
Sehari menjelang hari pernikahan Celine dan Steven, kedua belah pihak keluarga memutuskan untuk menginap di hotel milik papa Andrew itu agar lebih memudahkan untuk persiapan. Lagi pula sesekali menginap di hotel mewah milik papa Andrew.
Malam itu di adakan bridal shower untuk Celine dari sahabat sahabat nya. Ada Sally, Fanny dan juga Linda ikut serta dalam acara bridal shower. Mereka berempat tidur di salah satu kamar hotel yang cukup besar. Sally, Fanny dan Linda sudah menyiapkan beberapa surprise untuk Celine.
Celine yang memang baru datang ke kamar hotel pun sudah di tutup mata nya oleh Fanny yang sedari tadi menemani nya. Sedangkan Sally dan Linda sedang bersiap di kamar hotel.
"Fan, ada sih? Kenapa mata ku harus di tutup?", tanya Celine
"Sudah ikut saja, jangan kepo. Nanti kamu akan liat sendiri.", ucap Fanny terkekeh
Fanny menuntun Celine sepanjang lorong kamar hotel. Setelah sampai di depan kamar hotel, Fanny pun langsung memencet bel agar di bukakan oleh Sally dan Linda. Dan tak berapa lama pintu kamar pun terbuka. Namun Sally dan Linda sama sekali tak bersuara. Karena memang Celine belum mengetahui kalau sahabat nya itu akan mengadakan bridal shower untuk nya.
Saat sudah masuk ke dalam kamar, Fanny langsung mengajak Celine masuk ke kamar mandi untuk berganti baju yang sudah mereka siapkan.
"Kamu sekarang ganti baju dulu.", ucap Fanny
"Ganti baju untuk apa?? Mandi saja aku belum kenapa harus ganti baju?", tanya Celine
"Sudah kamu jangan bawel. Ikuti saja yang ku suruh.", ucap Fanny tertawa namun tanpa suara
"Kenapa sekarang jadi galakan kamu sih?", ucap Celine cemberut
"Sudah cepat ganti baju nya. Apa mau aku yang mengganti baju mu?", tanya Fanny
"Tidak usah. Mana kemarikan baju nya. Lagi pula kenapa aku masih harus di tutup mata nya?", tanya Celine lagi
"Sudah pokok nya cepat ganti. Kamu bawel banget.", ucap Fanny
Dengan segera Celine langsung mengganti baju nya dengan yang di berikan oleh Fanny padahal ia tidak tau baju apa yang sedang ia pakai. Walaupun harus berpegangan dan miring kesana kesini karena tidak bisa melihat. Bahkan tangan kaki nya sampai terpentok. 😂
Fanny menemani Celine untuk berganti baju karena mata nya tetap harus di tutup demi menjaga kerahasiaan.
Setelah selesai berganti baju, Fanny mengajak Celine untuk duduk di tepi ranjang yang ada di dalam kamar hotel itu.
Celine di minta untuk menerima apapun yang Fanny lakukan, termasuk Sally dan Linda. Tapi karena Celine belum tau, maka nya yang ia tau itu hanya perbuatan Fanny seorang.
Celine di minta untuk tetap diam duduk di pinggir ranjang dengan masih di tutup mata nya. Fanny dan yang lain nya sudah menyiapkan semua peralatan makeup untuk mengerjai sang calon pengantin. Dengan sigap ketiga orang itu langsung mendandani Celine dengan semau mereka.
Wajah cantik Celine seketika ternodai dengan berbagai macam makeup yang ada di wajah nya. Celine yang di tutup mata nya pun bingung kenapa seperti ada banyak tangan yang menghias wajah nya.
"Fan, Fanny. Kenapa tangan mu banyak sekali?? Apa disini ada orang lain selain kamu?", tanya Celine
Seketika Fanny, Sally dan Linda saling pandang dan menahan tawa mereka.
"Ahh tidak kok Cel. Hanya aku seorang. Bukan nya tangan ku yang banyak, tapi karena aku terlalu gesit dan kedua tangan ku bekerja, jadi nya terasa banyak.", ucap Fanny berbohong
"Ohh begitu yaa. Lagipula kamu ngapain giniin aku seorang diri?? Dan bodoh nya aku juga mau lagi di kerjain sama kamu.", ucap Celine cemberut
"Sudah kamu jangan banyak bicara. Nanti makeup yang ku buat ini jadi berantakan.", ucap Fanny terkekeh
Padahal mereka memang berencana untuk mengacak acak wajah Celine. Lipstick berwarna merah terang sudah terpampang jelas di bibir Celine namun semua nya di lebih lebih kan layak nya seorang badut. Begitu juga di pipi nya di beri lipstick merah. Rambut nya di kuncir seperti anak kecil. Tak lupa mereka memberikan selempang bertuliskan "Soon to be Mrs" di pakaikan pada Celine.
