
Steven dan Celine pun duduk dan ikut makan malam bersama mama dan papa nya.
Setelah selesai makan malam, mereka pun memutuskan untuk ke ruang keluarga dimana mereka biasa duduk duduk sambil mengobrol santai dan minum teh.
Celine dan Steven pun membahas kedatangan nya saat itu untuk meminta ijin untuk rencana pergi berbulan madu. Karena setelah menikah, mereka belum sempat untuk pergi bulan madu. Mama dan papa pun setuju akan hal itu, bahkan mama dan papa juga merekomendasi beberapa tempat yang bagus untuk di kunjungi bagi mereka sebagai pengantin baru.
Mereka mengobrol sampai malam hari, bahkan tak terasa mereka sudah ada di rumah papa Thomas sampai jam 9 malam.
Karena sudah cukup malam, mereka pun berpamitan untuk pulang ke rumah mereka.
"Ma, pa, kita pulang dulu yaa.", ucap Celine
"Iya ma, pa, sudah malam, biar mama papa juga bisa istirahat.", ucap Steven
"Yah sudah, kalian hati hati yaa di jalan.", ucap mama Gladys
"Jangan ngebut ngebut nyetir nya ya Steve, sudah malam.", ucap papa Thomas
"Iyaa pa tenang saja.", ucap Steven tersenyum
Mereka pun berpelukan terlebih dahulu sebelum kembali pulang ke rumah mereka.
Setelah nya Celine dan Steven menuju mobil nya. Steven mengendarai mobil nya menuju kediaman mereka.
15 menit berlalu, mereka pun sudah tiba di halaman rumah mereka. Karena mereka sudah sangat lelah, mereka memutuskan untuk langsung masuk ke dalam kamar, bergantian untuk mandi dan membersihkan tubuh mereka. Dan tak pakai lama, kedua nya pun sudah terlelap dalam tidur mereka hanya dalam 10 menit.
***********
Sementara itu, David yang sudah di bebaskan oleh tuan Sean pun sudah di jemput oleh orang suruhan tuan Sean di apartment nya dan menuju bandara international Soekarno Hatta.
David yang merasa hidup nya sudah kalah disini pun juga dengan pujaan hati nya yang sudah tidak mungkin ia gapai, memilih untuk kembali ke negara nya dan menikah dengan Shellina.
Sepanjang perjalanan ia hanya termenung memikirkan nasib ke depan nya setelah menikah dengan Shellina, karena pernikahan mereka akan di gelar tepat 3 hari setelah David tiba di Singapura.
Ia sudah tidak memiliki pilihan selain menikah dengan Shellina, wanita penyuka sesama jenis yang sudah sering ia dengar dari para rekan bisnis nya juga.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama 2 jam, David beserta anak buah tuan Sean pun tiba di bandara international Changi Airport.
David langsung di arahkan menuju tempat penjemputan nya, karena anak buah tuan Sean sudah ada yang menunggu nya. David langsung di bawa menuju kediaman keluarga nya yang tak lain adalah kediaman papa Donny.
Sesampainya di rumah, David langsung di sambut oleh mama dan juga adik tersayang nya, Davina.
"Nakk... kamu sudah sampai. Ayo masuk lah.", ucap mama nya David mengajak anak nya itu masuk ke dalam rumah
"Kakak... aku sangat merindukan kakak.", ucap Davina sambil memeluk David dari samping sambil berjalan
"Kakak juga sangat merindukan mu dek.", ucap David mengelus rambut Davina.
"Ayo kita makan dulu sayang, kamu pasti sangat lapar.", ucap mama nya David
"Iya ka ayo makan, mama sudah memasak banyak makanan untuk menyambut kepulangan kakak.", ucap Davina senang
Baik mama nya David dan juga Davina, tidak mengetahui tentang siapa Shellina sebenarnya, yang akan menjadi istri David kurang dari seminggu lagi.
__ADS_1
Saat di meja makan, mereka bertiga pun makan bersama tanpa papa nya David yang sedang mengurus acara lamaran antara David dan Shellina.
"Mama senang kamu akan segera menikah dengan Shellina.", ucap mama nya David
"Iya kaa... ka Shellina itu cantik sekali.", ucap Davina.
"Apalagi kamu tidak perlu lagi berurusan dengan wanita yang ada di Indonesia itu lagi. Jelas Shellina jauh lebih cantik dan terpandang disini.", ucap mama nya David
"Tapi ma, mama tidak mengenal siapa itu Shellina sebenarnya ma.", ucap David memelas
"Dia anak dari tuan Sean, orang yang sangat terpandang di negeri kita, dia juga seorang artis papan atas yang nama nya sudah ada dimana mana. Ia juga sangat cantik, berwibawa, berkelas dan juga terkenal.", ucap mama nya David
"Hanya itu yang mama tau. Tapi mama tidak tau kan kalau dia itu sebenarnya adalah seorang Les......", ucapan David terpotong saat papa Donny datang dan menghampiri mereka di ruang makan.
