Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2

Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2
Eps 17. Remember me?


__ADS_3

Keesokan hari nya, tepat pukul sembilan pagi Steven maupun Celine sudah berada di kampus, karena Steven akan ada sidang skripsi nya pukul sepuluh pagi.


Steven meminta Fanny untuk datang ke kampus juga untuk menemani Celine selama ia di sidang nanti.


"Aku yakin kamu pasti bisa dan aku juga yakin nilai kamu pasti lebih bagus dari aku.", ucap Celine


"Iya sayang terima kasih ya.", ucap Steven tersenyum


Tak berapa lama Fanny pun sampai di kampus dan segera menghampiri mereka.


"Hallo Cel, hallo ka Steven.", sapa Fanny


"Hai Fan, kamu ada kelas hari ini?", tanya Celine sedangkan Steven hanya mengangguk dan tersenyum


"Ga ada kok, aku kesini karena di suruh ka Steven buat nemenin kamu.", ucap Fanny


Celine pun langsung menengok ke arah Steven namun Steven hanya terkekeh.


"Aku menyuruh nya kesini supaya kamu nanti ada teman disini, biar kamu ga sendirian nungguin aku.", ucap Steven


"Aku kan bisa sendiri Steve, kamu jadi merepotkan orang lain.", ucap Celine


"Hei, aku ini sahabat mu, kenapa di bilang orang lain????", tanya Fanny sambil memelototkan mata nya.


"Hehe, maksud ku bukan gitu Fan. Hanya aku ga enak jadi ngerepotin kamu, padahal kamu kan ga ada kelas hari ini.", ucap Celine


"Sudah tidak apa apa, lagi pula hari ini aku kosong kok. Nanti kan kita bisa ke cafe sebelah kampus sambil menunggu ka Steven. Ya ga Ka?", tanya Fanny minta persetujuan pada Steven.


Steven pun mengangguk.


"Apa tidak apa apa kalau nanti aku tunggu di cafe?", tanya Celine


"Iya ga apa apa sayang, dari pada kamu nunggu disini.", ucap Steven


"Baiklah.", ucap Celine


Tak berapa lama nama Steven pun di panggil, Steven segera masuk ke dalam ruangan setelah bicara dengan Celine


"Sayang aku masuk dulu ya.", ucap Steven


"Iya sayang, aku yakin kamu pasti bisa. Semangat!!", ucap Celine sambil mengangkat kedua tangan nya memberi semangat


"Semangat ka Steven!", ucap Fanny


"Terima kasih ya sayang, terima kasih Fanny.", ucap Steven


Steven pun segera masuk ruangan, sedangkan Celine dan Fanny menuju cafe yang tak jauh dari kampus.


"Cel, apa kamu yakin kita menunggu di cafe?", tanya Fanny


"Iya, lagi pula kan sidang itu sangat lama, nanti kalau sudah satu jam, baru kita balik ke kampus. Emang kamu mau nunggu di depan ruangan Kaya kamu nunggu aku kemarin?", tanya Celine panjang lebar


Fanny pun menggelengkan kepala sambil terkekeh.


"Yah sudah ayo ke cafe.", ucap Celine


Mereka berdua pun berjalan bersama, karena jarak nya memang tidak terlalu jauh, merek memutuskan untuk jalan kaki, lagi pula karena Celine juga tidak membawa mobil karena tadi ia pergi dengan Steven.


Butuh waktu kurang lebih sepuluh hingga lima belas menit untuk mereka sampai di cafe tersebut.


Saat sudah sampai cafe, mereka pun langsung memesan minuman beserta cemilan sebagai pendamping minuman mereka.


Sesudah membayar, mereka berdua mencari tempat duduk yang kosong.

__ADS_1


Mereka masih saja sibuk mengobrol saat sudah duduk hingga minuman maupun kue cemilan mereka sampai saat pelayan mengantarkan nya.


Di tengah tengah obrolan mereka, tiba tiba orang yang tidak di harapkan hadir tiba tiba saja muncul dengan sendiri nya.


Celine dan Fanny yang sedang asik mengobrol tidak menyadari kehadiran orang di sekitar nya.


Hingga laki laki itu menyapa Celine.


"Hei, it's that you?", tanya yang tak lain adalah David laki laki yang bertemu Celine waktu itu.


"Sorry, am I know you?", balas Celine


"it's me , don't you remember me? we've met here before.", ucap David


"Sorry I don't remember you.", ucap Celine.


Sedangkan Fanny hanya diam saja mendengar percakapan kedua orang itu.


Namun David yang tak putus asa pun terus mencoba mengingatkan Celine bahwa mereka pernah bertemu sebelumnya di cafe tersebut.


"Two days ago we've met here. you were reading your thesis.", ucap David menjelaskan.


