
Steven pun segera pergi dari toko es krim tersebut dan menuju toko pakaian dalam wanita. Saat masuk ke dalam toko pakaian dalam itu pun Steven di buat bingung sekaligus malu, karena yang masuk ke dalam toko tersebut hanyalah para wanita. Ia pun berpikir mungkin ini adalah hal memalukan yang pernah ia lakukan.
"Permisi tuan, tuan mencari apa?", tanya seorang pelayan
"Saya mencari pakaian tidur untuk istriku.", ucap Steven
"Mau mencari model yang seperti apa tuan?", tanya pelayan lagi
"Coba kamu keluarkan semua nya.", ucap Steven santai walaupun ia sebenarnya sangat lah malu.
Apalagi disana ada beberapa wanita lain disana yang melihat ke arah nya. Namun karena memang Steven orang yang cukup terkenal, apalagi keluarga pembisnis ternama di Indonesia, maka tidak ada yang berani menegur nya.
Sedangkan pelayan yang melayani Steven tadi langsung masuk ke dalam dan membawa beberapa model baju tidur sexy atau biasa disebut lingerie itu ke hadapan Steven.
Steven yang kebingungan untuk memilih pun sekaligus sudah menahan rasa malu nya yang teramat, ia pun memilih untuk membeli semua model lingerie yang ada di toko itu dengan ukuran seperti tubuh istri nya tersebut.
Setelah membayar semua tagihan nya, Steven pun keluar dari toko tersebut dengan rasa malu. Ia sangat yakin, setelah ia keluar dari toko tersebut, pasti para pelayan dan wanita yang ada disana akan membicarakan nya.
Dan benar saja, para pelayan beserta para wanita yang ada disana langsung tertawa, namun tidak sampai terdengar Steven. Karena mereka begitu lucu melihat Steven yang masuk ke toko pakaian dalam wanita hanya seorang diri tanpa di temani istri nya.
Tapi mereka pun juga salut dengan Steven yang berani melakukan hal itu untuk istri nya, mereka pun maklum akan hal itu karena mereka termasuk pengantin baru. Ya mereka tau karena pernikahan mereka sangat heboh dan tersebar ke seluruh penjuru Indonesia.
Mereka pun juga sangat senang bisa melihat seorang Steven, seorang anak konglomerat sekaligus anak dari pembisnis ternama di negara mereka.
Steven yang sudah kembali ke toko es krim pun langsung duduk di samping Celine dengan wajah agak memerah.
"Sayang, kamu lama sekali? Sudah gitu kenapa dengan wajah mu? Kenapa wajah mu merah seperti itu????", ucap Celine sambil memegang pipi Steven
"Apa kamu habis bertemu wanita wanita penggoda???", tanya Celine mencari tau
"Mana mungkin aku melakukan hal itu disini??", ucap Steven
"Ohh jadi kalau tidak disini, bisa di tempat lain??? Bagus kamu yaa!", ucap Celine yang hendak ingin pergi .
"Sayang.... kenapa kamu jadi marah begini?? Aku tidak mungkin macam macam di belakang mu. Aku sangat mencintai mu.", ucap Steven sambil menggenggam tangan Celine
"Lalu jelaskan kamu abis dari mana? Dan kenapa wajah mu memerah seperti itu?", tanya Celine yang kesal namun kembali duduk
"Aku habis membelikan mu ini.", ucap Steven sambil memberikan 1 paperbag besar yang berisikan lingerie yang tadi ia beli.
"Apa ini?", tanya Celine ketus
"Buka saja.", ucap Steven
Celine pun membuka paperbag itu dan melihat apa yang berada di dalam paperbag besar tersebut. Namun saat ia membuka paperbag itu, ia begitu terkejut melihat isi dalam paperbag itu.
Celine pun mengambil dan mengangkat beberapa lingerie dengan jari jari lentik nya seperti sedang jijik memegang sesuatu.
"Apa ini????", ucap Celine kaget
Ucapan Celine itu membuat orang orang yang berada di sekitar nya langsung menengok ke arah mereka duduk.
"Sayanggg.....", ucap Steven yang langsung menarik tangan Celine dan memasukkan kembali lingerie itu ke dalam paperbag.
Celine pun langsung melihat ke arah sekitar yang melihat ke arah mereka. Ia hanya bisa senyum senyum ke arah sekeliling nya.
