
Tepat pukul 7 malam, semua para tamu undangan sudah memenuhi area ballroom hotel dari mulai para pembisnis ternama yang ada di Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri pun hadir dalam pesta mewah itu.
Tapi para pelayan yang ada di rumah besar papa Thomas maupun papa Andrew pun turut datang ke pesta tersebut untuk menyaksikan pernikahan dari tuan dan nyonya mereka.
Saat MC di pesta itu membuka suara nya dan mengumumkan bahwa sang pengantin pun akan segera memasuki ruangan ballroom hotel tersebut.
"Selamat malam para tamu undangan yang sudah datang malam hari ini dalam acara pernikahan Tuan Steven dan Nyonya Celine.", ucap MC memberi kata sambutan
"Kita sambut keluarga dari keluarga Natawira dan keluarga Permana.", ucap MC sembari mengajak semua para tamu untuk bertepuk tangan.
"Selamat kepada Tuan Andrew Natawira dan Nyonya Karin Natawira beserta adik dari tuan Steven, Sally Putri Natawira.", ucap MC
Papa Andrew dan mama Karin berjalan beriringan memasuki ballroom hotel, di ikuti dengan Sally yang berjalan di belakang mereka.
Setelah keluarga Steven sampai di depan pelaminan, bergantian lah keluarga Celine yang di sambut.
"Selanat kepada Tuan Thomas Permana dan Nyonya Gladys Permana beserta sang kakak dari nyonya Celine, Axel Xavier Permana.", ucap MC
Semua para tamu dan hadirin yang datang pada pesta itu sangat kagum dan merasa terhormat bisa menghadiri pesta bergengsi yang ada di Indonesia itu. Tak henti henti nya para tamu menebarkan senyum dan ucapan kepada kedua keluarga yang sedang berbahagia itu.
"Tiba saat nya yang kita tunggu tunggu, untuk menyambut kedua mempelai kita pada malam hari ini. Mari kita sambut Tuan Steven Putra Natawira dan Nyonya Celine Xaviera Permana.", ucap MC dengan semangat nya di iringi dengan tepuk tangan yang sangat meriah
Saat Celine dan Steven masuk ke dalam ballroom tersebut, semua mata hanya tertuju pada sepasang pengantin itu yang terlihat begitu mempesona bak seorang pangeran dan putri kerajaan.
Celine dan Steven melangkah menyusuri jalan menuju pelaminan dengan penuh senyuman di wajah mereka. Tak henti henti nya mereka juga mengucapkan terima kasih kepada para tamu yang hadir.
Di belakang mereka berdua, para bridesmaid dan juga best man pun mengiringi jalan mereka, yang ada hanya Fanny, Danny dan Rico. Karena Sally sudah lebih dulu masuk sebagai keluarga inti Steven.
Hingga sampai depan pelaminan, Celine maupun Steven sudah mengambil posisi sesuai dengan arahan dari WO untuk mendekat ke arah wedding cake yang sangat besar yang ada di depan mereka
Semua para hadirin menatap semua ke arah pengantin dan juga wedding cake yang sangat besar dan mewah di depan sana. Celine dan Steven secara bersama sama memotong wedding cake itu dari atas sampai bawah secara bersamaan di iringi dengan tepukan tangan yang meriah.
Hingga tiba saat nya para waitress memberikan para tamu yang hadir gelas berisi wine untuk menyambut pernikahan tersebut bersama keluarga mempelai yang sedang berbahagia.
Sedangkan Celine dan Steven sudah bersiap di posisi nya, berlatar belakang wedding cake yang akan melakukan prosesi wedding kiss.
Semua tamu, terutama teman dan kerabat dari Celine maupun Steven sudah menyiapkan ponsel mereka untuk mengabadikan moment tersebut.