"Ohh... I remember you.", ucap Celine akhir nya yang sudah mengingat David


"Thank God finally you remember me. Oh ya, what's your name? My name is David.", ucap David sambil mengulurkan tangan nya untuk bersalaman.


Namun Celine tak membalas salaman itu.


"Celine.", ucap Celine singkat


"That's a beautiful name. May I join?", tanya David


David hanya terus saja mengajak Celine berbicara dan terus memandang nya tanpa menghiraukan Fanny yang berada di sebrang Celine ..


"Oh hai, David.", ucap David seadanya


Namun lagi lagi David langsung mengalihkan pandangan nya pada Celine.


Celine yang sudah mulai tidak nyaman pun akhir nya segera mengajak Fanny untuk pergi dari cafe tersebut berharap bisa menghindar dari David


"Sorry we have to go. Come on Fan..", ucap Celine


Celine pun segera berdiri dari duduk nya, begitu pun dengan Fanny yang sudah mengerti kondisi nya.


Sangat terlihat bahwa laki laki yang bernama David itu tertarik dengan Celine.


"Hei, I'll drive you.", ucap David yang masih berusaha


"No thanks.", ucap Celine singkat


Celine dan Fanny dengan cepat segera pergi dari cafe tersebut dan segera menyetop taxi agar bisa lebih cepat sampai di kampus dan menghindar dari laki laki itu.


Sesampainya di depan kampus, mereka berdua langsung masuk ke dalam kampus.


"Cel, siapa laki laki tadi?", tanya Fanny yang masih berjalan beriringan.


"Aku juga tidak kenal siapa dia, tapi waktu aku mau sidang, aku sempat bertemu dengan nya.", ucap Celine


"Tapi dia terlihat tertarik pada mu cel, sangat terlihat dari cara dia menatap mu tadi.", ucap Fanny


"Sudah biarkanlah. Aku juga tidak berharap bertemu dia lagi kok.", ucap Celine


"Tapi bagaimana kalau dia ternyata mengejar mu Cel?", tanya Fanny lagi.

__ADS_1


"Sudah lah Fan, aku tidak mau membahasnya. Lagi pula aku sama sekali tidak tertarik dengan nya.", ucap Celine yang sudah sangat malas membahas laki laki itu


Fanny pun mengangguk dan tak membahas laki laki itu lagi.


Sesampainya di depan ruangan sidang Steven, ternyata Steven belum selesai sidang.


Celine dan Fanny pun memutuskan untuk menunggu di depan ruangan sidang tersebut.


Setelah menunggu kurang lebih empat puluh lima menit, akhir nya pintu pun di buka, dan terlihat Steven keluar dari ruangan tersebut.


Seketika Celine dan Fanny beranjak dari duduk dan segera menghampiri Steven yang sudah berdiri di depan pintu.


"Bagaimana sayang?", tanya Celine dengan wajah penasaran nya


"Aku lulus.", ucap Steven datar


Celine terlihat bingung dengan ekspresi Steven yang tak biasa nya sambil menengok ke arah Fanny


"Lalu bagaimana dengan nilai mu?", tanya Celine lagi


"Aku mendapat nilai A sama seperti mu.", ucap Steven sambil mencubit kecil kedua pipi Celine yang mulus dan tertawa


"Ihhh kamu! Aku kira kenapa.", ucap Celine dengan wajah cemberut nya


"Aku gemas melihat wajah mu yang seperti itu.", ucap Steven sambil mencubit kecil hidung Celine


Celine pun tertawa di buat nya.


"Selamat ya sayang.", ucap Celine pada Steven


"Terima kasih sayang.", balas Steven


"Ka Steven Selamat yaaa!", ucap Fanny yang heboh


"Iya terima kasih Fanny, habis ini tinggal tunggu nilai mu.", ucap Steven yang seketika membuat Fanny tegang mengingat sidang nya minggu depan. .


"I...iyaa ka.", ucap Fanny ragu


"Tidak usah takut, yang penting kamu menguasai materi mu, kamu pasti bisa mendapat nilai yang baik.", ucap Steven


Fanny pun mengangguk, sedangkan Celine hanya tersenyum melihat pacar sekaligus tunangan nya itu bersikap baik pada sahabat nya, walaupun ia sendiri masih lupa dengan Steven.


Setelah beres sidang, Steven pun hari itu akan langsung kembali ke kantor, namun sebelum nya ia mengantarkan Celine dan Fanny pulang terlebih dahulu.


Setelah mengantarkan Fanny dan juga Celine pulang ke rumah mereka, Steven langsung melajukan mobil nya menuju kantor.


Steven langsung kembali ke kantor karena ada urusan pekerjaan sekaligus ada meeting dengan klien nya.


🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩


.


.


.


Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nya ya. Thankyou and happy reading 😁😁😁


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2