Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz

Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz
Risa vs Dinda


__ADS_3

Setelah satu minggu di rawat,Keadaan kyai sudah mulai membaik,kyai pun sudah mejalani cuci darah,dokter juga sudah memperbolehkan kyai untuk pulang dan istirahat di rumah.


Melihat keadaan Kyai yang sudah mulai membaik,Reihan pun merasa tenang dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa.


Pagi ini adalah jadwal Ustadz Reihan mengajar di 2 kelas,setelah kelas nya,ia harus mengajar di kelas Ustadz Yusuf,pagi ini Ustadz Yusuf ijin karena istrinya akan melahirkan,dan setelah mengajar,ustadz Reihan pun harus menyambut para donatur bulanan yang akan datang,karena jadwal yang padat,ustadz Reihan buru-buru ke pondok ia pun melupakan membawa buku catatan bulanan para donatur


Karena para donatur sebentar lagi akan datang,sementara ustadz Reihan masih mengajar,ia pun memutuskan untuk meminta tolong pada istrinya,agar mengantarkan buku catatan,yang berada di dalam lemari nya.


"Assalamu'alaikum"ucap Risa pada salah satu santriwati yang berada di dekat gerbang pesantren.


"Wa'alaikum salam ka,cari siapa ya?"tanya santriwati itu.


"Saya mau cari ustadz Reihan,kira-kira beliau ada di mana nya?"tanya Risa, yang kebingungan mencari keberadaan suaminya, pasalnya Risa tidak pernah berkunjung ke pesantren itu dan karena buru-buru ke sana, Risa melupakan handphone nya,dan tertinggal di rumah.


"Ustadz Reihan lagi di kelas wustho ka,beliau masih mengajar,Kaka siapa ya?"tanya santriwati yang merasa penasaran,karena baru pertama kali ada seorang perempuan datang ke pondok,dan mencari ustadz tampan mereka.


"Saya istri ustadz Reihan" jawab Risa,dan sontak membuat para santriwati yang berada di sana terkejut,mereka baru pertama kali bertemu dengan Risa,secara langsung,


terakhir kali waktu acara pernikahan ustadz Reihan,dan melihat pun mereka dari jauh.


"Kalau begitu biar saya antar ke sana ka.."tawar santriwati tadi dengan sopan.


"Terima kasih"sahut Risa sambil mengangguk dan tersenyum ramah,mereka pun menuju ruang kelas Ustadz Reihan.


Setelah kepergian Risa,para santriwati lain yang berada di dekat gerbang,langsung heboh sambil berbisik -bisik.


Tok...tok..tok..!bunyi pintu di ketuk.


"Assalamu'alaikum ustadz"ucap santriwati, dengan sopan sambil menunduk kan kepalanya.


"Wa'alaikum salam,"sahut ustadz Reihan sambil menoleh ke arah santriwati itu.


"Maaf mengganggu ustadz,saya ingin menyampaikan,bahwa ada yang mencari ustadz.."ucap santriwati itu memberi tahu.


Santriwati itu sengaja tidak memberitahu kan, bahwa yang mencari ustadz Reihan adalah istri nya,karena kelas itu pasti akan heboh apa bila mengetahui nya,dan di tambah lagi di situ ada Dinda yang menyeramkan bagi santriwati lain.


Reihan menyeritkan alisnya"siapa?"tanya Reihan,sambil menoleh ke arah pintu, Risa pun memunculkan wajahnya ke arah pintu sambil tersenyum dan menunjukkan buku catatan yang ada di tangannya.


Rehan pun terkejut,karena dari tadi ia menunggu kedatangan istrinya,namaun istrinya tak kunjung datang dan pesan nya pun tak di balas oleh sang istri.


"Sayang..!"ucap Reihan pelan namun masih terdengar oleh para santriwati yang ada di kelas.


Reihan pun tersenyum dan langsung berdiri keluar menghampiri istrinya.


