Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2

Cinta Yang Hilang & Kembali Season 2
Eps 2. Amnesia


__ADS_3

Setelah mobil yang di kendarai oleh ka Axel tiba di rumah sakit A, mereka bertiga langsung berlari ke meja resepsionis dan menanyakan keberadaan Celine.


Setelah di beri tau oleh suster, mereka bertiga langsung menghampiri ruangan UGD.


Terlihat pintu masih di tutup, ka Axel, mama Gladys dan papa Thomas semakin panik memikirkan keadaan Celine saat ini.


Namun tak berapa lama ada suster yang keluar dari ruangan tersebut. Dengan cepat mereka bertiga menghampiri suster tersebut.


"Bagaimana keadaan anak saya sus??", tanya mama Gladys yang sudah berlinang air mata


"Bagaimana sus keadaan anak saya? Jawab.", tegas papa Thomas


"Apa bapak dan ibu orang tua dari Nona Celine?", tanya suster


"Iya sus benar. Bagaimana keadaan nya sekarang?", tanya mama Gladys lagi


"Untuk saat ini keadaan Nona Celine sudah membaik, namun....", ucap suster terpotong


"Kenapa sus?? Kenapa dengan adik saya?", teriak ka Axel yang sudah tidak sabar


"Namun Nona Celine mengalami sedikit gangguan di otak nya karena benturan yang cukup keras saat kecelakaan dan mengakibatkan Nona Celine lupa nama nya sendiri dan beberapa ingatan memori nya.", ucap suster


"Nona Celine mengalami Amnesia Disosiatif bapak ibu.", ucap suster lagi


"Apaa????", ucap papa Thomas dan Axel berbarengan


Sedangkan mama Gladys langsung lemas mendengar penuturan dari suster dan terjatuh namun dengan sigap papa Thomas memegangi tubuh istri nya.


"Mama.... bangun ma.", ucap papa Thomas panik


"Suster tolong mama saya suster.", ucap Ka Axel panik


Sang suster langsung mengambil ranjang dorong dengan sigap ka Axel menggendong mama nya ke atas ranjang dorong.


Suster langsung membawa mama Gladys ke ruangan untuk langsung di tangani karena mama Gladys sudah tak Sadarkan diri.


Papa Thomas segera menyusul mama Gladys sedangkan ka Axel tetap menunggu di depan ruangan Celine


"Axel, kamu tunggu disini aja. Beri tau papa bila adik mu sudah di pindahkan ke ruang lain. Papa akan menemani mama mu.", ucap papa Thomas


Ka Axel pun mengangguk sebagai jawaban.


Tak berapa lama dokter pun keluar dari ruang UGD.


"Dok, bagaimana keadaan adik ku?", tanya Ka Axel


"Kamu siapa nya pasien?", tanya dokter


"Saya kakak nya pasien dok. Bagaimana keadaan nya?", tanya Axel lagi


"Kondisi pasien sudah lebih membaik, namun pasien masih melupakan nama nya mungkin juga keluarga nya. Karena benturan yang keras membuat kepala dan otak nya shock sehingga pasien mengalami Amnesia Disosiatif.", jelas dokter


"Apa ingatan nya bisa kembali dok?", tanya Axel lagi


"Bisa, keluarga harus men support nya dan berusaha untuk mengembalikan ingatan nya. Memang tidak dalam waktu yang dekat, tapi seiring berjalan nya waktu seharus nya ia akan sedikit demi sedikit mengingat masa lalu nya yang terlupakan.", jelas dokter


"Apa sekarang Celine sudah bisa di kunjungi dok?", tanya Axel


"Boleh, kamu sudah boleh masuk ke dalam, tapi tolong jangan memaksa nya untuk mengingat masa lalu nya. Biarkan berjalan seiring waktu. Saya takut bila terus di paksa malah ingatan nya akan hilang selamanya dan membuat nya sakit.", ucap dokter.


"Baik dok, terima kasih sebelum nya.", ucap Ka Axel

__ADS_1


Dokter pun mengangguk tersenyum dan berlalu dari hadapan Axel.


"Kalau gitu saya permisi dulu. Tunggu sampai pasien di pindahkan ke ruangan rawat inap.", ucap dokter


"Baik dok.", jawab Axel.


Ka Axel pun menunggu Celine di pindah kan ke ruangan rawat inap dari ruang UGD.


Setelah Celine di pindahkan ke ruang rawat inap, Axel pun segera masuk ke dalam ruangan.


Ia melihat adik nya yang masih tertidur di ranjang pembaringan dengan wajah sendu nya. Ka Axel mengelus kepala Celine perlahan supaya tidak membangunkan adik nya.


Ka Axel menatap sedih adik nya itu, rasa nya penderitaan adik nya tak ada habis nya. Dari mulai di tinggal laki laki yang sudah mempunyai istri dan anak, kehilangan laki laki yang sangat di cintai nya saat kecelakaan pesawat, hingga sekarang ia mengalami kecelakaan dan mengalami Amnesia.


Tak terasa air mata ka Axel jatuh dari ujung mata nya. Rasa sedih melihat keadaan adik nya saat ini.


Ka Axel pun duduk di samping ranjang pembaringan Celine. Ia mengambil ponsel nya di saku celana dan menelepon papa nya.


"Hallo pa. Bagaimana keadaan mama?"


"Mama kamu sudah siuman, tapi sekarang sedang di infus supaya lebih kuat karena mama kamu kondisi nya sangat lemah."


