Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz

Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz
Hadiah dari paman


__ADS_3

Di kamar,Risa sedang tidur siang,sudah dua malam ia bisa tidak bisa tidur nyenyak, sehingga siang ini membuatnya sangat mengantuk.


"Tok ..Tok...Tok.."suara pintu di ketuk.


"Assalamu'alaikum"ucap salam terdengar dari luar


"Wa'alaikum salam"sahut ibu


"Nak Reihan,!kamu sudah pulang? tanya ibu


"Iya bu"sahut Reihan, sambil menyalami tangan ibu mertuanya


"Mana Risa bu?"tanya Reihan


"Risa ada di kamar, sepertinya sedang tertidur, sudah 2 malam ini dia tidak bisa tidur katanya.


"Kalau begitu, Reihan pamit ke kamar dulu bu"ucap Reihan sopan


"Iya nak, sebaiknya kamu juga istirahat,"sahut ibu.


Reihan pun masuk ke kamar,dan benar ia mendapati istrinya sedang tertidur,Reihan pun segera mandi, setelah mandi dan merasa segera,Reihan menghampiri sang istri yang masih tertidur,ia ikut berbaring di samping, dan memeluk erat sambil mencium kening sang istri, sudah dua hari ini, ia sangat merindukan sang istri,karena lelah Reihan pun ikut tertidur bersama istrinya.


Risa menggeliatkan badannya, dan merasakan sesuatu yang berat melingkar di perutnya,perlahan ia buka matanya,Risa terkejut,melihat sosok tampan yang sangat ia kenal sedang tertidur sambil memeluknya, Risa merasa tak percaya,apakah ini nyata atau mimpi,baru kali ini ia melihat wajah suaminya yang begitu dekat,perlahan tangannya menyentuh wajah suaminya,dan menyusuri setiap inci ciptaan Allah Yang sempurna.


Wajah yang tampan,hidung yang mancung,alis yang tebal,bulu mata yang lentik, bibir yang seksi,dan terdapat bulu -bulu halus di sekitar jambang nya, sungguh indah dan sempurna ciptaan Allah.


"Tampan sekali!"gumam Risa,yang baru menyadari kalau suaminya begitu tampan dan mempesona.


(Duh..kok baru sadar sih Risa?😅 padahal yang lain udah lama klepek-klepek sama suami mu)🤦🏻‍♀️


"Jangan di pandang dan di elus aja sayang,kalau mau,di cium juga boleh,dan bonus nya dapat pahala,!"ucap Reihan yang berlahan membuka matanya.


"K..kak Reihan sejak kapan udah bangun,?"tanya Risa Yang terkejut


"Sejak pas ada seseorang yang menyentuh wajah kakak,dan bilang kalau kakak itu tampan," goda Reihan sambil tersenyum pada istrinya


Risa yang ketahuan pun,merasa malu setengah mati,wajahnya pun memerah seperti kepiting rebus, tanpa sadar Risa refleks memeluk suaminya dan membenamkan kepalanya di dada bidang milik suaminya.


Risa merasakan kenyamanan dan kehangatan di dalam dirinya, ketika pertama kali memeluk, dan membenamkan kepalanya di dalam pelukan sang suami, Raihan pun merasa bahagia, dan memeluk erat istrinya,sambil mengecup lembut dan lama di pucuk kepala istrinya.


"Kaka dari jam berapa datang?kok gak ngasih tau Risa?"ucap Risa protes, sambil mengurai pelukan nya


"Dari 2 jam yang lalu,dan kaka sengaja ingin bikin kejutan buat sayang."jawab Reihan sambil tersenyum pada istrinya.


"Kalau begitu Risa mandi dulu ya ka, Risa belum sholat ashar"ucap Risa sambil beranjak bangun


"iya,! tapi habis itu lanjut lagi ya, soalnya kaka masih kangen"sahut Reihan sambil tersenyum menggoda istrinya.


Risa merinding mendengarnya,ia merasa malu, dan langsung berlari ke kamar mandi, sontak membuat Reihan tertawa melihat tingkah polos istrinya itu.


"Ya Allah, gemesin banget sih, istri aku,kalau begini mana bisa tahan,"gumam Reihan


"Sabar "sambil tersenyum.


