Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz

Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz
Kenyataan pahit


__ADS_3

Setelah pemakaman kyai selesai, Reihan dan Risa kembali ke rumah mereka,wajah Reihan masih tampak terlihat sedih dan kelelahan, karena habis dari perjalanan dari luar kota,ia langsung ke rumah sakit dan ikut mengurus dan membantu pemakaman kyai.


"Kaka sebaiknya istirahat dulu"ucap Risa,ia merasa sedih dan kasian pada suaminya.


"Iya sayang,kaka mau mandi dulu"sahut Reihan,Risa mengangguk,Reihan pun segera mandi,ia merasa sangat lelah.


Risa meletakkan putri nya, yang sedang tertidur di gendongan nya ke tempat tidur.


ia juga merasa lelah dan cape, Risa pun ikut tertidur di dekat putri nya, Reihan yang selesai mandi tersenyum melihat dua orang yang sangat ia cintai sedang tertidur pulas.


"Kamu pasti lelah sekali sayang,karena menjaga dan merawat anak kita"batin Reihan, sambil mengusap kepala istrinya, dan Reihan pun ikut tidur bersama istri dan anak nya.


*


*


*


Di sebuah kafe.


Sarah sedang asik jalan-jalan dan berbelanja sambil mengobrol bersama teman nya Riyana.


"Eh..sar,gue lapar nih,makan yuk..!ajak Riyana pada Sarah.


"Tenang.. hari ini,gue yang traktir"ucap Riyana, sambil tersenyum.


"Beneran?"tanya Sarah, Riyana pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum.


"Kita makan di mana enak nya ya?"tanya Sarah, bingung.


"Emm,kaya nya di kafe itu enak deh!"jawab Riyana, sambil menunjuk sebuah kafe yang ada di sebrang jalan, tempat mereka berdiri.


"Ya udah,yuk kita ke sana"sahut Sarah, sambil menarik tangan Riyana, mereka pun duduk sambil memesan makana dan minuman.


"Sar..!gimana hubungan Lo sama Satriya?"tanya Riyana, sambil mengaduk minuman nya.


"Hubungan Gue lagi renggang nih, sama mas Satriya, berapa hari ini mas Satriya susah di hubungi,gue telpon gak di angkat,dan gue WhatsApp juga gak di bales, udah satu minggu mas Satriya gak ada kabar nya,"sahut Sarah,sedih.


"Kok bisa,lo ada masalah apa sama Satriya?"tanya Riyana penasaran.


"Itu semua gara-gara Risa,dia udah mencoba menggoda mas Satriya di belakang gue."ucap Sarah, Riyana pun terkejut dan menyembur kan minuman yang ada di mulut nya,ke arah Sarah.


"Hah...apa..???"ucap Riyana sambil membelalakkan matanya.


"ish...Lo kenapa sih,nyemprot gue gak kira-kira,lo kira gue tanaman,pakai di semprot segala"sungut Sarah,kesal,sambil mengelap muka dan baju nya pakai tisu.


"He...he.. sorry.. sorry, habis nya gue kaget" sahut Riyana, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Tapi,kok bisa adik lo kaya gitu? padahal adik lo itu kelihatan nya baik,dan juga alim"ucap Riyana, merasa heran.

__ADS_1


"Ya bisa lah, kelihatannya aja sok baik dan alim,pada hal,aslinya enggak,cewek mana yang gak tergoda sama mas Satrya?secara gitu,mas Satriya kan lebih, tampan, mapan, berpendidikan dan muda lagi,gak kaya suaminya,ya jelas si Risa tergoda."sahut sarah kesal, sambil mencebik kan bibir nya.