"Oh ya pa, Celine sudah di pindahkan ke ruangan VIP mawar."


"Oke nanti papa kesana setelah mama kamu baikan."


"Oke pa."


Axel pun mematikan panggilan di ponsel nya. Ia memandangi wajah adik nya yang terlihat lebih tenang.


Ka Axel menggenggam tangan adik nya.


"Dek, kenapa bisa terjadi seperti ini? Apa kamu tidak kasian pada mama dan papa? Kalau benar kamu melupakan kami semua. Bagaimana kami harus mengembalikan ingatan mu kembali? Cepat lah pulih dek. Kakak ga bisa lihat kamu seperti ini.", gumam ka Axel yang lagi lagi meneteskan air mata nya dan mengenai punggung tangan Celine


Ka Axel segera mengambil ponsel nya kembali San segera menghubungi Steven.


"Hallo Steve."


"Hallo ka, ada apa menelepon malam malam begini?"


"Celine Steve."


"Celine kenapa ka? Sejak pulang pergi tadi aku tidak bisa menghubungi nya."


"Celine kecelakaan Steve."


"Apaaa???? Bagaimana bisa ka?"


"Sekarang kamu ke rumah sakit A saja, kakak akan menjelaskan nya pada mu."


"Oke ka, aku akan segera kesana."


Ka Axel pun menutup telepon nya. Seketika ia juga teringat bahwa tadi Celine pergi dengan Sally dan juga Fanny.


Ia ingin mengabari Fanny, tapi di lihat nya jam tangan nya sudah menunjukkan dini hari.


"Lebih baik besok saja aku kabari dia.", gumam ka Axel


Tak berapa lama pintu kamar di buka, ka Axel menengok dan melihat kedua orang nya masuk ke dalam kamar.


"Mama, papa. Apa mama sudah baikan?", tanya Ka Axel menghampiri mama nya

__ADS_1


Mama Gladys terlihat masih sangat lemas dan shock karena melihat keadaan Celine anak kesayangan nya.


Mama Gladys dan papa Thomas menghampiri ranjang Celine


Di lihat nya lah anak gadis kesayangan nya itu terbaring lemah di atas pembaringan.


Lagi lagi air mata sudah menetes di pipi mulus mama Gladys. Ia mengelus kepala putri nya tersebut.


"Kenapa kamu bisa seperti ini sayang? Mama ga bisa kehilangan kamu nak. Mama ga bisa....", ucap mama Gladys terisak.


Papa Thomas berusaha menenangkan istri nya tersebut


"Sudah ma, biarkan Celine beristirahat dulu. Jangan sampai dia tertekan.", ucap papa Thomas menenangkan


"Dia anak gadis kesayangan mama pa. Mama gamau sampai dia melupakan mama ibu kandung nya.", ucap mama Gladys menangis


Papa pun membawa mama Gladys ke sofa tak jauh dari ranjang Celine agar bisa istirahat.


"Kamu sudah bertemu dokter yang menangani Celine Xel?", tanya papa Thomas


"Sudah pa tadi sebelum Celine di pindah kan kesini.", jawab ka Axel


"Apa kata dokter?", tanya papa lagi


"Dokter bilang Celine mengalami Amnesia Disosiatif, seperti yang tadi suster bilang. Celine kehilangan sebagian ingatan masa lalu nya pa.", jelas ka Axel


"Tapi ingatan nya bisa kembali kan Xel?", tanya papa lagi


"Bisa pa, tapi tidak dalam waktu dekat, harus sedikit demi sedikit Kita membantu nya mengingatkan ingatan nya. Tapi kita juga tidak boleh memaksa nya karena takut nya justru ingatan nya akan hilang selamanya dan kepala nya akan sakit.", jelas ka Axel seperti yang dokter jelaskan pada nya tadi


Papa membuang napas nya kasar.


"Kasihan Celine, papa tidak tega melihat nya seperti ini. Mudah mudahan keadaan nya segera pulih dan bisa mengingat semua nya.", ucap papa Thomas


Axel pun mengangguk.


"Oh ya Xel, apa kamu sudah memberi tau Steven dan Fanny?", tanya papa Thomas


"Tadi aku sudah memberi tau Steven pa, tapi belum dengan Fanny, karena sudah tengah malam pa, tidak enak. Aku akan memberi tau nya besok pagi.", jelas ka Axel


Papa Thomas mengangguk.


"Papa dan mama sebaiknya pulang, sudah tengah malam. Lagi pula tidak baik mama dan papa disini, lebih baik di rumah. Axel akan menunggu Celine disini.", ucap Ka Axel


"Mama mau disini pa, mama mau jagain Celine pa.", lirih mama Gladys


"Jangan ma, benar kata Axel lebih baik kita pulang dan istirahat, besok pagi baru mama kesini lagi. Jangan sampai mama juga sakit.", jelas papa


Akhir nya mama menyetujui nya dan pulang bersama papa.


Ka Axel dengan setia menunggu Celine di samping ranjang nya. Berharap Celine segera membuka mata nya. Namun ia sadar bahwa ini sudah tengah malam. Biarkan Celine beristirahat.


🦩🍀🦩🍀🦩🍀🦩


.


.


.


Hai guys, jangan lupa Like, comment and vote nya ya. Oh ya bagi yang belum membaca season 1 nya boleh di tengok dan di baca dlu. Thankyou and happy reading 😁😁😁

__ADS_1




__ADS_2