*


*


*


makan malam.


mereka berkumpul dan makan malam bersama, setelah selesai, Rehan memberikan bingkisan pada ibu, bapak, dan Nana sebagai oleh-oleh, ibu,bapak, dan Nana pun sangat senang, mendapatkan oleh-oleh dari Reihan.


"Terimakasih ya ka hadiahnya, Nana suka,"ucap Nana senang.


"Iya sama-sama Nana, sahut Reihan sambil mengusap kepala Nana.


"Kaka,!!! kaka kalau tidur sama ka Caca sering terganggu gak,?"tanya Nana pada Reihan


Reihan menyeritkan dahinya,bingung .


"Memang nya kenapa,???"tanya Reihan

__ADS_1


"Soalnya,!ka Caca itu, tidur nya berisik,dan suka gumam - gumam sendiri, Nana aja ke ganggu sampai -sampai Nana gak bisa tidur,"cerocos Nana


Mendengar ocehan Nana,sontak membuat Risa tersedak ketika minum, sambil melotot ke arah Nana, yang lain pun langsung tertawa.


"Nana,!!!ka Caca gak kaya gitu ya."sungut Risa kesal.


"Nana,!ka Risa tidur nya gak berisik kok,dan ka Reihan juga gak terganggu,"sahut Reihan sambil tersenyum.


"Tuh dengar kan,!"ucap Risa sambil mencabik kan bibir nya pada Nana, dan di balas Nana dengan menjulurkan lidahnya ke pada Risa.


Bapak dan ibu hanya bisa geleng-geleng kepala saja melihat tingkah laku kedua putrinya itu.


"Besok Sarah akan pulang, dan akan menetap di sini,"ucap ibu


"Benarkah bu?"tanya Risa,girang mendengar nya, dan di angguki oleh ibu.


*


*


*


Dikamar


Risa sedang asyik menyusun baju-baju yang sudah dilipat,ke dalam lemari,perlahan dari belakang,Rehan menghampiri Risa dan memeluk nya dari belakang, sontak Risa pun terkejut,dan badannya pun menegang, ia takut kalau suaminya akan meminta haknya malam ini.


"Ka ...k..kak.. Reihan mau ngapain..?"tanya Risa gugup


"Biarin gini dulu ya sayang, soalnya kaka masih kangen,"ucap Reihan sambil menaruh kepalanya di tengkuk leher istrinya, sambil memejamkan mata dan menghirup aroma tubuh istrinya menenangkan.


Risa bisa merasakan nafas suaminya di lehernya,dan membuat tubuhnya merinding, namun ia membiarkan dan memenuhi permintaan suaminya.


"Besok siang kita akan ke rumah umi,!karena ada Paman Hasan yang datang, dan ingin bertemu kita ,"ucap Reihan.


"Benarkah,? apa kita akan menginap di sana???"tanya Risa.


"Iya,! karena kita sudah janji pada Umi."sahut Reihan.


"Tidak,!"jawab Risa sambil menggeleng kan kepalanya,dan tersenyum hangat pada suaminya.


"Kalau begitu,besok siang,selesai mengajar di pesantren , sayang kaka jemput ya?"ucap Reihan


"Iya "jawab Risa.


*


*


*


Risa sudah siap, dan tinggal menunggu suaminya menjemput.


"Reihan belum datang?"tanya ibu


"Belum bu!"jawab Risa sambil melirik jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 02.00 siang.


"Risa,boleh sekalian ibu titip makan siang buat bapak,? soalnya ibu tidak bisa ke pasar,karena Nana belum pulang sekolah, Tante Nita juga sudah pindah."ucap ibu,sambil menyerahkan rantang berisi makanan.


"Boleh bu"jawab Risa, sambil menyambut rantang yang di serahkan ibu.


Tak lama terdengar suara motor datang dari luar.


"Seperti nya itu ka Reihan yang datang bu,kalau begitu Risa jalan dulu ya bu,"ucap Risa, sambil menyalami tangan ibu.


"Assalamu'alaikum"ucap Risa.


"Wa'alaikum salam"sahut ibu.


Risa pun langsung menghampiri suaminya dan menaiki motor suaminya.


"Ka! nanti kita mampir dulu ke pasar ya,mau nganterin makan siang buat bapak"pinta Risa.


