Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2

Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2
Eps 59. Menjelaskan semua


__ADS_3

Sesampainya di gedung kosong itu, John langsung di seret oleh anak buah Steven dan di bawa nya lah ia ke dalam 1 ruangan dimana boss nya itu berada.


John di ikat di kursi dengan kaki dan tangan yang terikat di kursi, serta mulut nya juga di ikat oleh kain.


Saat itu John masih belum sadarkan diri karena pengaruh obat bius tersebut. Hingga Steven menyuruh anak buah nya untuk menyiram nya dengan air.


BYUURRRR..... 💦💦💦


John yang mulai sadar dari obat bius tadi pun terkejut dengan siraman air tersebut. Ia pun langsung membuka mata nya secara perlahan dan melihat keadaan sekeliling nya.


Betapa terkejut nya ia melihat siapa lawan nya kali itu, dimana ada ka Axel selaku kakak dari Celine yang dulu ia sakit dan juga Steven yang menjadi suami nya. Dan ia sudah tertangkap.


John menatap mereka satu persatu. Namun tiba tiba ia tertawa sangat keras seperti orang yang kehilangan akal yang membuat orang yang ada disana kebingungan.


HAHAHAHA........


"Heh! kenapa kamu malah tertawa? Apa kamu mau mati di tangan boss ku??", ucap salah satu anak buah yang berjaga di belakang John


"Biarkan dia tertawa sepuas nya. Aku mau tau seberapa kuat dia.", ucap Steven dengan tatapan dingin nya


Begitu juga dengan tatapan mata ka Axel yang sudah sangat mematikan karena sudah sangat sakit hati dengan laki laki yang ada di hadapan nya sekarang. Ingin rasa nya ka Axel langsung menghabisi John dengan tangan nya sendiri, karena ini kali kedua John menyakiti Celine, adik kesayangan nya.


"Aku hanya punya 1 pertanyaan untuk mu. Apa David yang menyuruh mu untuk menyakiti Celine?", tanya Steven


"David? Siapa itu David? Aku tidak mengenal nya.", ucap John tersenyum licik


"Kamu gausa berpura pura tidak tau! Kamu kira kita gatau kalau 2 hari yang lalu kamu menemui David di apartment nya?", ucap Steven


"Ohh berarti kalian mengikuti ku?? Baiklah.", ucap John santai


"Dimana kakak mu Jerry??", tanya Ka Axel


"Mau apa kamu mencari kakak ku, hah??? Apa urusan nya dengan mu??", ucap John yang sangat tidak ramah pada ka Axel


"Ternyata benar kalau kamu membunuh kakak mu sendiri. Bahkan kamu menelantarkan anak dan istri mu. Manusia macam apa kamu ini??", ucap Ka Axel yang sudah sangat geram dengan John


Ternyata ka Axel sudah lebih dulu mencari tau tentang Jerry, kakak nya John. Setelah ia selidiki ternyata memang benar kalau rumah itu adalah milik Jerry, kakak nya John. Tapi sudah beberapa bulan Jerry tidak terlihat disana. Dan setelah di telusuri, ternyata Jerry telah di bunuh oleh John, adik nya sendiri karena merasa Jerry tidak pantas untuk hidup, karena Jerry berniat untuk melaporkan John kepada pihak polisi karena kelakuan adik nya itu yang sangat di luar batas.


Mendengar apa yang di ucapkan oleh ka Axel pun, ketiga sahabat itu pun langsung menatap ka Axel, karena mereka belum tau akan hal itu.


"Kamu kira aku bodoh membiarkan mu hidup bebas setelah merusak hati adik ku?? Itu tidak pernah terjadi. Sampai detik ini, aku tau apa yang sudah kamu lakukan.", ucap Ka Axel lagi dan terpancar senyum licik


"Selama 8 tahun, semenjak kamu meninggalkan adik ku, hanya nama mu yang selalu aku incar. Tadi nya aku sudah mau melepaskan mu, tapi ternyata kamu berulah lagi dengan adik ku. Waktu itu mungkin aku masih kecil, dan aku tidak bisa berbuat banyak. Tapi sekarang, jangan harap kamu bisa lepas dari tangan ku.", ucap Ka Axel dingin


Seketika wajah John berubah menjadi panik mendengar ucapan ka Axel tadi. Sedangkan Steven, Danny dan Rico hanya saling memandang satu sama lain, bingung dengan apa yang ka Axel katakan. Karena memang persoalan Celine yang dulu tidak mereka ketahui.


