Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz

Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz
Melahirkan


__ADS_3

Menjelang subuh,Risa merasakan perut nya terasa sangat mules, dan pinggang nya terasa lebih sakit dari biasanya, semakin lama rasa mules dan sakit nya semakin terasa, Risa pun membangun kan suaminya yang masih tertidur.


"Ka.. bangun,ka...bangun"ucap Risa, sambil menggoyang -goyang lengan suaminya.


"Ada apa sayang?"tanya Reihan, yang terkejut dan terbangun.


"Perut Risa terasa mules banget,dan pinggang Risa juga terasa sangat sakit dari tadi"ucap Risa, sambil meringis kesakitan.


"Seperti nya, kamu sudah waktunya persalinan"sahut Reihan,karena minggu ini adalah jadwal persalinan Risa,walau pun lebih maju beberapa hari dari hari dan tanggal yang di perkirakan dokter,tapi Reihan yakin, ini waktu nya istrinya melahirkan.


"Ayo sayang, kita harus cepat ke rumah sakit"ucap Reihan, langsung mengambil tas perlengkapan bayi dan istrinya,yang sudah di siapkan nya jauh-jauh hari.


Reihan pun langsung memapah Risa,dan langsung membawanya ke rumah sakit, sesampainya di rumah sakit, dokter langsung memeriksa nya,ternyata Risa sudah pembukaan 7 dan memang waktu nya akan melahirkan.


Reihan pun merasa cemas,dan berdo'a agar istrinya di mudah kan dan di selamat kan, Reihan berdiri di samping istrinya sambil mengusap perut istrinya dan membaca kan do'a.


"Bismillahirahmanirahim"


"Inna rabbakumullaahullazi khalaqas samaawaati Wal arda fii sittati ayyaamin summastawa 'alal 'arsy,yugsyil laila nahaara yat lubuhu hasiiwas wasy syamsy Wal qamara wan nujuma musakhkharaatim bi'amrihii alaa lahul khalaqu Wal mart,tabaarakkallu rabbul 'alamin ."


Artinya:"Sungguh, Tuhan mu adalah Allah, yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari,lalu dia bersemayam di atas Arsy, dia menutupi malam dengan siang yang mengiringinya,dengan segera dia menciptkan matahari bulan dan bintang-bintang yang tunduk di bawah perintahnya,ingatlah hanya milik Allah segala penciptaan dan segala urusan, maha suci Allah Tuhan semesta alam,"(QS Al A'raf ayat 54)


"Ya khaliqan nafsi minan nafsi,waya mukhlishan nafsi minan nafsi,waya mukhrijan minan nafsi khallisha."


Artinya:"Wahai zat yang menjadikan jiwa dari jiwa yang lain,yang menyelamatkan jiwa dari jiwa yang lain, yang mengeluarkan jiwa dari jiwa yang lain,selamat kan lah cabang bayi ini"


Melihat istrinya kesakitan,Reihan pun merasa kasihan dan tidak tega,ia genggam tangan istrinya, sambil mengusap keringat yang membasahi wajah istri nya,untuk memberikan kekuatan dan semangat untuk istrinya, Risa yang merasakan sakit yang amat luar biasa,


mengejan dengan sekuat tenaga, dengan bercucuran keringat dan air mata nya membasahi wajahnya,tak membuat nya lupa untuk beristighfar dan memohon kepada Allah.


Dengan penuh perjuangan,akhirnya Risa selamat melahirkan seorang bayi perempuan yang sangat cantik, pada pukul 8 pagi dengan berat 3,8 kilo dan panjang 53 cm,Reihan pun sangat bahagia dan bersyukur, dengan bercucuran air mata, Reihan memeluk dan mencium kening istrinya dengan penuh cinta dan kasih sayang.


"Alhamdulillah,Terima kasih sayang,kamu sudah berjuang melahirkan anak kita, sekarang kita sudah menjadi orang tua"ucap Reihan,tersenyum bahagia,sambil menciumi seluruh wajah istri nya,Risa hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya,ia sangat kelelahan karena banyak kehilangan tenaga nya.


"Selamat ya pak,bayi anda perempuan,sehat dan sangat cantik"ucap dokter,ramah,sambil tersenyum dan menyerahkan bayi nya ke Reihan, Reihan sangat berterima kasih kepada dokter, dengan penuh syukur dan bahagia Reihan pun menggendong dan langsung meng adzan kan anak nya,setelah itu ia mendo'akan anak nya.


"Bismillahirahmanirahim"


"Ja'alahullahu mubaarokan 'alaika wa 'ala ummati Muhammad Shalallahu alaihi wasallam"


artinya:"Semoga Allah memberikan keberkahan untuk mu dan untuk umat Muhammad Shalallahu alaihi wasallam"


"Semoga engkau menjadi anak yang Sholehah, taat kepada Allah dan rasul-mu, berbakti kepada orang tua,dan berguna bagi agama bangsa dan negara Aamiin" 🤲🏻 ucap Reihan, sambil menatap wajah anak nya dengan penuh sayang dan mencium nya.


