
Waktu sudah menunjukkan pukul sembilan pagi, Fanny pun ingin pergi dari bbbrumah sakit karena ada kelas jam sepuluh.
"Ka Axel, aku mau pamit ya, aku ada jadwal kuliah jam sepuluh.", ucap Fanny pada ka Axel
"Kamu naik apa?", tanya Ka Axel
"Aku naik taxi ka.", jawab Fanny
"Ayo kakak anterin.", ucap Ka Axel singkat
"Gausa gapapa ka, nanti ngerepotin.", ucap Fanny
Melihat tatapan ka Axel yang tidak mau di bantah pun akhir nya Fanny mengangguk.
Mereka berdua pun berdiri dan menghampiri Steven.
"Steve, kakak anterin Fanny dulu ya, sekalian kakak pulang dulu habis itu baru kakak kesini lagi. Nanti mama dan papa akan kesini. Kakak titip Celine ya.", ucap Ka Axel
"Iya ka, aku akan menjaga nya. Hati hati ka, Fan.", ucap Steven.
Mereka berdua pun pergi dari ruangan menuju parkiran.
Selama perjalanan hanya ada keheningan di dalam mobil. Fanny pun yang tak enak akhir nya membuka obrolan.
"Ka, sebenarnya apa yang terjadi dengan Celine?", tanya Fanny ragu
Setelah menunggu hampir lima menit akhir nya ka Axel membuka suara nya. Ia menghembuskan napas nya panjang sebelum bicara.
"Kemarin Celine mengalami kecelakaan, ada mobil yang menyalip nya dari belakang dengan sangat cepat, karena shock ia pun membanting stir nya dan menabrak pembatas jalan, lalu kepala nya membentur stir sangat keras.", jelas ka Axel
"Semalam berarti sehabis ia mengantar ku pulang. Pantas saja perasaan ku sangat tidak enak dari semalam.", gumam Fanny dalam hati
"Jadi sekarang Celine lupa ingatan ka??", tanya Fanny
"Iya, kata dokter Celine mengalami Amnesia Disosiatif. Jadi sebagian ingatan masa lalu nya hilang. Bisa pulih kembali tapi tidak dalam waktu singkat. Itu di sebabkan karena kecelakaan dan membuat otak nya shock.", jelas ka Axel lagi
"Aku turut prihatin ka atas apa yang menimpa Celine. Aku doakan supaya Celine cepat sembuh ka.", ucap Fanny
"Iya Fanny terima kasih. Kalau kakak boleh minta tolong, tolong bantu Celine mengingat kembali semua ingatan masa lalu nya yang terlupakan.", ucap Ka Axel
"Pasti ka, aku pasti akan menjenguk nya setiap hari dan mencoba memberi ingatan kenangan masa lalu kita ka.", jawab Fanny
"Terima kasih Fanny.", ucap Ka Axel yang sekarang menengok ke arah Fanny dan tersenyum
Jarang jarang Fanny bisa melihat senyum dari wajah ka Axel yang terkenal dingin itu.
Setelah menempuh perjalanan cukup panjang, akhir nya mobil sampai di kampus Fanny. Ka Axel pun juga meminta tolong pada Fanny untuk minta ijin Celine tidak masuk kuliah dulu untuk beberapa hari karena mengalami kecelakaan.
Fanny pun turun dari mobil dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada ka Axel. Ka Axel pun langsung pulang menuju rumah nya.
Sesampai nya di rumah, ia tidak melihat keberadaan mama dan papa nya, mungkin sudah pergi ke rumah sakit saat ia pergi tadi.
Ka Axel pun segera menuju kamar nya dan segera bersiap.
Selesai mandi, telepon nya berbunyi ka Axel pun langsung mengangkat nya.
"Hallo pa."
"Hallo Xel, kamu dimana?"
"Aku di rumah pa habis mandi. Tadi nganterin Fanny dulu ke kampus dan sekalian minta ijin untuk Celine."