"Semua bukti kejahatan mu sudah aku kumpulkan John, tidak ada satu pun yang terlewati. Bahkan bukti kamu membunuh kakak mu sendiri sudah ada dalam genggaman ku.", ucap Ka Axel lagi

__ADS_1


Lagi lagi John di buat tak berkutik dan tak mampu untuk bersuara. Kali ini seakan hidup nya akan berakhir


"Aku tanya sekali lagi, apa David yang menyuruh mu? Dan apa hubungan mu dengan David, hah???", tanya Ka Axel dengan suara meninggi


"A.... aku tidak tau siapa itu David.", ucap John terbata Bata


"JAWAB YANG JUJUR!!!", teriak ka Axel sambil menarik kerah kemeja John dengan mata yang sudah memerah menahan amarah nya


"Aku sungguh tidak mengenal nya. Aku bersumpah.", ucap John dengan ketakutan


Dengan keras ka Axel langsung menghempaskan nya hingga kursi beserta John pun ikut terjatuh.


Namun dengan segera para anak buah Steven langsung membenarkan posisi nya seperti semula.


"Ka, tenang lah dulu. Biar aku yang tanyakan.", ucap Steven karena melihat keadaan ka Axel yang sudah sangat emosi


"Kalau kamu tidak mengenal David, lalu buat apa kemarin kamu bertemu dia di apartment itu? Padahal waktu sudah menunjukkan tengah malam.", ucap Steven


BUKKKK.....


"JAWAB CEPAT!", ucap Rico yang sudah tidak sabar dan memukul wajah John


"Iyaa Iya, aku akan bicara. Aku memang tidak mengenal siapa itu David. Tapi beberapa hari sebelum kalian menikah, David menemui ku dengan alasan ingin balas dendam dengan Celine dan kamu. Tapi karena aku memang tidak pernah berurusan dengan mu, aku pun tak peduli dengan mu. Aku hanya ingin menghancurkan Celine.", ucap John


BUKKKK.....


Lagi lagi wajah John terkena pukulan, namun pukulan itu berasal dari ka Axel.


"Karena Celine, karena dia, aku kehilangan kesempatan ku untuk mendapatkan harta orang tua mu. Dan karena dia juga, aku harus kehilangan pekerjaan ku. Semua perusahaan sudah memblocklist nama ku.", ucap John tak kalah tajam


"Sialaannn!!!!! Jadi kamu mendekati adik ku hanya ingin harta orang tua ku??? DASAR BAJ*NGAN!!!", ucap ka Axel yang sudah tak mampu menahan emosi nya


BUKKKK.... BUKKKK.... BUKKKKK....


Berkali kali pukulan itu di berikan oleh ka Axel kepada John, ia tidak habis pikir dengan apa yang sudah di lakukan oleh John. Bahkan ia sudah mengambil cinta masa muda adik nya sendiri dan membuat Celine stress bahkan ingin bunuh diri hanya karena harta kedua orang tua nya.


Wajah John sudah tak berbentuk, darah mengalir dari setiap sudut wajah John. Ia hanya bisa meringis kesakitan tanpa bisa berbuat apa apa karena seluruh badan nya masih terikat.


Tapi mereka belum mendapatkan penjelasan sesungguh nya dari John dan kenapa ia bisa bekerja sama dengan David untuk bisa menangkap David.


