
Reihan dan Risa sudah 2 hari pindah rumah,saat ini mereka pun sedang sibuk menata,dan merapikan barang-barang yang mereka beli kemaren.
"Ka,!apa kaka gak bosan selama 2 hari ini, Risa masakin telur sama mie terus?"tanya Risa, merasa bersalah,karena ia cuma bisa masak telur dan mie aja,itu pun kadang- kadang telur nya hangus.
Reihan tersenyum melihat istrinya.
"Tidak sayang, apa pun yang kamu masak,Kaka pasti menyukai nya, karena kamu membuat nya dengan ikhlas,apa lagi kalau di tambah rasa cinta,!pasti rasa nya akan tambah mantap"ucap Reihan sambil mengacung kan jempol nya.
"Gombal!"sahut Risa sambil memanyunkan bibirnya,lalu tertawa.
"Bagai mana,!kalau hari ini Kaka yang masak?" tanya Reihan.
"Hah!!!kaka bisa masak?"tanya Risa terkejut
"Bisa sayang,!kan kaka pernah mondok,waktu tinggal di pondok Kaka masak sendiri,"jawab Reihan
"Wah!hebat,"ucap Risa sambil bertepuk tangan.
"Terus,siapa yang ngajarin Kaka masak di pondok?"tanya Risa penasaran
"Teman -teman kaka,yang juga mondok di sana!"jawab Reihan
"Tau gak,!waktu kaka pertama kali belajar masak nasi,nasi yang kaka masak gosong,karna kaka lupa ngangkat dari kompor"ucap Reihan
Risa pun tertawa terbahak -bahak mendengar nya.
"Terus...terus?"tanya Risa
"Ya..terus,kaka gak bisa makan deh tu nasi, ujung -ujungnya,Kaka minta nasi sama temen "jawab Reihan,mereka pun tertawa.
"Kaka bisa masak apa aja?"tanya Risa
"Banyak!Kaka bisa masak nasi goreng,oseng tempe,oseng kangkung,sayur bening,sayur capcay dan oseng terong juga bisa!"jawab Reihan
"Wah!!! banyak banget,ternyata Kaka jago masak,boleh Risa belajar masak sama kaka?"tanya Risa
"Boleh sayang!tapi ada syaratnya"jawab Reihan
"Apa syarat nya ka???"tanya Risa antusias
"Kamu harus panggil kaka,dengan sebutan SAYANG,gimana setuju?"tanya Reihan
Risa terdiam,ia merasa tidak terbiasa memanggil suaminya dengan sebutan sayang,namun ia akan mencoba nya,agar tak mengecewakan suaminya.
"Sa..s... sayang!"ucap Risa terbata-bata, sambil menunduk malu.
"Gemesin banget sih,mukanya merah kaya buah tomat "goda Reihan sambil mencubit hidung Risa.
__ADS_1
"Iihh!!!usil banget sih!"sungut Risa sambil mencubit perut Reihan, namun cubitan Risa tak terasa bagi Reihan, justru ia merasa geli dan tertawa.
"Iya...iya!!maaf,kalau gitu Kaka masak dulu ya"ucap Reihan
"Kaka mau masak apa?"tanya Risa bersemangat.
"Nasi goreng,ala ustadz Reihan!" jawab Reihan,sambil menaik turun kan alisnya, mereka pun tertawa bersama.
Risa duduk,sambil memperhatikan suami nya memasak,ia merasa malu,karena selama ini tidak pernah belajar memasak, padahal ibu dan kakak nya sangat pandai memasak, Risa pun bertekad akan belajar memasak untuk suaminya.
"Taraaaa....!!!Nasi goreng nya udah jadi"ucap Reihan
"Kok nasi goreng nya,cuma sepiring ka? kalau sepiring mana bisa kenyang "tanya Risa.
"ya Allah..!!! nih anak gak peka-peka amat sih,kan biar romantis sayang,apa lagi di tambah suap -suapan,kaya orang-orang" batin Reihan merasa gemes
"Perasaan dari kemaren -kemaren,kita makan nya sepiring berdua terus,minum nya juga segelas berdua,padahal kan banyak piring dan gelas di dapur,baru beli lagi,"ucap Risa lagi
"Biar hemat,! jadi sayang gak cape cuci piring dan gelas nya,terus kalau belum kenyang, sayang bisa tambah,"jawab Reihan kesal, karena istrinya gak peka-peka.πππ
"oohh!"Risa cuma ber oh, dan meneruskan makan nya,Reihan yang melihat istrinya cuma ber oh,hanya bisa menepuk jidatnya.π€¦π»ββοΈ
Niat hati ingin bikin istri nya klepek-klepek,
tapi,istrinya justru biasa-biasa saja.