"Mari kita saksikan wedding kiss dari kedua mempelai kita Tuan Steven dan Nyonya Celine. It's wedding kissss!!!", ucap MC dengan heboh nya
semua para tamu bertepuk tangan dengan meriah nya di iringi dengan suara ledakkan dari cofetti yang menambah kemeriahan tersebut.
Selesai wedding kiss, MC pun mengarahkan para tamu undangan beserta kedua belah keluarga mempelai untuk mengangkat gelas mereka ke atas untuk memulai pesta tersebut dan CHEERRSSS!!!
Semua tamu dan keluarga saling membenturkan gelas dengan gelas yang mereka pegang dan meminum wine tersebut.
Acara demi acara berlangsung dengan sangat baik dan lancar dan tidak ada hambatan sedikitpun. Semua para tamu di jamu dengan sangat baik oleh kedua keluarga besar tersebut. Hidangan yang di sediakan sungguh memanjakan lidah dan perut para tamu undangan yang hadir. Hidangan yang tersedia layak nya hotel bintang lima yang menyediakan menu yang sangat lengkap. Wajar saja karena yang pesta adalah konglomerat yang ada di Indonesia.
__ADS_1
Mereka juga memuji kemegahan dan kemewahan dari pesta konglomerat tersebut sangat lah indah. Tak henti nya para tamu mengucapkan kecantikan dan ketampanan dari pengantin maupun keluarga yang ada disana yang memang sangat cantik dan tampan.
Setelah para tamu undangan memakan hidangan yang disediakan oleh tuan rumah, mereka pun bergantian untuk bersalaman dengan para mempelai yang berdiri di atas pelaminan bersama para orang tua mereka.
Wajah bahagia selalu terpancar dari setiap tamu yang bersalaman dengan pengantin di atas pelaminan.
Namun tiba tiba ada sesosok tamu yang memakai topeng yang ikut mengantri untuk bersalaman dengan sang pengantin beserta keluarga.
Awal nya tidak ada yang aneh maupun curiga dengan kehadiran orang tersebut, hingga tiba lah ia depan Celine maupun Steven.
"Selamat tuan Steven, Nona Celine.", ucap seorang memakai topeng
"Terima kasih, tapi siapa kamu?", tanya Steven
"Aku adalah orang yang sangat menginginkan istri mu, tuan Steven.", ucap seorang laki laki
"David???", ucap Steven dan Celine kaget
"Aku permisi dulu.", ucap David langsung pergi dari atas pelaminan
David yang sudah turun dari pelaminan langsung menghilang di tengah tengah kerumunan para tamu yang hadir.
Setelah melihat David, Celine dan Steven pun jadi merasa tidak tenang. Apalagi ia masih menginginkan Celine di sisi nya.
"Sayang, bagaimana ini?? Aku takut.", ucap Celine yang mulai khawatir
Celine pun mengangguk.
Steven langsung mengarahkan pandangan nya kepada kedua sahabat nya yang berdiri tak jauh dari atas pelaminan dan memberi info untuk mencari David secepatnya dan memperketat penjagaan di gedung hotel.
Danny dan Rico pun langsung menyuruh anak buah nya yang berada di gedung tersebut untuk menyebar mencari David, orang yang memakai topeng.
Setelah lima belas menit Danny, Rico dan semua anak buah nya mencari keberadaan laki laki bertopeng itu, namun mereka tidak menemukan nya sama sekali.
Rico pun memberi tau pada Steven kalau David tidak di temukan di Mana pun, bahkan hingga ke parkiran pun tidak ada.
Steven dan Celine yang saat itu sedang turun dari pelaminan sembari menghampiri rekan rekan bisnis maupun teman teman mereka tidak memperhatikan keadaan sekitar, walaupun sudah ada penjagaan di sekitar mereka.
Namun karena memang begitu banyak nya tamu yang hadir dalam pesta itu, membuat para penjaga pun tidak begitu memperhatikan Steven dan Celine, hanya melihat ke arah tamu yang ingin mendekat ke arah pengantin.
