesal melihat David ada disana tadi, namun ia juga sangat bingung mengapa Steven bisa mengenal David, bahkan terlihat mengobrol cukup lama. Apa mereka berteman atau bagaimana.
Ingin rasa nya Celine bertanya pada Steven, namun ia takut Steven berpikir macam macam pada nya. Jadi lebih baik ia mengurungkan niat nya untuk bertanya.
Setelah membeli minuman dan cemilan, mereka pun masuk menuju theater film yang mereka pilih tadi.
Selama menonton film, memang Celine menonton nya dengan fokus, namun seketika pikiran nya bercabang ketika melihat adegan dimana sang pemeran utama memiliki selingkuhan atau kekasih gelap.
Seketika Celine langsung menengok ke arah Steven yang duduk di samping nya sambil menggenggam tangan nya dengan perasaan gelisah, namun Steven hanya fokus pada film tersebut.
Entah apa yang Celine rasakan saat itu, tiba tiba ia teringat dengan David. Celine reflek menarik tangan nya dari genggaman Steven dan menutup wajah nya dengan kedua tangan nya.
Steven yang merasakan jemari tangan Celine terlepas pun akhirnya menengok ke arah Celine yang sedang menutup wajah nya dengan kedua tangan nya.
"Sayang ada apa?", bisik Steven
Celine pun membuka tangan nya
"Ahh tidak apa apa sayang, aku hanya kesal melihat laki laki itu memiliki selingkuhan, aku hanya takut saja kalau di hubungan kita ada orang ketiga.", jawab Celine berbisik juga
"Itu tidak akan terjadi sayang, aku akan selalu setia padamu sampai mati. Aku sangat mencintai mu setulus hatiku.", ucap Steven yang sudah menggenggam kedua tangan Celine
Celine yang mendengar ucapan Steven pun tersenyum senang karena ia tau betapa Steven mencintai nya, namun di hati nya ia sedikit takut, takut kalau ternyata ia yang kedapatan berselingkuh dengan laki laki lain.
Celine tidak bisa membayangkan betapa hancur nya hati Steven kalau sampai Celine kedapatan berselingkuh dengan laki laki lain.
Ia sudah berjuang mati matian untuk tetap hidup saat kecelakaan pesawat waktu itu, dan berjuang untuk membuat ingatan tunangan nya itu kembali.
Sangat tidak adil bagi Steven bila Celine berpaling dari nya bila melihat perjuangan cinta Steven seorang diri.
Sepanjang sisa film, Celine sudah tidak fokus dengan film tersebut, ia masih memikirkan persoalan perselingkuhan tadi yang membuat hati nya sangat tidak nyaman.
Selesai menonton film, Celine lebih banyak diam dan melamun. Steven yang melihat kelakuan Celine pun menjadi bingung.
"Sayang, kamu kenapa?", tanya Steven
"Sayang....", panggil Steven lagi karena Celine tidak menjawab nya.
"eh... sayang kenapa sayang?", tanya Celine gugup
"Kamu kenapa? Sedari selesai menonton film kamu jadi pendiam. Tidak biasa nya.", ucap Steven
"Aku ga kenapa napa kok sayang. Mungkin aku hanya lelah dan terlalu banyak pekerjaan di kantor.", ucap Celine
"Kalau kamu ada masalah apa bilang sama aku, jangan diam aja. Kamu ini tunangan aku, aku akan selalu ada untuk kamu.", ucap Steven
"Iya sayang terima kasih yaa.", ucap Celine sambil memeluk lengan Steven
Steven pun mengelus halus kepala Celine dan tersenyum.
Namun pikiran Steven tidak lah seperti apa yang ia lakukan saat itu. Ia masih kepikiran dengan apa yang terjadi dengan Celine. Ia merasa seperti ada hal yang di tutupi dari Celine. Tapi ia tidak ingin bertanya lebih jauh karena tidak mau sampai Celine terganggu dengan pertanyaan nya yang mungkin akan membuat Celine tidak nyaman.
"Kita mau pulang atau masih mau jalan jalan?", tanya Steven
"Kita pulang saja. Lagi pula sudah malam, aku sudah lelah.", ucap Celine.
__ADS_1
"Oke kita pulang sekarang.", ucap Steven sambil menggandeng tangan Celine
Mereka berdua berjalan menuju parkiran mobil sambil bergandengan tangan.
Setelah tiga puluh menit Steven mengendarai mobil nya, akhir nya mobil nya sampai di depan rumah Celine. Selama perjalanan tidak ada seorang pun yang berbicara, malahan selama itu pula Celine hanya diam menatap ke arah luar jendela tanpa menengok sedikit pun pada Steven.