"Kalau mapan sih iya,tapi kalau tampan ya pasti lebih tampanan ustadz Reihan lah kemana-mana,dan untuk umur ya boleh lah lebih muda si Satriya,ustadz Reihan walaupun lebih tua,tapi masih terlihat lebih awet muda dan mempesona Menurut gue..he..he"batin Riyana,melamun sambil tersenyum sendiri, Riyana sebenarnya juga sangat mengagumi ketampanan ustadz Reihan,dan beberapa kali mencoba mendekati dan menggoda nya sejak dulu, setiap kali melihat ustadz Reihan ke pasar bersama kyai,namun sial nya, ustadz Reihan tak pernah tertarik dan bersikap cuek pada Riyana,dan malah jatuh hati pada Risa.


"Lo lagi melamunin apa? senyam -senyum sendiri kaya orang gila, jangan bilang,lo juga suka sama calon suami gue ya.?"tanya Sarah curiga, sambil menyipitkan matanya.


"Enak aja,ya enggak lah...gue itu cuma mikir aja,kalau memang adik lo itu beneran suka sama Satriya, berarti kasian dong suaminya, dari pada di sia-siain mending buat gue,mumpung gue jomblo he..he.."Sahut Riyana,meski iya ragu apa benar Risa kaya gitu,tapi kalau bener, berarti rumah tangga Risa bakalan hancur dan ia akan ada kesempatan lagi buat deketin ustadz Reihan.


"Gue masih gak habis pikir sama adik lo itu, yang terlihat sok baik, bisa-bisa nya ngelakuin hal yang sangat memalukan seperti itu,Lo tenang aja sar, orang kaya gitu, pasti akan langsung di balas dan akan mendapat kan hukuman nya, Allah itu gak akan diam, Allah pasti akan menunjukkan kebenaran nya,siapa yang benar dan siapa yang salah"ucap Riyana,sok bijak dan Sarah pun mengangguk kan kepalanya,merasa senang.


"Eh..dari pada Lo sedih kaya gini terus, gimana habis makan kita ke salon, biasa ganti warna rambut,kemaren kan kita warna pirang,gimana kita coba warna merah lagi,biar terlihat lebih berani dan cerah"ajak Riyana, sambil memainkan kedua alisnya naik turun.


"Boleh juga tuh"Sahut sarah, sambil tertawa.


Riyana dan Sarah sangat suka jalan-jalan, nongkrong, berbelanja dan ke salon, mereka selalu menghambur-hambur kan uang orang tua mereka, jangan tanya,apa kah orang tua mereka yang memberikan nya? jawaban nya adalah,mereka mencuri uang orang tua mereka masing-masing.


Riyana sudah lama melakukan hal itu,dan menular ke Sarah,setiap kali Sarah membantu bapak nya berjualan, Sarah selalu mengambil uang jualan tanpa di ketahui bapak nya,dan hal itu sudah sering ia lakukan.


Setelah selesai makan, mereka pun bergegas menuju salon langganan mereka, sesampai nya di sana,langkah kaki Sarah terhenti,ia melihat mobil Satriya terparkir di depan salon itu.


"Eh.. Rin,ini kan mobil nya mas Satriya?apa mas Satriya juga lagi ada di sini? ucap Sarah, heran, sambil menoleh ke arah salon.


"Mungkin"sahut Riyana,juga ikut bingung.


Tak lama Sarah melihat seorang wanita seksi dan seorang pria yang sangat ia kenal berjalan keluar dari salon itu,sambil berpelukan, mata Sarah langsung melotot, dan merasa marah.


"Mas Satriya....!!!teriak Sarah, sambil mendatangi mereka.


Deg!


"Sarah"batin Satriya,dan langsung mengurai pelukan nya.


"Sedang apa mas Satriya di sini?"tanya Sarah,marah, sambil menatap tajam wanita yang ada di samping Satriya.


"Dan siapa wanita ini mas?"tanya sarah, sambil menunjuk ke arah wanita itu, dengan emosi.


"Sarah kamu tenang dulu,biar aku jelasin" ucap Satriya, mencoba menenangkan sarah dan ingin menjelaskan.


