
Setelah mengetahui bahwa lamarannya diterima,Ustadz Reihan langsung pulang untuk memberitahukan kabar ini kepada kedua orang tuanya.
Sekaligus mempersiapkan lamarannya, senyum bahagia selalu terbit di bibirnya
"Assalamu'alaikum!"ucap Reihan
"Wa'alaikum salam!"sahut umi dan Abi yang lagi duduk di ruang tamu
Reihan menyalami dan mencium punggung tangan kedua orang tuanya
"Abi, umi, insya Allah besok lusa Reihan akan melamar Risa,putri dari bapak Amin dan ibu Diah, Reihan harap Abi dan Umi bersedia melamar kan nya untuk Reihan..."ucap Reihan penuh harap
"Tentu saja kami bersedia nak,dan kami sangat bahagia melihat mu bahagia.."sahut umi
"Kalau begitu,Umi akan meminta bantuan pada adik-adikmu,menemani Umi ke pasar, untuk mencari cincin dan keperluan yang lain, buat calon menantu Umi," ucap umi antusias
"Alhamdulillah...Terima kasih umi, Reihan serahkan semuanya pada Umi..!" ucap Reihan sambil menyerahkan amplop berisi uang untuk keperluan hantaran
"Abi..! Umi minta izin hari ini ya, Umi akan langsung ke pasar bersama anak-anak, Umi akan minta temani dengan Siti Salwa dan Lia" ucap Umi
Siti, Salwa dan Lia adalah adik dari ustadz Reihan
"Iya umi,Abi izinkan.. "jawab Abi
Di dalam kamar Siti, Salwa dan Lia sedang berkumpul
"Kalian kenal gak sama calon istri nya ka Reihan..?" tanya Siti
Salwa dan Lia menggelengkan kepalanya bersama
"Kita gak kenal kak..!"jawab Lia
"Aku penasaran,perempuan mana yang udah berhasil meluluhkan hati ka Reihan,Yang terkenal Sangat kokoh itu .."ucap Siti
"Iya..!aku juga penasaran, Kak Reihan kan kaku dan dingin banget sama cewek, sampai-sampai teman aku yang ngincer kak Reihan, enggak mau pulang,dan merengek-rengek meminta pengen nginep di rumah,dan mencari-cari perhatian dari kak Reihan, itu karna saking penasarannya sama Kak Reihan.." cerocos Salwa sambil tertawa mengingat temannya itu.
"Si Dewi kan!"ucap Siti
"Iya..!tapi tetap aja ka Reihan nya cuek.."sahut Lia sambil tertawa mengingat kekonyolan teman nya Salwa
"Berarti, bakal banyak yang akan patah hati dong,pas mereka tau kalau kak Reihan bakal melepas masa lajangnya..." ucap Siti sambil terkekeh,dan mereka tertawa bersama- sama
__ADS_1
"Semoga aja gak ada yang pingsan pas tau nanti... "!sahut Lia
"Ah...aku jadi gak sabar pengen liat calon kaka ipar!"ucap Salwa
"Sama aku juga!"sahut Lia
"cklick!"suara pintu kamar terbuka dan mereka bertiga terlonjak kaget
"Astagfirullah..!umi bikin kita kaget aja "ucap Salwa
"Ayo..!lagi menghibahin siapa..?"tanya umi
"eh ..umi,!kita gak lagi ghibah kok,cuma lagi bahas siapa calon kaka ipar kita...ucap Salwa
" Terus tadi umi dengar, ada pingsan-pingsan itu apa..?"tanya umi
"Oh..!itu kita ngomongin kalau fans nya ka Reihan,kalau mereka semua tau,bakalan ada yang pingsan..."!sahut Lia sambil terkekeh
"Ada -ada aja kalian ini "!ucap umi sambil geleng-geleng kepala melihat kelakuan ke tiga putri nya itu
"Kalian bertiga cepat siap-siap,!temani Umi ke pasar, untuk berbelanja keperluan buat calon kakak ipar kalian.." ucap Umi
" Siiaaapp.. Umi"sahut mereka bersamaan
*
*
*
Ibu Diah mulai dari tadi pagi, sudah sibuk membuat bermacam-macam kue, untuk jamuan, menyambut calon besan, dibantu oleh Tante Nita dan tetangga-tetangga yang lain.
"Nita..! kenapa mukamu ditekuk kayak gitu, entar kuenya jadi nggak enak kamu bikin," goda eyang
"Lagi patah hati..!"sahut Tante Nita
"Hah...nenek -nenek bisa patah hati juga"ledek eyang
"Ya bisa lah...!kan aku nenek MUDA,"!tante Nita menekan kan kata muda
"Iya...iya yang masih MUDA "jawab ibu Sri terkekeh
__ADS_1
"Tapi kok patah hati..?" tanya ibu Sri
"Itu...! calon suami nya aku di rebut sama Risa.."sungut Tante Nita sambil memanyunkan bibirnya
Ibu Diah dan yang lainnya pun tertawa terbahak- bahak
"Nita.. Nita,gak ada yang merebut nya,itu semua rencana Allah, kalau jodoh nya sama Risa,maka akan menikah dengan Risa..."jawab ibu Diah
"Iya, lagian mas gagah itu,cocoknya sama nak Risa, kalau sama kamu kasihan mas gagahnya.!"sahut eyang
"Kasihan kenap?"tanya Nita
"Kasihan kalau malu"sahut eyang sambil tertawa, Tante Nita pun mendengkus kesal.
Para keluarga Reihan sudah sampai di rumah Risa ,dan mereka pun disambut sangat hangat oleh keluarga Risa, keluarga Reihan datang dengan berbagai macam hantaran, dan sekaligus menentukan hari pernikahannya, Risa pun dipanggil untuk keluar dan bertegur sapa pada calon mertuanya,Risa duduk di samping Umi Reihan bisa menyalami dan mencium punggung tangan calon mertuanya.
"Siapa nama mu nak..?"tanya umi sambil mengusap pundak Risa
"Risa Tante.."jawab Risa sopan
"Panggil saja umi,karna sebentar lagi kamu akan menjadi anak umi..!"ucap umi sambil tersenyum
Risa hanya mengangguk dan tersenyum
"Dan kalo yang bertiga di sana, mereka adalah adik -adik nya Reihan, dan sebentar lagi akan menjadi adik-adik mu juga..."ucap umi
Risa tersenyum ramah pada mereka semua, mereka pun juga balas tersenyum pada Risa.
Setelah hari dan tanggal ditentukan,para keluarga Reihan pun pamit undur diri,dan akan mempersiapkan acara akad nikah untuk minggu depan,ya... pihak keluarga Reihan meminta acara akad nikah 1 minggu setelah hantaran,dan langsung menyelenggarakan acara resepsi.
Risa yang mendengar pun shock, ibu dan bapaknya Risa pun juga merasa terkejut, Tapi bapak Amin pun menyetujui permintaan mereka, lebih cepat akan lebih baik menurut mereka, dan semua acara ditanggung oleh pihak pria, bapak Amin dan ibu Diah pun, merasa bersyukur memiliki calon menantu seperti Ustadz Reihan, selain sholeh juga pengertian, walau pun orang tua Risa tidak meminta mahar tetapi pihak Rehan memberikan lebih dari cukup.
Bersambung
*****************
Ayo ...yang mau hadir di pernikahan Ustadz Reihan dan Risa,,😁persiapkan baju terbaik kalian yaaa 🤭😅
ini undangan nya umum kok 😅
seperti Author mengundang kalian baca cerita ini 🤣🤣
__ADS_1
salam hangat dari Author 🙏🏻❤️❤️