"Kamu belikan aku apa???", ucap Celine berbisik pada Steven
"Ya kan kamu sudah lihat aku beli apa. Kenapa masih bertanya?", ucap Steven
"Iya aku tau, itu lingerie kan?? Tapi buat apa kamu belikan aku lingerie sebanyak itu??", tanya Celine
"Abis aku gatau kamu akan suka yang mana, jadi aku beli aja semua model.", ucap Steven santai
"Lagipula, kenapa kamu ga ngajak aku aja??", tanya Celine
"Ya kan aku mau kasih surprise buat kamu. Malah tadi banyak wanita disana.", ucap Steven kesal
__ADS_1
"Hahaha. Jadi ini yang membuat wajah mu merah??", tanya celine tertawa
"Iya, puas kamu???", ucap Steven
"Kamu benar benar. Aku kira kamu benar selingkuh di belakang ku. Hahaha.", ucap Celine yang masih tak berhenti tertawa
"Ga mungkin aku melakukan hal itu. Hal paling bodoh yang aku lakukan kalau sampai hal itu terjadi.", ucap Steven
"Tapi tunggu, buat apa kamu belikan aku lingerie sebanyak itu??", tanya Celine
"Ya tentu untuk kamu pakai lah sayang. Masa buat jualan?", ucap Steven
"Jadi kan tiap malam kamu bisa pakai itu. Kan bisa membuat aku ga bisa jauh jauh dari kamu.", tambah Steven sambil mengedipkan sebelah mata nya.
"Apa sih kamu. Dasar mesum.", ucap Celine malu
"Mesum sama istri sendiri kan ga salah. Nanti malam jangan lupa di pakai ya sayang.", ucap Steven
"Sudah ah, Ayo kita pergi. Aku sudah malu disini.", ucap Celine
mereka pun pergi dari toko es krim tersebut setelah selesai memakan es krim sampai habis.
Setelah puas berjalan jalan, mereka memutuskan untuk langsung pulang ke rumah mereka. Karena di mall pun mereka sudah tidak punya tujuan lain.
Sesampainya di rumah hari sudah menjelang sore. Celine maupun Steven memilih untuk langsung ke kamar mereka dan segera mandi untuk menyegarkan tubuh mereka.
Celine memilih untuk mandi terlebih dulu. Sedangkan Steven merebahkan tubuh nya di atas ranjang sambil menunggu Celine selesai mandi.
Setelah lima belas menit, Celine pun selesai mandi dan berganti baju rumah. Ia pun keluar masih dengan memegang handuk kecil di tangan nya untuk mengeringkan rambut nya.
Saat ia hendak ingin menyuruh Steven mandi, ia justru melihat Steven sudah terlelap dengan sangat pulas.
"Sayang... bangun lah, ayo mandi dulu. Kita kan abis dari luar, badan kita Kotor.", ucap Celine sambil menggoyangkan lengan suami nya
Steven pun membuka mata nya perlahan dan melihat istri nya yang sudah selesai mandi.
"Iya.. sekarang kamu mandi gih.", ucap Celine
Namun Steven bukan nya bangun dari tidur nya, malah ia menarik tangan Celine. Celine yang tertarik pun jatuh ke dalam pelukan Steven.
"Sayangg... apaan sih kamu, cepat sana mandi, badan kamu masih kotor. Aku kan sudah mandi.", ucap Celine yang mengelak di peluk oleh Steven
"Sebentar saja sayang. Aku hanya ingin memeluk mu.", ucap Steven yang makin erat memeluk Celine dan memejamkan mata nya
"Ayo cepat lah mandi, badan mu sangat bauuu.", ucap Celine
"Biarkan. Kamu suka kan wangi tubuh ku??", ucap Steven menggoda Celine .
"Sejak kapan???", ucap Celine
"Sejak dulu. Kamu kan tidak bisa jauh dari ku.", ucap Steven
"Ihhh... kamu jangan geer. Cepat lepaskan aku. Kalau kamu sudah mandi, kamu bisa sepuasnya memeluk ku.", ucap Celine
"Benar kah??? Yah sudah aku mandi sebentar. Kamu tunggu disini.", ucap Steven dengan semangat dan langsung meninggalkan Celine yang masih di tempat tidur.
"Astagaa.... apa yang sudah ku katakan. Pasti habis ini suami mesumku itu akan meminta jatah nya.", ucap Celine dan menepuk jidat nya.