"Mas siapa dia?"tanya wanita di samping Satriya, menyelidik.


"Sayang,dia teman aku"sahut Satrya,sambil meraih tangan wanita yang bersama nya.


Deg!


Sarah terkejut mendengar perkataan Satriya, ia tak menyangka Satriya tidak mengakui nya sebagai calon istrinya.


"Mas, apa maksud kamu?aku ini pacar kamu, dan sebentar lagi kita akan menikah"ucap Sarah tidak terima dengan pengakuan Satriya tadi.


"Apa benar yang di katakan wanita itu mas?" tanya wanita itu.

__ADS_1


"Tidak sayang,dia berbohong,mana mungkin aku mengkhianati kamu"sahut Satrya, sambil mengusap kepala wanita nya.


Sarah tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Satriya,ia merasa kecewa dan sakit hati, dadanya terasa sesak air mata nya pun mengalir.


"Tega kamu mas, kenapa kamu tega sama aku...!!!kamu udah mengkhianati aku dan berbohong pada ku,kamu selingkuh dengan wanita j*l*ng ini"teriak Sarah, sambil memukul-mukul lengan Satriya.


"Lepasin mas Satriya"teriak wanita itu,sambil menyentak kan tangan Sarah.


"Plakkk..."


Sarah yang tidak terima pun langsung menampar wanita itu dengan keras.


"Dasar wanita j*l*ng,m*r*h*n tidak tau malu,kamu sudah merebut calon suami aku"ucap Sarah, sambil menunjuk-nunjuk wanita itu.


"Sarah hentikan....!!!!teriak Satriya,marah,sambil memeluk dan mengusap pipi wanita nya, Sarah yang melihat nya pun,menjadi semakin marah dan hendak menyerang kembali wanita itu lagi, namun di tahan oleh Riyana dan Satriya.


"Mas, kenapa kamu membela wanita j*l*ng ini."ucap Sarah tak terima.


"Plaakkk..."tamparan keras di layang kan oleh, wanita yang bersama Satriya.


"Hai... tutup mulut mu,aku bukan wanita j*l*ng,aku adalah istri nya mas Satriya,"sahut wanita itu sangat marah dan membalas menampar Sarah.


Sarah langsung shock mendengar nya, tubuh nya bergetar,ia tak percaya dengan apa yang di katakan wanita itu.


"A..apa itu benar mas?"tanya Sarah dengan bibir bergetar.


"Itu benar Sarah,dia istri ku,kami baru menikah 1 bulan yang lalu."jawab Satrya.


"A..apa..!!! jadi hubungan kita selama ini,apa mas?"tanya Sarah sambil menangis.


"Maaf Sarah,menurut ku,kita selama ini hanya teman saja,"sahut Satrya,lalu pergi bersama dengan istri nya, meninggalkan Sarah yang terdiam mematung dan menangis.


Sarah menggeleng kan kepalanya tak terima,ia pun terduduk di tanah dan berteriak histeris sambil menangis, kenyataan pahit yang ia terima sangat menyakitkan.


"Dasar kaki-laki kurang ajar, penghianat, pembohong,pendusta, tidak tau diri"ucap Sarah berteriak sambil menyumpahi Satriya.


"Ya ampun, ternyata Kata -kata gue tadi langsung jadi kenyataan"batin Riyana sambil menutup mulutnya dengan kedua telapak tangan nya,ia pun langsung membantu Sarah berdiri dan pergi dari sana.


Ternyata Allah langsung menunjukkan kebenaran nya,tanpa menunggu lama.


Bersambung.....


jangan lupa like dan komen nya ya 🙏🏻


Dan jangan lupa, baca episode-episode selanjutnya ❤️


Dan jangan sampai lupa juga, baca novel terbaru dari Ummi Alima, yang sebentar lagi akan terbit, novel yang berjudul


(JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU)

__ADS_1



__ADS_2