"Vid, kamu sudah datang ternyata. Habis ini kita semua akan fitting baju untuk acara pernikahan mu 3 hari lagi.", ucap papa Donny
"Bahkan aku baru sampai pa.", ucap David
"Iya pa, ka David baru saja sampai, biarkan ka David istirahat dulu pa.", ucap Davina
"Oke baiklah, kita akan fitting baju jam 5 sore nanti. Papa akan mengabari tuan Sean dan Shellina juga dengan bridal yang akan merancang gaun dan jas kalian.", ucap papa Donny
Sudah tidak ada cara lagi untuk David bisa pergi dari rencana pernikahan ini. Bahkan David yang mempunyai asisten pun tuan Reven, tidak bisa berbuat apa apa. Karena memang David sudah menyetujui akan menikah dengan Shellina.
Selesai makan, David menuju kamar nya, ia tiduran di atas ranjang nya yang sudah sangat lama tidak ia tiduri. David memandang ke atas ke langit langit kamar nya. Sungguh baru kali ini David tidak bisa berbuat apa apa.
Karena pikiran nya yang sedang kalut juga sedih, tak butuh waktu lama hingga David tertidur siang itu.
Tepat pukul 4 sore, David terbangun karena ada suara ketukan pintu kamar nya.
"Ka... kakak. ini aku ka.", panggil Davina dari luar pintu sambil terus mengetuk pintu kamar
"Iya Iya sebentar.", ucap David malas
David pun bangun dari tidur nya dan berjalan menuju pintu kamar nya yang sedari tadi di ketuk
"Ada apa??", tanya David yang masih mengantuk
"Ini sudah jam 4 sore ka. Kakak di suruh bersiap siap sama papa.", ucap Davina
"Baiklah, bilang saja tunggu di bawah, kakak akan segera turun.", ucap David
"Oke ka. Aku tunggu di bawah yaa.", ucap Davina
David pun mengangguk dan segera masuk ke kamar nya untuk bersiap. Ia langsung mandi dan berpakaian seadanya. Kemeja lengan panjang yang di gulung sesiku serta celana panjang. Biar bagaimana pun aura ketampanan David tak boleh luntur. Walaupun bertemu dengan calon istri nya nanti.
Setelah bersiap, ia langsung turun ke lantai bawah menemui mama, papa juga adik nya yang sudah menunggu nya sejak tadi.
"Lama sekali sih kamu.", ucap papa Donny
"Tidak masalah, yang penting anak mama yang tampan ini sudah siap. Ayo kita pergi.", ucap mama nya David.
Mereka pun menuju mobil yang sudah menunggu mereka di depan pintu utama. Mereka berempat menggunakan 2 mobil, David dan Davina, sedangkan kedua orang tua nya 1 mobil yang lain.
__ADS_1
Setelah kurang lebih 30 menit, mereka pun tiba di boutique khusus untuk perancang gaun dan jas pengantin.
David, Davina beserta orang tua masuk ke dalam boutique tersebut, para pelayan yang ada di boutique itu pun dengan sigap melayani para tamu nya itu. Karena pada hari itu, memang boutique itu sudah di booking hanya untuk keluarga David dan Shellina.
David dan keluarga nya langsung di layani dengan sangat baik dengan para pelayan yang ada disana, bahkan pemilik boutique pun ikut ambil andil di dalam nya.
Saat keluarga David sedang mencoba gaun dan jas yang sudah mereka pesan sebelumnya, datanglah tuan Sean dan juga Shellina anak nya. Ini adalah pertemuan pertama Shellina dengan David.
"Tuan Sean. Ayo silahkan.", ucap papa Donny
"Iya tuan Donny. Maaf kami datang terlambat karena tadi Shellina sempat ada pemotretan terlebih dahulu dengan salah satu agency ternama.", ucap tuan Sean.
"Tidak masalah tuan. Oh yaa, saya rasa anak kita belum sempat berkenalan.", ucap papa Donny
"Ini istri saya, ini anak saya Davina, adik nya David. Dan ini David.", ucap papa Donny memperkenalkan anggota keluarga nya
"Hallo tuan Sean.", ucap mama nya David
"Hallo om, Davina.", Salam Davina pada tuan Sean
"David om.", ucap David sambil menjulurkan tangan nya
"Iyaa, ini juga saya perkenalkan putri saya satu satu nya, Shellina.", ucap tuan Sean.
"Shellina.", ucap Shellina anggun pada keluarga David dan menyalami nya satu persatu.
"Sangat cantik, seperti nama nya.", ucap mama nya David
"Terima kasih tante atas pujian nya.", ucap Shellina tersenyum
Shellina memang wanita yang sangat cantik, mempunyai Paras yang cantik, tubuh langsing, tinggi, putih. Ya memang sepantas nya ia menjadi model dan artis papan atas.
Saat bersalaman dengan David, mata mereka berdua bertemu untuk beberapa saat.
"Shellina.", ucap Shellina mengulurkan tangan nya pada David
"David.", ucap David membalas uluran tangan Shellina.
Mereka terdiam cukup lama, David pun mengakui kecantikan dari Shellina yang memang bisa membuat siapapun langsung terpikat oleh daya tarik nya. Namun mengingat kembali bahwa Shellina adalah seorang lesbian, David langsung melepaskan tangan nya dan memalingkan wajah nya ke sembarang arah.
Shellina pun tersenyum melihat David. Ia sudah jatuh cinta pada pandangan pertama nya pada David. Namun tidak dengan David yang mengetahui Shellina adalah seorang lesbian.
🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩
.
.
.
Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nya yaa. Sorry kalau author telay up new eps karena banyak urusan di dunia nyata. Thankyou semua and happy reading 😁😁😁
.
__ADS_1
.
.