
EHEMM......
Suara yang laki laki yang tak lain dan tak bukan adalah Steven.
"Tuu... tuan....", ucap bi Nani dan bi Lilis takut
"Eh sayang, kamu sudah selesai mandi.", ucap Celine yang masih biasa saja
"Kamu sedang apa?", tanya Steven
"Aku sedang membantu bi Nani dan bi Lilis memasak sayang.", ucap Celine
"Kalau kamu masih mau memasak dan melakukan tugas yang bukan tugas mu, besok bi Nani dan bi Lilis tidak udah masuk kerja lagi ya. Biar mereka bisa istirahat di rumah mereka.", ucap Steven
"Jangan tuan....", ucap bi Nani dan bi Lilis berbarengan yang hampir saja menangis
"Nyonya, kemarikan pisau nya, lebih baik nyonya tunggu saja di meja makan, kami tidak mau sampai di pecat dari sini nyonya.", ucap bi Nani memohon hampir menangis
"Iya nyonya, kami masih mau bekerja disini. Tolong jangan mempersulit kami nyonya. Kami mohon.", ucap bi Lilis memohon
Celine langsung mengembalikan pisau itu kepada bi Nani.
"Jangan sayang, jangan pecat mereka. Baiklah aku tidak akan melakukan yang bukan tugas ku. Jadi jangan pecat mereka. Lagipula aku hanya ingin membantu sayang.", ucap Celine pada Steven
"Itu terserah pada mu.", ucap Steven yang pergi meninggalkan 3 wanita itu di dapur
"Nyonya, tolong kami, kami tidak mau di pecat.", ucap bi Nani dan bi Lilis
"Iya bi, aku akan bicara pada Steven. Maafkan aku ya bi. Kalian tidak akan aku biarkan keluar dari rumah ini bi.", ucap Celine
"Terima kasih nyonya.", ucap bi Nani dan bi Lilis
Celine pun keluar dari dapur dan mencari keberadaan suami nya. Ia pergi ke ruang makan, namun tidak ada. Begitu juga di ruang tamu atau ruang keluarga. Seperti nya Steven tidak ada di lantai dasar itu.
Celine pun memutuskan untuk mencari suami nya di lantai atas.
Celine bergegas mencari suami nya itu ke dalam kamar mereka. Dan benar saja, Steven sudah berada di balkon kamar nya yang menghadap ke arah kolam renang.
"Sayang....", panggil Celine yang langsung menghampiri suami nya itu
Namun yang di panggil tidak menjawab.
"Sayangg.....", panggil Celine lagi yang sudah berdiri di samping suami nya dan menggoyangkan lengan suami nya
Lagi lagi Steven tidak menjawab ataupun menengok
"Sayang. Kamu ini kenapa sih? Kok diam begini, jawab aku.", ucap Celine
Steven pun menengok ke arah Celine dengan wajah datar nya.
Celine yang di tatap pun menjadi bingung dengan suami nya sendiri.
"Sayang, kamu kenapa?", ucap Celine ragu ragu takut kalau Steven marah
"Kamu tanya aku kenapa?", tanya Steven dengan suara datar nya
__ADS_1
Celine pun mengangguk takut.
"Sekarang aku yang tanya pada mu. Apa yang kamu lakukan di dapur??", tanya Steven
"A... aku hanya membantu bi Nani dan bi Lilis saja kok.", ucap Celine ragu ragu
"Apa itu sekarang menjadi pekerjaan mu??", tanya Steven lagi
"Ti.. tidak. Aku kan hanya berniat membantu saja.", ucap Celine
"Lalu buat apa kamu disana? Kalau kamu memang ingin memasak tidak masalah, besok bi Nani dan bi Lilis bisa aku suruh mereka istirahat di rumah mereka dan tidak usah bekerja disini lagi.", jelas Steven.
"Tidak tidak.... jangan, kamu tidak boleh memecat mereka. Kasian mereka, nanti mereka tidak mempunyai pekerjaan lagi sayang. Jangan pecat mereka yaa. Aku suka mereka ada disini.", ucap Celine memohon
"Baiklah kalau itu mau mu, tapi kalau aku masih melihat kamu mengerjakan sesuatu yang bukan pekerjaan mu, aku langsung aku pecat orang yang bersangkutan.", ucap Steven mencoba mengancam istri nya agar ia tidak perlu melakukan tugas berat.