Setelah sampai, Steven pun memarkir kan mobil nya di depan rumah Celine.
"Sayang Kita sudah sampai.", ucap Steven sambil mengelus kepala Celine
"Ah iya kita sudah sampai.", ucap Celine
"Iya sayang.", ucap Steven
"yah sudah kalau gitu aku masuk dulu ya. Terima kasih atas hari ini.", ucap Celine sambil memeluk Steven
"Iyaa sayang, aku juga langsung pulang ya. Kamu langsung istirahat ya.", ucap Steven mengecup puncuk kepala Celine
"Hati hati ya sayang.", ucap Celine yang sudah keluar dari mobil dan melambaikan tangan.
Steven pun segera melajukan mobil nya menuju rumah nya. sedangkan Celine masuk ke dalam rumah nya.
Ia melangkah dengan langkah yang sangat lemas, tidak seperti biasa nya. Ia pun membuka pintu utama dan segera masuk.
Saat ia ingin menaiki tangga, tiba tiba ada yang memanggil nya.
"Celine, sayang, kamu baru pulang?", tanya mama Gladys
Celine pun menengok ke arah suara dan tak jadi naik tangga.
"Iya mah, aku baru sampai.", jawab nya lesu
"Iya ma, aku memang habis jalan jalan. Tapi ada hal yang mengganggu pikiran ku saja ma.", ucap Celine
"Yah sudah sekarang kamu ke kamar, mandi lalu segera tidur, biar otak kamu juga lebih fresh begitu juga tubuh kamu.", ucap mama Gladys sambil mengelus kepala anak nya itu
"Iya ma, kalau gitu aku naik dulu ya ma. Good night ma.", ucap Celine sambil mencium pipi mama nya
"Good night sayang.", ucap mama Gladys
Celine pun kembali melanjutkan tujuan awal nya untuk ke kamar nya.
Sesampainya nya di kamar, ia langsung meletakkan tas nya di atas meja dan segera masuk ke kamar mandi.
Ia menyalakan shower dengan mode air hangat, sehingga air yang keluar dari pancuran itu terasa hangat.
Ia pun berdiri lumayan lama di bawah shower itu sembari melepaskan semua pikiran negative nya.
Setelah dua puluh menit, akhir nya Celine keluar dari kamar mandi dan segera mengenakan pakaian tidur nya dan segera naik ke atas ranjang nya dan tak pakai lama ia pun tertidur dengan pulas nya.
***********
Sedangkan Steven yang sudah sampai rumah nya pun segera masuk ke dalam kamar nya.
Lalu ia segera membersihkan tubuh nya karena habis keluar rumah.
Setelah selesai mandi, ia menghubungi sahabat nya itu, yang tak lain adalah Rico dan Danny.
__ADS_1
Steven mengambil ponsel nya dan membuka grup chat di ponsel nya yang berisikan ia, Rico dan Danny.
"Dan, Rico, aku butuh bantuan kalian." ~ Steven
"Bantuan apa Steve?" ~ Rico
"Kalian cari tau apa hubungan Celine dan David." ~ Steven
"David siapa?" ~Danny
"David klien ku yang dari Singapura. Aku merasa ada yang aneh dengan mereka berdua." ~ Steven
"Apa maksud mu ?" ~ Danny
"Besok ku ceritakan detail nya di kantor." ~ Steven
"Baiklah." ~ Rico
"Oke." ~ Danny
Setelah mengirim pesan kepada kedua sahabat nya, ia pun meletakkan ponsel nya di atas nakas samping tempat tidur nya.
Ia membaring kan tubuh nya di atas tempat tidur dengan posisi kedua tangan nya berada di bawah kepala nya.
apa yang sebenarnya terjadi?
kenapa perasaan ku jadi tidak enak seperti ini?
apa aku kurang memberi perhatian pada Celine?
apa ia berselingkuh di belakang ku?
ah tidak tidak....
tidak mungkin Celine berbuat seperti itu
aku tau dia orang yang baik
Dengan lamunan dan pikiran nya itu, tak berapa lama pun akhir nya Steven terlelap dalam tidur nya.
🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩
.
.
.
Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nya yaa.
Oh ya sorry kalau author up Eps nya agak lama, karena kehidupan author ga cuma di novel aja, karena masih harus ngurus suami dan anak anak. Sooo.... author minta maaf kalau up nya suka telat Dan cerita nya suka sedikit. Author usahain akan kasih yang terbaik untuk para readers setia ku. 🥰🥰
Oh yaa boleh juga mampir ke ig nya author ya @cathleen_josephine 😊😊
Thankyou and happy reading guys 😁😁😁
.
__ADS_1
.
.