Para santriwati yang mendengar nya pun langsung heboh,dan bertanya -tanya,siapa yang di panggil oleh ustadz tampan mereka, dengan panggilan sayang, pasalnya mereka baru pertama kali mendengar ustadz tampan mereka menyebut kan kata sayang dengan tersenyum dan bahkan sangat lemah lembut, siapa pun yang mendengar dan yang di panggil itu pastilah langsung meleleh dan bahagia.


"Wah...!!! siapa yang di panggil oleh ustadz tampan,dengan sebutan( SAYANG ) sengaja menekankan kata sayang,sambil melirik Dinda yang terlihat sangat marah.


"Iya,terdengar sangat romantis,aku yakin itu pasti istrinya ustadz tampan."sahut santriwati lain ikut memanas-manasi.

__ADS_1


"Senangnya punya suami yang begitu romantis,!aku gak nyangka,ternyata ustadz tampan kita,sangat romantis pada istrinya, padahal,selama ini sangat dingin dan kaku, Dinda saja tidak bisa meluluhkan hati ustadz tampan"ucap santriwati lain sambil melirik dan ikut menyindir Dinda.


"Iya...ya...!!! beruntung banget yang dapetin ustadz tampan"ucap mereka heboh.


Dinda yang mendengar nya dari tadi, merasa panas,ia sudah tidak tahan dan langsung berdiri sambil menggebrak meja yang ada di depannya, sontak semua nya pun terkejut.


"Brakkkkk...!!!"bunyi meja di gebrak.


"Kalian bisa diam gak..!"tegur Dinda, yang sangat marah,mukanya pun memerah dan dadanya naik turun karena menahan marahnya dari tadi,Dinda pun berlari dan pergi keluar meninggalkan ruang kelas itu.


"Huuuu...!!!bilang aja cemburu,pasti Dinda lagi nangis -nangis sekarang "ucap santriwati lain mengejek.


"Siapa suruh suka menindas orang,dan sok kecantikan,pamer -pamer lagi,kalau dia bakalan jadi istri nya ustadz tampan,akhirnya kan malu sendiri "sahut santriwati lain,sambil tertawa.


"Astagfirullahalazhim..! istighfar,Kita semua ini santri,dan seorang santri tidak pantas berbicara seperti itu,di mana ilmu dan akhlak yang kita pelajari selama ini, jangan pernah menggunjing dan mengghibah orang lain,karena semua itu sama saja kita sedang memakan bangkai saudara kita sendiri"ucap Lusi,yang juga seorang santriwati.


Mendengar nasehat itu,mereka pun serentak beristighfar dan memohon ampun kepada Allah.


*


*


*


Ustadz Reihan membawa istrinya ke ruangan lain,ruang itu biasa di gunakan untuk menyambut tamu,ustadz Reihan tidak mau membawa istrinya ke ruang para ustadz, karena ia tidak mau istri cantik nya di pandang oleh ustadz lain.


"Ka,kok ruangan nya sepi banget?"tanya Risa


"Iya,ini ruangan khusus untuk tamu,kalau ruangan Kaka dan para ustadz ada di sebelah, dan ruangan para ustadzah ada di ujung."jawab Reihan


"Oh...gitu,ini ka bukunya,tadi Risa sempat kebingungan cari kaka,untung ada santri yang berbaik hati mau mengantarkan Risa"ucap Risa.


"Kok sayang gak telpon Kaka..?tadi juga kaka kirim pesan gak di balas.."tanya Reihan


"Tadi hp Risa ketinggalan,karena buru-buru, he...he..he...!"jawab Risa sambil cengengesan


"Lain kali,kalau kemana pun,sayang jangan lupa bawa hp nya,supaya kaka gak khawatir"ucap Reihan


"Iya ka,kalau begitu Risa pamit pulang dulu ya"ucap Risa,sambil menyalami dan mencium punggung tangan suaminya.


"Assalamu'alaikum"ucap Risa


"Wa'alaikum salam"sahut Reihan,sambil mengusap kepala istrinya dengan penuh cinta.