Sebenarnya Steven juga tidak akan memecat bi Nani dan bi Lilis, ia melakukan itu supaya Celine tidak ikut campur yang bukan urusan atau pekerjaan nya. Semua nya sudah memiliki tugas masing masing. Steven hanya ingin Celine tau, kalau ia nyonya di rumah ini, yang tidak seharusnya melakukan hal hal yang ada di luar tugas nya. Apalagi sebagai seorang istri dari Steven Natawira yang notabene nya adalah keluarga pembisnis ternama di Indonesia.
Apalagi di tambah Celine masih bekerja di perusahaan papa Thomas, papa nya sendiri. Sebenarnya bisa saja Celine tidak bekerja lagi disana. Tapi biar bagaimana, ka Axel masih harus mengurus perusahaan papa Thomas yang sekarang sudah menjadi milik nya yang ada di Bali dan Surabaya.
Bila perusahaan yang ada di Bali dan Surabaya bisa ia serahkan kepada tangan kanan nya, mungkin ka Axel bisa mengurus kembali perusahaan yang ada di Jakarta. Apalagi sekarang Fanny juga bekerja di perusahaan tersebut, jadi tidak lah susah. Hanya saja masih membutuhkan waktu untuk mengalihkan dan mengatur semua nya.
Dan selama itu juga, Celine masih harus bekerja membantu papa nya untuk mengurus perusahaan tersebut. Steven pun tidak masalah selama Celine tidak melakukan hal yang berat.
"Iyaa, aku tidak akan melakukan tugas yang bukan tugas ku lagi. Jadi aku mohon jangan pecat bi Nani dan bi Lilis yaa. Aku ingin mereka tetap disini.", ucap Celine..
"Iya aku tidak akan memecat mereka. Kamu tenang saja. Lalu aku mau tanya, apa tugas mu sebenarnya??", tanya Steven
"Tugas ku??? Tugas ku sebagai istri ya menyiapkan dan melayani segala kebutuhan mu.", ucap Celine jelas
"Bagus, jadi kamu tau kan tugas mu sekarang??", tanya Steven sambil mengedipkan sebelah mata nya.
"Kamu harus menjalankan tugas mu sekarang.", ucap Steven yang sedang menarik pinggang Celine ke dalam pelukan nya hingga tidak ada jarak di antara mereka.
Mereka berdua saling pandang dalam diam untuk sepersekian detik.
Steven yang tak mau mengulur waktu nya lagi langsung mencium bibir Celine yang terlihat begitu menggoda nya.
Celine yang di cium mendadak pun sudah mengetahui kemana arah dari perlakuan suami nya ini. Biar sudah pernah melakukan hubungan suami istri, namun bagi mereka, ini masih seperti hal yang baru, yang masih membuat jantung mereka berdetak lebih cepat dari biasa nya.
Celine pun menerima ciuman dari sang pemilik hati nya tersebut dan mereka saling berciuman semakin dalam dan bergairah.
Steven yang sudah tidak bisa mengontrol apa yang ingin ia lakukan segera menggendong Celine menuju ranjang mereka dan meletakkan Celine ke atas ranjang.
Steven menciumi setiap sudut wajah Celine dengan napas yang sudah semakin dalam. Celine yang memang juga merindukan hal tersebut dari suami nya pun tidak menolak nya.
Steven beralih menuju leher jenjang sang istri, ia menciumi nya dan juga menyesapnya hingga menimbulkan beberapa bekas merah disana.
Steven yang sudah tak sabar, langsung membuka baju milik Celine dan juga milik nya. Ia begitu terpesona melihat lekuk tubuh dari sang istri yang memang pintar merawat diri.
Tanpa aba aba lagi, Steven langsung melakukan aksi nya untuk menyetubuhi sang istri. Ia menciumi dan menghisap buah dada istri nya tanpa memberi jeda sedikitpun. Celine pun hanya terdiam dan menikmati permainan suami nya tersebut.