"Lebih baik aku cepat pergi, dari pada dia keburu selesai mandi. Bisa kacau nanti.", ucap Celine lagi
Celine segera menaruh handuk kecil nya dan segera pergi dari kamar tidur mereka. Ia memilih untuk pergi ke lantai bawah menuju dapur untuk melihat para pelayan nya yang sedang menyiapkan makan malam untuk mereka.
"Bi Nani dan bi Lilis sedang masak apa?? Biar aku bantu bi.", ucap Celine
"Tidak usah nyonya. Nyonya duduk saja, nyonya bilang saja mau makan apa biar nanti kami yang memasak buat nyonya dan tuan.", ucap bi Nani
"Iya nyonya, lebih baik nyonya duduk. Nyonya kan baru sembuh.", ucap bi Lilis
__ADS_1
"Aku sudah tidak apa apa kok bi, lagian aku juga mau belajar memasak, biar aku bisa masak makanan yang enak buat suamiku.", ucap Celine
"Tapi nyonya, nanti tuan bisa marahin kita kalau membiarkan nyonya melakukan tugas kami.", ucap bi Nani
"Tidak bi, tenang saja. Dia lagi mandi. Jadi tidak mungkin ia melihat nya.", ucap Celine
"Mana sini bi, bagaimana cara memotong wortel nya? Apa miring atau biar bulat begini?", tanya Celine yang langsung mengambil alih pisau dari tangan bi Nani
Sedangkan bi Nani dan bi Lilis terlihat ketakutan kalau kalau tuan mereka datang dan melihat nyonya mereka berada di dapur.
"Nyonya, kemarikan pisau nya, biar kami melakukan tugas kami.", ucap bi Nani memohon
"Iya nyonya, nyonya duduk saja menunggu makanan nya jadi.", ucap bi Lilis
"Sudah biar aku saja bi.", ucap Celine yang masih sibuk memotong wortel.
EHEMM......
Suara yang laki laki yang tak lain dan tak bukan adalah Steven.
"Tuu... tuan....", ucap bi Nani dan bi Lilis takut
"Eh sayang, kamu sudah selesai mandi.", ucap Celine yang masih biasa saja
"Kamu sedang apa?", tanya Steven
"Aku sedang membantu bi Nani dan bi Lilis memasak sayang.", ucap Celine
"Kalau kamu masih mau memasak dan melakukan tugas yang bukan tugas mu, besok bi Nani dan bi Lilis tidak udah masuk kerja lagi ya. Biar mereka bisa istirahat di rumah mereka.", ucap Steven
"Jangan tuan....", ucap bi Nani dan bi Lilis berbarengan yang hampir saja menangis
"Nyonya, kemarikan pisau nya, lebih baik nyonya tunggu saja di meja makan, kami tidak mau sampai di pecat dari sini nyonya.", ucap bi Nani memohon hampir menangis
"Iya nyonya, kami masih mau bekerja disini. Tolong jangan mempersulit kami nyonya. Kami mohon.", ucap bi Lilis memohon
Celine langsung mengembalikan pisau itu kepada bi Nani.
"Jangan sayang, jangan pecat mereka. Baiklah aku tidak akan melakukan yang bukan tugas ku. Jadi jangan pecat mereka. Lagipula aku hanya ingin membantu sayang.", ucap Celine pada Steven
"Itu terserah pada mu.", ucap Steven yang pergi meninggalkan 3 wanita itu di dapur
"Nyonya, tolong kami, kami tidak mau di pecat.", ucap bi Nani dan bi Lilis
"Iya bi, aku akan bicara pada Steven. Maafkan aku ya bi. Kalian tidak akan aku biarkan keluar dari rumah ini bi.", ucap Celine
"Terima kasih nyonya.", ucap bi Nani dan bi Lilis
Celine pun keluar dari dapur dan mencari keberadaan suami nya. Ia pergi ke ruang makan, namun tidak ada. Begitu juga di ruang tamu atau ruang keluarga. Seperti nya Steven tidak ada di lantai dasar itu.
Celine pun memutuskan untuk mencari suami nya di lantai atas.
🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩
.
.
.
Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nya yaa. Jangan lupa dukung terus biar author giat up new eps nya. Sorry ya kalo beberapa hari ini author belom up new eps, karena banyak kerjaan yang harus author kerjain dulu. Thankyou semua and happy reading 😊😊😊
.
.
.
__ADS_1