Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2

Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2
Eps 24. Sakit Perut


__ADS_3

Sejak obrolan sore itu, Reven langsung mencari tau tentang Celine dan laki laki yang menjadi tunangan nya tersebut. Ia ingin hubungan nya hancur.


lihat saja Nona Celine


aku akan menghancurkan hidup mu


*********


Hari sabtu, tepat nya malam minggu.


Celine dan Steven pun memutuskan untuk malam mingguan ke suatu mall besar yang ada di Jakarta.


"Sayang kita mau kemana?", tanya Celine


"Kita ke mall aja ya, aku mau ajak kamu nonton bioskop.", ucap Steven.


"Boleh. Udah lama juga kita ga nonton bioskop.", ucap Celine


Selama perjalanan mereka terus saja mengobrol sambil sesekali Steven menyelipkan kenangan masa lalu mereka, saat berlibur ke Bali maupun ke Raja Ampat.


Celine sangat senang mendengar kenangan mereka berdua, namun ia juga sedih karena ia tidak bisa mengingat nya sama sekali.


Hingga sampailah mereka di mall tersebut, setelah parkir mobil, mereka pun segera masuk ke dalam mall.


Sama hal nya seperti orang berpacaran yang lain, yang bergandengan tangan, saling rangkul dan bercengkrama.


Tak sedikit pasang mata yang memperhatikan kedua nya. Celine dengan kecantikan nya yang natural dan tubuh nya yang tak begitu tinggi namun body nya begitu berbentuk, sedangkan Steven dengan ketampanan nya yang sudah di atas rata rata dengan tubuh yang tegap bak pria yang ada di gym.


Mereka sebenarnya risih bila di pandangi seperti itu, namun apa mau di kata memang kenyataan nya seperti itu yang mengharuskan mereka seperti tontonan banyak orang dengan pesona mereka berdua.


Karena melihat banyak nya tatapan itu, Steven pun semakin erat merangkul pinggang Celine, bahkan Celine pun terkejut dengan perlakuan Steven.


Celine pun menengok ke arah Steven, begitu juga dengan Steven. Namun dengan santai nya Steven tersenyum dengan sangat manis pada Celine. Seperti sangat bahagia memiliki wanita seperti Celine. Yang akhir nya juga membuat Celine ikut tersenyum. Dan ya bisa di pastikan ada beberapa pasang mata yang sangat senang dan ada juga yang tak suka.


"Kita makan dulu ya sebelum nonton.", ucap Steven


Celine pun mengangguk.


"Kamu mau makan apa sayang?", tanya Steven


"Ehm... Aku lagi mau makan ramen. Tapi kamu mau ga?", tanya Celine


"Boleh, kebetulan aku udah lama ga makan itu.", ucap Steven


"Yah sudah ayo kita cari makanan ramen.", tambah Steven


Mereka berdua pun mengitari mall sambil mencari tempat makan khusus ramen hingga mereka menemukan nya.


Setelah mendapat meja kosong, mereka langsung duduk dan seorang pelayan menghampiri mereka dan memberikan buku menu.


Mereka berdua memesan 2 porsi ramen, 2 hot tea dan juga gyoza sebagai tambahan nya.


"Kamu mau yang mana sayang?", tanya Celine.


"Aku beef ramen saja dan minuman nya hot tea.", ucap Steven


"Oke sayang.", ucap Celine


"Mbak, pesan 2 beef ramen, 2 hot tea dan 1 gyoza ya mbak.", ucap Celine pada pelayan.


"Baik non, di tunggu pesanan nya. Bisa saya ambil buku menu nya?", tanya pelayan lagi


"Oh iya boleh mbak ambil aja.", ucap Celine

__ADS_1


Setelah nya pelayan tersebut langsung pergi, sedangkan Celine dan Steven masih saling mengobrol.


Tak berapa lama makanan yang mereka pesan pun datang, tak pakai lama mereka pun langsung memakan makanan mereka itu.


Celine yang suka makan pedas pun akhir nya menambahkan banyak cabai ke dalam ramen nya. Steven yang melihat nya pun sangat tidak nyaman, karena Celine menambahkan hampir 5 sendok cabai. Namun Steven hanya geleng geleng kepala.


"Kenapa sayang?", tanya Celine yang melahap ramen nya yang sudah sangat merah itu


"Apa kamu tidak kepedesan sayang? Cabai yang kamu pakai banyak banget.", ucap Steven


"Tapi ini enak, kalau tidak pedas tidak enak.", ucap Celine yang menghirup kuah ramen pedas


"Nanti kamu bisa sakit perut sayang.", kata Steven lagi


"Tidak sayang. Tenang saja. Aku sudah biasa makan pedas kok.", ucap Celine lagi


Setelah habis makan, Celine pun pamit ke toilet sebentar. Sedangkan Steven masih menunggu di dalam restaurant.


Celine pun menuju toilet yang letak nya tak begitu jauh dari restaurant tersebut.


Ia pun berlarian kecil menuju toilet karena sehabis makan ramen tadi tiba tiba perut nya sangat sakit, ya pasti karena kebanyakan makan cabai.


Setelah di dalam toilet, ia langsung buang air besar karena perut nya sudah sangat perih.


Setelah hampir lima belas menit di toilet, akhir nya Celine pun keluar dengan wajah yang sangat lemas karena ia terus terusan buang buang air. Badan nya pun sampai berkeringat. Ia pun segera mencuci tangan nya hingga bersih dan kembali ke restaurant, karena pasti Steven sudah menunggu nya sangat lama.