Sudah puas menciumi buah dada Celine, Steven pun beralih ke bagian bawah nya. Ia sudah sangat tidak sabar dengan penyatuan nya.
Steven pun dengan segera memasukkan senjata nya ke dalam milik Celine dan melakukan aksi nya. Steven menaik turunkan tubuh nya memberi kepuasan kepada celine. Mereka berdua sama sama menikmati permainan panas sore itu. Tak henti nya mereka saling menciumi satu sama lain. Napas mereka berdua pun sudah memburu.
__ADS_1
Setelah kurang lebih 30 menit, mereka pun merasakan kepuasan secara bersamaan. Baik Celine maupun Steven merasakan kepuasan yang tiada tara dari masing masing pihak. Suara erangan terdengar memenuhi isi kamar tersebut saat mereka mancapai *******.
Steven pun mencium kening Celine dan terbaring di samping istri cantik nya itu. Mereka berdua seperti sudah kehabisan oksigen dengan permainan yang mereka buat sendiri.
Steven mengambil selimut dan menutupi tubuh mereka yang masih polos, Steven memeluk Celine erat begitu juga sebaliknya.
Setelah permainan panas tersebut, mereka tidak berbicara banyak, karena mereka kelelahan, terlebih lagi mereka baru saja pulang dari mall. Tak pakai lama, mereka pun langsung terlelap dalam tidur nya, hingga sore menjelang malam.
Tepat pukul setengah tujuh malam, Celine yang terbangun karena ingin buang air kecil pun mau tak mau harus bangun dari tidur nya, karena ia pun juga merasakan lapar.
Celine segera beranjak turun dari ranjang, mengambil baju nya kembali dan memakai nya lalu menuju kamar mandi.
Karena sudah tanggung, ia pun memutuskan untuk langsung mandi lagi, karena ia tidak betah bila habis keringetan dan tidak mandi. Jadi ia pun langsung mandi dan juga berpakaian.
Setelah selesai mandi dan berpakaian, ia melihat Steven yang sudah terbangun dari tidur nya, karena setelah Celine bangun tadi, tak lama Steven pun terbangun karena mencari istri cantik nya tak ada di samping nya.
"Sayang, kamu udah bangun. Cepat mandi, biar kita langsung makan malam. Aku sudah sangat lapar.", ucap Celine menghampiri suami nya
"Iya sayang. Aku mau mandi, asalkan.... beri aku ciuman mu.", goda Steven ..
"Sayang.... jangan memulai.", ucap Celine yang tidak mau masuk lagi dalam jebakan Steven.
"Aku hanya minta ciuman, tidak lebih.", ucap Steven
"Baiklah, habis itu kamu langsung mandi ya.", ucap Celine
Celine pun mengecup bibir sang suami. Namun Steven yang memang tak bisa menahan nya bila melihat istri nya pun langsung menahan tengkuk istri nya dan mencium nya dengan penuh gairah.
Celine yang menerima ciuman mendadak dari suami nya pun segera memberontak. Supaya Steven menghentikan aksi nya.
Setelah lepas dari ciuman Steven, Celine yang baru saja mau memberikan ocehan kepada Steven, namun Steven langsung pergi meninggalkan Celine yang masih memasang wajah kesal nya.
Steven langsung pergi tanpa mengambil baju dan celana nya, dengan tubuh yang masih polos, ia langsung pergi ke dalam kamar mandi.
"Sayangg!!!!! Apa kamu tidak bisa tau malu sedikit???", ucap Celine dengan suara hampir teriak
"Buat apa aku malu, kamu sudah pernah melihat tubuh ku. Buat apa aku malu.", ucap Steven terkekeh dan langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi.
Sedangkan Celine hanya menggelengkan kepala nya dengan tingkah suami nya yang menurutnya sangat menyebalkan.
Celine menyiapkan baju untuk suami nya dan menunggu suami nya selesai mandi agar mereka bisa makan malam bersama.
Setelah Steven selesai mandi, mereka pun langsung turun ke lantai bawah untuk makan malam.
🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩
.
.
.
Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nya yaa. Maaf kalo akhir akhir ini jarang up new eps karena ada kerjaan di dunia nyata yang harus di kerjakan. Thankyou and happy reading 😁😁😁
.
__ADS_1
.
.