Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz

Cinta Yang Tulus Dari Sang Ustadz
Hadiah untuk istri


__ADS_3

Risa yang baru menjadi seorang ibu, kebingungan membagi waktu nya,mulai merawat bayinya,memasak, dan mencuci pakaian,ia juga kadang kelelahan dan mengantuk karena bergadang menjaga bayinya, beruntung ia mempunyai suami yang pengertian dan perhatian,tanpa Risa minta, Reihan selalu membantu Risa mengurus semuanya, Reihan juga tak segan membersihkan dan mengganti kan popok anaknya.


"Ka,makasih ya, udah mau membantu Risa"ucap Risa,merasa senang dan bersyukur.


"Iya sayang,itu sudah menjadi kewajiban dan tugas kaka sebagai seorang suami"ucap Reihan, sambil tersenyum.


"Tapi ka, tugas suami kan di layani, bukan melayani"ucap Risa.


"Siapa bilang semua tugas di kerjakan oleh istri,selain mencari nafkah, seorang suami tugas nya juga membantu istrinya, membersihkan rumah, mulai mencuci piring, mencuci pakaian, memasak, sampai ke pasar untuk membeli sayur harus suami yang mengerjakan nya"ucap Reihan, Risa melongo mendengar nya.


"Kewajiban suami itu berat sayang,suami wajib memberi mahar, menggauli istrinya dengan baik, memberikan kasih sayang dan cinta tulus pada istrinya, menghormati istrinya, melayani istrinya, memberikan tempat tinggal layak pada istrinya, memenuhi kebutuhan istrinya dan yang paling utama adalah membimbing istrinya ke jalan Allah."ucap Reihan.


"Kalau semuanya di kerjakan oleh suaminya, terus istrinya ngapain aja?"tanya Risa.


"Tugas dan kewajiban istri adalah, mengerjakan sholat 5 waktu, taat kepada suami,menjaga kehormatan nya (Kem*l*an nya),berpuasa di bulan Ramadhan, mengandung,melahirkan, merawat dan mendidik anak -anak nya,karna madrasah yang terbaik adalah ibu nya."sahut Reihan, sambil tersenyum.


"lalu kenapa kebanyakan istrinya, mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan melayani suaminya, bahkan para istri -istri Nabi dan sahabat Nabi pun mengerjakan nya?"tanya Risa.


"Karena mereka ingin mendapatkan pahala dan ridho nya Allah,kata Allah,barang siapa yang ingin mendapatkan pahala berlipat ganda dan masuk ke syurga nya Allah dengan pintu yang mana saja,maka taat lah engkau ke pada suami mu,jaga dan rawat lah harta benda suami mu, contoh nya, seperti mencuci,memasak,dan lain -lain,"sahut Reihan.


"Sayang, seorang anak perempuan wajib taat kepada kedua orang tuanya,tapi apa bila ia sudah menikah (menjadi istri),maka ia harus taat kepada suami nya,karena suaminya mempunyai tanggung jawab yang besar untuk istrinya"


"Rasulullah bersabda, seandainya aku boleh menyuruh seorang sujud kepada seseorang,maka aku akan perintah kan seorang istri sujud pada suaminya"ucap Reihan.


"Tapi,apa bila suaminya tidak taat ke pada Allah,dan mendzalimi istrinya,bagai mana ka? apa kah istrinya boleh meminta cerai?"tanya Risa


"Seorang istri wajib taat pada suaminya,apa bila suaminya taat kepada Allah, selalu menjalankan perintah Allah dan rasul-nya,serta menjauhi larangan Allah,apa bila seorang suami mengajak istrinya untuk bermaksiat dan menyalahi perintah Allah,maka seorang istri berhak dan wajib menolak nya"sahut Reihan.


"Sayang,seorang istri yang taat dan hormat kepada suami nya dapat dan mampu menghindar kan rumah tangga nya dari perceraian, Rasulullah bersabda:


"Barang siapa wanita (istri) yang meminta cerai dari suaminya tanpa ada nya sebab yang sangat di perlukan (fatal)maka,haram lah bagi mereka mencium bau surga,tapi apa bila suaminya melakukan hal yang fatal maka seorang istri boleh meminta nya."sahut Reihan, Risa pun tertunduk,ia merasa bersalah waktu itu, pernah meminta perceraian pada suaminya tanpa sebab yang jelas dan fatal.


"Sayang, kenapa waktu itu kaka marah, dan meninggalkan mu sendiri?itu karena kamu meminta hal itu pada kaka,dan hal itu adalah hal yang di benci Allah."ucap Reihan, sambil mengusap pipi istri, Risa pun menangis mendengar nya,ia menyesal dan merasa berdosa, karena sempat melakukan dan mengucapkan hal seperti itu.

__ADS_1


"Maaf kan Risa ka"ucap Risa, Reihan pun langsung memeluk erat tubuh istrinya dan mencium kening istrinya dengan penuh kasih sayang.