"Iya sayang"sahut Reihan.

__ADS_1


Mereka pun langsung ke pasar dan menuju ke toko bapak.


"Assalamu'alaikum"ucap Risa.


"Wa'alaikum salam,"sahut bapak.


"Ini pak makan siang buat bapak, sebaiknya bapak makan dulu,biar Risa dan ka Reihan yang jaga toko nya."ucap Risa, sambil menyiapkan makanan untuk bapak.


"eh..! ada nak ustadz gagah"ucap eyang


"Iya eyang"jawab Reihan sambil tersenyum ramah.


"Eh..nak gagah,!kok mau sih sama Risa?"tanya eyang


Reihan menyeritkan alisnya, bingung.


"Maksudnya eyang..???" tanya Reihan


"Maksud eyang,!nak Risa itu kan,masih kekanak-kanakan dan belum dewasa,dan selain itu nak Risa itu gak bisa memasak,"ucap eyang.


Reihan tersenyum mendengar ocehan eyang.


"Eyang,kalau Risa saat ini masih kekanak-kanakan,dengan seiring waktu,dia akan menjadi dewasa, dan masalah Risa tidak bisa memasak,saya tidak masalah, karena kami masih bisa membeli makanan di luar,"jawab Reihan.


"Tapi kan,kalau beli terus, jadinya kan pemborosan dan akan menjadikan Risa pemalas," sahut eyang.


"Walau pun kami beli terus,saya tidak keberatan, saya ridho pada nya,juga menerima kekurangan dan kelebihan nya, lagi pula Rezki itu Allah yang mengatur,dan dengan hal itu,tidak akan menjadi kan nya pemalas, dengan seiring waktu dia akan berubah,saya akan membantu dan menuntunnya untuk menjadi istri Sholehah,dan 1 hal lagi orang yang eyang jelek-jelek akan itu adalah istri saya,"jawab Reihan tegas dan terdengar sarkas.


Sebenarnya Reihan merasa marah,pada eyang,karena sudah menjelekkan istrinya di depan nya, namun Reihan masih menghormati orang tua,ia pun menjawab nya dengan sopan.


Eyang pun terdiam dan merasa tidak enak juga malu,karena telah lancang berbicara seperti itu,ia pun segera pamit dan meninggalkan Reihan.


Risa yang ingin keluar dari dalam, terhenti mendengar pembicaraan itu,ia merasa sedih dan sakit hati, walaupun apa yang di katakan eyang itu benar,namun tetap lah sakit ketika mendengar nya, dengan sekuat mungkin Risa menahan diri agar tidak menangis,ia tidak ingin suaminya tau kalau ia telah mendengar semuanya.


Risa bersyukur Allah memberikan nya seorang suami yang baik dan pengertian.


Risa dan Reihan pun pamit kepada bapak,dan menuju ke rumah umi


"Assalamu'alaikum"ucap mereka bersama.


"Wa'alaikum salam,"sahut umi bahagia menyambut kedatangan menantu nya.


Risa dan Reihan menyalami dan mencium tangan umi.


"Mari masuk nak,!di dalam ada paman Hasan bersama Abi, yang dari tadi sudah menunggu kedatangan kalian "ucap umi


Mereka pun masuk dan menuju di mana paman Hasan dan Abi nya berada.


"Assalamu'alaikum, Abi,paman,"ucap Reihan.


"Wa'alaikum salam "sahut mereka bersamaan.


"Akhirnya pengantin baru sudah datang,"ucap paman sambil tertawa.


Reihan dan Risa menyalami Abi dan paman.


"Dari kemaren,paman mu ini terus saja menanyakan kalian"ucap umi


"Ada apa paman?"tanya Reihan


"Paman memanggil kalian, sebenarnya ingin memberikan sesuatu pada kalian "ucap paman, sambil menyerahkan sebuah amplop.


"Apa ini paman?"tanya Reihan


"Itu hadiah bulan madu buat kalian,"jawab paman.


Reihan dan Risa pun sama sama terkejut.


Bersambung .....


jangan lupa like nya ya biar author semangat nulis nya ☺️❤️


baca episode selanjutnya yaaaa ❤️

__ADS_1


__ADS_2