Namun Hal yang tak di sangka sangka terjadi begitu cepat. Salah seorang tamu, yang tidak di ketahui siapa, langsung menusukkan pisau tajam ke arah perut Celine dengan begitu dalam dari arah belakang.
Laki laki itu langsung mencabut pisau tersebut dan menghilang di antara kerumunan tamu undangan.
Steven yang saat itu sedang mengobrol dengan rekan rekan bisnis nya pun tidak melihat kejadian itu, karena Celine pun sedang bersama teman teman semasa SMA nya yang tak jauh dari Steven.
Merasa kesakitan, Celine langsung memegang pinggang bagian belakang nya dan saat melihat tangan nya yang sudah berlumuran darah, salah seorang teman Celine yang melihat nya langsung berteriak.
Aaaaa!!!!!
__ADS_1
Spontan semua pasang mata mengarah ke arah orang yang berteriak dan melihat tangan Celine yang sudah berlumuran darah.
Steven yang memang tak jauh dari Celine pun langsung menghampiri nya dan memegang pinggang Celine yang belum tau dari arah mana darah itu berasal.
Namun saat memegang pinggang Celine dan ternyata keluar darah dari sana, Steven pun langsung menyuruh para penjaga beserta Danny dan Rico untuk menolong nya dan mencari siapa pelaku nya.
Celine yang sudah shock, wedding gown nya yang cukup ketat di tubuh nya, di tambah ia kehilangan darah, membuat Celine tak lama langsung tak sadar kan diri.
Steven dengan sigap menahan Celine yang memang memakai gaun sangat besar pun jadi agak sulit untuk menggendong nya. Namun dengan segera Danny dan Rico membantu nya dan langsung membawa nya ke ruangan khusus keluarga.
Melihat keributan, membuat para orang tua yang memang juga sedang berputar untuk melihat para rekan bisnis nya pun tidak mengetahui akan hal itu pun langsung menghampiri ke arah mereka.
Namun saat sampai disana, tidak mereka temui Celine maupun Steven. Namun mendengar apa yang tamu ucapkan, langsung membuat orang tua panik.
"Tuan, nyonya, putri kalian di tusuk dari belakang.", ucap salah seorang tamu
"Apaaa??? Lalu dimana putri ku??", ucap papa Thomas keras
"Taa...tadi di bawa oleh tuan Steven dan kedua teman nya ke ruangan khusus keluarga.", ucap yang lain
Mendengar ucapan dari para tamu, para orang tua pun bergegas untuk menuju ruang khusus keluarga dan melihat keadaan putri mereka.
"Sayangg, sayang bangun lah.", panggil Steven sambil menepuk kecil pipi Celine
Steven yang sudah melihat keadaan Celine semakin lemah pun menyuruh Danny dan Rico untuk mencari Sally dan Fanny untuk segera mengganti gaun tersebut.
Tak lupa Steven langsung menyuruh kedua sahabat nya itu mencari sampai ketemu orang yang sudah menusuk Celine, istri nya tersebut.
Keluarga yang sudah masuk ke ruangan tersebut pun sudah mulai bercucuran air mata melihat keadaan Celine yang sudah di gantikan baju biasa oleh Fanny dan Sally.
Tak pakai lama, mereka semua membawa Celine segera ke rumah sakit untuk di tindak lebih lanjut, karena darah yang keluar dari pinggang belakang Celine masih saja terus mengalir.
Sedangkan pesta tersebut harus di bubarkan secara halus, karena para tamu undangan pun sudah tau apa yang terjadi dengan keluarga itu.
🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩
.
.
.
Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nya yaa. Jangan lupa juga mampir ke karya author yang baru "Perjuangan Cintaku Terbalas". Dukung author terus yaa biar giat up new eps, karena harus bikin 2 sekaligus. Thankyou and happy reading 😊😊😊
.
.
.
__ADS_1