Setelah itu,Reihan pun langsung menghubungi seluruh keluarga nya, dan memberi tahu kan kabar bahagia ini.


*


*


*


siang harinya, seluruh keluarga pun berdatangan ke rumah sakit,untuk menjenguk Risa dan bayi nya.


"Assalamu'alaikum,"ucap Umi dan Abi dan bersama yang lain juga datang.


"Wa'alaikum salam,"sahut Reihan dan Risa.


"Bagai mana keadaan mu nak?"tanya Umi pada Risa,sambil menggendong bayi Risa dan Reihan.


"Alhamdulillah,sudah baikan Umi"Sahut Risa.


"Bayi perempuan yang sangat cantik"ucap Lia, sambil menoel-noel pipi bayi kecil yang ada di gendongan umi.


"Dede bayi nya cantik, mirip Fika,"ucap Fika, sambil ikut menyentuh lembut pipi bayi nya.

__ADS_1


"Cantik kan dede bayi nya,dari pada Fika"sahut Lia, Fika pun langsung cemberut dan membuat yang lain terkekeh.


"Assalamu'alaikum,"ucap ibu, bapak dan Nana yang baru datang,tak ketinggalan Sarah dan calon suami nya Satriya juga ikut datang.


"Wa'alaikum salam,"sahut semua yang ada di dalam ruangan.


"Alhamdulillah,anak dan cucu ibu,lahir dengan selamat dan sehat"ucap ibu, bersyukur dan sangat bahagia,ibu pun bergantian menggendong cucu nya dengan umi, mereka semua sangat bahagia dengan datang nya anggota baru mereka.


"Wah..! Dede bayi nya sangat cantik,mirip seperti Nana"ucap Nana,senang.


"Dede bayi nya,lebih mirip sama Fika"sahut Fika, protes pada Nana.


Nana pun cemberut sambil menatap Fika yang protes pada nya.


"Dede bayinya mirip Fika dan Nana, sama-sama cantik"ucap Reihan,menengahi.


"Horee...dede bayi nya mirip kita,"Ucap Fika, sambil memeluk Nana, Nana pun ikut girang


Dan semua yang lain pun, langsung tertawa mendengar dan melihat tingkah lucu mereka.


"Oiya... Siapa nama dede bayi nya ka Caca?"tanya Nana,penasaran dan yang lain pun ikut penasaran.


Risa terdiam dan menatap suaminya, ia lupa menanyakan kepada suaminya, siapa nama anak mereka nanti ketika sudah lahir, Reihan yang melihat istrinya kebingungan pun langsung menjawab pertanyaan Nana.


"Nama Dede bayi nya adalah( Anisa Zhafira Nihala) yang artinya,anak perempuan cerdas, pembawa keberuntungan dan ke makmuran."jawab Reihan sambil tersenyum.


"Wah...nama nya sangat bagus"ucap Nana dan Fika.


"Iya,nama nya bagus sekali Reihan,Umi sangat menyukainya"ucap Umi dan di angguki oleh yang lain.


"Alhamdulillah umi, semoga namanya menjadi keberkahan untuk nya"ucap Reihan


"Aamiin "sahut semua,mengaminkan.


"Ka,kapan kaka membuat nama anak kita?kok Risa gak tau,"tanya Risa


"Nama itu sudah Kaka siapkan, ketika Sayang baru hamil, apa sayang tidak suka dengan namanya?"tanya Reihan, sambil mengusap kepala istrinya.


"Tidak ka, Risa justru sangat suka, nama dan artinya sangat bagus"sahut Risa sambil tersenyum.


"Alhamdulillah,gimana dede Anisa,suka gak sama nama yang Abi berikan,kata umi,nama kamu bagus, dan umi suka?"ucap Reihan, bicara sama anak nya, sambil menoel-noel pipi anak nya yang sangat lucu dan menggemaskan.


"Anak kita sangat cantik,sama seperti mu sayang"ucap Reihan sambil tersenyum.


"Dia lebih mirip dengan Kaka,dagu nya,alis nya dan hidung nya mancung"sahut Risa, sambil menatap anaknya.


"Tapi mata nya dan bibir nya lebih mirip kamu sayang"ucap Reihan.


"Iya,dia mirip kita berdua"sahut Risa,dan mereka pun tertawa bersama.


"Assalamu'alaikum"ucap salam terdengar dari luar.


"Wa'alaikum salam, sahut Risa dan Reihan.


"Hai...!!! Risa"ucap Tina yang baru datang bersama suaminya.


"Tina...!kapan kamu ada di kota?"tanya Risa, sangat senang.


"Dua hari yang lalu,rencana, aku sama mas Gio mau lanjutin kuliah lagi"sahut Tina,sambil memeluk Risa.


"Dari mana kamu tau,kalau aku ada di rumah sakit?"tanya Risa


"Aku tadi,gak sengaja ke temu sama ka Sarah, pas mau makan, terus dia bilang,kalau kamu udah melahirkan dan ada di rumah sakit ini " sahut Tina.