π"Assalamu'alaikum ka Yunus."ucap Reihan
π"wa'alaikum salam,Reihan, kaka cuma mau kasih kabar,kalau abah sekarang ada di rumah sakit " ucap Yunus
π "Innalilahi...kapan ka?kenapa bisa masuk rumah sakit?dan sekarang Abah ada di rumah sakit mana?"tanya Reihan
π"Baru saja, Abah pingsan saat beliau berdakwah,dan sekarang Abah ada di rumah sakit Azka" jawab Yunus
π"Kalau begitu,Reihan akan langsung ke sana" sahut Reihan
π"ya sudah,kalau begitu kaka tunggu, assalamu'alaikum "ucap Yunus
π"Iya ka,wa'alaikum salam," sahut Reihan
"Kenapa ka? siapa yang masuk rumah sakit?"tanya Risa penasaran
"Abah! "jawab Reihan
"Astagfirullah"ucap Risa sambil menutup mulutnya dengan telapak tangan nya.
"Terus bagai mana keadaan Abah?"tanya Risa ikut khawatir
__ADS_1
"Kaka juga belum tau,kata ka Yunus,Abah pingsan waktu berdakwah dan langsung di bawa ke rumah sakit"jawab Reihan
"Kaka harus segera ke rumah sakit, sekarang"ucap Reihan
"Risa boleh ikut ka"ucap Risa memohon, Reihan pun mengangguk,sebagai tanda setuju.
"Tunggu sebentar,Risa ganti baju dulu"ucap Risa
Mereka pun segera berangkat ke rumah sakit.
"Assalamu'alaikum ka"ucap Reihan,ketika sampai rumah sakit.
"Wa'alaikum salam"sahut ka Yunus
"Bagai mana keadaan Abah ka?"tanya Reihan
"Abah masih di periksa lebih lanjut,tadi dokter sempat bicara dengan Kaka,kalau Abah terkena gagal ginjal,dan penyakit itu sudah lama Abah derita,kata dokter,seharusnya abah di anjurkan untuk cuci darah,namun Abah menolaknya,"ucap Yunus,sedih.
"Astagfirullah,lalu apa umi sudah tau hal ini ka?"tanya Reihan
Yunus menggeleng kan kepalanya.
"Abah menyembunyikan penyakit nya dari umi dan dari kita semua"sahut Yunus
"Apa umi sudah di kabari,kalau Abah ada di rumah sakit?"tanya Reihan
"Aku belum memberi kabar ke umi,Aku takut umi akan shock apa bila mengetahui nya"ucap Yunus
"Lalu apa yang akan Kita lakukan ka?karena cepat atau lambat umi pasti tau keadaan Abah"ucap Reihan Reihan
"Kita tunggu perkembangan Abah dulu, setelah itu pelan-pelan kita akan memberi tahu umi."jawab Yunus
Mereka pun menunggu hasil pemeriksaan dari dokter,dan dokter pun menyarankan untuk pasien agar di rawat inap,dan segera melakukan cuci darah,Yunus dan Reihan pun menyetujui saran dokter.
mereka pun segera menemui umi,untuk memberi tahukan keadaan Abah saat ini,dan akan membawa umi ke rumah sakit,untuk sementara Risa yang akan menjaga Abah di rumah sakit.
mendengar berita yang disampaikan oleh Yunus dan Reihan,umi pun langsung shock dan menangis,mereka pun merasa sangat sedih,melihat umi yang mereka anggap ibu mereka sendiri,saat ini sedang bersedih dan menangis.
Reihan dan Yunus pun membawa umi ke rumah sakit,dan mereka pun mengumumkan kabar,pada para murid -murid abah,bahwa untuk sementara waktu,pengajian Abah di libur kan,karena saat ini Abah sedang sakit.
Para murid -murid abah pun,berbondong- bondong,untuk menjenguk dan mendo'akan kesembuhan untuk Abah,bahkan ada beberapa murid -murid abah,rela menjamin seluruh biaya pengobatan dan cuci darah untuk abah, sebagai tanda bakti dan kecintaan mereka pada guru mereka, Reihan dan Yunus pun merasa terharu melihat nya.
Baca episode selanjutnya yaaaa β€οΈβΊοΈ
Dan jangan lupa like nya ππ»
biar author makin semangat nulis nya βΊοΈ
__ADS_1