"Ka, hentikan, kita masih belum tau apa hubungan nya dia dengan David.", ucap Danny menengahi


"Diam kamu, aku tidak ada urusan dengan David. Aku hanya punya urusan dengan nya.", ucap Ka Axel yang sudah sangat emosi Dan menepis tangan Danny


"Ka Axel hentikan!", teriak Steven


"Kalau ia sampai mati, tidak ada guna nya, ia tidak akan menderita seperti apa yang Celine rasakan. Lebih baik kita membuat nya menderita bahkan sampai ia sendiri memilih untuk mati di banding kan untuk hidup.", ucap Steven

__ADS_1


Mendengar ucapan Steven, ka Axel mulai berpikir benar apa yang di bilang Steven. Kalau John sampai mati, ia tidak bisa merasakan sakit yang teramat seperti yang Celine rasakan. Ia harus membuat John menderita seperti apa yang Celine rasakan.


Ka Axel pun menyingkir dari sana dan memilih untuk keluar dari gedung kosong tersebut untuk menenangkan pikiran nya dan memikirkan langkah apa yang harus ia ambil selanjutnya untuk membuat John menderita.


Sedangkan di dalam gedung kosong itu, Steven, Danny dan Rico masih mencari tau apa hubungan John dengan David sebenarnya hingga John sampai berani menusuk Celine.


"Sekarang kamu katakan, apa hubungan kamu dengan David?", ucap Steven


Dengan wajah yang sudah tak beraturan, darah bercucuran dimana mana, dan suara yang parau pun akhir nya John menjelaskan semua pada Steven.


Memang benar John tidak mengenal siapa itu David. Ia sama sekali belum pernah bertemu dengan David. Hingga beberapa hari menjelang pernikahan Steven dan Celine, tiba tiba David menemui John.


Disana David mengutarakan apa yang mau ia lakukan pada Celine dan Steven.


"Ia ingin menghancurkan mu. Kalau ia tidak bisa memiliki Celine, orang lain pun tidak.", ucap John


David merasa kalau ia tidak bisa memiliki Celine, begitu juga Steven. Maka nya David menyuruh John, yang sudah ia cari tau dulu sebelumnya. Yang ternyata John juga punya pengalaman tidak baik dengan Celine dengan tameng supaya ia sendiri tidak terbawa kasus.


David memperalat John supaya membunuh Celine tepat di saat hari pernikahan nya dengan Steven. Namun naas, ternyata John tidak sampai membunuh Celine.


Kedatangan John waktu itu ke apartment memang benar untuk menemui David. Namun disana John juga di salahkan kenapa tidak sampai membunuh Celine. Padahal hanya itu yang David inginkan.


John pun di ancam oleh David bila sampai ia membuka mulut dan memberitau kalau David lah yang menyuruh pembunuhan itu, tamat lah David.


Namun disini ada 2 orang yang yang bersangkutan. John berhubungan dengan ka Axel dan Celine. David berhubungan dengan Steven dan Celine.


Kedua nya saling bersangkutan. Steven yang memang ingin menangkap David pun memutuskan untuk merekam semua pengakuan yang John ucapkan tentang David supaya ia bisa menangkap David.


Biar nanti urusan John akan di serahkan kepada ka Axel. Karena Steven yakin, kalau ka Axel lebih berhak atas hukuman yang akan di berikan kepada John.


Setelah mendapat pengakuan dari John, Steven menyuruh anak buah nya untuk mengamankan John di suatu rumah kosong yang letak nya di pinggir kota, agar ia tidak terjamah oleh polisi. Karena Steven masih ingin menyelamatkan nya hingga David tertangkap.


Puluhan anak buah ia kerahkan untuk mengamankan rumah kosong tersebut untuk menjaga John supaya ia tidak kabur. John pun tidak di beri akses telepon, karena ia takut kalau John sampai membocorkan semua nya pada David dan membuat David kabur ke negara nya yang akan membuat Steven sulit untuk menangkapnya.


🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩


.


.


.


Hai guys, jangan lupa Like, Comment & Vote nya yaaa. Jangan lupa mampir di karya satu lagi yaa "Perjuangan Cintaku Terbalas". Dukung author terus biar author giat up new eps nya. Karena terkadang otak ini benar benar butuh istirahat 🤣


Thankyou all and happy reading 😊😊😊


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2