"Tentu sayang,dan Kaka minta,jangan lagi kamu ulangi, walau apa pun cobaan yang kita hadapi,kita harus menyelesaikan dan membicarakan,serta menghadapi nya bersama, karena pernikahan yang bahagia, adalah penyatuan dua orang yang bersedia saling memaafkan dan memperbaiki diri, pasanganmu adalah Rizki dan pilihanmu ia adalah takdirmu,maka hendaklah kita saling menguatkan di saat sulit, saling mendukung dan mendorong dalam amal ibadah, saling Istiqomah, Karena tujuan kita bersama bukan hanya membangun cinta di dunia saja,tapi juga untuk di akhirat sampai ke surganya Allah"ucap Reihan, sambil menyentuh,dan menangkup pipi istri nya dengan kedua telapak tangan nya, dan menatap wajah istrinya dengan penuh cinta.


"Uhibbuka fillah yaa zaujati (saya mencintai mu, karena Allah wahai istriku)"ucap Reihan, sambil menatap lembut istrinya.


"Uhibbuki fillah yaa zauji (saya mencintai mu, karena Allah wahai suamiku)"sahut Risa,dan membalas tatapan suami nya dengan lembut sambil tersenyum malu.


Hati Reihan berdesir hebat, sungguh ia sangat bahagia, sudah sejak lama ia menantikan jawaban dan ungkapan perasaan dari istrinya, setiap hari Reihan selalu mengungkapkan perasaan nya,namun tak pernah dijawab oleh istrinya,tapi kali ini, adalah hal pertama yang di ucapkan dari bibir istrinya.


"Ahabbaka-lladzii ahbabtanii lahu (semoga Allah mencintai mu, karena engkau mencintai ku karena nya)"sahut Reihan, tersenyum bahagia.


Berlahan Reihan mendekat kan wajah nya, lalu mencium dan m*l*mat lembut bibir istrinya dengan penuh haru dan cinta, sungguh hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan untuk nya, hari ini ia resmi mendapatkan cinta istrinya,mereka pun melakukan penyatuan dengan penuh kasih dan saling mencintai.


(Masya Allah, author jadi baper ❤️🥰)


*


*


*


"Assalamu'alaikum"ucap Reihan, yang baru datang, pagi-pagi sekali Reihan pamit pada istrinya, karena ada urusan di luar.


"Wa'alaikum salam"sahut Risa, Reihan menghampiri istrinya,dan memeluknya dari belakang,dan mengecup pipi istri nya.


"Apa Anisa sedang tidur?"tanya Reihan.


"Iya,tadi habis mandi dan asi, langsung ketiduran"sahut Risa, sambil tersenyum.


"Sayang,bisa kah ikut kaka ke depan sebentar?"tanya Reihan, Risa menyeritkan alisnya,dan membalikkan badannya,ia bingung, melihat suaminya begitu ceria.


"Memang nya ada apa sayang?"tanya Risa, sambil menatap suaminya.

__ADS_1


"Ikut aja dulu,nanti sayang akan tau jawabannya"sahut Reihan, sambil tersenyum dan mengajak istrinya ke luar.


Ketika sampai di luar,Risa bingung dan heran,kenapa suaminya menunjukkan sebuah mobil, yang berwarna hitam pada nya.


"Sayang ini mobil siapa?"tanya Risa, bingung.


"Ini mobil kita sayang,dan ini hadiah untuk istri kaka tercinta"sahut Reihan, sambil tersenyum, Risa terkejut mendengar nya,ia tak menyangka akan mendapatkan kejutan dari suaminya.


"Alhamdulillah,Tabarakkallah, terima kasih sayang"ucap Risa, sambil memeluk suaminya,ia sangat bahagia.


"Iya sayang, apa kamu bahagia?"tanya Reihan, Risa mengangguk kan kepalanya, senang.


Reihan memang sudah lama ingin membeli mobil untuk istri nya, agar mereka tidak kerepotan naik motor, apa lagi sekarang sudah ada putri nya, dengan ada nya mobil mereka akan lebih mudah untuk bepergian dan jalan-jalan, dengan kegigihan dan kejujuran nya bekerja membantu paman Lana, Reihan mendapatkan uang yang lumayan besar, hingga tabungan nya cukup untuk membeli sebuah mobil untuk istri nya.


"Sayang,kita jalan-jalan yuk"ajak Reihan.


"Sayang kita mau ke mana? tanya Risa, penasaran.


"Keliling kota sambil ajak Anisa"sahut Reihan,


"Kalau begitu tunggu Risa siap-siap dulu ya sayang "ucap Risa, girang, Reihan mengangguk.


mereka bertiga pun, langsung jalan-jalan dengan mobil baru mereka, sambil menikmati pemandangan dan mensyukuri nikmat Allah yang maha besar, sungguh nikmat mana lagi yang kau dusta kan.


Bersambung


...***************...


kasih like dan komen nya ya ☺️


jangan lupa baca episode-episode selanjutnya 👍


see you ❤️

__ADS_1


__ADS_2