"Ohh, yah sudah kamu bersiap aja langsung ke perusahaan. Gausa ke rumah sakit. Karena mama yang akan jaga Celine."
"Oke pa."
Telepon pun di tutup. Ka Axel segera memakai kemeja dan celana bahan beserta jas nya untuk ke perusahaan.
__ADS_1
Setelah selesai, ia pun bergegas keluar rumah dan mengendarai mobil nya menuju perusahaan karena waktu pun sudah menunjukkan pukul setengah sebelas siang.
*****
Di rumah sakit
Tak berapa lama setelah ka Axel dan Fanny pergi dari rumah sakit, mama Gladys dan papa Thomas pun sampai di rumah sakit.
Mama dan papa langsung bergegas ke kamar Celine
Saat membuka pintu, mereka melihat Steven yang duduk di samping ranjang Celine sambil mengajak nya berbicara.
"Eh om, tante.", ucap Steven dan segera berdiri
"Kamu udah lama disini Steven?", tanya papa Thomas
"Dari semalam om.", ucap Steven
"Ohh, kamu semalam kesini? dan belum pulang sampai sekarang?", tanya mama Gladys bergantian
"Iya tante, semalem saya nemenin ka Axel berjaga disini. Tadi juga ka Axel pamit untuk nganter Fanny dan pulang.", ucap Steven
"Terima kasih ya Steven.", ucap papa Thomas
"Bagaimana keadaan mu sayang?", tanya mama Gladys tersenyum.
Celine pun bingung melihat dua orang yang sudah cukup umur itu di hadapan nya.
"Ini mama sayang. Mama Gladys dan ini papa kamu, papa Thomas.", jelas mama Gladys
Celine pun tersenyum
"Aku baik ma.", ucap Celine
Karena memang dari semalam Celine belum melihat kedua orang tua nya.
"Sudah ma, tadi ka Axel belikan sarapan untuk ku dan aku juga sudah minum obat", ucap Celine tersenyum
"Pintar anak mama. Cepat sembuh ya sayang.", ucap mama Gladys sambil mencium kening Celine
"Yah sudah papa ke kantor saja. Biar mama yang jaga Celine disini. Kamu juga Steven, kamu pulang dulu istirahat. Lagi pula kan kamu masih kuliah, jangan sampai tertinggal pelajaran. Nanti kamu boleh kesini lagi kok.", ucap mama Gladys
"Iya tante. Kalau gitu aku pamit pulang dulu ya om, tante.", ucap Steven
"Sayang, aku pulang dulu ya. Nanti aku akan kesini lagi.", ucap Steven pada Celine dan tersenyum getir
Setelah nya Steven keluar dari ruangan Celine.
Papa dan mama merasa kasihan pada Steven, harus meyakinkan Celine lagi bahwa dia adalah tunangan nya. Bahkan ia lupa dengan kedua orang tua nya.
"Yah sudah ma, papa pergi ke kantor dulu ya.", ucap papa Thomas pada mama
"Anak papa yang cantik, papa pergi dulu ya. Nanti papa akan kesini lagi. Jangan lupa makan dan minum obat mu biar cepat sembuh.", ucap papa Thomas dan mencium kening Celine
"Iya pa, hati hati di jalan.", ucap Celine
Setelah mereka semua pergi, tinggalah Celine dan mama Gladys di ruangan itu.
Mama Gladys tak henti henti nya mencoba mengingatkan kembali kenangan mereka bersama.
Walaupun Celine masih tak mengingat nya, namun mama terus mencoba namun tidak memaksa nya. Karena takut kepala Celine akan sakit.
Mama menjaga Celine dengan sangat baik karena Celine adalah anak kesayangan nya.
Jam sudah menunjukkan pukul dua belas siang.