*******


Di sisi lain


Saat Celine pergi ke toilet, Steven sibuk dengan ponsel nya sembari melihat pekerjaan nya yang di kirim oleh para bawahan nya.


Tak berapa lama tau tau ada yang memanggil nya.


Steven pun menengok saat nama nya di panggil.


"ohh hei tuan David.", ucap Steven sambil berdiri dan berjabat tangan dengan David dan juga tersenyum


"Hei jangan memanggilku tuan, ini di luar kantor.", ucap David


"Baiklah.", ucap Steven


"Oh ya kamu sedang sama siapa disini?", tanya David


"Aku bersama tunangan ku, tapi ia sedang ke toilet sekarang.", ucap Steven


"Ohh kalian sedang dating ya??", tanya David lagi.


"Ya begitulah ka, karena waktu luang ku hanya sabtu dan minggu.", ucap Steven


"Iya Steven, aku tau karena kamu sangat sibuk di kantor.", ucap David


"Iya ka, oh ya ka David kesini sendiri?", tanya Steven


"Tidak, aku bersama sekertaris ku karena aku mau meeting disini.", ucap David


"Ohh yah sudah kalau gitu ka David langsung saja, jangan membuat klien kakak menunggu nanti tidak enak.", ucap Steven


"Iya kalau gitu aku duluan ya. Sampaikan Salam ku untuk tunangan mu.", ucap David.


"Baik ka.", ucap Steven yang kembali bersalaman dengan David.


David pun berjalan ke arah dalam untuk menemui sekertaris dan juga klien nya.

__ADS_1


Sementara itu, Celine yang sudah selesai dari toilet dan hendak masuk ke dalam restaurant pun menghentikan langkah nya karena melihat Steven sedang berbicara dengan seseorang yang ia tidak begitu suka, yaitu David klien nya.


Celine pun memutuskan untuk menunggu di depan restaurant sembari mengintip dari luar sampai David sudah tidak mengobrol dengan Steven.


Setelah melihat Steven dan David tidak mengobrol lagi, Celine pun segera masuk ke dalam restaurant dan menemui Steven .


"Sayang ayo cepat.", ucap Celine yang mengambil tas dan segera menarik tangan Steven agar cepat pergi dari restaurant tersebut


Steven yang di tarik pun langsung berdiri setelah tadi ia duduk dan kebingungan dengan tingkah Celine


"Iya sayang, kamu sebenarnya ada apa? Kenapa buru buru sekali? dan kenapa ke toilet lama sekali?", tanya Steven.


"Sudah nanti aku jelaskan, Ayo sekarang kita pergi dari sini cepat.", ucap Celine sambil menarik tangan Steven keluar dari restaurant tersebut.


"Iya tapi tunggu sebentar, aku belum bayar tagihan makan kita.", ucap Steven


"Sudah bayar di kasir depan saja cepat.", ucap Celine


Steven pun mengikuti Celine untuk segera ke kasir depan dan segera membayar tagihan mereka.


Namun di saat Steven dan Celine sedang berbicara tadi, tampak dari kejauhan David melihat Steven bebricara dengan seorang wanita yang ia kenali.


"Celine?", gumam David sambil memandang ke arah Steven dan Celine dari kejauhan


"Ah tapi mungkin bukan, mungkin orang yang mirip dengan Celine.", batin David


Karena memang David tidak melihat dengan jelas Celine karena posisi Celine membelakangi tempat duduk David.


Setelah Steven dan Celine keluar dari restaurant, baru lah Celine bisa bernapas lega.


"Kamu sebenarnya kenapa sayang?", tanya Steven.


"Ahh... aku tidak apa apa kok sayang. Aku tadi hanya sakit perut dan ingin ke toilet lagi, tapi sekarang sudah tidak sakit.", ucap Celine terkekeh sambil mengalung di lengan Steven


"Oh... Maka nya jangan makan cabai terlalu banyak, aku kan sudah bilang tadi. Sekarang jadi sakit perut kan. Mau beli obat dulu tidak?", tanya Steven.


"Gausa sayang, aku tadi sudah ke toilet kok. Kita beli minum aja, aku haus.", ucap Celine .


"Baiklah. Ayo.", ucap Steven


Mereka berdua pun berjalan menuju bioskop dan sekalian membeli minuman untuk menyegarkan perut Celine yang sedari tadi perih karena kepedesan.


Sesampainya di bioskop, mereka berdua langsung membeli tiket untuk menonton film dan membeli minuman beserta cemilan untuk menemani mereka menonton film.


Dalam hati Celine ia masih sangat kesal melihat David ada disana tadi, namun ia juga sangat bingung mengapa Steven bisa mengenal David, bahkan terlihat mengobrol cukup lama. Apa mereka berteman atau bagaimana.


Ingin rasa nya Celine bertanya pada Steven, namun ia takut Steven berpikir macam macam pada nya. Jadi lebih baik ia mengurungkan niat nya untuk bertanya.


🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩


.


.


.


Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nya yaa. Oh yaa sorry 2 hari ini author ga bisa up new eps karena suami author sakit jadi bener" ngurusin keluarga dulu. Tapi author usahakan up new eps tiap hari. Thankyou and happy reading 😁😁😁


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2