*


*


*

__ADS_1


Risa pun berjalan ke luar pesantren,ingin pulang ke rumah,namun di luar gerbang ada seseorang yang memanggil Risa.


"Assalamu'alaikum"ucap seseorang itu yang ternyata Dinda


"Wa'alaikum salam"sahut Risa, sambil menoleh ke arah yang memanggil nya.


"Anda istrinya ustadz Reihan?"tanya Dinda.


"Iya"jawab Risa,bingung,karena ia tidak mengenal orang itu,tapi sepertinya dia adalah salah satu santriwati yang mondok di pesantren,karena pakaian yang di kenakan nya sama dengan santri yang mengantarkan Risa tadi.


"Ada apa ya?"tanya Risa sopan


"Anda seharusnya tidak pantas menjadi istri ustadz Reihan,dari segi pakaian dan penampilan pun,saya yakin,!anda itu bukan perempuan yang berpendidikan dan berilmu"ucap Dinda, terdengar sarkas,sambil menatap sinis pada Risa


Risa menyadari bahwa orang yang di depan nya ini,tidak suka pada nya,dan berusaha untuk merendahkan nya,tapi Risa tidak ingin melawan orang itu,Risa tidak tau apa motif nya,dan kenapa orang ini sampai selancang itu pada nya.


"Apa maksud anda?"tanya Risa masih sopan


"Masih kurang jelas..?anda itu bukan tipe ustadz Reihan,dan juga tidak layak untuk ustadz Reihan, perempuan yang tepat untuk ustadz Reihan itu,adalah perempuan yang sholehah,berilmu,pintar dan cantik,juga berpendidikan,dan... sedang kan anda,saya yakin,anda sudah melakukan hal yang licik, untuk bisa menggaet dan menikah dengan ustadz Reihan"tuduh Dinda sambil menatap sengit dan mengacungkan tangan nya pada Risa.


"Contohnya seperti siapa?apa seperti anda???"tanya Risa sambil tersenyum


"Tentu saja,karena saya lebih sempurna dari pada anda"ucap Dinda sombong.


"Lalu,kenapa anda tak di nikahi oleh ustadz Reihan..?dan ustadz Reihan malah menikah dengan saya,yang sangat TIDAK LAYAK ini"ucap Risa sambil menekan kan kata tidak layak,yang di sebut kan oleh Dinda.


"Itu karna anda merebutnya dengan cara licik!!"sahut nya setengah berteriak,merasa kesal,sambil mengepalkan tangannya.


"Berarti Allah dong yang licik..?karena kami menikah di jodohkan oleh Allah,dan saya termasuk orang yang istimewa,kerena terpilih menjadi istri seorang ustadz Reihan,dan bukan anda yang katanya tadi sempurna."ucap Risa


"Saran saya,sebaiknya perbaiki lagi akhlak anda dan belajar ikhlas,karena seseorang yang mengaku berilmu pasti berakhlak dan memiliki ikhlas yang lapang, assalamu'alaikum "ucap Risa lagi,dan berjalan meninggalkan Dinda yang masih mematung.


Teman Dinda yang menyaksikan mereka dari tadi, menghampiri Dinda.


"Dinda,kenapa istrinya ustadz Reihan kamu labrak?"tanya temannya Dinda


"Aku cuma mau kasih pelajaran aja sama perempuan itu.."sahut Dinda kesal.


"Astaghfirullah Dinda..!kamu udah gila ya?kalau kamu ketahuan,bisa -bisa kamu bakal langsung di keluarin dari pondok ini, karena udah lancar melabrak istri seorang ustadz"tegur temannya.


"Terserah!"sahut Dinda kesal,dan tak peduli,ia pun langsung meninggalkan temannya.


Bersambung dulu yaaaa ❤️


...****************...


kasih like nya dong 😁❤️


dan jangan lupa baca episode selanjutnya yaaaa ☺️

__ADS_1


__ADS_2