Saat sudah selesai, Sally membawakan satu buah loyang kue yang bertuliskan "Bride to be" dengan hiasan bunga yang begitu cantik.
__ADS_1
Sally memberikan kue itu kepada Celine. Celine di minta untuk membuka tangan nya oleh Fanny dan memegang loyang kue itu dengan hati hati.
Setelah semua nya beres, Celine di minta untuk diam di pinggir ranjang dan memegang kue. Kamar itu sudah di hias oleh sally dan Linda sedemikian rupa. Tulisan Bridal shower dengan menggunakan balon sudah di tempel di backdrop ranjang, dan banyak balon balon dan bunga bunga yang sudah terhias dengan rapi disana.
Fanny dan yang lain nya segera memfoto Celine dengan masih keadaan mata tertutup. Setelah semua nya selesai, Fanny pun menghampiri Celine yang akan membuka penutup mata nya, sedangkan Sally dan Linda sudah memegang confetti yang akan segera di ledakkan untuk memeriahkan surprise mereka.
"Apa kamu sudah siap???", tanya Fanny
"Iyaa sudah, cepat bukalah.", ucap Celine
Sedangkan yang lain nya hanya menahan tawa
"Satu, dua, tiga.", ucap Fanny tanpa suara
Fanny langsung membuka penutup mata Celine, Sally dan Linda langsung meledakkan confetti yang mereka pegang dan
DUARR!!!!!
Melihat apa yang ada di kamar itu, Celine begitu terkejut, apalagi melihat ada nya sahabat nya. Di tambah ada Linda yang memang sudah lama sekali ia tidak bertemu. Tak lupa Celine juga melihat kue yang sedari tadi ia bawa. Bahkan ia sudah tidak berpikir untuk melihat penampilan nya terlebih dahulu.
Celine langsung meletakkan kue itu ke atas meja dan memeluk sahabat nya itu berbarengan.
"Kaliaannn...... Aku sangat senang. Terima kasih yaa kalian semua.", ucap Celine dengan senyum nya yang tak pernah redup di malam itu.
"Sama samaaaa Celine.", ucap mereka bertiga berbarengan.
"Linda, aku sangat merindukan mu. Kemana saja kamu selama ini. Kamu jarang sekali menghubungi ku.", ucap Celine sambil memeluk Linda
"Iyaa maaf ya Cel. Karena selama ini aku kuliah di Singapura, jadi aku harus tinggal disana.", ucap Linda
"Ayo kita foto foto dulu. Kapan lagi aku terlihat lebih cantik dari mu Cel. Ayo cepat.", ucap Fanny mengajak Celine dan yang lain nya untuk naik ke atas ranjang untuk berfoto.
Mereka berfoto dengan berbagai macam gaya. Tak ada wajah murung, yang ada hanya wajah gembira mereka berempat. Malam itu di lewati ke empat gadis itu dengan canda tawa serta cerita Linda yang memang baru kembali dari Singapura.
Tak lupa ketiga sahabat Celine itu memberikan hadiah kepada sahabat tercinta nya yang akan segera menikah itu.
"Cel, nih kami ada belikan kamu sesuatu untuk kamu. Jangan lupa di pakai yaa besok malam, atau pas kamu pergi honeymoon.", ucap Fanny
"Iya ka Celine. Jangan lupa di pakai yaa. Karena aku sudah membelikan yang terbaik buat kakak.", ucap Sally
"Iyaa, bahkan beli nya sangat jauh dari Singapura.", ucap Linda disambung oleh tawa dari ketiga sahabat nya itu.
"Wahhh terima kasih yaa kalian. Kalian memang yang terbaikkk.", ucap Celine sambil memeluk ketiga sahabat nya
"Ayooo cepat di bukaaa.", ucap Fanny yang tak sabaran
"Iyaa Ayo ka cepat buka.", ucap Sally
"Iyaa iyaa.", ucap Celine sambil membuka paperbag yang tadi di berikan.