"Wah... keponakan aku cantik banget,duh.. gemesnya,siapa namanya sa? "tanya Tina, tersenyum bahagia, sambil mengusap pipi bayi nya Risa.

__ADS_1


"Anisa Zhafira Nihala"sahut Risa


"Nama yang sangat cantik,secantik orang nya" ucap Tina.


Tina dan Risa pun asik mengobrol di ranjang pasien, sementara laki-laki nya duduk di sofa, Reihan sebenarnya sudah berusaha mengajak Gio mengobrol,tetapi Gio hanya menjawab seadanya dan mata nya selalu mengarah ke Risa dan Tina.


"Ternyata Risa sudah tidak memakai cincin itu lagi"batin Gio,sedih, ketika ia memperhatikan jari tangan Risa.


Reihan yang menyadari arah mata Gio, yang sedang memperhatikan istrinya,merasa tidak nyaman dan cemburu,ia pun langsung menghampiri istrinya lalu duduk di samping istrinya sambil merangkul dan mencium kening istrinya di depan Tina dan Gio, Risa sangat terkejut dengan tindakan suaminya itu, dan merasa malu pada temannya, berbeda dengan Tina,ia merasa seorang ustadz seperti Reihan itu sangat romantis dan langka, sedang kan Gio,ia merasa kesal melihat nya, menurut nya tindakan suaminya Risa sangat berlebihan dan terlihat sengaja.


"Ya ampun...!kalian berdua mesra sekali sih"ucap Tina,sambil menyatukan ke dua tangannya dan menaruh nya ke dagu,ia merasa iri,sedang kan Gio memutar bola matanya, malas, melihat tingkah istrinya itu.


Risa hanya tersenyum meringis,ia bingung, kenapa suaminya bertindak seperti itu tadi,ia pun menatap suaminya,tapi suaminya justru cuek dan asik mengusap-usap kepala nya sambil tersenyum.


(ya ampun,Risa gak peka juga kan ustadz Reihan nya lagi cemburu 🤦🏻‍♀️ ternyata ustadz bisa posesif juga ya😅 ah..author jadi baper)


"Kalau begitu kami permisi pamit dulu"ucap Gio, Reihan dan Risa pun hanya tersenyum sambil mengangguk.


"Assalamu'alaikum "ucap Gio, langsung menarik tangan Tina,lalu pergi.


"Wa'alaikum salam,"sahut Risa dan Reihan.


*


*


*


Di mobil


Kamu kenapa sih mas,?kok ngajak aku langsung pulang begitu aja,aku kan masih asik ngobrol "ucap Tina, protes.


"Kamu gak liat,mereka lagi pengen berduaan dan bermesraan,terus ngapain kita masih di situ,mau nonton mereka,?"sahut Gio kesal.


"Ish..emangnya flim apa,di tonton segala, suaminya Risa itu, lagi memberikan perhatian pada istrinya,dan itu sangat romantis tau,hal itu bisa bikin istri semangat dan cepat sembuh dari sakit."ucap Tina, kesal pada suaminya.


"Huh...masa gitu aja gak tau sih, dasar manusia batu, dingin seperti es di kutub Utara,gak ada romantis-romantis nya jadi suami, kenapa aku bisa jatuh cinta sama orang model gini sih"batin Tina menggerutu.


"Kamu ngapain, pasti lagi mengumpat aku ya?"tanya Gio, sambil menjitak jidat Tina, yang dari tadi hanya menatap nya.


"Aauuww..sakit,e..eng..enggak kok,cuma lagi mikir, nanti sampai rumah mau masak apa he..he.." sahut Tina, cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Dasar aneh"gumam Gio


"Apaa?kamu tadi ngomong apa?"tanya Tina, karena ia tak terlalu jelas mendengar,apa yang di ucapkan oleh suaminya.


"Gak ada,"sahut Gio kesal,dan langsung menyala kan mobil nya,Gio pun menoleh ke arah istrinya,dan berlahan memajukan badannya ke arah Tina, Tina yang melihat pergerakan Gio yang mendekati nya pun, merasa bingung, wajah nya pun semakin dekat dengan wajah Gio.


"Apa dia mau mencium ku?"batin Tina, yang merasa gugup dan merasakan jantungnya berdetak kencang.


"Ya ampun,nih wajah tampan banget, rasanya jantung mau copot jadi nya,"batin Tina yang berlahan memejamkan mata nya.


"Kamu lagi mikirin apa,pasti lagi mikirin yang aneh-aneh kan"ucap Gio, sambil memasang kan safety belt untuk Tina,dan langsung menjalankan mobil nya.


Tina pun langsung membelalakkan matanya, wajahnya memerah dan ia merasa sangat malu, karena sudah salah paham.


"Huh...dasar nyebelin,manusia es batu,gak peka -peka bikin kesel...kesel...kesel"batin Tina,menjerit,sambil memanyunkan bibirnya, Gio pun terkekeh melihat istrinya yang sangat bar-bar itu.🤣


Bersambung...


Jangan lupa like dan komen nya ya ☺️


baca episode selanjutnya insya Allah akan semakin seru ❤️


see you 🥰

__ADS_1


__ADS_2