"Sayang, kamu mau makan apa? Biar mama belikan.", ucap mama Gladys
__ADS_1
"Ehmm.... Aku mau makan nasi goreng saja ma.", jawab Celine
"Yah sudah mama belikan dulu ya sayang. Kamu diam disini ya.", ucap mama Gladys
Namun saat mama Gladys hendak keluar, pintu di ketuk dan muncul lah Sally dari luar.
"Sally, kemari nak.", ucap mama Gladys
"Hallo mama. hai ka Celine.", ucap Sally dan memeluk mama Gladys
"Kakak kenapa bisa seperti ini ma?", tanya Sally
"Nanti mama ceritakan ya sayang. Mama mau ke kantin dulu untuk membeli makanan untuk Celine. Kamu sekalian mau makan apa?", tanya mama Gladys
"Gausa ma, aku baru makan dari rumah.", jawab Sally
"Yah sudah mama tinggal dulu ya. Tolong jaga Celine ya Sally.", ucap mama Gladys yang di jawab anggukan oleh Sally
Mama Gladys pun keluar dari kamar dan segera menuju kantin. Celine selalu di belikan makanan karena makanan yang di sediakan oleh rumah sakit Celine tidak begitu doyan dan malah menurunkan napsu makan nya. Maka nya mereka membelikan Celine makan di luar.
"Kakak, kenapa bisa seperti ini ka?", tanya Sally
"Aku tidak ingat. Maaf ya. Oh ya, siapa nama mu?", tanya Celine
Sally sempat bingung kenapa Celine menanyakan nama nya. Namun ia ingat kata Steven tadi di rumah bahwa Celine mengalami Amnesia dan wajar kalau ia lupa siapa diri nya.
"Aku Sally Ka, aku adik nya ka Steven. Ka Steven adalah tunangan kakak.", ucap Sally sambil mengangkat tangan Celine yang terdapat cincin berlian di jari manis nya.
"Aku tunangan Steven?", tanya Celine
"Iya ka, kakak dan ka Steven belum lama ini tunangan, namun belum secara resmi, ka Steven melamar kakak di sebuah restaurant di pinggir pantai.", ucap Sally menjelaskan
"Apa aku dan Steven sudah berpacaran lama?", tanya Celine
"Sudah lumayan lama ka, sekitar dua tahun.", ucap Sally
"Waktu itu juga ka Steven pernah mengalami kecelakaan pesawat bersama mama dan papa ku, mereka menghilang selama satu tahun ka.", tambah Sally
"Dan selama itu juga, aku tinggal dengan keluarga kakak. Aku sudah di anggap anak oleh orang tua kakak. Kita sering bercanda dan jalan jalan bareng ka.", jelas Sally panjang lebar seakan Sally ingin mencoba mengingatkan kembali tentang masa lalu nya dulu saat bersama.
Tak berapa lama, mama Gladys pun kembali ke kamar Celine dan melihat kedua gadis itu sedang berbicara.
"Wahh anak anak mama lagi ngomongin apa nih?", ucap mama Gladys tersenyum dan menghampiri mereka.
"Ngomongin masa lalu kita aja ma, sambil mengingat ingat kenangan Kita saat bersama ma.", jawab Sally
Celine pun hanya tersenyum
"Yah sudah ini mama bawakan makanan mu sayang. Makan dulu ya setelah itu minum obat.", ucap mama Gladys
Celine pun makan berbarengan dengan mama Gladys dan mereka bertiga masih saling ngobrol untuk mengingatkan memori Celine yang terhilang.
Sally ada di rumah sakit sampai menjelang sore, kebetulan hari itu Sally tidak ada jadwal kuliah jadi ia bisa berlama lama menemani Celine dan mama Gladys disana.
🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩
.
.
.
Hai guys, jangan lupa Like, comment & vote nya ya. Bagi yang belum membaca season 1 nya boleh di tengok dan di baca dulu ya. Karena ini kelanjutan cerita nya. Thankyou and happy reading 😁😁😁
.
.
__ADS_1
.