Saat membuka paperbag itu dan mengambil isi yang ada di dalam nya. Celine begitu shockkk saat melihat apa yang di berikan oleh ketiga sahabat nya
"Apaan ini??", tanya Celine sambil mengangkat apa yang ada di dalem paperbag itu
Seketika ketiga sahabat nya tertawa lepas melihat kebodohan teman nya itu.
__ADS_1
"Kamu tidak tau itu apa Cel??? Yang benar saja kamu. Kamu tinggal di jaman apa???", tanya Fanny tertawa
"Iyaa, masa kakak ga tau sihh??? Aku saja tau.", ucap Sally
"Aku sudah membeli nya jauh jauh, tapi kamu gatau Cel? Apa di Jakarta ini gaada model seperti ini?", tanya Linda.
"Aku tau ini, ini lingerie kan? cuma aku gatau buat apa juga aku memakai nya.", ucap Celine polos
"Dasarrr bodohhh!!! Yah kamu pakai saat malam pertama mu lah, atau saat kamu honeymoon nanti bersama ka Steven.", ucap Fanny santai dengan tertawa
"Buat apa aku memakai nya? Bisa bisa aku masuk angin bila memakai ini. Apalagi buat tidur.", ucap Celine
"Ka Celine. coba lah dengarkan kami, aku yakin kakak ku itu pasti sangat menyukai ka Celine kalau memakai lingerie itu. Apalagi ini beli nya jauh dari Singapura. Masa kakak gamau pakai sih???", ucap Sally
"Iya tapi kan aku malu kalau pakai pakaian seperti ini. Apalagi di depan laki laki. Astaga dimana harga diriku.", ucap Celine memegang kepala nya
"Celine Celine. Aku bingung, kamu tuh cantik, pintar, dari keluarga terpandang, tapi kenapa kamu begitu polos???", ucap Linda
"Iyaa, apa kamu ga pernah liat cewe cewe di majalah dewasa yang berpakaian seperti ini?", ucap Fanny
"Ya aku pernah melihat nya, Maka nya aku gamau pakai pakaian seperti ini. Memang nya aku wanita seperti itu apa?? Aku tidak mau.", ucap Celine cemberut
"Celine! Kamu tuh pakai lingerie ini saat kamu dengan suami mu, bukan dengan laki laki lain, atau di tunjukkan kepada orang lain. Tapi hanya kepada suami mu, ka Steven.", ucap Linda
"Iya ka. Lagi pula kenapa harus memikirkan harga diri??? Kakak tidak memakai baju sedikit pun juga tidak masalah kalau hanya bersama kakak ku. Karena itu yang di inginkan oleh pria dewasa. Lagipula ka Steven itu adalah suami kakak. Kenapa kakak harus malu?", ucap Sally
"Ya aku malu lahh. Mana pernah aku seperti itu di depan laki laki. Di kamar ku sendiri saja aku ga pernah pakai pakaian seperti itu. Punya saja tidak.", ucap Celine
"Pakai bikini kamu ga malu padahal di liat banyak orang, tapi pakai lingerie begini malu padahal hanya pada suami sendiri.", ucap Fanny geleng geleng kepala
"Ayo lah kaa, terima pemberian kami.", ucap Sally
"Iya iyaa baiklah aku terima. Tapi aku ga janji kalau harus memakai nya, apalagi saat bersama Steven.", ucap Celine
"Iyaa tidak apa, paling ka Steven yang meminta mu untuk memakai nya.", ucap Linda terkekeh
Malam itu penuh dengan canda tawa dari ke empat gadis itu. Bahkan tak terasa waktu pun sudah larut malam bahkan hampir jam 12 malam.
Setelah mengobrol cukup lama, Celine pun segera membersihkan wajah nya yang sudah sangat berantakan. Setelah itu mereka berempat memutuskan untuk tidur bersama, karena besok jam 3 subuh, mereka sudah harus bangun untuk bersiap siap acara pernikahan Celine.
Ke empat gadis itu sudah tertidur dengan begitu pulas nya, karena kecapean dan terlalu larut ngobrol sampai tengah malam.
🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩
.
.
.
Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nyaa yaa. Jangan lupa mampir ke karya baru ku juga ya di "Perjuangan Cintaku Terbalas". Dukung author terus biar author Makin giat lanjutin next eps nya. Apalagi sekarang ada 2 cerita sekaligus.
Thankyou semua and happy reading 😊😊😊
.
__ADS_1
.
.